JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON (sipil, elektro, mesin)
Vol 4. No. 02 Desember 2021
357 | p - I S S N : 2 6 5 4 - 7 3 0 9 e - I S S N : 2 6 5 6 - 7 9 8 9
RANCANG BANGUN APLIKASI E-COMMERCE PARIWISATA SEBAGAI MEDIA LAYANAN JASA PEMESANAN PAKET DESTINASI
WISATA ALAM DESA OMA BERBASIS WEB
1)Lory Marcus Parera, 2)Melda Dahoklory, 3)Josseano Amakora Parera
1,2,3)
Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Ambon
ABSTRAK
Pariwisata merupakan salah satu faktor penting dalam peningkatan ekonomi Indonesia saat ini. Dalam hal ini Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia dalam programnya Wonderful of Indonesia yang diharapkan memenuhi target kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia
pada tahun 2019 yakni 20 juta wisatawan (www.kemenpar.go.id). Penyebaran daerah wisata pada propinsi Maluku satunya adalah Desa Oma. Secara geografis desa Oma terletak pada 3.80 LU – 127, 58 BT, merupakan salah satu desa dalam cakupan wilayah kecamatan Pulau Haruku, kabupaten Maluku Tengah, Propinsi Maluku. Dengan luas wilayah ± 9 km2 dan jumlah penduduk ± 2.500 jiwa. Pengelolaan kawasan wisata desa Oma masih dilakukan secara manual dan terpusat pada pengelola sendiri. Proses managemen masih dilakukan secara sederhana dengan media promosi seadanya. Proses promosi kawasan wisata desa Oma dilakukan melalui pamflet, dan terbatas pada penyampaian informasi pengunjung. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan aplikasi e-commerce sebagai media pelayanan jasa pemesanan wisata desa oma.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode waterfall model untuk pengembangan system. Aplikasi e-commerce pariwisata desa oma telah diimplementasikan dan berjalan dengan baik sesuai fungsi dan kebutuhan sebagai media promosi pariwisata. System ini dapat memudahkan pegunjung pariwisata desa oma sebagai media layanan jasa pemesanan paket destinasi wisata.
Kata Kunci : Aplikasi, Desa Oma, E-Commerce, Web, Wisata
I. PENDAHULUAN 1.1. Analisis Situmasi
Pariwisata merupakan salah satu faktor penting dalam peningkatan ekonomi Indonesia saat ini. Dalam hal ini Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia dalam programnya
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON (sipil, elektro, mesin)
Vol 4. No. 02 Desember 2021
358 | p - I S S N : 2 6 5 4 - 7 3 0 9 e - I S S N : 2 6 5 6 - 7 9 8 9 Wonderful of Indonesia yang diharapkan memenuhi target kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada tahun 2019 yakni 20 juta wisatawan (www.kemenpar.go.id).
Aktivitas pariwisata di Indonesia sudah mulai tumbuh dan berkembang, bahkan sudah mulai menjadi trend dan gaya hidup tersendiri dalam masyarakat. Sehingga aktivitas pariwisata diharapkan dapat menjadi sektor andalan yang mampu menggerakkan sektor-sektor ekonomi lain yang terkait erat. Pemerintah Indonesia dalam program pembangunan 5 tahun ke depan memfokuskan pada sektor infrastruktur, maritim, energi, pangan, dan pariwisata. Penetapan kelima sektor ini dengan pertimbangan karena mempunyai peran yang sangat signifikan dalam pembangunan nasional, baik untuk jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang.
Dari kelima sektor tersebut, pariwisata ditetapkan sebagai leading sector karena dalam jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang diprediksi akan mempunyai pertumbuhan yang positif serta dianggap sebagai sektor yang strategis serta mampu menjadi media integrasi program antar sector ( Badan Pusat Statistik Kementerian Pariwisata, 2017). Maluku merupakan salah satu provinsi di Indonesia timur yang memiliki panorama dan keindahan yang disuguhkan pada destinasi wisata alam. Data pengunjung pariwisata di Maluku pada tahun 2018 lebih dari 115.000 orang yang terdiri dari 100.500 orang adalah pengunjung domestik, dan 14.300 orang merupakan pengunjung asing.
Penyebaran daerah wisata pada propinsi Maluku satunya adalah Desa Oma. Secara geografis desa Oma terletak pada 3.80 LU – 127, 58 BT, merupakan salah satu desa dalam cakupan wilayah kecamatan Pulau Haruku, kabupaten Maluku Tengah, Propinsi Maluku. Dengan luas wilayah ± 9 km2 dan jumlah penduduk ± 2.500 jiwa.
