• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISA PERBANDINGAN HARGA SATUAN UPAH METODE SNI DENGAN UPAH BERDASARKAN PRODUKTIVITAS.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISA PERBANDINGAN HARGA SATUAN UPAH METODE SNI DENGAN UPAH BERDASARKAN PRODUKTIVITAS."

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

II-1

ANALISA PERBANDINGAN HARGA SATUAN UPAH METODE SNI

DENGAN UPAH BERDASARKAN PRODUKTIVITAS

Sayu Sri Arthayanti1, Putu Darma Warsika2, Ariany Frederika2,

¹Alumni Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Udayana, Denpasar ²Dosen Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Udayana, Denpasar

Email: [email protected]

Abstrak : Dewasa ini terdapat banyak proyek pembangunan perumahan dengan berbagai tipe. Biaya yang

dikeluarkan pun bervariasi untuk tiap tipenya. Harga bahan atau material dan biaya upah tenaga kerja sangat berpengaruh terhadap biaya pembangunan 1 unit rumah. Pemilihan tenaga kerja yang mempunyai produktivitas tinggi sangat berpengaruh pada keuntungan atau kerugian sebuah proyek konstruksi. Pemilihan tenaga kerja yang tepat dapat menghemat biaya konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan besarnya biaya upah tenaga kerja berdasarkan SNI dengan upah berdasarkan produktivitas, dimana yang menjadi penelitian yaitu pekerjaan persiapan hingga pekerjaan pembersihan akhir. Data yang diperlukan antara lain gambar rumah dengan tipe 45, daftar analisa harga satuan, analisa SNI, jumlah tenaga kerja per satuan pekerjaan, dan biaya upah realisasi di lapangan. Perhitungan dilakukan dengan menganilisis biaya upah berdasarkan harga satuan menggunakan analisa SNI dan membandingkan biaya upah berdasarkan harga satuan menggunakan produktivitas di lapangan. Dari hasil analisis yang telah dilakukan didapatkan biaya upah SNI sebesar Rp. 43.441.303,79 dan biaya upah berdasarkan produktivitas sebesar Rp. 42.315.417,00, dimana selisih antara kedua biaya tersebut sebesar Rp. 1.125.886,79 dengan besar persentase 2,59%.

Kata kunci : Biaya Upah Realisasi, Biaya Upah SNI, Produktivitas Tenaga Kerja.

ANALYSIS COMPARISON OF UNIT PRICE BASED ON SNI METHOD AND PRODUCTIVITY (CASE STUDY OF CEMPAKA DALUNG HOUSING PROJECT)

Abstract : Today there are many housing projects with a variety of type. The costs also vary for each type.

The price of the material and labor costs greatly affect the cost of of construction of one unit home. Election workers have higher productivity greatly affect the profit or loss on a construction project. Selection of appropriate labor can save construction costs. The purpose of this study was to compare the cost of labor by SNI with wages based on productivity, which are becoming the research that preparatory work until the end of the cleaning work. The file required include pictures home with type 45, a list of unit price analysis, analysis of SNI, the annount of labor one unit of work, and wage costs in the realization of the field. The calculation is performed with analysing wage costs by using the unit price and the SNI analysis comparing the cost of wages based on the unit price using the productivity in the field. From the analysis that has been done obtained SNI wage costs Rp. 43.441.303,79 based productivity and wage costs Rp. 42.315.417,00 and the different between the cost of Rp. 1.125.886,79 with a large percentage of 2,59%.

(3)

PENDAHULUAN

Kegiatan proyek merupakan satu kegiatan sementara yang berlangsung dalam jangka waktu terbatas, dengan alokasi sumber daya tertentu. Sumber daya yang dimaksud adalah manusia (tenaga kerja), material, peralatan dan modal atau biaya. Salah satu sumber daya yang menjadi factor penentu keberhasilan suatu proyek adalah tenaga kerja.

