NO. 518/UN.40.FPEB.1.PL/2012
PENGARUH
KINERJA KEUANGAN TERHADAP
HARGA SAHAM
(Studi Pada Perusahaan Yang Tercatat dalam Indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia
(BEI) Tahun 2010)
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Menempuh Ujian Sidang Sarjana Pendidikan Pada Program Pendidikan Akuntansi
Disusun Oleh
Puspita Dini NIM. 0801021
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI FAKULTAS PENDIDIKAN EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA BANDUNG
LEMBAR PENGESAHAN
PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Pada Perusahaan Yang Tercatat dalam Indeks LQ45 di Bursa Efek
Indonesia (BEI) Tahun 2010)
SKRIPSI
Oleh : Puspita Dini NIM. 0801021
Telah Disetujui Oleh:
Pembimbing I, Pebimbing II,
Dr. Hj. Meta Arief, M. Si Arvian Triantoro, S. Pd, M. Si NIP. 19640206 198803 2 001 NIP. 19801112 200501 1 002
Mengetahui,
Ketua Program Studi Pendidikan Akuntansi,
PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Pada Perusahaan Yang Tercatat dalam Indeks LQ45 di Bursa Efek
Indonesia (BEI) Tahun 2010)
Oleh:
Puspita Dini
Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
© Puspita Dini 2013
Universitas Pendidikan Indonesia
Januari 2013
Hak Cipta dilindungi undang-undang.
Skripsi ini tidak boleh diperbanyak seluruhya atau sebagian,
PERNYATAAN KEASLIAN ISI SKRIPSI
Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi dengan judul “Pengaruh Kinerja
Keuangan Terhadap Harga Saham (Studi Pada Perusahaan yang Tercatat dalam
Indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2010)” ini beserta seluruh
isinya adalah benar-benar karya saya sendiri, dan saya tidak melakukan
penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan etika
keilmuan yang berlaku dalam masyarakat keilmuan. Atas pernyataan ini, saya siap
menanggung resiko/sanksi yang dijatuhkan kepada saya apabila kemudian
ditemukan adanya pelanggaran terhadap etika keilmuan dalam karya saya ini, atau
ada klaim dari pihak lain terhadap keaslian karya saya ini.
Bandung, Januari 2013
Yang membuat pernyataan,
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas semua nikmat
dan rahmat berlimpah yang telah diberikan kepada penulis. Tidak lupa shalawat
serta salam penulis curahkan kepada Nabi Muhammad SAW. Tak henti-hentinya
penulis bersyukur karena dengan ijin dan kehendak-Nya penulis dapat
menyelesaikan skripsi dengan judul “Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap
Harga Saham (Studi Pada Perusahaan yang Tercatat dalam Indeks LQ45 di
Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2010)”.
Penyusunan skripsi ini dilajukan dengan tujuan untuk memenuhi salah
satu syarat menempuh ujian sidang Sarjana Pendidikan Pada Program Studi
Pendidikan Akuntansi Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas
Pendidikan Indonesia.
Akhir kata semoga skripsi yang telah dikerjakan hingga selesai ini
mendapatkan ridho Allah SWT dan bermanfaat bagi orang lain. Penulisan skripsi
ini masih jauh dari sempurna, maka penulis sangat berharap pembaca dapat
memberikan kritik serta saran yang membangun agar dapat dijadikan perbaikan di
kemudian hari
Bandung, November 2012
UCAPAN TERIMA KASIH
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala nikmat
yang telah diberikan-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan
judul
“
Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Harga Saham (Studi PadaPerusahaan Yang Tercatat dalam Indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2010)” sebagai salah satu syarat untuk mencapai gelar Sarjana Pendidikan di Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) Universitas
Pendidikan Indonesia (UPI). Pada kesempatan yang berbahagia ini, penulis ingin
mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada kedua orang tua penulis
yaitu Bambang Supriyadi, SE, MM dan Ani Susilowati, S.Pd yang tiada hentinya
memberikan doa yang tulus, dukungan moral maupun materiil, semangat, serta
kasih dan sayang yang besar sepanjang hidup penulis yang tidak dapat penulis
balas dengan apapun juga.
Dengan segala kerendahan dan ketulusan hati, penulis ingin
menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak
yang telah memberikan sumbangan pikiran, bantuan, doa, bimbingan dan
dukungan baik secara moril maupun materiil dalam penyelesaian skripsi ini
kepada :
1. Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd, Rektor Universtas Pendidikan
Indonesia
2. Dr. H. Edi Suryadi, M.Si, dekan fakultas Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis
3. Drs. H. Ajang Mulyadi, M. M ketua program studi Pendidikan Akuntansi
4. Dr. Hj. Meta Arief, M. Si dosen pembimbing I yang telah meluangkan
waktunya dengan sabar membimbing penulis selama proses penyusunan
skripsi sehingga skripsi ini dapat selesai sesuai pada waktunya.
5. Arvian Triantoro, S. Pd, M. Si, dosen pembimbing II yang juga telah
meluangkan waktu dan dengan sabar membimbing penulis dalam
menyelesaikan skripsi ini.
6. Dr. H. Nugraha, SE, M.Si, Akt, dosen pembimbing akademik yang telah
membantu dan membimbing saya dalam menyelesaikan perkuliahan.
7. Seluruh dosen program studi pendidikan akuntansi yang telah memberikan
banyak pengetahuan yang berharga dan bermanfaat bagi penulis.
8. Seluruh staff dan karyawan bagian akademik di program studi pendidikan
akuntansi dan fakultas pendidikan ekonomi dan bisnis khususnya Pak
Jimmy yang telah membantu dalam kelancaran administrasi dari awal
sampai akhir perkuliahan.
9. Kaka-kakak penulis, Dian Fitranda dan Triasandi Purnawirantyo, S. Ikom
atas dorongan semangat kepada adik bungsu.
10.Seluruh teman-teman di prodi pendidikan akuntasi angkatan 2008 yang
telah berbagi dalam suka dan duka selama kurang lebih 4 tahun.
11.Sahabat-sahabatku Desi, Firli, Gita, Muti, Niky, Kiki, Ule, Yuke yang
telah memberikan semangat dan dorongan kepada penulis. Semoga kita
12.Kepada Soleh Fajar Junjunan ST. MT, terimakasih telah banyak
memberikan semangat dan dorongan baik moril maupun materil kepada
penulis. Serta selalu menemani hari-hari penulis dalam proses penulisan
skripsi ini.
