• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dekolorisasi dan Deoilisasi Parafin menggunakan Adsorben Zeolit, Arang Aktif dan Produk Pirolisis Batu Bara | Murachman | Jurnal Rekayasa Proses 11371 21689 1 PB

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Dekolorisasi dan Deoilisasi Parafin menggunakan Adsorben Zeolit, Arang Aktif dan Produk Pirolisis Batu Bara | Murachman | Jurnal Rekayasa Proses 11371 21689 1 PB"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Perbedaan antara adsorpsi fisik dan adsorpsi kimia
Gambar 1. Rangkaian Alat Percobaan Variasi Konsentrasi dan Waktu
Gambar 2. Pengujian Melting Point Lilin Standar dalam Berbagai Kosentrasi Minyak.
Gambar 3. Pengaruh Konsentrasi Adsorben dalam Lilin terhadap (a) Melting Point, (b) Kandungan Minyak dalam Lilin
+3

Referensi

Dokumen terkait

jam ini sebagai adsorben bertujuan untuk mempelajari pengaruh dari parameter proses seperti konsentrasi zat warna yang digunakan yaitu Orange DNA 13 yang mana mempunyai berat

Rancangan perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber air yang terpilih dialirkan kedalam beberapa jenis adsorben (arang aktif, bentonit, dan zeolit) dengan

Pemakaian zeolit aktif sebagai adsorben logam berat sudah pernah dilakukan dalam penelitian sebelumnya dimana hasil penelitiannya menunjukkan bahwa zeolit dapat menurunkan kadar

jam ini sebagai adsorben bertujuan untuk mempelajari pengaruh dari parameter proses seperti konsentrasi zat warna yang digunakan yaitu Orange DNA 13 yang mana mempunyai berat

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dosis adsorben optimum arang aktif cangkang buah nipah yang digunakan dalam menjerap ion timbal (II) yaitu pada dosis adsorben sebanyak

Kombinasi biofilter Gracilaria sp, Zeolit dan Arang aktif memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap penurunan konsentrasi logam berat timbal (Pb)... RAMADHAN

menggunakan sekam padi sebagai sumber silika dan abu terbang batu bara sebagai sumber silika dan alumina, melakukan pencirian zeolit hasil sintesis dengan

Penelitian adsorpsi ini menggunakan limbah sintesis berupa Vertigo Blue 49 dan KAAB (Karbon Aktif Arang Batubara) sebagai adsorben dilakukan dengan berbagai variasi diantaranya