Tenaga kerja sangat besar pengaruhnya terhadap biaya suatu proyek konstruksi. Tingkat produktivitas tenaga kerja adalah salah satu penentunya. Apabila dalam pelaksanaan proyek produktivitas tenaga kerja tinggi maka otomatis dapat mempersingkat waktu pelaksanaan proyek sehingga upah yang dibayarkan oleh pihak kontraktor kepada tenaga kerja juga berkurang dilihat dari segi waktu yang diperlukan.

Untuk menentukan besarnya biaya

bangunan (building cost) rancangan pekerjaan konstruksi dari suatu bangunan (gedung, jalan, jembatan, bangunan air dan lainnya), diperlukan suatu acuan dasar. Acuan tersebut adalah analisa biaya konstruksi yang disusun melalui kegiatan penelitian produktivitas pekerjaan di lapangan dan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas kegiatan suatu pembangunan. Analisa biaya konstruksi sering disebut dengan analisa harga satuan pekerjaan.

Di dalam menganalisa harga satuan upah kerja digunakan suatu metode yaitu metode SNI (Standar Nasional Indonesia). Prinsip mendasar pada metode SNI adalah daftar koefisien bahan, upah dan alat sudah ditetapkan untuk menganalisa harga atau biaya yang diperlukan dalam membuat harga satu satuan pekerjaan bangunan. Sedangkan

dalam menganalisa upah berdasarkan

produktivitas digunakan metode pengamatan

langsung. Metode pengamatan langsung

merupakan teknik pengumpulan data secara langsung yang dilakukan di lapangan atau pada

objek yang diteliti. Metode ini digunakan untuk

mengetahui kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Berdasarkan latar belakang permasalahan

tersebut maka perlu dilakukan analisa

perbandingan harga upah kerja dengan metode SNI (Standar Nasional Indonesia) dan upah kerja berdasarkan produktivitas kerja, diharapkan dapat

digunakan dalam estimasi upah kerja pada suatu

MATERI DAN METODE

Pengertian Proyek

Kegiatan proyek dapat diartikan sebagai kegiatan sementara yang berlangsung dalam jangka waktu terbatas, dengan alokasi sumber daya tertentu dan dimaksud untuk menghasilkan produk atau deliverable yang kriteria mutunya tetap digariskan dengan jelas (Soeharto,1997).

Produktivitas

Secara umum produktivitas diartikan

sebagai hubungan antara hasil nyata maupun fisik dengan masukan sebenarnya. Misalnya saja, produktivitas adalah ukuran efisiensi produktif. Suatu perbandingan antara output dan input, masukan sering dibatasi dengan masukan tenaga kerja, sedangkan keluaran diukur dalam kesatuan fisik bentuk dan nilai (Mucdharsyah,2003).

Pengukuran Produktivitas Tenaga Kerja

Produktivitas kelompok pekerja adalah kemampuan tenaga kerja dalam menyelesaikan pekerjaan (satuan volume pekerjaan) yang dibagi dalam satuan waktu, jam atau hari. Produktivitas dapat digunakan untuk menentukan jumlah tenaga kerja beserta upah yang harus dibayarkan. Kebutuhan tenaga kerja dapat dihitung dengan cara sebagai berikut :

Produktivitas = Volume : Durasi Normal (1)

Analisa Harga Satuan

Analisa harga satuan pekerjaan adalah suatu

cara perhitungan harga satuan pekerjaan

konstruksi yang dijabarkan dalam perkalian kebutuhan bahan bangunan,upah kerja, dan peralatan dengan harga bahan bangunan, standart pengupahan pekerja dan harga sewa / beli peralatan untuk menyelesaikan per satuan pekerjaan konstruksi (Ibrahim,1993).

Metode SNI

SNI (Standar Nasional Indonesia)

merupakan pembaharuan dari analisa BOW (Burgeslijke Openbare Werken) 1921, dengan kata lain bahwasanya analisa SNI merupakan analisa BOW yang diperbaharui. Analisa SNI ini

dikeluarkan oleh Pusat Penelitian Dan

(4)

II-3 Untuk perhitungan jumlah harga dengan SNI

rumus yang digunakan :

Biaya = Volume x koefisien x harga satuan (2)

Metode Pengamatan Langsung

Metode pengamatan langsung merupakan teknik pengumpulan data secara langsung yang dilakukan di lapangan atau pada objek yang diteliti. Metode ini digunakan untuk mengetahui kondisi riil yang terjadi di lapangan. Melalui observasi atau pengamatan langsung penganalisis

dapat memperoleh pandangan-pandangan

mengenai apa yang sebenarnya dilakukan di lapangan, melihat langsung berapa banyak kebutuhan tenaga kerja sesungguhnya dan

bagaimana produktivitas tenaga kerja

sesungguhnya di lapangan.