Semoga semua amal baik yang telah Bapak/Ibu/Rekan-rekan berikan pada
penulis mendapat balasan dari Allah SWT. Aamiin Ya Allah Ya Robbal
Alamin.
Bandung, Desember 2012
PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Pada Perusahaan Yang Tercatat dalam Indeks LQ45 di Bursa Efek
Indonesia (BEI) Tahun 2010)
Oleh : Puspita Dini
Pembimbing 1 : Dr. Hj. Meta Arief, M. Si Pembimbing 2 : Arvian Triantoro, S. Pd, M. Si
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan dengan 3 tujuan yaitu 1). untuk mengetahui gambaran kinerja keuangan (ROA, NPM, dan DER) studi pada perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia tahun 2010, 2). Untuk mengetahui gambaran harga saham studi pada perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia tahun 2010, 3). Untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan (ROA, NPM, dan DER) terhadap harga saham (Studi pada perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia tahun 2010).Metode penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode verifikatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari laporan Neraca Konsolidasi, Laporan Laba Rugi tahun 2010 dan Idx Statistic.
Hasil penelitian yang telah penyusun dapatkan adalah sebagai berikut: 1). ROA pada perusahaan yang tercatat dalam Indeks LQ45 tergolong dalam kondisi kurang baik karena berada di bawah rata-rata industri yaitu sebesar 30%. Untuk NPM tergolong dalam kondisi cukup baik karena mendekati rata-rata industri yaitu sebesar 20%. Sedangkan untuk DER tergolong dalam kondisi kurang baik karena berada di atas rata-rata industri yaitu sebesar 80%. 2). Harga saham menunjukkan bahwa rata-rata harga saham setelah publikasi laporan keuangan lebih tinggi dari pada rata-rata harga saham sebelum publikasi dan mengalami peningkatan. 3) hanya variabel NPM yang memiliki pengaruh secara parsial pada harga saham dan hanya NPM yang memiliki kontribusi terbesar terhadap harga saham yaitu sebesar 40,2%.
Kata Kunci : Kinerja Keuangan, Return of Assets, Net Profit Margin, Debt to
FINANCIAL PERFORMANCE EFFECT TO THE STOCK PRICE (LQ45 index Companies Study in Indonesia Stock Exchange (BEI) Year 2010)
By: Exchange LQ45 in Indonesia in 2010, 2). To find the stock price overview study on companies listed in the Stock Exchange LQ45 in Indonesia in 2010, 3). To determine the effect of financial performance (ROA, NPM, and DER) to the stock price (Studies in companies listed in the Stock Exchange LQ45 in Indonesia in 2010). Research method used in this research is descriptive method and the method of verification. The data used in this study are secondary data from reports Consolidated Balance Sheet, Income Statement in 2010 and BEI Statistics.
The results that have been authors get is as follows: 1). ROA the company listed in the LQ45 index classified in poor condition because it is below the industry average of 30%. For NPM classified in fairly good shape as it approaches the industry average of 20%. As for the DER classified in poor condition because it is above the industry average of 80%. 2). Stock prices show that the average price of the stock after the publication of the financial statements is higher than the average stock price prior to publication and increased. 3) the only variable that NPM has a partial effect on the share price and the only NPM that have contributed most to the stock price is equal to 40.2%.
DAFTAR ISI
2.1.2 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Harga Saham ……….
2.1.3 Nilai Saham ……….
2.2 Investasi ………
2.2.1 Pasar Modal Indonesia ……… 2.2.1.1 Peranan Pasar Modal di Indonesia ………..
2.2.1.2 Indeks Pasar Modal ……….
2.2.1.3 Mekanisme Perdagangan Saham di Pasar Modal ………... 2.2.1.4 Teori Agensi (Agency Theory)……………….. 2.2.1.5 Teori Signaling (Signaling Theory) ………
2.2.1.6 Efisiensi Pasar ……….
2.2.1.7 Studi Peristiwa (Event Study) ………..
2.2.2 Tujuan Investasi ………...
2.2.3 Tipe-Tipe Investasi ………..
2.2.3.1 InvestasiLangsung ………... 2.2.3.2 Investasi Tidak Langsung ………...
2.3 Kinerja Keuangan ………..
2.3.1 Pengertian Kinerja Keuangan ………..………
2.3.2 Laporan Keuangan ………..
2.3.2.1 Tujuan Penyusunan Laporan Keuangan ……….
2.3.2.2 Unsur-unsur Dalam Laporan Keuangan ……….
2.3.2.3 Analisis Laporan Keuangan ………
2.3.2.4 Rasio Profitabilitas ………..
2.3.2.6 Rasio Leverage ………
2.3.2.7 Jenis-jenis Rasio Leverage ………..
2.4 Kerangka Pemikiran ………..
2.5 Perbandingan Penelitian Terdahulu dengan Penelitian Sekarang ……….
2.6 Hipotesis ………
BAB 111 METODE PENELITIAN ……….
3.1 Metode Penelitian ……….
3.1.1 Desain Penelitian ……….
3.1.2 Operasionalisasi Variabel ………
3.1.2.1 Variabel Bebas (Independent) ……….
3.1.2.2 Variabel Terikat (Dependent) ……….
3.2 Sumber Data Penelitian ……....………
3.3 Teknik Pengumpulan Data ………...
3.4 Teknik Analisis Data ………
3.4.1 Analisis Data Akuntansi ……….
3.4.2 Analisis Data Statistika ………...
3.4.2.1 Analisis Regresi Linier Berganda ………... 3.4.2.2 Studi peristiwa (event study) ……….
3.5 Rancangan Pengujian Hipotesis ………
3.6 Koefisien Determinasi ………...
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ……….
4.1 Gambaran Data Penelitian ………
4.1.1 Pengumpulan Data ………...
4.1.2 Deskripsi Data Variabel Penelitian ………. 4.1.2.1 Gambaran Kinerja Keuangan ………...………...
4.1.2.2 Gambaran Harga Saham ……….
4.2 Pengujian Kualitas Data ………...
4.2.1 Uji Linearitas ………...
4.2.2 Uji Heteroskedastisitas ………
4.2.3 Uji Multikolinearitas ………...
4.3 Pengujian Hipotesis ………..
4.4 Koefisien Determinasi ………..
4.5 Pembahasan ………..
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ………....
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Fluktuasi Harga Saham Indeks LQ45 dari Th 2005-2009….
Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu dan Penelitian Sekarang…………...
Tabel 3.1 Operasionalisasi Variabel………...…
Tabel 4.1 Perusahaan yang Menjadi Subjek Penelitian ……….
