• Tidak ada hasil yang ditemukan

UPT. PERPUSTAKAAN UNIBBA JL. R.A.A. WIRANATAKUSUMAH BALEENDAH KAB. BANDUNG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "UPT. PERPUSTAKAAN UNIBBA JL. R.A.A. WIRANATAKUSUMAH BALEENDAH KAB. BANDUNG"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

UPT. PERPUSTAKAAN UNIBBA

JL. R.A.A. WIRANATAKUSUMAH

BALEENDAH KAB. BANDUNG 40258

E-mail : [email protected]

http://www.library.unibba.ac.id

http://www.digilib.unibba.ac.id

2018

(2)

VISI

Menjadikan Universitas Bale Bandung yang unggul dalam

mengembangkan sumberdaya manusia melalui

penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian

kepada masyarakat pada tahun 2028

MISI

Menyelenggarakan pendidikan tinggi untuk menghasilkan

manusia yang dapat menerapkan dan mengembangkan ilmu

pengetahuan, teknologi, dan seni yang berkualitas dan

berkepribadian serta berjiwa dan/atau berkemampuan

entrepreneur.

Melakukan pengembangan dan penyebarluasan ilmu

pengetahuan, teknologi, dan seni, serta mengusahakan

penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan

masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.

(3)

TUJUAN

Menghasilkan lulusan yang berkualitas, berakhlaq mulia,

mampu membelajarkan diri, memiliki wawasan yang luas,

memiliki disiplin dan etos kerja, sehingga menjadi

tenaga akademik dan/atau profesional yang tangguh.

Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni,

guna mendorong pengembangan budaya.

Membantu pemberdayaan masyarakat melalui penerapan ilmu

pengetahuan, teknologi, dan seni.

(4)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena berkat pertolongan dan ijin-Nya Pedoman Pengguna Perpustakaan Universitas Bale Bandung ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

Pedoman ini disusun bagi pengguna Perpustakaan Universitas Bale Bandung agar mengetahui bagaimana memanfaatkan salah satu fasilitas yang dimiliki oleh Perpustakaan Universitas Bale Bandung, yaitu OPAC (Open Public Access

Cataloguing) yang bisa diakses melalui laman

www.digilib.unibba.ac.id.

Mengingat bahwa pedoman ini hanya memuat informasi yang singkat dan terbatas, maka UPT Perpustakaan Universitas Bale Bandung membuka kesempatan seluas-luasnya bagi para pengguna, khususnya mahasiswa baru sebagai anggota baru UPT Perpustakaan Universitas Bale Bandung untuk menanyakan penjelasan-penjelasan yang diperlukan lebih lanjut.

Mudah-mudahan pedoman yang sederhana ini dapat memberikan manfaan bagi seluruh pengguna UPT Perpustakaan Universitas Bale Bandung.

Baleendah, Agustus 2018

Penyusun

(5)

PEDOMAN OTOMASI PERPUSTAKAAN

I. Pengertian Otomasi Perpustakaan

Otomasi Perpustakaan merupakan suatu proses pengelolaan perpustakaan dengan memanfaatkan teknologi Informasi (IT). Pemanfaatan teknologi informasi di perpustakaan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pekerjaan dan kualitas pelayanan pada pengguna (right information, right user, and right now) berkaitan dengan peran maupun fungsi perpustakaan sebagai kekuatan dalam pelestarian, penyebaran informasi ilmu pengetahuan serta kebudayaan yang berkembang seiring dengan kebuutuhan manusia akan informasi.

Perpustakaan Universitas Bale Bandung menerapkan otomasi perpustakaan dengan menggunakan sistem Senayan Library Management

Systems (SLiMS) versi 8.3.1 atau yang dikenal dengan nama Akasia.

II. Tujuan Otomasi Perpustakaan

Setiap program yang dilaksanakan tentunya memiliki tujuan agar dapat diterapkan, begitu juga dengan otomasi perpustakaan. Perpustakaan Universitas Bale Bandung menerapkan otomasi perpustakaan dengan tujuan sebagai berikut :

1. Memudahkan Integrasi Kegiatan Perpustakaan

Pada Perpustakaan yang masih menggunakan sistem manual, kegiatan perpustakaan masih dilakukan secara terpisah-pisah. Terutama kegiatan pengolahan bahan pustaka dengan kegiatan sirkulasi dan penelusuran. Dengan adanya otomasi perpustakaan, maka ketiga kegiatan ini dapat terintegrasi, sehingga ketika sebuah buku dipinjam, maka ketika bagian sirkulasi menginput data peminjaman, hal ini akan langsung terlihat juga ketika pengguna menelusuri buku tersebut, dan pengguna dapat mengetahui apakah buku yg dia cari tersedia di perpustakaan atau sedang dipinjam dan kapan akan dikembalikan.

