• Tidak ada hasil yang ditemukan

BIMBINGAN IBADAH HAJI AISIYAH DIY

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BIMBINGAN IBADAH HAJI AISIYAH DIY"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

BIMBINGAN IBADAH HAJI AISIYAH DIY

SANTUN LAYANI KESEMPURNAAN HAJI

Jika ada tanda-tanda mendapat panggilan untuk menunaikan ibadah Haji, bersegeralah,, tinggalkan urusan dunia untuk sementara. Menunaikan ibadah Haji, Rukun Islam Kelima, merupakan cita-cita semua orang yang beriman.

Bagi yang beruntung mendapatkan kesempatan menunaikan Ibadah Haji, apalagi memerlukan biaya yang relatif cukup besar, maka manfaatkanlah peluang itu sebaik-baiknya karena tidak semua orang dapat meraihnya. Niatkanlah bahwa pergi menunaikan Ibadah Haji, karena melaksanakan perintah Allah SWT, dan untuk mengharapkan Ridho-Nya semata.

Untuk melaksanakan Ibadah Haji yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW, diperlukan pembimbing dan bimbingan, sehingga terhindar dari syirik dan bid’ah. Bimbingan Ibadah Haji Aisyiyah (BIHA) lewat Ustadz dan petugasnya memberikan monitoring dan bimbingan sebelum dan selama menjalankan Ibadah Haji, sehingga yang bersangkutan dapat menjalankan Ibadah haji dengan benar.

Sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW, Bimbingan Ibadah Haji Aisyiyah

menyelenggarakan Program Tarwiyah sekalipun dengan menyewa kendaraan sendiri. Tidak semua jamaah calon haji hafal semua doa selama menjalankan Ibadah Haji, dengan dibimbing ustadx, Insya Allah bisa menggikutinya.

Untuk menjalankan suasana ibadah, apabila ada waktu senggang selama di Madinah dan Mekah selalu diisi Pengajian dan pengumuman. Selain menjalankan Rukun Ibadah haji, misalnya Thowaf, Sa’I dan melempar Jumroh yang berdesak-desakan. Dengan didukung oleh ustdaz yang telah sering membimbing dan lama bermukim di Jazirah Arab, Insya Allah dapat menyiasati keadaan tersebut. Untuk menjaga kemabruran Haji disediakan wadah organisasi.

Sering terjadi pada saat melaksanakan Rukun Haji thowaf ifadhoh, ada sebagian jamaah wanita yang sedang haid. Apabila hal ini anda mengalami, jangan khawatir karena Ustadz dan petugas akan mengantar thowaf ifadhoh anda setelah suci.

Materi Bimbingan

Perjalanan Haji materinya meliputi cara pendaftaraan Haji, persiapan calon haji, jasmani dan rohani, Kegiatan perjalanan haji,bekal yang perlu dibawa calon jamaah haji, bahasa Arab praktis dan mengenal kerajaan Arab Saudi, serta adat Arab.

Tentang Manasik Haji, meliputi akidah, akhlak dan ibadah praktis, macam haji, hukum, waktu, rukun, hikmah ibadah haji, keutamaan Ibadah haji, cara berpakaian Ihrom, larangan dan Miqat, haji wanita, tempat mustajab untuk berdoa, do’a umroh, do’a haji, Dam dan Qurban serta praktek manasik haji.

Sedang pemberian materi ziarah meliputi pengertian, tujuan, tata cara, hukum, ziarah di Madinah dan sekitarnya, ziarah di Mekah dan sekitarnya, dan ziarah di Jeddah.

Kesehatan, Psikologi, Gizi dan Iklim dilakukan persiapan Kesehatan dan Psikologi Calon haji, mengenal penyakit dan iklim di Arab Saudi dan mengenal Ilmu gizi. Serta lain-lain mengenai organisasi sosial, dan sejarah singkat Rasulullah SAW.

(2)

Air. M2 membimbing, mendapingi jamaah di tanah Suci dalam beribadah, beramal dan dalam kehidupan sehari-hari. M3 membina kemabruran Haji jamaah setelah kembali ke tanah Air.