Tabel 4.2 Data ROA Indikator Kinerja Keuangan Tahun 2010……...
Tabel 4.3 Data NPM Indikator Kinerja Keuangan Tahun 2010 ……...
Tabel 4.4 Data DER Indikator Kinerja Keuangan Tahun 2010 …….…
Tabel 4.5 Perhitungan Harga Saham Sebelum dan Setelah Publikasi
Laporan Tahunan Periode 2011 …………..………..….
Tabel 4.6 Hasil Uji Multikolinearitas……….
Tabel 4.7 Koefisien Regresi Kinerja Keuangan Tehadap Harga Saham
Tabel 4.8 ANOVA untuk Uji F……….………..
Tabel 4.9 Koefisien Untuk Uji t-statistik……….…...
Tabel 4.10 Koefisien Determinasi (KD) ROA………..
Tabel 4.11 Koefisien Determinasi (KD) NPM………...……..
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Kerangka Pemikiran ………
Gambar 2.2 Hubungan Antar Variabel ………
Gambar 4.1 Hasil Uji Liniearitas ………...………….
Gambar 4.2 Hasil Uji Heteroskedastisitas .………...……...
57
57
91
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Pasar modal merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka
panjang yang bisa diperjual belikan, baik surat utang (obligasi), ekuiti (saham),
reksa dana, instrumen derivatif maupun instrumen lainnya. Pasar modal penting
terhadap pembangunan negara, karena pasar modal menjalankan fungsi ekonomi
dan keuangan. Pasar modal dikatakan memiliki fungsi ekonomi karena pasar
modal menyediakan fasilitas atau sarana yang mempertemukan dua kepentingan
yaitu pihak yang memiliki kelebihan dana (investor) dan pihak yang memerlukan
dana (perusahaan). Pasar modal juga dapat dikatakan sebagai cerminan dalam
kondisi perekonomian tertentu di suatu negara.
Di dalam kegiatan pasar modal tidak selalu berjalan dengan baik, terutama
bila terjadi krisis ekonomi. Secara langsung maupun tidak langsung akan
berdampak pada kegiatan di dalam pasar modal. Misalnya pasar modal di
Indonesia yang sempat dilanda dampak krisis ekonomi. Dampak tersebut berasal
dari krisis yang dialami oleh Amerika Serikat (AS). Amerika Serikat merupakan
pelaku nomor satu ekonomi dunia saat ini, dan memiliki pengaruh yang sangat
besar terhadap perekonomian negara small open economy (negara-negara yang
berperekonomian kecil dan terbuka) termasuk Indonesia. Dampak yang dialami
Indonesia adalah penurunan pertumbuhan ekonomi yang terjadi pada tahun 2007
mencapai 6,1% pada tahun 2008 atau sedikit lebih rendah dibandingkan dengan
tahun 2007 sebesar 6,3%. Selain itu dampak negatif lainnya yang terjadi antara
lain menurunnya kinerja neraca pembayaran, tekanan pada nilai tukar rupiah, dan
dorongan laju inflasi.
Krisis finansial global yang terjadi membuat keadaan pasar saham
Indonesia mengalami kelesuan. Ditandai dengan merosotnya harga saham pada
indeks LQ45 (Lihat Tabel 1.1). Indeks LQ45 adalah indeks saham yang terdiri
dari 45 saham dengan nilai pasar dan liquiditas yang tinggi.
Tabel 1.1
Fluktuasi Harga Saham Indeks LQ45 dari Th 2005-2009
Sumber: BAPEPAMLK (data diolah)
Dilihat dari (Tabel 1.1) dapat dijadikan fakta bahwa harga saham sedang
mengalami gejolak, dimana dari tahun 2005 hingga 2007 harga saham mengalami
peningkatan. Namun ketika memasuki tahun 2008 harga saham mengalami
penurunan yang sangat drastis. Menurunnya harga saham tahun 2008 ini
mempengaruhi opini tersendiri bagi para investor. Di saat pasar sedang bergerak
naik (bullish), keyakinan dan harapan investor cukup tinggi. Sebaliknya, ketika
pasar melemah, keyakinan dan harapan investor menjadi teramat rendah.
Harga saham penting bagi para investor. Karena semakin tinggi harga
saham maka akan semakin meningkatkan kinerja perusahaan. Semakin baik
kinerja suatu perusahaan, maka akan semakin banyak deviden atau keuntungan
yang diperoleh investor. Hal ini akan sangat menguntungkan pihak para investor.
Dengan begitu suatu perusahaan dapat diyakini tidak hanya memiliki kinerjanya
saja yang baik, tetapi juga memiliki prospek masa depan yang baik. Seperti yang
diungkapkan Subiyantoro et.al (2003), “Secara sederhana perubahan minat
investor terhadap suatu perusahaan tercermin pada perubahan harga sahamnya di
pasar modal”. Hal ini diperkuat oleh pendapat pada penelitian Nurlela dan
Islahuddin (2008), “Nilai perusahaan dapat memberikan kemakmuran pemegang
saham secara maksimum apabila harga saham perusahaan meningkat. Semakin
tinggi harga saham, maka makin tinggi kemakmuran pemegang saham”.
Menurut Sartono (2001:41), “Harga saham adalah sebesar nilai sekarang
atau present value dari aliran kas yang diharapkan akan diterima”. Ketika terjadi
fluktuasi harga saham di pasar modal mendorong para investor untuk cenderung
melakukan analisis harga saham untuk mendapatkan saham yang baik. Analisis
harga saham yang dilakukan oleh investor dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu
analisis teknikal dan analisis fundamental. Teknik fundamental adalah teknik
langsung maupun tidak langsung memengaruhi kinerja keuangan. Sedangkan
teknik analisis teknikal mengukur dari perubahan harga saham karena kejadian
diluar ketentuan perusahaan. Ketika terjadi krisis yang mengakibatkan kelesuan
pada pasar saham Indonesia dan berdampak pada kinerja perusahaan, teknik
fundamental banyak digunakan oleh para investor untuk membuat keputusan
dalam memilih saham perusahaan yang akan dibeli. Para investor akan
menghitung dan melihat apakah perusahaan yang terpilih mampu memberikan
keuntungan bagi para investor. Dengan mengetahui bagaimana keadaan
fundamental keuangan perusahaan maka investor dapat mengetahui sejauh mana
kinerja dan pertumbuhan perusahaan yang akan digunakan untuk membuat
keputusan dalam pemilihan saham perusahaan. Jika kinerja suatu perusahaan itu
baik, maka dapat dijadikan pertimbangan oleh para investor dalam pemilihan
saham.
