Faktor-faktor Luar Pertumbuhan
Faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman meliputi air,
kelembaban, suhu, cahaya, udara, pH, dan nutrisi. Berikut penjelasan singkat mengenai pengaruh masing-masing faktor tersebut.
Air
Pada masa pertumbuhan primer, hal terpenting yang dibutuhkan tumbuhan adalah medium tumbuh yang mampu menyerap air dengan baik. Hal itu karena pada masa pertumbuhan primer, biji membutuhkan pasokan air yang cukup agar dapat bertunas.
Air merupakan komponen yang sangat penting. Air menjadi syarat mutlak bagi makhluk hidup untuk bertahan hidup. Kandungan air di dalam media tumbuh akan memacu kerja enzim pertumbuhan dan menjaga tekanan turgor dinding sel.
Berikut beberapa fungsi air yang sangat penting bagi pertumbuhan tanaman :
Sebagai pemacu proses imbibisi dan memacu aktivitas hormon giberelin.
Sebagai reagen pada hidrolisis cadangan makanan dalam biji
Sebagai salah satu penentu laju fotosontesis
Sebagai medium untuk mengedarkan hasil fotosintesis
Sebagai penentu proses transportasi garam-garam mineral yang ada di tanah
Sebagai pelarut universal dalam proses pertumbuhan dan perkembangan
Begitulah besar pengaruh air terhadap pertumbuhan. Maka tak heran jika
tanaman di kebun terlihat layu di pagi hari jika tidak disiram dalam waktu yang cukup lama, berbeda dengan tanaman yang mendapat pasokan air cukup.
Kelembapan
Kelembapan masih berhubungan dengan air. Kelembapan merupakan kandungan total uap air di udara. Agar tanaman dapat tumbuh dengan baik, maka diperlukan kelembapan yang tinggi dan tidak banyak terjadi penguapan sehingga ketersediaan air di sekitar tanaman tetap terjaga. Jika di sekitar tanaman tersedia air yang cukup, maka tanaman dapat menyerap air dalam jumlah yang cukup pula.
Nutrisi
Sama seperti air, ketersediaan nutrisi juga sangat penting bagi pertumbuhan. Jika kebutuhan tanaman akan nutrisi tidak terpenuhi maka pertumbuhan tanaman akan mengalami gangguan sekalipun tanaman mendapat pasokan air yang cukup.
Nutrisi yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah banyak disebut unsur makro. Sebaliknya, nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit disebut unsur mikro. Unsur makro yang dibutuhkan oleh tanaman antara lain karbon, oksigen,
hidrogen, nitrogen, sulfur, kalium, kalsium, posfor, dan magnesium. Unsur yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit misalnya besi, mangan, tembaga, seng, dan klor.
Nutrisi berupa garam mineral begitu penting bagi pertumbuhan karena bahan baku nutrisi akan digunakan untuk melakukan semua aktivitas. Jika tanaman kekurangan salah satu unsur atau komponen bahan makanan yang
dibutuhkannya, maka tanaman akan mengalami defisiensi dan kelainan.
Cahaya
Sebagaimana yang kita tahu, fotosintesis merupakan proses dasar pada tumbuhan untuk menghasilkan makanan. Makanan itulah yang kemudian disebarkan ke seluruh tubuh untuk mendukung pertumbuhan. Lalu mengapa cahaya begitu penting bagi pertumbuhan? Sebab cahayalah yang sangat berpengaruh dalam menentukan proses fotosintesis tumbuhan.
Beberapa pengamatan ilmuwan mengenai pengaruh cahaya terhadap
pertumbuhan antara lain hasil pengamatan Charles Darwin yang menyimpulkan bahwa pertumbuhan batang selalu mengarah pada sumber cahaya dan jika hanya satu sisi saja yang disinari, maka batang tumbuhan tersebut akan membengkok.
Bila kamu menyimpan kecambah di tempat gelap selama beberapa hari, kecambah itu akan tumbuh lebih cepat (lebih tinggi) dari seharusnya, namun tampak lemah dan pucat/kekuning-kuningan karena kekurangan klorofil. Selain tumbuhan, manusia juga membutuhkan cahaya matahari untuk membantu pembentukan vitamin D. Tahukah kamu, apakah fungsi vitamin D di dalam tubuh?
Sementara Boysen-Jensen menuturkan bahwa bahan kimia yang dihasilkan di daerah pemanjangan akan menurun jika terkena cahaya kuat dan berpindah ke sisi yang kurang terkena cahaya.
Suhu
Salah satu faktor yang mempengaruhi kerja enzim pertumbuhan adalah suhu. Seperti yang kita tahu, enzim bekerja secara spesifik dan hanya bekerja dengan optimal pada suhu tertentu saja. Oleh karena itu, perubahan suhu yang ekstrem akan menghambat aktivitas metabolisme yang sangat mempengaruhi
pertumbuhan tanaman.
Sama seperti banyaknya intensiyas cahaya, untuk pertumbuhan primer, tanaman lebih membutuhkan suhu yang relatif rendah dengan tingkat kelembapan yang tinggi sehingga jumlah air juga relatif cukup. Itu sebabnya jika hendak
menanam suatu tanaman maka usahakanlah tanaman tersebut berada di tempat yang sejuk sebelum dipindahkan ke tempat yang panas.
Semua makhluk hidup membutuhkan suhu yang sesuai untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya. Suhu ini disebut suhu optimum, misalnya suhu tubuh manusia yang normal adalah sekitar 37°C. Pada
Tumbuhan menunjukkan pengaruh yang lebih nyata terhadap suhu. Padi yang ditanam pada awal musim kemarau (suhu udara rata-rata tinggi) lebih
cepat dipanen daripada padi yang ditanam pada musim penghujan (suhu udara rata-rata rendah). Jenis bunga mawar yang tumbuh dan berbunga dengan baik di pegunungan yang sejuk, ketika ditanam di daerah pantai yang
panas pertumbuhannya menjadi lambat dan tidak menghasilkan bunga yang seindah sebelumnya. Hal ini disebabkan karena semua proses dalam
pertumbuhan dan perkembangan seperti penyerapan air, fotosintesis, penguapan, dan pernapasan pada tumbuhan dipengaruhi oleh suhu.
Udara
Oksigen merupakan salah satu unsur penting yang dibutuhkan oleh tumbuhan dalam jumlah yang banyak. Gas-gas di udara terutama oksigen sangat pening peranannya bagi pertumbuhan tanaman karena unsur tersebut digunakan sebagai bahan tambahan dalam respirasi.
Derajat Keasaman
Derajat keasaman (pH) tanah juga berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Sebagai media untuk tumbuh, tanah yang bersifat asam tidak bagus untu