• Tidak ada hasil yang ditemukan

Formulasi Formulasi Gel Ekstrak Buah Pare (Momordica charantia L.) Sebagai Anti-Aging

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Formulasi Formulasi Gel Ekstrak Buah Pare (Momordica charantia L.) Sebagai Anti-Aging"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

44

DAFTAR PUSTAKA

Ahmad, N.R. (2012). Cara Mudah Mencegah dan Mengobati Kanker. Yogyakarta: Aulia Publishing. Halaman 105.

Anderson, P.D. (1996). Anatomi dan Fisiologi Tubuh Manusia. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. Halaman 473.

Ansel, C.H. (1989). Penghantar Bentuk Sediaan Farmasi. Edisi Keempat. Jakarta: UI Press. Halaman 390, 489.

Ardhie, M.A. (2011). Radikal Bebas dan Peran Antioksidan Dalam Mencegah Penuaan. Jakarta: Scientific Journal Of Pharmaceutical Development And Medical Application. 24(1): 4.

Aramo. (2012). Skin and Hair Diagnosis System. Sungnam: Aram Huvis Korea Ltd. Halaman 1-10.

Barel, A.O., Paye, M., dan Maibach, H.I. (2009). Cosmetic Science and Technology. Edisi kedua. New York: John Willy and Son Inc. Halaman 463

Bogadenta, A. (2012). Antisipasi Gejala Penuaan Dini dengan Kesaktian Ramuan Herbal. Yogyakarta: Buku Biru. Halaman 7, 26.

Ditjen POM. (1979). Farmakope Indonesia. Edisi III. Jakarta: Depkes RI. Halaman 33.

Fauzi, A.R., dan Nurmalina, R. (2012). Merawat Kulit dan Wajah. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Halaman 60, 115.

Handayani, S., dan Arianingrum, R. (2007). Efek Ekstrak Metanol Tanaman Pare (Momordica Charantia L.) Sebagai Pencegah Degradasi 2-deoksiribosa Secara Invitro. Karya Ilmiah. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Jakarta. Halaman 11.

Herdiana, Y. (2007). Formulasi Gel Undesilenil Fenilalanin dalam aktivitas sebagai pencerah kulit. Karya Ilmiah. Fakultas Farmasi Unpad Jatinangor. Halaman 4.

Hernani., dan Raharjo. (2005). Tanaman Berkhasiat Antioksidan. Jakarta: Penerbit Swadaya. Halaman 3-4.

Jaelani. (2009). Ensiklopedia Kosmetika Nabati. Jakarta: Pustaka Populer Obor. Halaman 153-155. .

Kligman, A.M. (1986). Aging and the Skin. Tokyo: Fujishoin. Halaman 63

(2)

45

Mitsui, T. (1997). New Cosmetic Science. Edisi Pertama. Amsterdam: Elsevier Science. Halaman 38-46.

Muliyawan, D., dan Suriana, N. (2013). A-Z Tentang Kosmetik. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Halaman 14, 16 – 17, 21 – 25, 141 – 142, 312.

Noormindhawati, L. (2013). Jurus Ampuh Melawan Penuaan Dini. Jakarta: Kompas Gramedia. Halaman 2, 11, 24, 84.

Panjaitan, D.T., Budi, P., dan Leenawaty, L. (2008). Peranan Karotenoid Alami Dalam Menangkal Radikal Bebas di Dalam Tubuh. e-USU Repository. Halaman 80.

Peckham, M. (2014). At a Glance Histologi. Jakarta: Penerbit Erlangga. Halaman 49, 51.

Putro, D.S. (1997). Agar Awet Muda. Malang: Universitas Negeri Malang Press. Halaman 2 - 23.

Rawlins, E.A. (2003). Bentley’s Textbook of Pharmaceutics. Edisi Ke-18. London: Baillierre Tindall. Halaman 22, 35.

Rohmatussolihat. (2009). Antioksidan Penyelamat Sel-Sel Tubuh Manusia. Bio Trends. 4(1): 5.

Rosi, A. (2012). Cantik dan Bugar Sepanjang Usia. Jogjakarta: Andi Jogjakarta. Halaman 4.

Rohdiana, D. (2001). Aktivitas Daya Tangkap Radikal Polifenol Dalam Daun Teh. Majalah Farmasi Indonesia. 12(1): 2.

Rowe, R.C., Sheskey, P.J., dan Owen, S.C. (2005). Handbook of Pharmaceutical Excipiens. Pharmaceutical Press, American Pharmaceutical Association. Edisi 5. Halaman 346, 466 dan 624.

Soeratri, W. (2004). Pengaruh Penambahan Asam Glikolat Terhadap Efektivitas Sediaan Tabir Surya Kombinasi Anti UV-A dan Anti UV-B Dalam Basis Gel. Majalah Farmasi Airlangga. 4(3): 76.

Sulistyowati. (2009). Rahasia Sehat dan Cantik Sampai Tua. Yogyakarta: Penerbit Andi. Halaman 42-46.

Tranggono, R.I., dan Latifah, F. (2007). Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Halaman 7, 21.

Vinski, D. (2012). Perfect Beauty Anti-aging. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Halaman 69.

(3)

46

Wasitaatmadja, S.M. (1997). Penuntun Ilmu Kosmetik Medik. Jakarta: Penerbit UI Press. Halaman 28, 197 dan 199.

Wetipo, Y.S., Mangimbulude, J.C., dan Rondonuwu, F.S. (2013). Produksi ROS Akibat Akumulasi Ion Logam Berat dan Mekanisme Penangkal Dengan Antioksidan. Jurnal FKIP UNS. 10(1): 1 - 7.

Yuniarti, T. (2008). Ensiklopedia Tanaman Obat Tradisional. Yogyakarta: Media Pressindo. Halaman 293.

Zelfis, F. (2012). Kunci Awet Muda. Cetakan Pertama. Yogyakarta: Laksana. Halaman 23.

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui efek larvasida dari ekstrak etanol buah Pare (EEBP) (Momordica charantia) varietas setempat terhadap larva

Pencucian simplisia dilakukan untuk membersihkan kotoran yang melekat pada simplisia terutama simplisia yang diperoleh dari bahan yang berasal dari dalam tanah

Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai sumber informasi kepada masyarakat tentang pemanfaatan minyak biji buah anggur yang memiliki kandungan senyawa pencegah radikal

Untuk mengetahui efek dari ekstrak etanol buah andaliman yang diformulasikan dalam sediaan masker gel peel off sebagai anti- aging sehingga dapat digunakan sebagai bahan alami

Gel ekstrak daun pare (Momordica charantian L) menghasilkan kestabilan fisik yang lebih baik yaitu pada konsentrasi 1% dan 2% dan sediaan memenuhi parameter uji

Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menentukan jenis basis salep yang menghasilkan sediaan salep ekstrak dietil eter daging buah pare (Momordica

Sehingga variasi konsentrasi surfaktan tidak berpengaruh terhadap stabilitas homogenitas sediaan toner wajah ekstrak buah pare pada saat sebelum sampai dengan sesudah pengujian

Evaluasi tablet dilakukan pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan amprotab sebagai penghancur dalam formulasi tablet akstrak buah pare dan untuk mengetahui