RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Nama Sekolah : SMP Negeri 196 Jakarta Kelas : IX ( Sembilan )
Mata Pelajaran : Matematika Semester : 2
Standar Kompetensi : Bilangan
5. Memahami sifat-sifat bilangan berpangkat dan bentuk akar serta penggunaannya dalam pemecahan masalah sederhana
Kompetensi Dasar :
5.1. Mengidentifikasi sifat-sifat bilangan berpangkat dan bentuk akar
5.2. Melakukan operasi aljabar yang melibatkan bilangan berpangkat bulat dan bentuk akar 5.3. Memecahkan masalah sederhana yang berkaitan dengan bilangan berpangkat dan bentuk akar
Indikator :
5.1.1. Menjelaskan pengertian bilangan berpangkat, bilangan bulat positif, negative dan nol 5.1.2. Mengubah bilangan berpangkat bulat negatif menjadi bilangan positif
5.1.3. Mengenal arti bilangan berpangkat dan bentuk akar
5.2.1. Menyelesaikan operasi tambah, kurang, kali, bagi dan pangkat pada suatu bilangan berpangkat bulat dan bentuk akar
5.3.1. Menggunakan sifat-sifat dan operasi hitung pada bilangan berpangkat dan bentuk akar untuk memecahkan masalah
Alokasi Waktu : 14 jam pelajaran ( 7 x pertemuan )
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah melakukan pembelajaran siswa diharapkan dapat :
a. Membedakan pengertian bilangan berpangkat positif, negative, nol
b. Mengubah bilangan berpangkat negative menjadi bilangan berpangkat positif
c. Mengubah bentuk bilangan berpangkat pecahan menjadi bentuk akar atau sebaliknya
B. Materi Pembelajaran
Bilangan berpangkat dan bentuk akar
C. Metode Pembelajaran a. Ceramah
b. Diskusi c. Tanya jawab
D. Langkah-langkah Pembelajaran Pertemuan Pertama
Pendahuluan
Apersepsi: Mengingat kembali arti dari perkalian suatu bilangan
Motivasi : Menunjukkan kegunaan konsep bilangan berpangkat dalam kehidupan hari
Kegiatan Inti
Siswa dalam kelompok kecil diminta untuk berdiskusi untuk membedakan bilangan berpangkat positif, negative dan nol dengan mengubah bentuk bilangan berpangkat menjadi operasi perkalian dan penjumlahan dengan bimbingan guru
Siswa berdiskusi untuk menyelesaikan hasil perpangkatan suatu bilangan melalui konsep perkalian dan penjumlahan
Penutup
a. Siswa membuat ringkasan perbedaan pengertian bilangan berpangkat bilangan positif, negatif dan nol dengan bimbingan guru
b. Guru memberikan pekerjaan rumah (PR)
Pertemuan Kedua Pendahuluan
Apersepsi: Mengingat kembali arti bilangan bepangkat negatif
Motivasi : Menunjukkan kegunaan konsep bilangan berpangkat dalam kehidupan hari
Kegiatan Inti
Siswa dalam kelompok kecil diminta untuk berdiskusi untuk mengubah bilangan berpangkat negatif menjadi bilangan berpangkat positif.
Siswa berdiskusi untuk menyelesaikan hasil perpangkatan suatu bilangan dengan bilangan berpangkat negative.
Perwakilan kelompok untuk mempersentasikan hasilnya kedepan kelas, guru dan kelompok lainnya mengamati dan mengevaluasi hasil penyelesaiannya
Penutup
a. Siswa membuat ringkasan menentukan hasil bilangan berpangkat bilangan negatif dengan bimbingan guru
b. Guru memberikan pekerjaan rumah (PR)
Pertemuan Ketiga Pendahuluan
Apersepsi: Mengingat kembali arti dari bentuk akar kuadrat
Motivasi : Menunjukkan kegunaan konsep bilangan berpangkat dalam kehidupan hari
Kegiatan Inti
Siswa dalam kelompok kecil diminta untuk berdiskusi arti bilangan berpangkat pecahan dan bentuk akar dengan bimbingan guru
Siswa berdiskusi untuk mengubah bentuk akar ke bentuk bilangan berperpangkat bilangan pecahan atau sebaliknya.
