• Tidak ada hasil yang ditemukan

SILABI MATAKULIAH Kelompok Matakuliah : Konsentrasi Matakuliah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SILABI MATAKULIAH Kelompok Matakuliah : Konsentrasi Matakuliah"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

SILABI MATAKULIAH

Kelompok Matakuliah : Konsentrasi

Matakuliah : Fatwa di Negara-negara Muslim

Fakultas/Jurusan : Syari’ah/Al-Ahwal Al-Syakhshiyyah/Fatwa

SKS : 2

Kode Matakuliah : 21455

Standar Kompetensi : Mahasiswa memahami sejarah perkembangan, metode istinbath hukum, dan mampu menganalisis fatwa-fatwa yang dikeluarkan oleh lembaga-

lembaga fatwa di Indonesia seperti Lembaga Fatwa MUI, Majelis Tarjih Muhammadiyah, Lajnah Bahtsul Masa’il NU, dan Dewan Hisbah Persisi.

No Kompetensi Dasar Materi Pokok Pengalaman

Belajar Indikator Strategi Belajar Penilaian

Alokasi Waktu

Sumber/ Bahan/Alat

(2)

2

1 Tatap Muka ke-1

Mahasiswa mampu memahami proses

pembelajaran mata kuliah Lembaga Fatwa di

negara-negara Muslim

Pengantar perkuliahan mengenai ketentuan perkuliahan dan

gambaran umum fatwa di negara-negara Muslim Mendiskusikan strategi perkuliahan dan perkembangan fatwa di negara-negara Muslim Mampu memahami strategi perkuliahan dan perkembangan fatwa di negara-negara Muslim

Brainstorming Sikap 1 kali pertemuan

Mas’ud, Muhammad Khalid,

Islamic Legal Interpretation, Mufti and Their Fatwa,

Cambridge: Harard University Press, 1996

2 Tatap Muka ke-2

Mahasiswa mampu memahami

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Saudi Arabia

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Saudi Arabia

Menelusuri literature dan mendiskusikan Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Saudi Arabia

Mampu menjelaskan Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Saudi Arabia -Information Search -Discussion Tugas kelompok 1 kali pertemuan

Frank E. Vogel, Islamic Law

and Legal System: Studies of Saudi Arabia (Leiden: Brill,

2000)

Esther van Eijk, “Sharia and National Law in Saudi Arabia” dalam Sharia Incorporated.. ed. Jan Michiel Otto, 139-180

3 Tatap Muka ke-3

Mahasiswa mampu memahami

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Iran

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Iran

Melakukan penelusuran referensi tentang Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Iran

Mampu menjelaskan Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Iran

-Library research -Discussion Tugas Kelompok 1 kali pertemuan

Ziba Mir-Hosseini, “Sharia and National Law in Iran” dalam

Sharia Incorporated.. ed. Jan

Michiel Otto, 319-371

Reza Eslami Somea, “Human Rights in Sharia and Iran’s Constitutional and Legal System: The Case of Freedom of Expression, disertasi, Canada, Universite de Montreal, 2001

Ali Mokhtari, “Torture and other Cruel, Inhuman or Degrading Treatment of Punishment: A Comparative Study between International Law, Islamic Jurisprudence and the Iranian Legal System, Tesis, Montreal, McGill University, 2004

4 Pertemuan ke-4

(3)

memahami

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Lebanon

Islam dan dan Fatwa di Lebanon

penelusuran terhadap literatur mengenai Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Lebanon

menjelaskan Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Lebanon

-Discussion Supreme Islamic Shi’i Council

to Amal; Shi’i Politics in Lebanon From 1969-1984”,

Tesis, Montreal, Mc Gill

University, 1999 Muhammad Saif al-Din Salman, “Leadership

Legitimacy in The Middle East; Imam Musa Sadr’s Identity, Charisma and Political

Legitimation in Lebanon, 1960-1975”, Disertasi, Syracuse University, 1997

(4)

4 5 Pertemuan ke-5 Mahasiswa mampu memahami Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Yaman