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON (sipil, elektro, mesin)
Vol 4. No. 02 Desember 2021
359 | p - I S S N : 2 6 5 4 - 7 3 0 9 e - I S S N : 2 6 5 6 - 7 9 8 9 Gambar 1 : Peta Satelit Desa Oma Pulau Haruku
Pertumbuhan ekonomi masyarakat sebagian besar berasal dari sector pertanian.
Produk hasil pertanian berupa cengkeh, pala, coklat dan lain-lain. Masyarakat Negeri Oma juga masih mempertahankan salah satu tradisi ekonomi lokal hingga sekarang yakni mengolah cengkeh secara tradisional untuk kemudian dijual di Ambon. Selain hasil dari sector pertanian, desa oma juga dikenal dengan keindahan alamnya. Kawasan wisata yang dimiliki desa oma juga dapat menjadi salah satu sumber pendapatan masyakat setempat.
Desa Oma memiliki beberapa potensi parisiwata alam diantaranya adalah Benteng Hectoria, Tugu Patung Liberty, Air Asol, Pantai Sila, Air Panas Bak, Pantai Ponaya, Batu Kapal serta potensi hasil perkebunan dan perikanan.
Majunya industri pariwisata suatu daerah sangat bergantung kepada jumlah wisatawan yang datang, karena itu harus ditunjang dengan peningkatan pemanfaatan Daerah Tujuan Wisata (DTW) sehingga industri pariwisata akan berkembang dengan baik.
Negara Indonesia yang memiliki pemandangan alam yang indah sangat mendukung bagi berkembangnya sektor industri pariwisata di Indonesia. Maluku merupakan daerah berbasis kepulauan, sehingga potensi Indonesia untuk mengembangkan industri pariwisata sangatlah besar. Desa oma mempunyai beberapa destinasi wisata yang indah dan menarik, namun belum banyak orang yang mengetahui berbagai tempat wisata tersebut. Hal ini dikarenakan informasi terkait dengan promosi pariwisata yang minim. Proses promosi destinasi alam desa oma dilakukan melalui pamflet, dan terbatas pada penyampaian
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON (sipil, elektro, mesin)
Vol 4. No. 02 Desember 2021
360 | p - I S S N : 2 6 5 4 - 7 3 0 9 e - I S S N : 2 6 5 6 - 7 9 8 9 informasi pengunjung. Selain itu, sulitnya wisatawan Asing ( Domisili Luar Maluku ) yang masih cendrung kesulitan untuk berwisata ke Desa Oma karena Sarana atau Fasilitas pendukung pariwisata.
Pengelolaan kawasan wisata desa Oma masih dilakukan secara manual dan terpusat pada pengelola sendiri. Proses managemen masih dilakukan secara sederhana dengan media promosi seadanya. Proses promosi kawasan wisata desa Oma dilakukan melalui pamflet, dan terbatas pada penyampaian informasi pengunjung. Peningkatan pengujung wisata desa Oma akan berdampak pada perubahan sosial ekonomi masyarakat desa setempat. Sehingga diperlukan sebuah media sebagai penyedia layanan promosi pariwisata yang dapat memberikan kemudahan berwisata sehingga dapat memicu wisatawan untuk berkunjung ke desa Oma.
1.2. Tujuan Kegiatan
Tujuan dari kegiatan ini adalah mengembangkan aplikasi e-commerce sebagai media pelayanan jasa pemesanan wisata desa oma.
1.3. Manfaat Kegiatan
Manfaat dari kegiatan adalah System yang dikembangkan ini dapat memudahkan pegunjung pariwisata desa oma sebagai media layanan jasa pemesanan paket destinasi wisata.
II. METODE KEGIATAN
Metode yang digunakana dalam megimplemetasikan system ini adalah metode pegembangan perangkat lunak Metode waterfall. Metode waterfall adalah salah satu jenis model pengembangan aplikasi dan termasuk ke dalam classic life cycle (siklus hidup klasik), yang mana menekankan pada fase yang berurutan dan sistematis. Untuk model pengembangannya, dapat dianalogikan seperti air terjun, dimana setiap tahap dikerjakan secara berurutan mulai dari atas hingga ke bawah. Model ini juga termasuk ke dalam pengembangan perangkat lunak yang terbilang kurang iteratif dan fleksibel. Karena, proses yang mengarah pada satu arah saja seperti air terjun. ( Balaji & Murugaiyan, 2012)
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON (sipil, elektro, mesin)
Vol 4. No. 02 Desember 2021
361 | p - I S S N : 2 6 5 4 - 7 3 0 9 e - I S S N : 2 6 5 6 - 7 9 8 9 Tahapan Waterfall Model
Tahapan pengembangan erangkat lunak dengan menggunkan mertode waterfall model melalui beberapa pentahapan sebagai berikut : Requirement, Design, Implementation Integration & Testing,Operation & Maintenance.
