PENGARUH PEMBERIAN URIN KELINCI DAN KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CAISIM (Brassica juncea, L.).
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian menunjukkan Perlakuan Kombinasi Pupuk NPK dan Kompos Kotoran Kelinci tidak berpengaruh nyata pada parameter pertumbuhan tinggi tanaman dan
Hal ini diduga penambahan pupuk organik dari urin kelinci dengan pupuk anorganik KNO3 mampu memberikan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman stroberi untuk proses peningkatan
Hasil penelitian menunjukkan Perlakuan Kombinasi Pupuk NPK dan Kompos Kotoran Kelinci tidak berpengaruh nyata pada parameter pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah
Hal ini dikarenakan unsur hara makro NPK dan auksin yang terkandung pada urin sapi belum mampu meningkatkan volume akar pada perlakuan pemberian konsentrasi urin
Aplikasi pupuk organik cair urin kelinci pada 1 minggu setelah tanam nyata meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman caisim diantaranya jumlah, daun, panjang daun,
Bahan yang digunakan dalam penelitian yaitu benih tanaman sawi, urin kelinci, susu murni, tape ketan, tape singkong, tetes tebu, air cucian beras, kecambah,
Permentan Nomor 70/Permentan/Sr.140/10/2011 menyatakan pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari tumbuhan mati, kotoran hewan dan/atau bagian hewan dan/atau limbah
Penelitian ini sesuai dengan penelitian Rohmawati dan Aini 2015 Dengan pemberian pupuk kandang kelinci dengan dosis 10 ton/ha 50 g/5 kg tanah dapat memberikan pertumbuhan dan hasil yang