• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR. Jakarta, Desember Tim Leader Konsultan Pelaksana

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KATA PENGANTAR. Jakarta, Desember Tim Leader Konsultan Pelaksana"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

i

KATA PENGANTAR

Laporan Akhir ini merupakan laporan terakhir dalam kegiatan Studi Standardisasi di Bidang Keselamatan dan Keamanan Penerbangan yang merupakan pemenuhan tugas / kontrak yang diberikan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Udara – Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Udara kepada PT. Prospera Consulting Engineers selaku konsultan pelaksana pekerjaan dari Satuan Kerja Pusat Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Udara – Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Udara pada Tahun Anggaran 2011.

Laporan Akhir ini secara garis besar berisi mengenai hasil analisis akhir terhadap 10 (sepuluh) unit standar dan Rancangan Standar Nasional Indonesia di bidang keselamatan dan keamanan penerbangan sesuai KAK. Meskipun dengan laporan ini berarti seluruh rangkaian studi telah selesai, namun konsultan masih menerima masukan dan saran untuk evaluasi dalam pelaksanaan kegiatan ini dan bagi perbaikan ke depan.

Jakarta, Desember 2011

Tim Leader

(2)

Studi Standardisasi Di Bidang Keselamatan Dan Keamanan Penerbangan

ii

DAFTAR ISI

Kata Pengantar ... i

Daftar Isi ... ii

Daftar Tabel ... vi

Daftar Gambar ... vii

Daftar Singkatan ... viii BAB 1 PENDAHULUAN ... I-1 1.1 Latar Belakang ... I-1 1.2 Standar Acuan ... I-2 1.3 Maksud dan Tujuan ... I-3 1.4 Lingkup Pekerjaan ... I-3 1.5 Keluaran (Output) Yang Diharapkan ... I-6 1.6 Waktu Pelaksanaan Studi ... I-6 BAB 2 KAJIAN LITERATUR DAN INPUT

NORMATIF ... II-1 2.1 Keselamatan dan Keamanan Penerbangan Berdasarkan

Undang-Undang ... II-1 2.2 Cetak Biru Transportasi Udara 2005-2024 ... II-12 2.3 Regulasi Terkait Keselamatan dan Keamanan Penerbangan .... II-17 2.3.1 Standar Keselamatan Operasi di Movement Area ... II-17 2.3.2 Standar Operasi Keamanan di Movement Area ... II-17 2.3.3 Standar Perancangan Movement Area Untuk

Keselamatan Penerbangan ... II-18 2.3.4 Standar Pelaksanaan dan Pelaporan Investigasi

Kecelakaan Penerbangan ... II-18 2.3.5 Standar Organisasi Dan Perencanaan Investigasi

Kecelakaan Penerbangan ... II-18 2.3.6 Standar Pemeliharaan Fasilitas Keamanan

(3)

Studi Standardisasi Di Bidang Keselamatan Dan Keamanan Penerbangan

iii

2.3.7 Standar Pemeriksaan Keamanan Pesawat Udara Sebelum Pengoperasian Berdasarkan Penilaian Risiko

Keamanan (Check and Search) ... II-19 2.3.8 Standar Kompetensi dan Materi Pelatihan Flight

Operation Officer ... II-19 2.3.9 Standar Pemeriksaan Terhadap Semua Petugas Yang

Masuk Pesawat Udara ... II-20 2.3.10 Standar Pemeriksaan Terhadap Peralatan, Barang,

Makanan dan Minuman Yang Akan Masuk Pesawat

Udara ... II-20 BAB 3 METODOLOGI PENDEKATAN STUDI ... III-1 3.1 Pengertian Umum ... III-1 3.2 Kerangka Umum ... III-3 3.2.1 Alur Pikir Studi ... III-3 3.2.2 Tahapan Pelaksanaan Studi ... III-22 3.3 Metode Penyusunan Standar ... III-26 3.4 Dasar dan Referensi Standar ... III-26 BAB 4 DATA HASIL SURVEI ... IV-1 4.1 Gambaran Lokasi Survei ... IV-2 4.1.1 Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali ... IV-2 4.1.2 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makasar ... IV-3 4.1.3 Bandara Internasional Selaparang, Mataram ... IV-4 4.1.4 Bandara Internasional Sepinggan, Balikpapan ... IV-5 4.1.5 Bandara Internasional Minangkabau, Padang... IV-6 4.1.6 Bandara Domine Eduard Osok, Sorong ... IV-7 4.2 Hasil Survei Keselamatan Dan Keamanan Penerbangan ... IV-8 4.3 Hasil Survei Standardisasi di Bidang Keselamtan dan