Prosedur penelitian adalah kerangka kerja berupa langkah-langkah dalam pelaksanaan penelitian :
Gambar 2 : Tahap Pengembangan Perangkat Lunak
Requirement : Tahapan metode waterfall yang pertama adalah mempersiapkan dan menganalisa kebutuhan dari software yang akan dikerjakan. Informasi dan insight yang diperoleh dapat berupa dari hasil wawancara, survei, studi literatur, observasi, hingga diskusi.
Design : Tahap yang selanjutnya adalah pembuatan desain aplikasi sebelum masuk pada proses coding. Tujuan dari tahap ini, supaya mempunyai gambaran jelas mengenai tampilan dan antarmuka software yang kemudian akan dieksekusi oleh tim programmer.
Implementation : Tahapan metode waterfall yang berikutnya adalah implementasi kode program dengan menggunakan berbagai tools dan bahasa pemrograman sesuai dengan kebutuhan tim dan perusahaan.
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON (sipil, elektro, mesin)
Vol 4. No. 02 Desember 2021
362 | p - I S S N : 2 6 5 4 - 7 3 0 9 e - I S S N : 2 6 5 6 - 7 9 8 9 Integration & Testing : Tahap yang keempat, masuk dalam proses integrasi dan pengujian sistem. Pada tahap ini, akan dilakukan penggabungan modul yang sudah dibuat pada tahap sebelumnya. Setelah proses integrasi sistem telah selesai, berikutnya masuk pada pengujian modul.
Operation & Maintenance : Tahapan metode waterfall yang terakhir adalah pengoperasian dan perbaikan dari aplikasi. Setelah dilakukan pengujian sistem, maka akan masuk pada tahap produk dan pemakaian perangkat lunak oleh pengguna (user). Untuk proses pemeliharaan, memungkinkan pengembang untuk melakukan perbaikan terhadap kesalahan yang ditemukan pada aplikasi setelah digunakan oleh user.
III. HASIL KEGIATAN
Dalam kegiatan pariwisata erat kaitannya dengan wisatawan. Adapun definisi wisatawan menurut The International Union of Office Travel Organization (IUOTO) dan World Tourism Organization (WTO) (dalam Muljadi, 2009, hal.ll) “75 any person who trcn’els to a country other than that in which she/he has his her usual residence but outside his her usual environment for a period not exceeding 12 month and whose main purpose of visit is other than the exercise of an activity remuneratedfrom within the country visited”.
Pengertian di atas dapat diartikan bahwa seseorang yang melakukan peijalanan ke negara lain selain negara atau diluar tempat kediamannya dengan tujuan utama kunjungan selain alasan untuk melakukan kegiatan yang menghasilkan upah. Termasuk dalam definisi ini penumpang kapal pesiar yang kembali ke kapal pesiarnya untuk menginap walaupun kapal tersebut berlabuh di pelabuhan untuk jangka waktu beberapa hari.
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON (sipil, elektro, mesin)
Vol 4. No. 02 Desember 2021
363 | p - I S S N : 2 6 5 4 - 7 3 0 9 e - I S S N : 2 6 5 6 - 7 9 8 9 Gambar 3. Kunjungan Tim Pengabdi Di Desa Oma
Desa oma memiliki beberapa Kawasan wisata dan terkenal dengan keindahannya.
Wisata yang paling di banyak dikunungi oleh wisatawan diantaranya adalah Miniatur patung Liberty dan Wisata Air Asol.
Gambar 4. Miniatur patung Liberty
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON (sipil, elektro, mesin)
Vol 4. No. 02 Desember 2021
364 | p - I S S N : 2 6 5 4 - 7 3 0 9 e - I S S N : 2 6 5 6 - 7 9 8 9 Gambar 5. Wisata Air Asol
Dalam Kegiatan ini pengelolaan pariwisata yang dimiliki oleh desa oma akan dilakukan secara digital. Sistem ini akan terintegrasi degan sistem paketan pariwisata desa oma. Berikut ini merupakan desain tampilan user interface system e-commerce pariwisata sebagai media layanan jasa pemesanan paket destinasi wisata alam desa oma berbasis web.
Gambar 6 . Use Case Diagram
Proses pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan studi pustaka. Sedangkan untuk implementasikan system menggunakan metode waterfall model.
Proses implementasi ini dimulai dari pengumpulan data sesuai kebutuhan perancangan system. Data yang diperoleh kemudian dianalisis, Selanjutnya dilakukan proses perancangan tampilan (User Interface) dan coding. Setelah system di programkan dilakukan uji terhadap system. Kemudian dilakukan pentahapan evaluasi implementasi system. Selanjutnya sistem diupload ke hosting.
