• Tidak ada hasil yang ditemukan

Zona Kebidanan | Blogger Lampung Tengah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Zona Kebidanan | Blogger Lampung Tengah"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

i

PROGRAM DIV BIDAN PENDIDIK FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

Karya Tulis Ilmiah, 18 JUNI 2010 Rini Hariani Ratih

Pengaruh Metode Massage Terhadap Pengurangan Intensitas Nyeri Pada Persalinan Kala I di Klinik Bersalin Fatimah Ali I Marindal

Medan Tahun 2010

ix + 47 hal + 4 tabel + 1 skema + 2 gambar + 1 grafik + 9 lampiran

Abstrak

Semua wanita mengalami nyeri selama persalinan, hal ini merupakan proses fisiologis. Salah satu metode yang sangat efektif dalam menanggulanginya adalah dengan massage

yaitu metode effleurage dan metode abdominal lifting yang merupakan salah satu metode nonfarmakologi yang dilakukan untuk mengurangi nyeri persalinan. Wanita yang mendapat metode massage selama persalinan mengalami penurunan kecemasan, pengurangan nyeri, dan waktu persalinan lebih pendek secara bermakna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh metode massage terhadap pengurangan intensitas nyeri pada persalinan kala I sebelum dan sesudah intervensi. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen yang bersifat one group pretest-postes. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 20 orang dan dibagi menjadi dua kelompok intervensi yaitu metode massage effleurage 10 orang, metode massage abdominal lifting 10 orang. Analisa data yang digunakan adalah uji t-dependen dan t- independent. Dari hasil uji t-dependen diperoleh intensitas nyeri sebelum dilakukan metode massage effleurage rata-ratanya adalah 6,10 setelah dilakukan metode massage effleurage diperoleh rata-ratanya adalah 3,90. Sedangkan intensitas nyeri sebelum dilakukan metode massage abdominal lifting rata-ratanya adalah 5,50 setelah dilakukan metode massage abdominal lifting diperoleh rata-ratanya 370. Nilai rata-rata perbedaan kelompok metode massage effleurage adalah 2,200 sedangkan nilai rata-rata perbedaan kelompok metode massage abdominal lifting adalah 1,800. Maka dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara intensitas nyeri sebelum dilakukan dan setelah dilakukan intervensi (nilai p<0,0001). Dari hasil penelitian ini diketahui metode

massage efektif dalam mengurangi intensitas nyeri pada persalinan kala I. Sedangkan uji

t-independent perbedaan penurunan intensitas nyeri antar kelompok intervensi berdasarkan nilai interval sebelum dan sesudah intervensi didapatkan tidak ada perbedaan antara kedua kelompok (nilai p= 0,174). Dari hasil penelitian ini dinyatakan bahwa metode massage dapat digunakan sebagai intervensi dalam asuhan kebidanan kepada ibu bersalin.

Kata Kunci : Metode Massage, Intensitas nyeri, Persalinan kala I

Daftar pustaka : 21 (2001-2009)

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini menunjukkan bahwa baik birth massage, heat theraphy, maupun kombinasi birth massage dan heat theraphy dapat menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I

Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Deep Back Massage Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif di PMB Bd Ika

Hubungan Antara Kualitas Pelayanan dan Kecemasan dalam Menghadapi Proses Persalinan Pada Pasien Rumah Sakit Bersalin,.. http:www.librarygunadarma.ac.id, diperoleh 28

Menurut Perry dan Potter (1993), nyeri tidak dapat diukur secara objektif misalnya dengan X-Ray atau tes darah. Namun tipe nyeri yang muncul dapat diramalkan berdasarkan tanda

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah berapa besar prevalensi kejadian hipertensi pada obesitas.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi

Setelah dilakukan analisa dan interpretasi data mengenai pengaruh massage effleurage terhadap pengurangan intensitas nyeri persalinan pada ibu inpartu kala I

Perbedaan Nyeri Persalinan Pada Ibu Bersalin Primigravidarum Kala I Fase Aktif Sebelum Dan Sesudah Diberikan Terapi Kombinasi Massage Effleurage Dan Aromaterapi

Hasil dari penelitian ini adalah terdapat skor penurunan nyeri persalinan pada Kala I Fase Aktif sebelum dan sesudah diberikan intervensi, dengan Skor metode relaksasi nafas dalam dari