• Tidak ada hasil yang ditemukan

AKAD DAN PRODUK BANK SYARIAH (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "AKAD DAN PRODUK BANK SYARIAH (1)"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

A K A D D A N P R O D U K B A N K S Y A R I A H K o n s e p d a n P r a k t e k n y a d i B e b e r a p a N e g a r a

253 Tawarruq

: Akad jual beli yang melibatkan tiga pihak, ketika pemilik barangmenjual barangnya kepada pembeli pertama dengan harga danpembayaran tunda, dan kemudian pembeli pertama menjualkembali barang tersebut kepada pembeli akhir dengan harga danpembayaran tunai. Harga tunda lebih tinggi daripada harga tunaisehingga pembeli pertama seperti mendapatkan pinjaman uangdengan pembayaran tunda.

Tawarruq disebut juga creditmurabaha .

Tijarah

: Transaksi untuk mencari keuntungan material. Ujr

: Imbalan yang diberikan atau yang diminta atas suatu pekerjaanyang dilakukan. Wadi’ah

: Akad penitipan barang/uang antara pihak yang mempunyaibarang/uang dan pihak yang diberi kepercayaan dengan tujuanuntuk menjaga keselamatan, keamanan, serta keutuhanbarang/uang.Berdasarkan jenisnya,

wadi’ah terdiri dari wadi’ah

yad

amanah dan wadi’ah

yad

dhamanah .

Wadi’ah

yad

amanah

: Akad penitipan barang/uang ketika pihak penerima titipan tidakdiperkenankan menggunakan barang/uang yang dititipkan dantidak bertanggung jawab atas kerusakan atau kehilangan barangtitipan yang bukan diakibatkan perbuatan atau kelalaianpenerima titipan.

Wadi’ah

(2)

dhamanah

: Akad penitipan barang/uang ketika pihak penerima titipandengan atau tanpa izin pemilik barang/uang dapatmemanfaatkan barang/uang titipan, dan harus

bertanggung jawab terhadap kehilangan atau kerusakan barang/uang titipan.Semua manfaat dan keuntungan yang diperoleh dalampenggunaan barang/uang tersebut menjadi hak penerima titipan.

Wakalah

: Akad pemberian kuasa dari pemberi kuasa ( muwakkil

) kepadapenerima kuasa ( wakil

) untuk melaksanakan suatu tugas ( taukil

)atas nama pemberi kuasa.

A K A D D A N P R O D U K B A N K S Y A R I A H K o n s e p d a n P r a k t e k n y a d i B e b e r a p a N e g a r a

254

D a f t a r P u s t a k a

Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Insttitutions (AAOIFI) (2002), Accounting and Auditing Standard for Islamic Financial

Institutions,Bahrain.Ahmed, Ziauddin et.al.

(1996),

Money and Banking in Islam

, International centre forResearch in Islamic Econmics, King Abdul Aziz University, Jeddah and Instituteof Policy Studies, Islamabad.Ahmed, Salahuddin (2006), Islamic Banking, Finance, and Insurance: A GlobalOverview, A.S. Noordeen, Kuala Lumpur, Malaysia.Algoud, Latifa M. and Lewis, Mervyn K. (2001),

Perbankan Syariah

, terjemahan,Serambi, Jakarta.Al-Harran, Saad A.S. (1996), Islamic Finance: Partnership Financing

, PelandukPublication, Selangor Darul Ehsan, MalaysiaAl-Omar, Fuad and Abdel-Haq, Mohammed (1996),

Islamic Banking: Theory, Practiceand Challenges

, Oxford University Press, Karachi and Zed Books Ltd., NewJersey, USA.Antonio, M. Syafi’i (2001),

(3)

, Gema Insani Press,Jakarta.Anwar, Muhammad and Haneef, Mohamad Aslam (ed.) (2005),

Studies in IslamicBanking and Finance in the 21st Century: Theory and Practice , InternationalIslamic University Malaysia.Bank Indonesia (2002),

Cetak Biru Pengembangan Perbankan Syariah Indonesia , BankIndonesia, Jakarta.Bank Indonesia (2004),

Undang-undang Republik Indonesia No. 23 Tahun 1999tentang Bank Indonesia sebagaimana telah diubah dengan Undang-undangRepublik Indonesia No. 3 Tahun 2004,

Direktorat Hukum, Bank Indonesia.Baraba, Achmad (2000), “Prinsip Dasar Operasional Perbankan Syariah”,

Paper

,mimeo.Beik, Irfan S. dan Sukmana, Raditya (2006), “Malaysia dan Bai’ al-Inah”, Republika

,Koran, 18 Januari.Buchori, et.al.