Kinerja keuangan perusahaan adalah salah satu informasi yang digunakan
oleh para investor dalam membuat keputusan untuk menanamkan investasinya.
Para investor akan melihat informasi suatu perusahaan pada laporan keuangannya.
Dengan kata lain sebuah laporan keuangan dapat dijadikan suatu pertimbangan
bagi para investor pada saat melakukan investasi, apakah perusahaan tersebut
layak dijadikan wadah untuk ditanamkan investasi atau tidak, apakah perusahaan
tersebut dalam keadaan sehat atau tidak serta apakah perusahaan tersebut mampu
untuk memberikan deviden atau tidak. Semua itu dapat dianalisis dengan teknik
Alat analisis yang digunakan dalam laporan keuangan adalah dengan
menggunakan rasio-rasio keuangan. Menurut Van Horne ( 2005 : 234) :
Rasio keuangan adalah alat yang digunakan untuk menganalisis kondisi keuangan dan kinerja perusahaan. Kita menghitung berbagai rasio karena dengan cara ini kita bisa mendapat perbandingan yang mungkin akan berguna daripada berbagai angka mentahnya sendiri.
Rasio keuangan digunakan dan dijadikan acuan dalam menganalisi kondisi
kinerja suatu perusahaan secara jangka panjang. Dan biasanya rasio keuangan ini
dianggap paling fleksibel dan sederhana oleh para investor karena mampu
memberikan jawaban yang mereka inginkan (Fahmi, 2012:52). Rasio keuangan
yang digunakan dalam penelitian ini antara lain adalah ROA (Return Of Assets),
NPM (Net Profit Margin), dan DER (Debt Equity Ratio). Dengan menggunakan
analisis rasio tersebut kita akan mengetahui apakah suatu kinerja keuangan
perusahaan memberikan pengaruh terhadap harga saham.
Dengan latar belakang yang sudah dipaparkan, peneliti tertarik untuk
meneliti tentang “ Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Harga Saham (Studi
Pada Perusahaan yang Tercatat dalam Indeks LQ45 Di Bursa Efek Indonesia
(BEI)Tahun 2010)”.
1.2 Rumusan Masalah
Berawal dari krisis finansial yang mengakibatkan merosotnya indeks
LQ45, peneliti menyimpulkan bahwa rumusan masalah adalah :
1. Bagaimana gambaran kinerja keuangan (ROA, NPM, dan DER) pada
perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia tahun
2. Bagaimana gambaran harga saham pada perusahaan yang terdaftar dalam
indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia tahun 2010.
3. Bagaimana pengaruh kinerja keuangan (ROA, NPM, dan DER) terhadap
harga saham (Studi pada perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ45 di
Bursa Efek Indonesia tahun 2010).
1.3 Tujuan Penelitian
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui mengenai pengaruh kinerja
keuangan terhadap harga saham LQ45 pada perusahaan yang tercatat di Bursa
Efek Jakarta. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah :
a. Mengetahui gambaran kinerja keuangan (ROA, NPM, dan DER) pada
perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia tahun
2010.
b. Mengetahui gambaran harga saham pada perusahaan yang terdaftar dalam
indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia tahun 2010.
c. Mengetahui pengaruh kinerja keuangan (ROA, NPM, dan DER) terhadap
harga saham (Studi pada perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ45 di
Bursa Efek Indonesia tahun 2010).
1.4 Kegunaan Penelitian
Dari penelitian ini diharapkan akan dapat memberikan kegunaan teoritis
maupun kegunaan praktis:
a. Secara Teoritis
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih penambahan
dalam bidang pasar modal termasuk saham perusahaan yang termasuk ke
dalam indeks LQ45. Dan juga diharapkan dapat menjadi informasi bagi
peneliti berikutnya untuk melakukan penelitian lebih lanjut.
b. Secara Praktis
1. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para
investor yang menilai kinerja laporan keuangan di suatu perusahaan
agar dapat berhati-hati dalam memilih perusahaan yang akan
diinvestasikannya.
2. Bagi perusahaan diharapkan agar penelitian ini dapat memacu
perusahaan dan menjadi pendorong untuk terus meningkatkan kinerja
BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Metode Penelitian
3.1.1 Desain Penelitian
Menurut Sugiyono (2009:5) metode penelitian dapat diartikan,
Sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid dengan tujuan dapat ditemukan, dibuktikan dan dikembangkan suatu pengetahuan sehingga pada gilirannya dapat digunakan untuk memahami, memecahkan, dan mengantisipasi masalah dalam bidang bisnis.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai
berikut:
1. Metode Deskriptif
Metode deskriptif itu sendiri menurut (Sugiono, 2009:206):
Suatu metode yang digunakan untuk menganalisa data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi.
Berdasarkan tujuan penelitian, untuk mengetahui gambaran mengenai
kinerja keuangan dan harga saham pada perusahaan yang tercatat dalam indeks
LQ45 tahun 2010, maka metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah
metode deskriptif.
2. Metode Verifikatif
Metode verifikatif (Iqbal Hasan, 2008:11), yaitu “menguji kebenaran
menguji hipotesis yang menggunakan perhitungan statistik”. Tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih, atau
hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Dalam penelitian ini,
peneliti mencari pengaruh antara kinerja keuangan terhadap harga saham pada
perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 tahun 2010. Sedangkan rasio
profitabilitas dan rasio leverage sebagai indikator dari kinerja keuangan yaitu
rasio profitabilitas (ROA, NPM) dan rasio leverage (DER) sebagai alat ukur
dari kinerja laporan keuangan. Dalam hal ini kinerja keuangan memiliki
pengaruh terhadap harga saham pada perusahaan yang tergabung dalam LQ45
di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2010.
3.1.2 Operasionalisasi Variabel
Sugiyono (2009:58) menyatakan bahwa “variabel penelitian merupakan
segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk
dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik
kesimpulan”. Sugiyono (2009:59) juga menyatakan bahwa:
Variabel dibedakan menjadi dua kategori utama, yaitu variabel bebas atau variabel independen yaitu variabel yang mempengaruhi variabel terikat. Dan variabel dependen yaitu variabel bebas atau respon dari variabel bebas.
