• Tidak ada hasil yang ditemukan

ProdukHukum BankIndonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ProdukHukum BankIndonesia"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

1 FREQUENTLY ASKED QUESTIONS (FAQ)

PBI GIRO WAJIB MINIMUM BANK UMUM PADA BANK INDONESIA DALAM RUPIAH DAN VALUTA ASING

1. Apa latar belakang penerbitan PBI?

Dampak krisis ekonomi global berpotensi menimbulkan kekeringan likuiditas

keuangan dan perbankan. Untuk mengatasi kekeringan likuiditas dimaksud, Bank

Indonesia menempuh beberapa kebijakan pelonggaran likuiditas untuk

meminimalkan risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas antara lain melalui

penetapan Giro Wajib Minimum

2. Apa saja pokok-pokok pengaturan dalam PBI ini?

PBI ini mengatur mengenai kewajiban GWM yang wajib dipenuhi oleh Bank baik

dalam Rupiah maupun valuta asing, pemberian jasa giro terhadap bagian tertentu

pemenuhan kewajiban GWM dalam rupiah dan sanksi bagi Bank yang tidak

memenuhi kewajiban GWM.

3. Berapakah kewajiban GWM yang wajib dipenuhi oleh Bank?

a. GWM dalam rupiah, sebesar 7,5% dari DPK dalam rupiah

b. GWM dalam valuta asing, sebesar 1% dari DPK dalam valuta asing

4. Apakah bank mendapatkan jasa giro dari pemenuhan kewajiban GWM tersebut?

a. Bagi Bank yang memenuhi GWM dalam rupiah, jasa giro diberikan terhadap

bagian tertentu dari GWM yang ditetapkan sebesar 2,5% dari rata-rata harian total

DPK dalam rupiah.

b. Jasa giro dimaksud tidak berlaku bagi:

1) Bagian saldo Rekening Giro Rupiah Bank yang melebihi kewajiban

pemenuhan GWM;

2) Bagian saldo Rekening Giro Rupiah Bank yang tidak memenuhi kewajiban

GWM, termasuk Bank yang mendapatkan insentif kelonggaran pemenuhan

GWM dalam rangka konsolidasi perbankan.

(2)

2 5. Bagaimanakah pemberian sanksi bagi Bank yang tidak memenuhi kewajiban

GWM?

a. Bank yang melanggar kewajiban pemenuhan GWM dalam rupiah dikenakan

sanksi sebesar 125% dari rata-rata suku bunga jangka waktu 1 hari overninght dari

JIBOR pada hari terjadinya pelanggaran, terhadap kekurangan GWM dalam

rupiah, untuk setiap hari pelanggaran.

b. Bank yang melanggar kewajiban pemenuhan GWM dalam valuta asing dikenakan

sanksi sebesar 0,04% per hari kerja, yang dihitung dari selisih antara saldo harian

Rekening Giro Valas Bank pada Bank Indonesia yang wajib dipenuhi dengan

saldo harian Rekening Giro Valas Bank yang dicatat pada sistem akunting Bank

Indonesia.

c. Sanksi pada huruf a dikecualikan bagi Bank yang mendapatkan insentif

kelonggaran pemenuhan kewajiban GWM rupiah dalam rangka konsolidasi

perbankan, apabila GWM-nya tidak kurang dari 6,5% dari DPK dalam rupiah.

6. Kapan masa pemberlakuan PBI ini?

a. Ketentuan yang berkaitan dengan kewajiban pemenuhan GWM dalam valuta

asing mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dan berlaku surut sejak tanggal 13

Oktober 2008.

b. Ketentuan yang berkaitan dengan kewajiban pemenuhan GWM dalam rupiah

Referensi

Dokumen terkait

Setelmen tersebut dilakukan dengan cara mendebet rekening giro rupiah milik Bank dan/atau Bank pembayar yang ditunjuk Sub-Registry di Bank Indonesia dan mengkredit rekening

Dengan demikian, transaksi forward beli valuta asing terhadap rupiah yang dilakukan kurang dari USD 100.000 (seratus ribu US Dolar) per bulan tidak wajib

A : Aturan peralihan tersebut berlaku untuk transaksi yang dilakukan antara Bank dengan Nasabah, maupun Bank dengan Bank, sepanjang Transaksi Valuta Asing terhadap

Sebagai contoh, yang dikatakan broker sesuai dengan ketentuan ini adalah perusahaan Pialang Pasar Uang Rupiah dan Valuta Asing (sebagai Lembaga Perantara), Bank

Yang dimaksud dengan giro dalam valuta asing adalah komponen giro sebagaimana dimaksud dalam penjelasan komponen Dana Pihak Ketiga Dalam Valuta Asing dalam

(3) Pemberian kredit valuta asing dan/atau rupiah untuk transaksi derivatif valuta asing terhadap rupiah yang dilakukan dalam rangka Kegiatan Ekspor/Impor

The payment shall be performed by debiting the rupiah giro account of the Government at Bank Indonesia and crediting the rupiah giro account of the Bank

Loan to Deposit Ratio menurut Peraturan Bank Indonesia Nomor 15/7/PBI/2013 Tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum pada Bank Indonesia dalam Rupiah