(2004), Standarisasi Akad Bagi Perbankan Syariah, Laporan Hasil Kajian

(4)

A K A D D A N P R O D U K B A N K S Y A R I A H K o n s e p d a n P r a k t e k n y a d i B e b e r a p a N e g a r a

255Direktoral Perbankan Syariah, Bank Indonesia.Chapra, M. Umer (1985), Towards a Just Monetary System

, Islamic Economics Series –8, The Islamic Foundation, United Kingdom.Chapra, M. Umer (2000),

The Future of Economics: An Islamic Perspective

, IslamicEconomics Series – 21, The Islamic Foundation, United Kingdom.Dewan Syariah Nasional (DSN) – MUI (2003),

Himpunan Fatwa Dewan SyariahNasional

, Majelis Ulama Indonesia, Jakarta.Direktorat Perbankan Syariah (2004),

Himpunan Ketentuan Perbankan SyariahIndonesia Mei 1999 - Desember 2003 , Direktorat Perbankan Syariah, BankIndonesia, Jakarta.Haneef, Mohamad Aslam and Anwar, Muhammad (ed.) (2005),

Studies in IslamicEconomics in the 21st Century: Shari’ah Foundations, Theory and Institutions

,International Islamic University Malaysia.Himawan, Bambang., Bank Islam Sebuah Pemahaman Struktural

, Bank Indonesia 2004Karim, Adiwarman (2003), Bank Islam: Analisis Fiqih dan Keuangan, The InternationalInstitute of Islamic Thought Indonesia, Jakarta, Indonesia, Pebruari.Khan, M. Fahim (1995),

Essays in Islamic Economics

, Economics Series – 19, The IslamicFoundation, United Kingdom.Pramanik, Ataul Haq (ed.) (2006), Islamic Banking: How Far Have We Gone?, ResearchCentre-International Islamic University Malaysia, Malaysia.Pulungan, Muhammad A. and Karim, Adiwarman A. (2001), “The Implementation ofMusharaka wal Murabaha for Shariaa Rural Banks in North Sumatera as part ofCommunity Development

Program,” Paper

, presented for LARIBA Symposium,Pasadena, USA, June 16.RAFA Consulting (2004), Pelatihan Dasar Perbankan Syariah

, RAFA Consulting danBank Indonesia, Jakarta.Rosly, Saiful Azhar (2005), Critical Issues on Islamic Banking and Financial Markets,Dinamas Publishing, Kuala Lumpur, Malaysia.Saeed, Abdullah (1999),

Islamic Banking and Interest: A study of the Prohibition ofRiba and its Contemporary Interpretation

, EJ Brill, Leiden.Sakti, Ali (2006),

Sistem Ekonomi Islam: Jawaban atas Kekacauan Ekonomi Modern ,

mimeo

(5)

Referensi

Dokumen terkait

DI BANK MUAMALAT INDONESIA telah diujikan dalam sidang Munaqasah Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tanggal 9.. Desember

Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: 1) Informasi yang diungkapkan Bank Syariah Mandiri, Bank Mega Syariah, Bank Muamalat Indonesia dalam Islamic

RASIO KEUANGAN, SIZE BANK DAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH SEBAGAI PENENTU PENGUNGKAPAN ISLAMIC SOCIAL REPORTING DI BANK UMUM SYARIAH MILIK BUMN DAN BANK UMUM

Manajemen Lembaga Keuangan, Edisi Kelima, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia , Jakarta.. Pengantar Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank , Ghalia

Dalam hal ini, bank syariah bertindak sebagai mudharib pengelola dana, sedangkan nasabah bertindak sebagai shahibul mal pemilik dana, bank syariah dalam kapasitasnya sebagai mudharib

Sedangkan akad tijarah dalam bank syariah yaitu segala jenis akad yang berorientasi pada keuntungan atau dilakukan untuk tujuan komersial profit, dan dalam produk tabungan pada bank

Keywords: Products, Contracts, Islamic Financial Literacy ABSTRAK Pengabdian ini sangat penting untuk dilakukan dikarenakan perlu dilakukan sebuah kegiatan sosioalisi produk dan

Kinerja Keuangan Bank Swasta Syariah dan Bank Swasta Konvensional yang ada di Indonesia