Di dalam penelitian ini peneliti menganalisis ada atau tidaknya pengaruh
antara 2 variabel yaitu sebagai berikut :
3.1.2.1 Variabel Bebas (Independent)
Variabel bebas (Independent) adalah variabel yang mempengaruhi atau
yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat)
Kinerja Keuangan adalah suatu analisis yang dilakukan oleh manajemen untuk
mengetahui bagaimana pengelolaan manajemen suatu perusahaan yang dinilai
secara baik dari keuangannya.
Untuk mengukur kinerja keuangan ini yaitu dengan menggunakan analisis
laporan keuangan. Adapun rasio yang digunakan adalah rasio profitabilitas (ROA,
NPM) dan rasio leverage (DER)
3.1.2.2 Variabel Terikat (Dependen)
Variabel terikat (Dependent) adalah variabel yang dipengaruhi atau yang
menjadi akibat, karena adanya variabel bebas (Sugiono, 2009:59). Variabel terikat
dalam penelitian ini adalah harga saham.
Harga saham merupakan harga jual dari suatu saham yang tercatat di bursa
efek. Harga saham yang digunakan dalam penelitian ini adalah harga penutupan
(closing price), dengan asumsi bahwa harga penutupan telah mewakili pergerakan
atau fluktuasi harga saham dalam satu periode perdagangan bursa.
Pengukuran harga saham ialah dengan menghitung harga saham sebelum
dan setelah publikasi laporan tahunan periode 2010. Adapun untuk
menghitungnya dengan menggunakan rumus sebagai berikut :
(Jogiyanto, 2008:169 )
Dimana :
: Rata-rata harga saham setelah dipublikasikan laporan tahunan
: Rata-rata harga saham sebelum di publikasikan laporan tahunan
Dari kedua variabel tersebut dapat didefinisikan secara operasional ke
dalam bentuk penjabaran dalam Tabel 3.1 :
Tabel 3.1
Operasionalisasi Variabel
Variabel Dimensi Indikator Skala
Kinerja Keuangan
Rasio Profitabilitas ROA
NPM Rasio
Rasio Leverage DER
Harga
Saham Harga Pasar Saham
Rata-rata harga saham
penutupan 10 hari
perdagangan sebelum
publikasi annual report dan 10 hari perdagangan setelah publikasi annual report
masing-masing obyek
penelitian.
Rasio
3.2 Sumber Data Penelitian
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data
sekunder merupakan sumber data penelitian yang diperoleh peneliti secara tidak
langsung melalui media perantara (diperoleh dan dicatat pihak lain). Berdasarkan
sumbernya, data sekunder pada penelitian ini antara lain berasal dari:
1. Buku, jurnal atau berbagai macam bentuk terbitan secara periodik yang
diterbitkan oleh organisasi atau instansi tertentu, yaitu data-data dari Pusat
secara periodik oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) yaitu adalah 45
perusahaan yang tercatat dalam Indeks LQ45 Di Bursa Efek Indonesia
(BEI) Tahun 2010.
3.3 Teknik Pengumpulan Data
Pengumpulan data adalah prosedur sistematis dan standar untuk
memperoleh data yang diperlukan. Guna mendapatkan sejumlah data yang
diperlukan dalam melakukan penelitian ini teknik pengumpulan data yang
digunakan adalah :
a. Dokumentasi
Mengumpulkan data sekunder yang bersifat kuantitatif berupa laporan
keuangan dan harga saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan
diterbitkan melalui situs resmi www.bapepam.go.id dan www.idx.co.id.
b. Studi Pustaka
Merupakan studi pencarian data yang diperoleh dari buku untuk mendapatkan
referensi yang dibutuhkan yang digunakan sebagai landasan teori yang
berhubungan dengan penelitian ini.
3.4 Teknik Analisis Data
Analisis data merupakan salah satu tahap kegiatan penelitian berupa
proses penyusunan dan pengolahan data guna menafsirkan data yang telah
diperoleh dari lapangan. Tujuan analisis data adalah menyederhanakan data ke
dalam bentuk yang lebih sederhana, untuk lebih mudah dibaca dalam proses
3.4.1 Analisis Data Akuntansi
Untuk mengetahui tentang pengaruh kinerja keuangan terhadap variabel
terikat, yaitu harga saham, penulis melakukan pengolahan data dengan
langkah-langkah berikut ini :
a. Mendapatkan data-data yang berkaitan dengan variabel-variabel terkait,
antara lain Laporan Tahunan periode 2010, rata-rata harga saham pertahun
45 perusahaan yang terdaftar dalam Indeks LQ45 di BEI tahun 2011, serta
data lain yang berkaitan dengan penelitian ini yang diperoleh langsung dari
perusahaan terkait maupun dari pusat referensi, website, jurnal ataupun
literatur lainnya.
b. Mengukur kinerja keuangan yang terdiri dari 3 indikator, yaitu ROA,
NPM, dan DER pada 45 perusahaan yang terdaftar dalam Indeks LQ45 di
BEI tahun 2010 dengan rumus :
1. ROA
ROA
%
2. NPM
NPM
3. DER
DER
c. Menghitung harga saham pada saat penutupan (closing price). Event study
digunakan untuk mengetahui harga saham pada saat event tertentu. Event
tanggal publikasi laporan tahunan yaitu 10 hari sebelum publikasi, 1 hari
pada saat publikasi, dan 10 hari sesudah publikasi.
d. Mengevaluasi data yang sudah ada untuk mengetahui bagaimana pengaruh
kinerja keuangan terhadap harga saham.
3.4.2 Analisis Data Statistika
3.4.2.1 Analisis Regresi Linier Berganda
Adapun teknik analisis data statistika yang digunakan untuk mengetahui
seberapa besar pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dalam
penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik analisis regresi linier berganda.
Menurut Sudjana (2005:200) :
Analisis regresi mempelajari hubungan yang ada diantara variabel-variabel sehingga dari hubungan yang diperoleh kita dapat menaksir variabel yang satu apabila variabel lainnya diketahui.
Analisis regresi digunakan untuk mengukur besarnya pengaruh variabel
bebas terhadap variabel tergantung dan memprediksi variabel tergantung dengan
menggunakan variabel bebas. Karena variabel bebas dalam penelitian ini lebih
dari satu, maka analisis regresi yang dipakai adalah regresi linier berganda.