Sebelum melakukan perhitungan

produktivitas harian dilakukan pencatatan

penggunaan tenaga kerja dalam 1 item pekerjaan untuk mencari koefisien realisasi di lapangan berdasarkan produktivitas.

Contoh perhitungan koefisien galian tanah :

- a = Produktivitas per hari = 2,5 m3 kerangka penelitian yang dapat dilihat pada Gambar 1.

Gambar 1 Kerangka penelitian

HASIL DAN PEMBAHASAN

Objek Penelitian

Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan pada Proyek Pembangunan Perumahan Cempaka Dalung, yang berlokasi di Jalan Cempaka, Banjar Cempaka, Kelurahan Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Proyek Pembangunan Perumahan Cempaka Dalung dikerjakan oleh PT. Puri Darma Sejati sebagai kontraktor pelaksana dengan nilai proyek sebesar Rp. 201.461.233,09 (terbilang : dua ratus satu juta empat ratus enam puluh satu ribu dua ratus tiga puluh tiga rupiah) yang dikerjakan selama 92 hari kalender. Adapun yang menjadi objek penelitian pada Proyek Pembangunan Perumahan Cempaka Dalung adalah mulai dari pekerjaan persiapan hingga pekerjaan pembersihan akhir.

Dimana dalam proyek pembangunan

Perumahan Cempaka Dalung ini dikerjakan oleh maksimal 8 tenaga kerja yang terdiri dari 1 mandor, 1 kepala tukang, 3 tukang, dan 3 pekerja. Adapun yang diteliti adalah produktivitas harian untuk tiap-tiap item pekerjaan dari tenaga kerja tersebut pada jam kerja normal, dengan membandingkan biaya upah realisasi berdasarkan produktivitas tenaga kerja dengan biaya upah berdasarkan analisa SNI. Dalam penelitian ini yang akan ditinjau adalah 1 unit rumah tipe 45 dari pekerjaan persiapan hingga pekerjaan pembersihan akhir.

Analisis Biaya Upah Dengan Metode SNI

Pada analisa biaya upah tenaga kerja berdasarkan metode SNI 2008, rumus perhitungan sesuai dengan persamaan 2.

Data Sekunder - Upah realisasi harian

A

Hasil berupa perbandingan harga satuan upah kerja untuk tiap item pekerjaan beserta selisihnya dan perbandingan biaya upah kerja secara keseluruhan

(5)

Contoh Perhitungan untuk 1 m3 pekerjaan galian tanah pondasi sedalam 1 meter adalah sebagai berikut :

Dik. :

-

Jenis Tenaga Kerja = Pekerja dan Mandor

-Volume = 21,32 m3

Biaya = Rp 679.415,63

Dari perhitungan diatas dapat diketahui

bahwa biaya upah berdasarkan SNI untuk 1 m3

pekerjaan galian tanah pondasi sedalam 1 meter adalah sebesar Rp 31.875,00, dan biaya upah dengan jumlah luas total volume pekerjaan 21,32 m3 adalah sebesar Rp 679.415,63, dimana jenis tenaga kerja yang di analisis adalah pekerja dan mandor. Agar memudahkan dalam melakukan proses perhitungan, maka untuk perhitungan selanjutnya akan dibantu dengan bantuan program Microsoft Excel.

Untuk lebih memudahkan dalam pembacaan dan mengetahui hasil dari perhitungan biaya tersebut, maka dibuat rekapitulasi terhadap biaya sesuai dengan item pekerjaan yang di analisis dan dimasukkan ke dalam tabel. Tabel rekapitulasi biaya upah tenaga kerja berdasarkan metode SNI dapat dilihat pada tabel 1.