Keamanan Penerbangan ... IV-11 BAB 5 PROSES STANDARDISASI ... V-1 5.1 Standar Keselamatan Operasi di Movement Area V-1 5.1.1 Pendahuluan ... V-1

(4)

Studi Standardisasi Di Bidang Keselamatan Dan Keamanan Penerbangan

iv

5.1.2 Matriks Analisis Substansi Standar ... V-2 5.1.3 Analisis Standar ... V-10 5.1.4 Ringkasan Standar ... V-12 5.2 Standar Operasi Keamanan di Movement Area V-12 5.2.1 Pendahuluan ... V-12 5.2.2 Matriks Analisis Substansi Standar ... V-13 5.2.3 Analisis Standar ... V-15 5.2.4 Ringkasan Standar ... V-16 5.3 Standar Perancangan Movement Area Untuk

Keselamatan Penerbangan V-16

5.3.1 Pendahuluan ... V-16 5.3.2 Matriks Analisis Substansi Standar ... V-17 5.3.3 Analisis Standar ... V-22 5.3.4 Ringkasan Standar ... V-22 5.4 Standar Pelaksanaan dan Pelaporan Investigasi

Kecelakaan Penerbangan V-22

5.4.1 Pendahuluan ... V-22 5.4.2 Matriks Analisis Substansi Standar ... V-24 5.4.3 Analisis Standar ... V-42 5.4.4 Ringkasan Standar ... V-42 5.5 Standar Organisasi Dan Perencanaan Investigasi

Kecelakaan V-43

5.5.1 Pendahuluan ... V-43 5.5.2 Matriks Analisis Substansi Standar ... V-44 5.5.3 Analisis Standar ... V-64 5.5.4 Ringkasan Standar ... V-64 5.6 Standar Pemeliharaan Fasilitas Keamanan Penerbangan V-64 5.6.1 Pendahuluan ... V-64 5.6.2 Matriks Analisis Substansi Standar ... V-66 5.6.3 Analisis Standar ... V-85

(5)

Studi Standardisasi Di Bidang Keselamatan Dan Keamanan Penerbangan

v

5.6.4 Ringkasan Standar ... V-85 5.7 Standar Pemeriksaan Keamanan Pesawat Udara Sebelum

Pengoperasian Berdasarkan Penilaian Resiko Keamanan

(check-search) V-86

5.7.1 Pendahuluan ... V-86 5.7.2 Matriks Analisis Substansi Standar ... V-87 5.7.3 Analisis Standar ... V-95 5.7.4 Ringkasan Standar ... V-95 5.8 Standar Kompetensi dan Materi Pelatihan Flight

Operation Officer V-96

5.8.1 Pendahuluan ... V-96 5.8.2 Matriks Analisis Substansi Standar ... V-97 5.8.3 Analisis Standar ... V-132 5.8.4 Ringkasan Standar ... V-132 5.9 Standar Pemeriksaan Terhadap Semua Petugas yang

Masuk Pesawat Udara V-132

5.9.1 Pendahuluan ... V-132 5.9.2 Matriks Analisis Substansi Standar ... V-134 5.9.3 Analisis Standar ... V-146 5.9.4 Ringkasan Standar ... V-146 5.10 Standar Pemeriksaan Terhadap Peralatan, Barang,

Makanan dan Minuman yang. Masuk Pesawat Udara. V-146 5.10.1 Pendahuluan ... V-146 5.10.2 Matrik Analisis Substansi Standar ... V-148 5.10.3 Analisis Standar ... V-169 5.10.4 Ringkasan Standar ... V-169 BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN ...VI-1

6.1 Kesimpulan ... VI-1 6.2 Saran ... VI-3

(6)

Studi Standardisasi Di Bidang Keselamatan Dan Keamanan Penerbangan

vi

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 – Bab XIII Keselamatan Penerbangan dan Bab XIV Keamanan

Penerbangan ... II-1 Tabel 3.1 Bahaya di Bandara ... III-12 Tabel 3.2 Tingkat Probabilitas dari suatu hazard ... III-14 Tabel 3.3 Tingkat Keparahan ... III-15 Tabel 3.4 Indeks Penilaian Risiko ... III-16 Tabel 3.5 MatriksToleransi ... III-17 Tabel 4.1 Matriks Hasil Survei Standardisasi di Bidang