Langkah pertama menghitung regresi linier berganda yaitu dengan menggunakan
rumus sebagai berikut :
(Sudjana, 2005 : 348)
Keterangan :
= Variabel dependen (Harga Saham)
, , = Variabel independen (ROA, NPM, DER)
= Konstanta
= Koefisien regresi
Pengujian model regresi linear berganda dalam menguji hipotesis haruslah
menghindari kemungkinan terjadinya penyimpangan asumsi klasik. Pengujian
asumsi klasik diperlukan untuk mengetahui apakah hasil estimasi regresi yang
dilakukan benar-benar terbebas dari adanya gejala heterokedastisitas, gejala
multikolinearitas, dan gejala autokorelasi (Iqbal Hasan, 2010:282). Dalam
penelitian ini uji asumsi klasik yang digunakan adalah :
a. Uji Linearitas
Didalam penelitian ini untuk menguji hubungan antara kedua arah variabel
diperlukan suatu cara untuk menggambarkan bentuk terdekat dari hubungan itu
dengan cara menyajikan data yang diketahui dengan menggunakan grafik ,
diagram ini di sebut dengan diagram pencar. Digram ini akan melukiskan
titik-titik pada bidang (X1Y1) dimana pada tiap titik ditentukan oleh setiap pasangan
(X1Y1). Menurut Sudjana (2005:313):
Jika letak titik-titik itu sekitar garis lurus, maka cakupan beralasan untuk
b. Uji Heteroskedastisitas
Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model
regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke
pengamatan lain. Model regresi yang baik adalah yang Homoskedastisitas atau
tidak terjadi heteroskedastisitas (Ghozali, 2007:105). Salah satu cara mendeteksi
adanya heteroskedastisitas adalah dengan cara melihat scatter plot.
Melihat grafik plot antara nilai prediksi variable terikat (dependen) yaitu
ZPRED dengan residualnya SRESID. Deteksi ada tidaknya heteroskedastisitas
dapat dilakukan dengan melihat ada tidaknya pola tertentu pada grafik scalter plot
antara SRESID dan ZPRED dimana sumbu Y adalah Y yang telah diprediksi, dan
sumbu X adalah residual (Y prediksi-Y sesungguhnya) yang telah di studentized
Dasar analisis uji heterokedastisitas:
a. Jika ada pola tertentu, seperti titik-titik yang ada membentuk pola tertentu
yang teratur (bergelombang, melebar kemudian menyempit) maka
mengindikasikan telah terjadi heteroskedastisitas.
b. Jika tidak ada pola yang jelas, serta titik-titik menyebar di atas dan di
bawah angka 0 pada sumbu Y, maka tidak terjadi heteroskedastisitas.
c. Uji Multikolinearitas
Multikolinearitas berarti antara variabel bebas yang satu dengan variabel
bebas lainnya dalam regresi saling berkorelasi linear. Biasanya korelasinya
mendekati sempurna atau sempurna (koefisien korelasinya tinggi dan bahkan
lebih dari satu) (Iqbal Hasan, 2010:292). Imam Ghozali (2007:93) menyatakan
nilai tolerance dan variance inflation factor (VIF) dari hasil analisis dengan
menggunakan SPSS. Jika diketahui nilai Tolerance lebih dari 0,10 dan nilai VIF
kurang dari 10 maka dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi masalah
multikolinearitas pada model regresi (Priyatno, 2012:154).
3.4.2.2 Studi peristiwa (event study)
Studi peristiwa (event study) merupakan studi yang mempelajari reaksi
pasar terhadap suatu peristiwa (event) yang informasinya dipublikasikan sebagai
suatu pengumuman. Studi peristiwa (event study) dapat digunakan untuk menguji
kandungan informasi (information content) dari suatu pengumuman. Tujuannya
adalah untuk melihat reaksi pasar dalam menyerap informasi yang dipublikasikan
yang ditunjukan oleh perubahan harga saham. Peristiwa atau event yang dipilih
dalam penelitian ini adalah peristiwa pengumuman Annual Report dimana fokus
penelitian ini adalah dampak dari event tersebut terhadap harga saham. Event
period yang digunakan adalah selama 21 hari, yang terdiri dari 10 hari sebelum
pengumuman, 1 hari pada saat pengumuman, dan 10 hari setelah pengumuman.
Penentuan event period ini ditujukan untuk dapat menampung semua pengaruh
yang terjadi sebagai akibat adanya pengumuman Annual Report dan dianggap
cukup layak dalam metodologi studi peristiwa (Budiarto dan Baridwan, 1999).
3.5 Rancangan Pengujian Hipotesis
1. Menentukan Persamaan Regresi
Model regresi yang digunakan dalam penelitian ini adalah modal
(Sudjana, 2005 : 348)
Keterangan :
= Variabel dependen (Harga Saham)
, , = Variabel independen (ROA, NPM, DER)
= Konstanta
= Koefisien regresi
2. Uji Signifikansi F
Uji signifikansi-F dilakukan untuk mengetahui apakah secara
bersama-sama variabel independen berpengaruh signifikan terhadap variabel
dependen. Untuk F hitung diperoleh dengan bantuan SPSS v. 20 for windows.
Sedangkan untuk menentukan F tabel dapat dilihat pada tabel statistik pada
tingkat signifikansi 0,05 dengan df 1 (jumlah variabel), df 2 (n-k-1) ndenga n
adalah jumlah data dan k adalah jumlah variabel independen. Kriteria
pengujiannya adalah sebagai berikut :
1. Jika F hitung ≤ F tabel maka H0 diterima
2. Jika F hitung > F tabel maka H0 ditolak
(Priyatno, 2012:138)
3. Pengujian Hipotesis dengan Uji t
Pengujian Hipotesis digunakan untuk mengetahui apakah model
regresi yang digunakan layak untuk melakukan pengujian hipotesis dalam
penelitian ini. Dalam penelitian ini terdapat 3 hipotesis. Penelitian ini
Untuk menguji hipotesis dapat diuji dengan menggunakan rumus uji t.
Pengujian t-statistik bertujuan untuk menguji ada atau tidaknya pengaruh
masing-masing variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y).
