• Tidak ada hasil yang ditemukan

MODUL PELATIHAN RADIOGRAFI SINAR-X. Oleh: Susilo

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MODUL PELATIHAN RADIOGRAFI SINAR-X. Oleh: Susilo"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1.1 Skema Tabung Sinar-X (Hendee WR & Ritenour ER, 2002)
Gambar 1.2 Spekfum sinar-X. Tampak sinar-X terdiri dari dua komponen
Gambar 1.6. Bagian utama mesin  1.  Pilar/tiang  2.  Pegangan  3.  Pengontrol  4.  Pedal rem  5
Gambar 2. l. Struktur Film Double Emulsi (Meredith, 1972)  a.  Supercoat (Lapisan Pelindung)
+4

Referensi

Dokumen terkait

Citra dapat diperoleh dari sintilator BC 704 yang disinari pesawat sinar X, dan diperoleh hubungan antara tegangan (kV) pesawat sinar-X dengan nilai luminitas citra yang

Citra dapat diperoleh dari sintilator BC 704 yang disinari pesawat sinar X, dan diperoleh hubungan antara tegangan (kV) pesawat sinar-X dengan nilai luminitas

Perubahan arus tabung dan faktor waktu eksposi dapat memberikan rentang densitas yang berbeda pada film serta berpengaruh pada intensitas sinar-X yang dikeluarkan, juga dosis

Penggunaan sumber energi sinar-x sebesar 420 keV (masih dapat berupa tabung) cukup memadai untuk mengatasi densitas objek uji, fogging radiation dari radiasi gamma

Tegangan tinggi bolak balik disearahkan, kemudian sebagai tegangan kerja pada tabung penghasil sinar-X Tegangan ini di dalam tabung akan mempercepat gerak elektron yang dihasilkan

Jumlah sinar-X yang dipancarkan dari tabung sinar-X dapat ditentukan dengan menambahkan jumlah sinar-X yang dipancarkan pada setiap energi di seluruh spektrum,

• Jika diperlukan untuk mencegah emisi sinar X yang kontinu dari tabung sinar X yang akan ke sampel, tabung standar dapat digunakan untuk mengeksitasi logam murni target

Sedangkan analisis untuk menentukan tegangan tabung sinar- X yang menghasilkan citra paling optimal dilakukan berdasarkan grafik antara variasi ketebalan stepwedge dengan nilai SNR pada