(7)

Studi Standardisasi Di Bidang Keselamatan Dan Keamanan Penerbangan

vii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 3. 1 Alur Pikir Studi ... III-4 Gambar 3. 2 ICAO SHELL Model ... III-5 Gambar 3. 3 Daur Proses Manajemen Resiko (ACRP-Report

1,Transport Research Board) ... III-8 Gambar 3. 4 Representasi Model “5M” ... III-10 Gambar 3. 5 Contoh Penerapan Fault Tree Analysis ... III-21 Gambar 3. 6 Tahapan Pelaksanaan Studi ... III-24 Gambar 4. 1 Apron Bandara Ngurah Rai, Bali ... IV-2 Gambar 4. 2 Area Check-In Bandara Hasanuddin ... IV-3 Gambar 4. 3 Apron Bandara Selaparang ... IV-4 Gambar 4. 4 Pandangan Burung (Bird View) Bandara Sepinggan ... IV-5 Gambar 4. 5 Apron Bandara Internasional Minangkabau, Padang ... IV-6 Gambar 4. 6 Tampak Depan Bandara Domine Eduard Osok,

Sorong ... IV-7 Gambar 5. 1 Diagram Alir Manajemen Risiko ... V-10

(8)

Studi Standardisasi Di Bidang Keselamatan Dan Keamanan Penerbangan

vii i

DAFTAR SINGKATAN

AIS Aeronautical Information Service AMO Aircraft Maintenance Organization Anti-SAM Anti Surface to Air Missile

ATC Air Traffic Control CCTV Closed Circuit Television CMC Crew Member Certificates

CRM Crew Resource Management

FAA Federal Aviaton Administration

FGD Focus Group Discussion

FOO Flight Operation Officer

FTA Fault Tree Analysis

GSE Ground Support Equipment

HHMD Hand Held Metal Detector

HT Handy Talky

ICAO International Civil Aviation Organization IGCS Integrated Ground Communication System LOFT Line Oriented Flight Training

MTBF Mean Time Between Failure

MTTR Mean Time To Repair

NCASP National Course on Aviation Security Training Center PHA Preliminary Hazard Analysis

PHL Preliminary Hazard List

PKPS Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil

RESA Runway End Safety Area

SDM Sumber Daya Manusia

SEMS Security Management System

(9)

Studi Standardisasi Di Bidang Keselamatan Dan Keamanan Penerbangan

ix SNI Standar Nasional Indonesia SOP Standar Operating Procedur

SRM Safety Risk Management

TRM Team Resource Management

Referensi

Dokumen terkait

- Kelompok IV : 5 ekor mencit diberi ekstrak etanol daun Isotoma longiflora (L) Presl yang telah dilarutkan dalam 1 ml akuades dengan dosis (600mg/mencit) 30.000 mg/ kgBB peroral..

▪ Menelusuri dan menganalisis model teks akademik ▪ Membangun teks akademik secara bersama-sama ▪ Membangun teks akademik secara mandiri Metode: DISCOVERY LEARNING

Berikut cara pengeditan Video pada software Ulead VideoStudio yang dugunakan dalam pembuatan aplikasi Multimedia Pada DASAR – DASAR MESIN KENDARAAN BERMOTOR 4

Ada satu lagi unsur yang sangat penting, yang Anda miliki, yaitu kenyataan bahwa Anda memiliki ketertarikan untuk mengembangkan diri Anda secara spiritual, untuk memperbaiki

Agar hasil analisis mempunyai kualitas yang baik maka diperlukan suatu model evaluasi proses acquisisi pada rekaman percakapan (metadata) yang terpengaruh noise, maka

Berdasarkan hasil pengamatan di lantai 5 hingga 8 proyek pembangunan gedung Rumah Sakit Pendidikan Universitas Brawijaya Malang penyebab kebakaran jika dilihat dari sumber kebakaran

Berdasarkan latar belakang di atas, dapat dirumuskan masalah sebagai berikut: sejauhmana peranan etika bisnis sebagai pelaksanaan kode etik pengusaha, manajer atau sumber

C-matrix merupakan suatu bidang berbentuk segitiga yang terdiri dari segitiga-segitiga kecil dalam tatanan kolom dan baris yang mampu menggambarkan kekuatan hubungan