Ketentuan Program: di Tanah Air meliputi memberi manasik klasikal minimal 5x diikuti praktek, manasik regu 10x dengan praktek,manasik rombongan 2x. Konsultasi kesehatan, terapi kesehatan, mendapatkan perlengkapan haji, kain ihram (pria), mukena (wanita), buku tuntunan manasik, makalah, buku bahasa Arab praktis, identitas bimbingan, dan dana sehat Muhammadiyah.

Di tanah Suci, disamping memberikan seorang Pembimbing Ibadah dan petugas tiap 1 rombongan, seorang petugas disertai pembimbing wanita.

Pembimbing/petugas/pendamping memberikan bimbingan dalam beribadah, beramal dan dalam kehidupan sehari-hari. Melaksanakan program tarwiyah (sesuai tuntunan Rasul), apabila situasi dan kondisi memungkinkan. Kajian agama selama di tanah Suci dan Ziarah ke tampat tempat bersejarah.

Di Madinah al mengunjungai 7 tempat, di Makkah 8 tempat, dan di Jeddah 4 tempat. Tim Pembimbing Manasik terdiri dari Drs. H Yunahar Ilyas, LC M. Ag, H. Faturrahman Kamal, Lc, Drs. H. Kamiran Qomar, Hj Bariyah Syamsudin, Drs. H Zaini Munir F, Prof. Dr. Saad Abdul Wahid, Drs. H Busrowi, Dr. H Khoiruddin Basyori, M. Psi, Dra. Hj Shoimah Kastolani, Drs. H Sunardi, Dra. Hj Nanik AK Bachroni, Drs. H. Musa Ahmad, Hj Sri Handayani, S.Pd, M. Kes, Drs. H Parwoto dan H Muthohar.

Tempat pendaftaran 1. Sekretariat BIHA DIY Jl. Sidomukti No. 8 Rotowijayan

(Ngasem), Telp/Fax (0274) 586835 Hp. 0811250003. 2. PWM DIY Jl. Gedong Kuning No. 308 Telp (0274) 3777078 Fax. (0274) 371718, PDM/PDA se-DIY, Jl. Nyi. Ahmad Dahlan N0. 29 Telp (0274) 374829, dan Anggota pengurus BIH Aisyiyah DIY.

Biaya Bimbingan Rp 1.000.000,- (Satu Juta Rupiah) dapat diangsur. Biaya Pendaftaran Rp 50.000,-.

Selama ini, peserta Bimbingan Ibadah haji Aisyiyah datang dari kota Purworejo, Magelang, Solo, Temanggung, Wonosobo, Klaten dll. (a)

Referensi

Dokumen terkait

Setiap orang yang akan melaksanakan ibadah haji dan umrah tidak boleh melewati Miqat Makani tanpa mengenakan pakaian ihram, bila terjadi pelanggaran batas tempat, atau melewatinya

Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (selanjutnya disingkat KBIH) adalah lembaga/yayasan sosial Islam yang bergerak di bimbingan manasik haji terhadap calon jama'ah atau jama'ah

Perjalanan ibadah haji hanya dapat dilaksanakan jika telah memenuhi unsur pokok, yaitu adanya calon haji, isthitha’ah secara syar’i dan memiliki pengetahuan tentang manasik

 Haji Qiran (menggabungkan) yaitu menggabungkan pelaksanaan ibadah haji dan umrah sekaligus dalam satu niat, dengan tetap berpakaian ihram sejak miqat,

Untuk memperoleh kesempurnaan dalam melaksanakan ibadah haji maka jama’ah calon haji perlu mendapatkan bimbingan ibadah haji adalah suatu proses pemberian bantuan

Termasuk juga di dalamnya terdapat edukasi atau pembelajaran tentang tata cara pelaksanaan haji yang biasa disebut dengan manasik haji, karena dalam melaksanakan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya masyarakat Indonesia yang ingin melakukan ibadah haji ke Baitullah. Ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima, yang

RUKUN HAJI WAJIB HAJI 1 Niat Di Miqat 2 Larangan Ihram 3 Wuquf Di Arafah 4 Bermalam (Mabit) Di Muzdalifah 5 7 8 9 10 Tawaf 11 Sa’ie 12 Tertib Pada Kebanyakan Rukun JAMRATUL