Tabel 1. Rekapitulasi Biaya Upah Tenaga Kerja Berdasarkan Metode SNI

Dari tabel 1 dapat diketahui bahwa total biaya upah tenaga kerja berdasarkan metode SNI pada pembangunan Perumahan Cempaka Mas Dalung Tipe 45 adalah sebesar Rp 43.441.303,79.

Analisis BiayaUpah Realisasi Berdasarkan

Produktivitas

Pada analisis Biaya Upah Realisasi Tenaga Kerja Berdasarkan Produktivitas di lapangan terlebih dahulu kita harus mengetahui kebutuhan

tenaga kerja untuk penyelesaian satu item

pekerjaan.

Untuk perhitungan produktivitas harian sesuai dengan persamaan 1.

Contoh Perhitungan produktivitas harian pekerjaan galian tanah :

Dik. :

-Volume Pekerjaan : 21,32 m3

-Durasi = 3 hari Penyelesaian :

Produktivitas per hari =

Produktivitas = = 7,11 m3/hari.

Dari perhitungan di atas dapat diketahui bahwa, produktivitas harian tenaga kerja untuk pekerjaan galian tanah pondasi sedalam 1 meter

dengan volume pekerjaan sebesar 21,32 m3

adalah sebesar 7,11 m3/hari.

Setelah melakukan proses perhitungan

produktivitas tenaga kerja maka selanjutnya akan dicari angka koefisien untuk pengerjaan per meter dari tiap-tiap item pekerjaan, angka koefisien tersebut digunakan untuk mengetahui harga satuan dari tiap item pekerjaan. Rumusan yang digunakan untuk menentukan angka koefisien dari tiap tenaga kerja sesuai dengan Pers.3

Contoh perhitungan koefisien untuk

pekerjaan galian tanah Dik. :

-Produktivitas per hari pekerjaan galian tanah : 7,11 m3

-Jumlah tenaga kerja : 3 pekerja, 1 mandor Penyelesaian :

Koefisien pekerja

1 oh = = 2,36 m3/hari

=

NO. URAIAN PEKERJAAN JUMLAH HARGA

UPAH (Rp)

I Pekerjaan Persiapan 1.423.650,00

II Pekerjaan Tanah 1.101.226,13

III Pekerjaan Pasangan dan Plesteran 17.063.533,00

IV Pekerjaan Beton 1.932.877,55

V Pekerjaan Kayu 7.696.701,20

VI Pekerjaan Atap dan Plafond 1.750.470,00

VII Pekerjaan Lantai dan Tempelan 4.076.043,75

(6)

II-5 Koefisien mandor

1 Oh = = 7,11 m3

Misal angka koefisien = x

=

pekerjaan galian tanah adalah sebesar 0,140 Oh. Setelah mengetahui angka koefisien dari tenaga kerja diatas dilakukan perhitungan biaya upah realisasi untuk harga satuan per m3 pekerjaan galian tanah.

Contoh perhitungan adalah sebagai berikut : Dik. :

-Koefisien untuk 1 m3 pekerjaan galian tanah

Pekerja : 0,422 Oh Mandor : 0,140 Oh -Upah harian di lapangan

Pekerja : Rp 60.000,00 Mandor : Rp 90.000,00 Penyelesaian :

Harga Upah = Angka Koefisien x Upah Harian di Lapangan

Harga Upah = (0,422 x Rp 60.000,00) + (0,140 x Rp 90.000,00) Harga Upah = Rp 25.320,00 + Rp 12.690,00 Harga Upah = Rp 37.920,00

Untuk mengetahui jumlah upah total untuk pekerjaan galian tanah dengan volume pekerjaan

sebesar 21,32 m3 yaitu dengan mengalikan Upah

Realisasi 1 m3 dengan produktivitas per hari serta

jumlah hari yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Contoh perhitungan adalah sebagai berikut : Dik. :

-Upah realisasi 1 m3 pekerjaan galian tanah : Rp 37.920,00

-Produktivitas per hari : 7,11 m3 -Durasi : 3 hari Biaya Upah = Rp 807.696,00

Dari perhitungan diatas dapat diketahui bahwa total biaya upah realisasi untuk pekerjaan galian

tanah dengan volume sebesar 21,32 m3 adalah

sebesar Rp 807.696,00 yang dikerjakan selama 3 hari. Untuk perhitungan biaya upah realisasi

pekerjaan lainnya akan dibantu dengan

menggunakan program Microsoft Excel.