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Yaman

Melakukan

penelusuran tentang Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Yaman

Mampu menjelaskan Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Yaman -Library research -Discussion Tugas Kelompok

Jilian Schwedler, Faith in

Moderation; Islamist Parties in Jordan and Yemen, (New York:

Cambridge University Press, 2006)

Lisa Wedeen, Peripheral

Visions; Publics, Power, and Performance in Yemen

(Chicago: The University of Chicago Press, 2008)

Madawi Al-Rasheed and Robert Vitalis, History, Contemporary

Society, and Politics in Saudi Arabia and Yemen,

(Hampshire: Palgrave Macmillan, 2004)

Sheila Carapico, Civil Society

in Yemen; The Political

Economy of Activism in Modern Arabia, (New York: Cambridge

University Press, 1998

6 Pertemuan ke-6

Mahasiswa mampu memahami

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Turki

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Turki

Menelusuri literatur dan mendiskusikan Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Turki

Mampu menganalisis Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Turki

Literature research Discussion Tugas Kelompok 1 kali pertemuan

Mustofa Kocak, “Sharia and National Law in Turkey” dalam Sharia Incorporated.. ed. Jan Michiel Otto, 231-272

7 Pertemuan ke-7 Middle Test 8 Pertemuan ke-8 Mahasiswa mampu memahami Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Afghanistan

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Afghanistan

Melakukan penelusuran referensi tentang Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di

Mampu menjelaskan Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Afghanistan -Library research -Discussion Tugas Kelompok 1 kali pertemuan

Nadjma Yassari and

Mohammad Hamid Saboory, “Sharia and National Law in Afghanistan” dalam Sharia

Incorporated.. ed. Jan Michiel

(5)

Afghanistan

9 Pertemuan ke-9

Mahasiswa mampu memahami

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Pakistan

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Pakistan

Melakukan

penelusuran terhadap literatur mengenai Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Pakistan

Mampu menjelaskan Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Pakistan -Library research -Discussion Tugas Kelompok 1 kali pertemuan

Martin Lau, “Sharia and National Law in Pakistan” dalam Sharia Incorporated.. ed. Jan Michiel Otto, 373-432

10 Pertemuan ke-10 Mahasiswa mampu memahami

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Malaysia

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Malaysia

Melakukan

penelusuran tentang Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Malaysia

Mampu menjelaskan Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Malaysia -Library research -Discussion Tugas Kelompok 1 kali pertemuan

Andrew Harding, “Sharia and National Law in Malaysia” dalam Sharia Incorporated.. ed. Jan Michiel Otto, 491-528 Norani Othman, “Islam,

Constitution, Citizenship Rigths and Justice in Malaysia”, dalam

Islam and The Rule of Law: Between Sharia and

Secularization, Birgit Krawietz

and Helmut Reifeld (eds), Berlin: Konrad-Adenauer-Stiftung, 2008 11 Pertemuan ke-11 Mahasiswa mampu memahami Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Mesir

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Mesir

Menelusuri literatur dan mendiskusikan Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Mesir

Mampu

menjelaskan dan menganalisis Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Mesir

-Information Search -Discussion Tugas Kelompok 1 kali pertemuan

Maurits Berger and Nadia Sonnevela, “Sharia and

National Law in Egypt”, dalam

Sharia Incorporated.. ed. Jan

Michiel Otto, 51-88

Amira Mashhour, “Islamic Law and Gender Equality; Could There be a Common Ground: A Study of Divorce and Polygamy in Sharia Law and

Contemporary Legislation in Tunisia and Egypt”, Human

Rigts Quarterly; May 2005; 27,

2

(6)

6 Law as Islamic Law in Modern Egypt; The Amandment of Article 2 of The Egyptian Constitution and the Article 2 Jurisprudence of the Supreme Constitutional Court of Egypt”,

Disertasi, Columbia: Columbia

University, 2001 12 Pertemuan ke-12

Mahasiswa mampu memahami

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Nigeria

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Nigeria

Menelusuri literatur dan mendiskusikan Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Nigeria