Adapun rumusnya adalah sebagai berikut :
(Sudjana, 2005 : 325)
Keterangan :
b = koefisien regresi
Sb = kesalahan baku koefisien regresi berganda b
Dalam pengujian hipotesis melaui uji t ini, tingkat kesalahan yang
digunakan peneliti adalah 5% atau 0.05 pada taraf signifikan 95%. Pengujian
t-statistik bertujuan untuk menguji signifikansi variabel independen dalam
mempengaruhi variabel dependen. Pengujian t-statistik ini merupakan uji
signifikansi sisi kanan. Adapun hipotesis statistik yang akan di uji dalam
penelitian ini adalah sebagai berikut :
Hipotesis penelitian 1 :
H0: β1 = 0 Return of Asset (ROA) tidak memiliki
pengaruh terhadap Harga Saham
H1: β1 > 0 Return of Asset (ROA) memiliki pengaruh
Hipotesis penelitian 2 :
H0: β1 = 0 Net Profit Margin (NPM) tidak memiliki
pengaruh terhadap Harga Saham
H1: β1 > 0 Net Profit Margin (NPM) memiliki
pengaruh positif terhadap Harga Saham
Hipotesis penelitian 3 :
H0: β1 = 0 Debt Equity Ratio (DER) tidak memiliki
pengaruh terhadap Harga Saham
H1: β1 > 0 Debt Equity Ratio (DER) memiliki
pengaruh positif terhadap Harga Saham
Pengujian dilakukan dengan cara membandingkan t hitung dengan t tabel
yang merupakan nilai kritis,dengan ketentuan sebagai berikut :
H0 ditolak : thitung > ttabel
H0 diterima : t hitung≤ ttabel
Apabila hasil pengujian hipotesis ini menunjukkan bahwa H0 ditolak,
maka berarti bahwa rasio kinerja keuangan (ROA, NPM, DER) memiliki
pengaruh positif terhadap harga saham, tetapi bila hasil pengujian menunjukkan
bahwa H0 diterima, maka sebaliknya, rasio kinerja keuangan (ROA, NPM, DER)
3.6 Koefisien Determinasi (KD)
Setelah diperoleh kesimpulan mengenai pengaruh kinerja keuangan (ROA,
NPM, DER) terhadap harga saham, maka selanjutnya di cari mengenai seberapa
besar pengaruh kinerja keuangan masing-masing indikator ROA, NPM dan DER
terhadap harga saham. Untuk mencari besarnya pengaruh maka terlebih dahulu
dicari nilai koefisien korelasi (r), dan untuk menghitung besarnya koefisien
korelasi (r) dapat menggunakan rumus korelasi pearson produk momen dibawah
ini:
r=
(Sudjana, 2005:47)
Setelah diketahui koefisien korelasi (r) maka selanjutnya mencari besarnya
pengaruh dari masing-masing indikator kinerja keuangan (ROA, NPM, DER)
terhadap harga saham dengan menggunakan rumus sebagai berikut :
KD=
(Sudjana, 2005:55)
Perhitungan ini dibantu dengan menggunakan software SPSS v.20 for
1
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Penelitian ini berusaha menguji pengaruh kinerja keuangan (ROA, NPM,
dan DER) terhadap harga saham. Pengujian ini menggunakan 3 hipotesis, dimana
1 hipotesis mendukung sedangkan 2 hipotesis yang menolak ( dan ).
Hasil penelitian ini mendukung bahwa indikator variabel independent (kinerja
keuangan) yaitu NPM berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Sedangkan
untuk indikator variabel independen lainnya yaitu ROA dan DER tidak memiliki
pengaruh signifikan terhadap harga saham. Hal ini mengindikasikan bahwa ROA
dan DER tidak memiliki kecukupan informasi sehingga investor tidak dapat
membaca atau menangkap sinyal-sinyal yang ada pada tahun 2010 tersebut.
Berdasarkan data yang diperoleh dan hasil analisis yang dilakukan pada
penelitian ini, maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut :
1. Gambaran kinerja keuangan yang diukur dengan ROA pada perusahaan
yang tercatat dalam Indeks LQ45 tergolong dalam kondisi kurang baik
karena berada di bawah rata-rata industri yaitu sebesar 30%. Untuk NPM
tergolong dalam kondisi cukup baik karena mendekati rata-rata industri
yaitu sebesar 20%. Sedangkan untuk DER tergolong dalam kondisi
2
2. Gambaran harga saham menunjukkan bahwa rata-rata harga saham
setelah publikasi laporan keuangan lebih tinggi dari pada rata-rata harga
saham sebelum publikasi dan mengalami peningkatan.
3. Berdasarkan hasil pengujian statistik dengan bantuan software SPSS v.20
for windos diketahui dari 3 variabel yang digunakan tidak semua hipotesis
berpengaruh secara parsial pada harga saham. Variabel yang memiliki
pengaruh secara parsial pada harga saham hanya variabel NPM.
Sedangkan yang tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham
adalah ROA dan DER. Hanya NPM yang memiliki kontribusi terbesar
terhadap harga saham yaitu sebesar 40,2% sedangkan 59,8% lainnya
dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar variabel kinerja keuangan.
5.2 Saran
Beberapa saran yang diutarakan penulis setelah dilakukan kesimpulan
penelitian di atas adalah sebagai berikut :
1. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan mempunyai
pengaruh terhadap harga saham. Maka untuk perusahaan baik yang
tercatat dalam indeks LQ45 maupun perusahaan sektor lainnya
diharapkan mampu untuk selalu meningkatkan kinerja keuangannya.
Kinerja keuangan yang baik akan memberikan signal yang positif
terhadap para investor dalam melakukan investasi.
2. Bagi para investor hasil penelitian ini dapat dijadikan pertimbangan
3
dengan mempertimbangkan kinerja keuangan perusahaan. Dengan begitu
investor dapat mengambil keputusan yang tepat dan dapat memberikan
return/deviden yang optimal serta mengurangi tingkat resiko.
3. Rasio-rasio lainnya yang dapat mempengaruhi harga saham dapat
dijadikan sebagai bahan acuan bagi penelitian selanjutnya, seperti faktor
DAFTAR PUSTAKA
Sumber Buku :
Ahmad, K. (2004). Dasar-dasar Manajemen Investasi dan Portofolio. Jakarta : Rineka Cipta
Anogara, P. dan Pakarti, P,. (2008). Pengantar Pasar Modal. Jakarta : Rineka Cipta
Arifin, A. (2007). Membaca Saham. Yogyakarta : Andi
Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT.Rineka Cipta.