Untuk lebih memudahkan dalam pembacaan dan mengetahui hasil dari perhitungan biaya tersebut, maka dilakukan rekapitulasi terhadap biaya sesuai dengan item pekerjaan yang di analisis dan dimasukkan ke dalam tabel. Tabel rekapitulasi biaya upah tenaga kerja berdasarkan produktivitas ditunjukkan pada tabel 2.

Tabel 2. Rekapitulasi Biaya Tenaga Kerja Berdasarkan Produktivitas

Dari tabel 2 dapat diketahui bahwa total biaya upah tenaga kerja berdasarkan produktivitas pada pembangunan Perumahan Cempaka Mas Dalung Tipe 45 adalah sebesar Rp 42.310.417,00.

Pembahasan Hasil

Dari data pada tabel 1 dan tabel 2, dapat

diketahui bahwa biaya upah keseluruhan

berdasarkan SNI sebesar Rp. 43.441.303,79 dan biaya upah keseluruhan berdasarkan produktivitas sebesar Rp. 42.315.417,00. Dimana terdapat selisih biaya sebesar Rp. 1.125.886,79 dengan persentase 2,59%.

SIMPULAN DAN SARAN

Simpulan

Dari hasil pembahasan dapat diambil kesimpulan dari analisis yang sudah dilakukan

bahwa perbandingan realisasi biaya upah

berdasarkan harga satuan metode SNI yaitu sebesar Rp. 43.441.303,79 dengan harga satuan berdasarkan produktivitas yaitu sebesar Rp. 42.315.417,00. Jadi selisih antara biaya upah berdasarkan metode SNI dengan biaya upah berdasarkan produktivitas yaitu Rp 1.125.886,79, dengan persentase 2,59%.

NO. URAIAN PEKERJAAN JUMLAH

HARGA UPAH (Rp)

I Pekerjaan Persiapan 1.326.780,00

II Pekerjaan Tanah 1.419.384,00

III Pekerjaan Pasangan dan Plesteran 9.845.453,00

IV Pekerjaan Beton 2.960.031,13

V Pekerjaan Kayu 8.497.489,00

VI Pekerjaan Atap dan Plafond 1.670.635,00

VII Pekerjaan Lantai dan Tempelan 3.731.381,25

VIII Pekerjaan Pengecatan 5.268.706,00

IX

Pekerjaan Pengunci dan

Penggantung 2.341.840,00

X Pekerjaan Instalasi Listrik dan Air 4.448.618,00

XI Pekerjaan Lain-Lain 800.100,00

(7)

Saran

Adapun saran yang dapat dapat disampaikan berdasarkan analisis yang telah dilakukan, yaitu :

1. Sebaiknya bagi kontraktor untuk

menentukan biaya upah digunakan biaya upah berdasarkan produktivitas karena

biaya upah tersebut lebih

menguntungkan bagi perusahaan

dibandingkan menggunakan biaya upah dengan metode SNI.

2. Untuk kelanjutan dari penelitian ini dapat

menggunakan rumah dengan tipe-tipe lainnya dalam menentukan biaya upah kerja agar memudahkan bagi kontraktor dalam mengestimasi upah kerja pada suatu proyek konstruksi.

UCAPAN TERIMA KASIH

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa karena atas karunia-Nya penelitian dengan judul

“Analisa Perbandingan Harga Satuan Upah

Metode SNI Dengan Upah Berdasarkan

Produktivitas” (Studi Kasus : Proyek Perumahan

Cempaka Dalung) ini dapat tersusun hingga selesai.

