• Tidak ada hasil yang ditemukan

Zona Kebidanan | Blogger Lampung Tengah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Zona Kebidanan | Blogger Lampung Tengah"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran I

FORMULIR PERSETUJUAN (INFORMED CONSENT)

Judul : Gambaran Faktor–Faktor Yang Mempengaruhi Mobilisasi Dini Pada Ibu Pasca seksio sesarea

(2)

Saya adalah mahasiswa program D IV Bidan Pendidik Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara yang melakukan penelitian. Penelitian ini bertujuan faktor – faktor yang mempenharuhin mobilisasi dini pada ibu postseksio. Penelitian ini merupakan salah satu kegiatan dalam menyelesaikan tugas akhir di program D IV Bidan Pendidik Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara.

Saya mengharapkan partisipasi ibu dalam memberikan jawaban atas wawancara sesuai dengan pendapat ibu tanpa dipengaruhi oleh orang lain. Saya akan menjamin kerahasiaan identitas dan jawaban ibu, informasi yang ibu berikan hanya akan digunakan untuk proses penelitian.

Partisipasi ibu dalam penelitian ini bersifat sukarela, ibu bebas menerima menjadi responden penelitian atau menolak tanpa ada sanksi apapun. Jika ibu bersedia menjadi responden, silahkan menandatangani surat persetujuan ini pada tempat yang telah disediakan dibawah ini sebagai bukti ibu bersedia menjadi responden pada penelitian ini. Terimakasih atas perhatian ibu untuk penelitian ini.

Peneliti Medan, 2010

Responden

Henniari ____________________

Lampiran 2

KOESIONER PENELITIAN

GAMBARAN FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOBILISASI DINI PADA IBU PASCA SEKSIO SESAREA

KUESIONER DEMOGRAFI

(3)

Kode : Tanggal :

Umur :

Paritas :

Suhu tubuh :

1.Apakah ibu melakukan mobilisasi dini seperti menggerakkan tangan, kaki dan memiringkan badan kekiri dan kekanan :

Dilakukan Tidak dilakukan

2.Berapa kali ibu mengganti pembalut dalam 30 menit setelah 6 jam post seksio 1 – 2 kali

2 kali ≥ 2 kali

INTENSITAS NYERI

Petunjuk :

1. Pada skala ini diisi oleh ibu atas bimbingan oleh peneliti dengan menggunakan skala nyeri numerik (0-10), yaitu :

(4)

0 : Tidak nyeri

1-3 : Nyeri ringan : secara obyektif klien dapat berkomunikasi dengan baik 4-6 : Nyeri sedang : Secara obyektif klien mendesis, menyeringai, dapat

menunjukkan lokasi nyeri, dapat mendeskripsikannya, dapat mengikuti perintah dengan baik

7-9 : Nyeri berat : secara obyektif klien terkadang tidak dapat mengikuti perintah tapi masih respon terhadap tindakan, dapat menunjukkan lokasi nyeri, tidak dapat mendeskripsikannya, tidak dapat diatasi dengan alih posisi nafas panjang dan distraksi

10 : Nyeri sangat berat : Pasien sudah tidak mampu lagi berkomunikasi, memuku l.

FAKTOR EMOSIONAL

Beck Anxiety Inventory

Dibawah ini terdapat daftar gejala-gejala yang umum dari kecemasan. Silahkan baca secara hati-hati setiap soal dalam daftar ini. Tentukan sejauh mana anda terganggu dengan gejala tersebut, dengan melingkari nomor di dalam kolom di sebelah pernyataan tentang gejalanya :

(5)

sekali tidak begitu menggangu

saya

tidak menyenangkan kadang kadang

menggangu saya

Perasaan kebas atau perasaan

geli

0 1 2 3

Merasakan

panas 0 1 2 3

Perasaan goyang pada

tungkai

0 1 2 3

Tidak mampu

merasa tenang 0 1 2 3

Takut akan terjadi sesuatu

yang buruk

0 1 2 3

Pusing atau kepala terasa

ringan

Merasa ngeri

atau takut 0 1 2 3

Sulit bernafas

0 1 2 3

Takut akan

kematian 0 1 2 3

Hati menjadi

ciut 0 1 2 3

(6)

pencernaan 0 1 2 3 Pingsan

0 1 2 3

Muka terlihat berwarna

merah

0 1 2 3

Berkeringat panas atau

dingin

0 1 2 3

Jumlah

Nilai Total

kode reponden

umur paritas suhu tubuh

mobilisasi ganti pembalut intensitas nyeri kecemasan

(7)
(8)

51 3 2 1 1 1 4 7

52 3 3 1 1 1 1 7

53 2 3 1 1 1 1 9

54 3 3 1 1 1 2 9

55 3 3 1 1 1 4 6

56 1 2 1 1 1 4 11

57 2 2 1 1 1 1 5

58 1 2 1 1 1 4 7

Frequency Table

umur

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Percent

Valid 20-25 15 25.9 25.9 25.9

26-30 18 31.0 31.0 56.9

(9)

umur

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

suhu tubuh

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Percent

Valid normal (36C-37,5C) 58 100.0 100.0 100.0

mobilisasi

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Percent

Valid dilakukan 58 100.0 100.0 100.0

ganti pembalut

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

(10)

ganti pembalut

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Percent

Valid 1-2 kali ganti 58 100.0 100.0 100.0

intensitas nyeri

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

(11)

kecemasam

Frequency Percent Valid Percent

Referensi

Dokumen terkait

Addy 157’s Blog ( 2009 ) Ibu hamil tentang metode Kanguru pada bayi prematur Perinasia.. Perawatan Metode kanguru bagi bayi berat

Penelitian diharapkan dapat memberikan informasi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi ibu tidak memberikan ASI Ekslusif sehingga peneliti selanjutnya dalam melakukan

Tetapi impuls rasa sakit ini dapat diblok yaitu dengan memberikan rangsangan pada saraf yang berdiameter besar yang menyebabkan gate control akan tertutup dan rangsangan sakit

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh metode massage terhadap pengurangan intensitas nyeri pada persalinan kala I sebelum dan sesudah intervensi..

Apakah bapak mengikuti saran yang diberikan petugas kesehatan jika bekas suntikan imunisasi harus dikompres dengan air hangata. Apakah bapak memperhatikan vaksin imunisasi yang

Obesitas merupakan peningkatan berat badan dengan BMI ≥ 25 kg/m 2 akibat akumulasi lemak yang berlebihan. Obesitas merupakan suatu penyakit multifaktorial, yang terjadi

dengan wanita yang memiliki berat badan lebih atau obesitas (IMT ≥ 23 kg/m 2 ). yang sekarang ada di masyarakat, khususnya di Kelurahan Glugur

Dalam penelitian ini, Ibu akan diminta untuk mengisi kuesioner yang dibagikan, selanjutnya saya akan mengukur berat badan dan tinggi badan Ibu.. Saya sangat berharap Ibu bersedia