(6)

2. Membantu Menghindari Duplikasi Kegiatan dan Data di Perpustakaan Pada sistem manual, duplikasi data sering kali terjadi karena semua kegiatan pendataan dilakukan secara pencatatan atau pengetikan. Sangat mungkin judul buku yang sama dicatat atau diinput lebih dari satu kali. Demikian juga dengan kegiatan layanan di perpustakaan, misalnya untuk layanan sirkulasi, ketika mahasiswa hendak meminjam sebuah buku, petugas tidak perlu lagi menuliskan nama, NIM, judul buku yang dipinjam, dan sebagainya. Petugas cukup men-scan barcode pada kartu anggota dan buku, atau cukup dengan mengetikkan nomor anggota tersebut maka akan langsung muncul identitas mahasiswa tersebut, demikian juga dengan buku yang akan dipinjam, cukup dengan mengetikkan kode buku, maka deskripsi buku tersebut dengan sendirinya akan muncul.

Begitu juga dengan kegiatan pengolahan, seperti pembuatan label dan barcode buku. Dengan otomasi perpustakaan, kegiatan ini dapat dengan mudah dilakukan, petugas dapat memanfaatkan basis data dengan bantuan program atau software computer, maka petugas tinggal mencetak label dan barcode dari bahan pustaka yang sudah terentri.

3. Memperluas Jasa Perpustakaan

Dengan adanya otomasi perpustakaan maka jasa perpustakaan dapat dilakukan dengan jangkauan yang lebih luas. Karena informasi mengenai koleksi perpustakaan dapat diakses dimanapun dan kapanpun, tidak terbatas ruang dan waktu. Hal ini dapat terjadi karena ada jasa layan jaringan internet. Bahkan kualitas informasi juga dapat ditingkatkan, misalnya informasi yang disediakan tidak saja berupa data bibliografi bahan pustaka yang terdapat pada katalog elektronik, tetapi bias dilengkapi dengan abstrak bahkan kalau memungkinkan bisa menampilkan fulltext.

(7)

Dengan otomasi perpustakaan, petugas perpustakaan dapat secara aktif memasarkan jasa layanan kepada pengguna perpustakaan, hal ini dapat dilakukan karena tersedianya basis data bahan pustaka yang sudah berbentuk soft file dan juga tersedianya teknologi informasi dan komunikasi yang dapat memudahkan petugas perpustakaan melakukan komunikasi data dan informasi. Selain itu, dengan adanya katalog elektronik yang sudah berbasis web, siapapun bisa mengakses katalog tersebut, sehingga sangat memungkinkan mahasiswa dari perguruan tinggi lain dan masyarakat luas juga mengakses katalog elektronik tersebut.

5. Meningkatkan Efisiensi

Otomasi perpustakaan memberikan dampak yang lebih baik bagi pengelola perpustakaan dan pengguna perpustakaan. Hal ini disebabkan karena adanya efisiensi waktu, tenaga, dan juga biaya. Bagi petugas perpustakaan, efisiensi ini sangat terasa, tidak hanya ketika melakukan proses pengolahan koleksi, tetapi juga ketika membuat administrasi layanan seperti statistik pengunjung dan peminjaman.

III. Situs Digilib Unibba

Informasi tentang koleksi yang dimiliki oleh Perpustakaan Universitas Bale Bandung dapat diakses melalui Open Public Access Cataloging (OPAC) yang bisa diakses di laman http://www.digilib.unibba.ac.id.

Laman ini dapat dikases tidak hanya menggunakan PC atau laptop, tetapi juga bias diakses melalui handphone. Fasilitas OPAC ini merupakan katalog elektronik yang menampilkan identitas koleksi yang dimiliki perpustakaan. Ketersediaan OPAC ini bertujuan untuk memudahkan pengguna menelusuri koleksi yang dimiliki oleh perpustakaan.