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON (sipil, elektro, mesin)
Vol 4. No. 02 Desember 2021
365 | p - I S S N : 2 6 5 4 - 7 3 0 9 e - I S S N : 2 6 5 6 - 7 9 8 9 Aplikasi ini telah di publish dengan alamar URL : https://wisataoma.com/
Gambar 7. Menu Utama
Pada system ini tersedia menu pemesanan paket wisata pada desa Oma. Pengujug dapat memesan sesuai kriteria yang ada.
Gambar 8. Menu Pemesanan Paket Wisata
Proses pengelolaan transaksi pemesanan paket pariwisata dilakukan secara tesistem.
Setelah user memesan paket parisata, akan dikonfirmasi proses validasi pembayaran.
Pemesan dapat langsung melakukan proses transaksi pembayarn yang disetujui dengan harga paket pemesanan yang tertera pada system.
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON (sipil, elektro, mesin)
Vol 4. No. 02 Desember 2021
366 | p - I S S N : 2 6 5 4 - 7 3 0 9 e - I S S N : 2 6 5 6 - 7 9 8 9 Gambar 9. Tampilan Hasil Pemesanan
Produk luaran pengabdian kepada masyrakat ini telah disosialisasikan dan diakukan proses pelatihan terhadap mitra ( staff pemerintah Desa Oma ). Realisasi kegiatan ini adalah mengahasilkan sebuah produk aplikasi e-commerce pariwisata untuk membantu mitra dalam mengelola wisata desa oma. Kegiatan yang dilakukan adalah sebagai berikut : Implementasi system yang sudah siap di mitra. Kemudian Memberikan pelatihan kepada admin yang akan dipercayakan oleh pemerintah desa untuk mengelola system.
Gambar 10. Sosialisasi dan Pelatihan Aplikasi
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON (sipil, elektro, mesin)
Vol 4. No. 02 Desember 2021
367 | p - I S S N : 2 6 5 4 - 7 3 0 9 e - I S S N : 2 6 5 6 - 7 9 8 9 IV. PENUTUP
4.1.Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulakan bahwa 1. Aplikasi e-commerce pariwisata desa oma telah diimplementasikan dan berjalan dengan
baik sesuai fungsi dan kebutuhan sebagai media promosi pariwisata.
2. System ini dapat menjadi memudahkan pegunjung pariwisata desa oma sebagai media layanan jasa pemesanan paket
4.2.Saran
Setelah menganalisa sistem ini didapatkan saran untuk pengembangan lebih lanjut mengenai sistem secara teknis yaitu:
1. Sistem informasi ini dapat dikembangkan lebih informatif dan menarik dalam segi tampilan bagi yang akan mengembangkannya
2. Menambahkan fitur-fitur tambahan lagi yang berguna untuk membantu masyarakat atau siapa saja agar lebih mudah mendapatkan informasi tentang kuliner dan penjualan produk ole-ole lokal desa Oma.
DAFTAR PUSTAKA
Balaji, S., & Murugaiyan, M. S. (2012). Waterfall vs. V-Model vs. Agile: A comparative study on SDLC. International Journal of Information Technology and Business Management, 2(1), 26-30
Hidayat, A., Saifullah, M., & Ishak, A. (2016). Determinants of satisfaction, trust, and loyalty of Indonesian e-commerce customer. International Journal of Economics and Management, 10(1), 151-166.
Laudon, K. C., & Traver, C. G. (2013). E-commerce. Boston, MA: Pearson.
Meyers, K. (2009). Pengertian Pariwisata. Jakarta: Unesco Office.
Muljadi, E., Pai, M. A., & Nguyen, T. B. (2009, March). Transient stability of the grid with a wind power plant. In 2009 IEEE/PES Power Systems Conference and Exposition (pp.
1-7). IEEE.
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON (sipil, elektro, mesin)
Vol 4. No. 02 Desember 2021
368 | p - I S S N : 2 6 5 4 - 7 3 0 9 e - I S S N : 2 6 5 6 - 7 9 8 9 Priyanto, S. E., & Par, M. (2016). Dampak Perkembangan Pariwisata Minat Khusus
Snorkeling Terhadap Lingkungan: Kasus Destinasi Wisata Karimunjawa. Jurnal Kepariwisataan, 10(3), 13-28.
Salma, I. A., & Susilowati, I. (2004). Analisis permintaan objek wisata alam Curug Sewu, Kabupaten Kendal dengan pendekatan travel cost. Jurnal Dinamika Pembangunan (JDP), 1(Nomor 2), 153-165.
Sinaga, S. (2010). Potensi dan Pengembangan Objek Wisata di Kabupaten Tapanuli, Kertas Karya Program DIII Pariwisata.
Suyanto, M. (2003). Strategi periklanan pada e-commerce perusahaan top dunia. Penerbit Andi.