Mampu

menjelaskan dan menganalisis Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Nigeria

Philip Ostein and Albert Dekker, “Sharia and National Law in Nigeria” dalam Sharia

Incorporated.. ed. Jan Michiel

Otto, 553- 612

Caroline E. Nicolai, “Islamic Law and The International Protection of Women’s Rights: The Effect of Shari’a in

Nigeria”, Syracuse Journal of

International Law and

Commerce, Summer 2004; 31,

2. 13 Tatap Muka ke-13

Mahasiswa mampu memahami

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Maroko

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Maroko

Menelusuri literatur dan mendiskusikan Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Maroko

Mampu menjelaskan Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Maroko -Library research -Discussion Tugas Kelompok 1 kali pertemuan

Leon Buskens, “Sharia and National Law in Morocco” dalam Sharia Incorporated.. ed. Jan Michiel Otto, 89-138

14 Tatap Muka ke-14 Mahasiswa mampu memahami

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Sudan

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Sudan

Menelusuri literatur dan mendiskusikan Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Sudan

Mampu menjelaskan Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Sudan

Literature research Discussion Tugas Kelompok 1 kali pertemuan

Olaf Kondgen, “Sharia and National Law in Sudan” dalam

Sharia Incorporated.. ed. Jan

Michiel Otto, 181-230 Markus Bokenforde, “The Sudanese Interm Constitution of 2005: A Model to Establish Coexsistence Between an Islamic and A Secular Legal

(7)

Regime” dalam Islam and The

Rule of Law: Between Sharia and Secularization, Birgit

Krawietz and Helmut Reifeld (eds), Berlin:

Konrad-Adenauer-Stiftung, 2008 Siham Samir Awad, “The Impact of The Application of Sharia Law on The Rights of Non-Muslim in The Light of International Priciples: The Case of Sudan”, Tesis, Montreal, McGill University, 1995

15 Pertemuan ke-15 Mahasiswa mampu memahami

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Mali

Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Mali

Melakukan

penelusuran terhadap Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Mali

Mampu menjelaskan Perkembangan hukum Islam dan dan Fatwa di Mali

-Library research -Discussion Tugas Kelompok 1 kali pertemuan

Dorothea Schulz, “Sharia and National Law in Mali” dalam

Sharia Incorporated.. ed. Jan

Michiel Otto, 529-552

16 Pertemuan ke-16

Ujian Akhir Semester (UAS)

Daftar Pustaka:

1. Mas’ud, Muhammad Khalid, Islamic Legal Interpretation, Mufti and Their Fatwa, Cambridge: Harard University Press, 1996

2. Jan Michiel Otto (ed), Sharia Incorporated; A Comparative Overview of the Legal Systems of Twelve Muslim Countries in Past and Present, Amsterdam: Leiden University Press, 2010 3. Reza Eslami Somea, “Human Rights in Sharia and Iran’s Constitutional and Legal System: The Case of Freedom of Expression, disertasi, Canada, Universite de Montreal, 2001

4. Ali Mokhtari, “Torture and other Cruel, Inhuman or Degrading Treatment of Punishment: A Comparative Study between International Law, Islamic Jurisprudence and the Iranian Legal System, Tesis, Montreal, McGill University, 2004

5. Markus Bokenforde, “The Sudanese Interm Constitution of 2005: A Model to Establish Coexsistence Between an Islamic and A Secular Legal Regime” dalam Islam and The Rule of

Law: Between Sharia and Secularization, Birgit Krawietz and Helmut Reifeld (eds), Berlin: Konrad-Adenauer-Stiftung, 2008

6. Siham Samir Awad, “The Impact of The Application of Sharia Law on The Rights of Non-Muslim in The Light of International Priciples: The Case of Sudan”, Tesis, Montreal, McGill University, 1995

7. Norani Othman, “Islam, Constitution, Citizenship Rigths and Justice in Malaysia”, dalam Islam and The Rule of Law: Between Sharia and Secularization, Birgit Krawietz and Helmut Reifeld (eds), Berlin: Konrad-Adenauer-Stiftung, 2008

8. Caroline E. Nicolai, “Islamic Law and The International Protection of Women’s Rights: The Effect of Shari’a in Nigeria”, Syracuse Journal of International Law and Commerce, Summer 2004; 31, 2.