Fahmi, I. (2012). Analisis Kinerja Keuangan Panduan bagi Akademisi, Manajer, dan Investor untuk Menilai dan Menganalisis Bisnis dari Aspek Keuangan. Bandung : Alfabeta
Fahmi, I. (2012). Pengantar Pasar Modal Panduan bagi para Akademisi dan Praktisi Bisnis dalam Memahami Pasar Modal Indonesia. Bandung : Alfabeta
Fahmi, I dan Yovi Lavianti Hadi. (2009). Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Bandung : Alfabeta
Fraser, Lyn M dan Ormiston Aileen. (2008). Memahami Laporan Keuangan. Jakarta : Indeks
Ghozali, I. (2007). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan SPSS. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro
Habib, A. (2008). Kiat Jitu Peramalan Saham. Yogyakarta : Andi
Halim, A. (2005). Analisis Investasi. Edisi ke-2. Jakarta : Salemba Empat
Harahap, Sofyan Safri, 2004. Analitis Kritis atas laporan keuangan, Edisi 1, Cetakan Keempat. Jakarta : Raja Grafindo Persada
Hasan, I. (2008). Pokok-pokok materi Statistik 2. Jakarta : PT. Bumi Aksara
Husnan, S. (2005). Dasar-dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas. Yogyakarta : UPP AMP YKPN
Jogiyanto. (2005). Pasar Efisien Secara Keputusan. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama
Jogiyanto. (2010). Teori Portofolio dan Analisis Investasi Edisi 2. Yogyakarta : BPFE UGM
Jogiyanto. (2010). Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Yogyakarta : BPFE UGM
Kasmir. (2011). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.
Munawir, S. (2007). Analisa Laporan Keuangan. Yogyakarta : Liberty
Prasentyantoko, A. (2008). Corporate Governance, Pendekatan Institusional. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.
Priyatno, D. (2012). Cara Kilat Belajar Analisis Data Dengan SPSS 20. Yogyakarta : Andi
Riduwan. (1997). Dasar-dasar Statistika. Bandung : Alfabeta
Rodoni, A. dan Yong, O. (2002). Analisis Investasi & Teori Portofolio. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada
Rusdin. (2008). Pasar Modal Teori, Masalah, dan Kebijakan dalam
Sawir, A. (2003). Analisis kinerja Keuangan dan Perencanaan Keuangan Perusahaan. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama
Sugiyono. (2006). Metode Penelitian Bisnis. Bandung : Alfabeta
Sudjana. (2005). Statistika I Uuntk Ekonomi dan Niaga. Bandung : Tarsito
Sumantoro. (1990). Pengantar Tentang Pasar Modal Di Indonesia. Jakarta : Ghalia Indonesia
Sundayana, R. (2010). Komputasi Data Statistik. Garut : STKIP Garut Press
Syamsuddin, L. (2007). Manajemen Keuangan Peusahaan : Konsep Aplikasi dalam : Perencanaan, Pengawasan, danPengambilan Keputusan. Jakarta : PT. Raja Grafindo
Tim Dosen. (2007). Pedoman Operasional Penuliasan Skripsi. Bandung : Pendidikan Akuntansi
Van Horne, J. (2005). Prinsip-prinsip Manajemen Keuangan, Edisi 9. Jakarta : Salemba Empat
Waspada, I. (2010). Pengetahuan Pasar Modal dan Porofolio. Bandung : Laboratorium Pendidikan Ekonomi dan Koperasi
Weston, J Fred. Brigham, Eugene F. (1993). Manajemen Keuangan. Jakarta: Penerbit Erlangga
Widoatmodjo, S. (2008). Cara Sehat Investasi di Pasar Modal. Edisi Revisi, Cetakan Pertama. Jakarta : PT. Gramedia
Widoatmodjo, S. (2009). Pasar Modal Indonesia Pengantar dan Studi Kasus. Bogor : Ghalia Indonesia
Sumber Skripsi/Tesis :
Heryana T. (2007). Pengaruh Nilai Tambah Ekonomis dan Nilai Tambah Pasar Terhadap Harga Saham serta Implikasinya Pada Jumlah Investasi Sector Manufaktur di PT BEJ. Tesis. Bandung : Universitas Pendidikan Indonesia
Linda Erliyanti. (2007). Pengaruh Manajemen Laba Terhadap Kinerja Saham Pada Perusahaan-Perusahaan Yang Melakukan IPO. Skripsi. Bandung : Universitas Padjajaran
Sirait, Donny Anri. (2012). Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Harga Saham Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2007-2009. Skripsi. Bandung : Universitas Pendidikan Indonesia
Sucipto. (2003). Penilaian Kinerja Keuangan. Skripsi. Sumatera Utara : Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara
Sumber Jurnal :
Ina Rinanti. (2009). “Effect of Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA) andReturn on Equity (roe) to Price in Stock Included in Index LQ45”. Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma.
Itan, Iskandar., dan Syakhroza, Akhmad. (2003). “The Influence of Financial Perfomance to The Price of LQ45 Stocks at Jakarta Stock Exchange”. Simposium Nasional Akuntansi VI.
Njo Anastasia., et al. (2003). “Analisis Faktor Fundamental dan RisikoSistematik Terhadap Harga Saham Properti di BEJ”. Jurnal Akuntansi & Keuangan Vol. 5. No. 2 p. 123 – 132.
Nurlela, Rika., dan Islahuddin. (2008). Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan dengan Prosentase Kepemilikan Manajemen Sebagai Variabel Moderating. SNA XI Pontianak.
Subiyantoro, Edi dan Andreani Fransisca. (2003). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Harga Saham (Kasus Perusahaan Jasa Perhotelan yang Terdaftar di Pasar Modal Indonesia.. Jurnal Manajemen & Kewirausahaan Vol. 5, No. 2, September 2003: 171 . 180.
Warsidi & Bambang Agus Pramuka. (2000). Evaluasi Kegunaan Rasio Keuangan Dalam Memprediksi Perubahan Laba Di Masa Yang Akan Datang: Suatu Studi Empiris Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di BEJ. Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ekonomi Vol. 2 No. 1 Tahun 2000 [Online]. Tersedia: http://warsidi-akuntan.tripod.com/skrpsi/skripsi.htm. [19 November 2012]
Sumber Internet :
Duwi Priyatno.(2004). Uji Linearitas [Online]. Tersedia http://duwiconsultant.blogspot.com/2011/11/uji-linieritas.html. [24 Oktober 2012]
Financial Accounting Standard Board. (2008). Statement of Financial Accounting Concepts No. 1 Objectives of Financial Reporting by
Business Enterprises [Online]. Tersedia
http://www.fasb.org/cs/BlobServer?blobkey=id&blobwhere=11758 20899258&blobheader=application%2Fpdf&blobcol=urldata&blob table=MungoBlobs. [19 November 2012]
Ahmad Elqorni. (2009). Mengenal Teori Keagenan [Online]. http://elqorni.wordpress.com/2009/02/26/mengenal-teori-keagenan/ [30 Januari 2013]
www. Idx.co.id
www.bapepam.go.id
www.martintobing.com