Dalam proses penelitian ini, penulis telah melibatkan berbagai pihak baik secara langsung maupun tidak langsung, untuk itu tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada Orang tua, keluarga, dan teman-teman yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah membantu menyelesikan proses penelitian maupun saat penulisan laporan ini.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa

penelitian ini masih jauh dari sempurna, untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun guna penyempurnaan laporan ini. Akhir kata, penulis mengucapkan terima kasih dan semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.

DAFTAR PUSTAKA

Aprilian, T. 2008. Analisis P roduktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Struktur Rangka

Atap Baja.(Tugas Akhir yang

dipublikasikan, Jurusan Teknik Sipil

Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret,

Dipohusodo, I. 1996. Manajemen Proyek &

Kontruksi. Jilid 1. Yogyakarta : Badan

Penerbit Kanisius.

Dipohusodo, I. 1996. Manajemen Proyek &

Kontruksi. Jilid 2. Yogyakarta : Badan

Penerbit Kanisius.

Ervianto,W.I. 2005. Manajemen Proyek

Konstruksi. Yogyakarta : Andi Offset. Giatman, M. 2006. Ekonomi Teknik. Jakarta :

Raja Grafindo Persada.

Ibrahim, B. 1993. Rencana dan Estimate Real of Cost. Jakarta : Bumi Aksara.

Mahendra, I G.B.S. 2011. Analisis Kebutuhan Modal Kerja dan Pengendalian Biaya

Berdasarkan Varian Biaya Dalam

Konstruksi. ( Tugas Akhir yang tidak

dipublikasikan, Jurusan Teknik Sipil

Fakultas Teknik, Universitas Udayana, 2011).

Muchdarsyah, S. 2003. Produktivitas Apa Dan bagaimana. Jakarta : Bumi Aksara. Rahenyantono, E. 1994. Manajemen Pelaksanaan

Pekerjaan Konstruksi. Biro Bina

Perusahaan-Sekretariat Jenderal

Departemen Pekerjaan Umum.

Soeharto, I. 1997. Manajemen Proyek : Dari Konseptual Sampai Operasional. Jilid 1. Jakarta : Erlangga.

Soeharto, I. 1997. Manajemen Proyek : Dari

Konseptual Sampai Operasional. Jilid 2.

Jakarta : Erlangga.

Gambar

Gambar 1 Kerangka penelitian
Tabel 1. Rekapitulasi Biaya Upah Tenaga Kerja Berdasarkan Metode SNI
Tabel 2. Rekapitulasi Biaya Tenaga Kerja Berdasarkan Produktivitas

Referensi

Dokumen terkait

Tugas Akhir dengan judul: PENENTUAN UPAH INSNETIF TENAGA KERJA BERDASARKAN OUTPUT STANDAR UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA DENGAN PERBANDINGAN UMR (Studi Kasus : PT.

Hubungan Tingkat Upah dengan Produktivitas Tenaga Kerja Pada Perusahaan Kecap Sumber Rasa di Desa Temukus Tahun 2014 menunjukkan bahwa rata-rata produktivitas tenaga kerja

Metode pelaksanaan di proyek dengan analisa harga satuan bahan dan tenaga kerja tidak sesuai, karena pada pelaksanaan digunakan bahan yang praktis, beton ready

Dikarenakan upah tenaga kerja yan dibayarkan tidak hanya untuk waktu produktifnya saja tetapi juga untuk waktu nonproduktifnya, maka time factor pekerjaan perlu

Parameter ini membandingkan produktivitas jam kerja mesin dengan output dari proses produksi. Jam kerja tertinggi pada bulan April berada di level 10, dan penurunan

Analisa harga satuan pekerjaan merupakan analisa material, upah, tenaga kerja, dan peralatan untuk membuat suatu satuan pekerjaan tertentu yang diatur dalam analisa SNI,

Hubungan Upah dengan Produktivitas Kerja Upah sendiri ialah hak pekerja/buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi pekerja kepada

Perhitungan Harga Satuan Upah Pekerjaan Tenaga Kerja SNI Untuk dapat membandingkan angka koefisien yang ada pada proyek Pembangunan yang sedang berjalan dikota Palembang dengan