9. Amira Mashhour, “Islamic Law and Gender Equality; Could There be a Common Ground: A Study of Divorce and Polygamy in Sharia Law and Contemporary Legislation in Tunisia and Egypt”, Human Rigts Quarterly; May 2005; 27, 2

(8)

8 10. Clark Benner Lombardi, “State Law as Islamic Law in Modern Egypt; The Amandment of Article 2 of The Egyptian Constitution and the Article 2 Jurisprudence of the Supreme

Constitutional Court of Egypt”, Disertasi, Columbia: Columbia University, 2001

11. Frank E. Vogel, Islamic Law and Legal System: Studies of Saudi Arabia (Leiden: Brill, 2000)

12. Lise Jean Herbert, “From The Supreme Islamic Shi’i Council to Amal; Shi’i Politics in Lebanon From 1969-1984”, Tesis, Montreal, Mc Gill University, 1999

13. Muhammad Saif al-Din Salman, “Leadership Legitimacy in The Middle East; Imam Musa Sadr’s Identity, Charisma and Political Legitimation in Lebanon, 1960-1975”, Disertasi, Syracuse University, 1997

14. Jilian Schwedler, Faith in Moderation; Islamist Parties in Jordan and Yemen, (New York: Cambridge University Press, 2006) 15. Lisa Wedeen, Peripheral Visions; Publics, Power, and Performance in Yemen (Chicago: The University of Chicago Press, 2008)

16. Madawi Al-Rasheed and Robert Vitalis, History, Contemporary Society, and Politics in Saudi Arabia and Yemen, (Hampshire: Palgrave Macmillan, 2004) 17. Sheila Carapico, Civil Society in Yemen; The Political Economy of Activism in Modern Arabia, (New York: Cambridge University Press, 1998

Pembuat Silabi,

Dr. Zaenul Mahmudi, M.A. NIP 19730603 199903 1 001

Malang, 4 Juli 2012

Pembantu Dekan Bidang Akademik,

Dr. Umi Sumbulah, M.Ag. NIP 19710826 199803 2 002

Referensi

Dokumen terkait

Terdapat ruang-ruang kelas sejumlah 12 (kelas Ia/IIa, Ib/IIb, IIIa, IIIb, IVa, IVb, IVc, Va, Vb, VIa, VIb, VIc), mushola, kantin, koperasi, kamar mandi siswa, kamar mandi

Gas yang dihasilkan dari proses pembakaran akan dikeluarkan dari silinder melalui katup kedua oleh piston yang kemudian akan bergerak keatas lagi..

Di dalam aplikasi sistem ini akan disediakan hal-hal yang di butuhkan untuk mengerjakan sebuah tender, antara lain aftar pengerjaan prakualifikasi beserta tanggal pengerjaan

Jadi meskipun kondisi tekuk terjadi jika semua kolom mengalami tekuk secara bersama-sama, tetapi karena kapasitas kolom secara individu sendiri pada kondisi tersebut (dapat

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan meclia pembelajaral berbasis komputer pada mata pelajaran IPA.. Hal ini diharapkan dapat meningkaikan

Hal ini juga ditunjukkan oleh enzim protease yang didapat dari daun kelor, enzim protease ini tidak hanya memiliki aktivitas yang tinggi pada substrat kasein, tetapi juga

Perhitungan di atas juga menunjukkan bahwa perusahaan tidak memperhitungkan komponen biaya lain (misalnya dalam biaya design) yang dikeluarkan untuk memproduksi jam

Dalam hal sarana penyebab utama kecelakaan kereta api disebabkan oleh sistem pengereman tidak bekerja dengan baik dan kerusakan pada as dan roda... Kerusakan pada