Berikut penjelasan mengenai cara pencarian atau penelusuran melalui OPAC :

(8)

1. Penelusuran Sederhana (Simple Search)

Tampilan Beranda OPAC Perpustakaan Universitas Bale Bandung 1. Pengguna membuka browser

(Chrome, Mozila, atau Opera) 2. Pengguna mengetikkan pada

address bar :

http://www.digilib.unibba.ac.id 3. Maka akan mucul tampilan

awal OPAC

4. Pengguna mengetikkan judul atau kata kunci pada kolom pencarian, misalnya Pendidikan

Tampilan Hasil Pencarian Pengguna akan melihat hasil

pencarian dari kata kunci “Pendidikan”. Kata kunci ini tidak hanya mengacu pada judul buku,

tetapi juga subjek, sehingga sangat mungkin sebuah buku yang

tidak terdapat kata pendidikan pada judulnya, tetapi pada subjek

diisi dengan kategori pendidikan, maka buku tersebut akan ikut

(9)

Tampilan Data Bibliografi Pada halaman ini pengguna bisa mengetahui data bibliografi sebuah buku, berikut juga ketersediaan buku tersebut di

perpustakaan. Jika status buku tersebut Tersedia (berwarna biru) berarti buku tersebut ada di perpustakaan. Jika status buku tersebut sedang dipinjam, maka akan terdapat keterangan sedang dipinjam dan kapan jatuh tempo

pengembaliannya (berwarna merah)

(10)

2. Penelusuran Lanjutan (Advanced Search)

Tampilan Beranda OPAC Perpustakaan Universitas Bale Bandung 1. Pengguna membuka browser

(Chrome, Mozila, atau Opera) 2. Pengguna mengetikkan pada

address bar :

http://www.digilib.unibba.ac.id 3. Maka akan mucul tampilan awal

OPAC

4. Pengguna mengklik tautan “Advanced Search” tepat dibawah kolom pencarian

Tampilan Advanced Search 1. Pengguna dapat mencari buku

lebih spesifik, dengan cara membatasi pencarian 2. Pengguna dapat mengisi

kolom Judul, Pengarang, Subjek, Tipe koleksi, Lokasi, atau ISBN

3. Dengan tambahan field pencarian ini, pengguna akan mendapatkan hasil pencarian yang lebih spesifik.

(11)

3. Cara Mencari Buku di Rak

Tampilan Hasil Pencarian Misalnya, pengguna memasukkan kata kunci :

Judul : Kalkulus Pengarang : Purcell Subjek : Matematika

Maka, hasil pencariannya akan lebih spesifik mengarah ke buku yang memiliki field tersebut.

Setelah pengguna mencari data buku dan menemukan buku yang akan dipinjam melalui OPAC, pengguna selanjutnya harus memastikan buku

tersebut tersedia di perpustakaan kemudian mencatat call number yang

terdiri dari nomor klasifikasi, nama pengarang dan judul buku. Call number ini merupakan informasi yang

tertera pada label yang ditempel di punggung buku

Referensi

Dokumen terkait

Membangun aplikasi untuk memperoleh laporan anggota, peminjaman, pengembalian denda buku dan data buku pada perpustakaan SMAN 1 Bandung.. Universitas

Dari beberapa uraian di atas dapat dikatakan bahwa pelayanan sirkulasi adalah kegiatan yang harus ada di dalam perpustakaan yang berhubungan dengan bagian peminjaman dan

Untuk mempermudah dalam proses penginputan data buku dan majalah yang terdapat di perpustakaan BAPAPSI Kabupaten Bandung alangkah lebih baiknya menggunakan suatu sistem

 Keluaran atau output yang dihasilkan dari sistem automasi perpustakaan ini adalah informasi anggota, informasi data buku, informasi peminjaman dan pengembalian, dan

Perpustakaan SDIT Internasional Luqman Al-hakim Yogyakarta sampai saat ini belum terotomasi sepenuhnya. Kegiatan otomasi hanya sebatas penginputan data buku saja

Dengan adanya automasi perpustakaan maka ketiga kegiatan ini dapat terintegrasi sehingga stok bahan pustaka secara langsung dapat terpantau dan akan memudahkan pada kegiatan

Pada bagian sirkulasi tidak memiliki alat scan untuk peminjaman sebuah buku sehingga sistem manual yang diterapkan dengan tulisan tangan pustakawan mengisi data pemustaka