Perwakilan kelompok untuk mempersentasikan hasilnya kedepan kelas, guru dan kelompok lainnya mengamati dan mengevaluasi hasil penyelesaiannya
Penutup
a. Siswa membuat ringkasan mengubah bentuk akar ke bentuk bilangan berperpangkat bilangan pecahan atau sebaliknya dengan bimbingan guru
b. Guru memberikan pekerjaan rumah (PR)
Pertemuan Keempat dan Kelima (4 jam pelajaran) Pendahuluan
Apersepsi: Mengingat kembali arti dari bilangan berpangkat
Motivasi : Menunjukkan kegunaan konsep bilangan berpangkat dalam kehidupan hari
Kegiatan Inti
Guru menjelaskan sifat-sifat operasional bilangan berpangkat jumlah, kurang, kali dan bagi untuk bilangan dasar sama dan tidak sama
Siswa berdiskusi untuk menyelesaikan operasional bilangan berpangkat sampai menentukan hasilnya
Perwakilan kelompok untuk mempersentasikan hasilnya kedepan kelas, guru dan kelompok lainnya mengamati dan mengevaluasi hasil penyelesaiannya
Penutup
a. Siswa membuat ringkasan sifat-sifat operasional bilangan berpangkat dengan bimbingan guru
Pertemuan Keenam dan Ketujuh (4 jam pelajaran) Pendahuluan
Apersepsi: Mengingat kembali arti dari bilangan berpangkat
Motivasi : Menunjukkan kegunaan konsep bilangan berpangkat dalam kehidupan hari
Kegiatan Inti
Guru menjelaskan beberapa penggunaan konsep bilangan berpangkat dalam kehidupan sehari-hari
Siswa berdiskusi untuk menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah yang menggunakan konsep bilangan berpangkat
Perwakilan kelompok untuk mempersentasikan hasilnya kedepan kelas, guru dan kelompok lainnya mengamati dan mengevaluasi hasil penyelesaiannya
Materi pengayaan menunjukkan bahwa operasional logaritma adalah invers dari operasional bilangan berpangkat
Penutup
a. Siswa membuat ringkasan sifat-sifat operasional bilangan berpangkat dengan bimbingan guru
b. Guru memberikan pekerjaan rumah (PR)
E. Alat dan Sumber Belajar
2. Ubahlah menjadi bilangan berpangkat positif :
3. Hitunglah :
a. 35 x 32
b. 24
5 5
c. 3 56 5
d. 4 38 3
4. Misal sejenis amuba pada suhu tertentu membelah diri setiap 2 menit sekali. Berapakah banyak amuba dalam waktu 30 menit ?
Jakarta, 5 Januari 2009
Mengetahui,
Kepala SMPN 196 Jakarta Guru Mata Pelajaran,
Dra. Hj. NENNY JUNAENI, MM SULIS RIYANTO, S.Pd
NIP : 131 632 551 NPTT : 01.04348
Nama Sekolah : SMP Negeri 196 Jakarta Kelas : IX ( Sembilan )
Mata Pelajaran : Matematika Semester : 2
Standar Kompetensi : Bilangan
6. Memahami barisan dan deret bilangan serta penggunaannya dalam pemecahan masalah
Kompetensi Dasar :
6.1. Menentukan pola barisan bilangan sederhana
6.2. Menentukan suku ke-n barisan aritmatika dan barisan geometri
6.3. Menentukan jumlah suku n suku pertama deret aritmatika dan deret geometri 6.4. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan barisan dan deret
Indikator :
6.1.1. Menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan barisan bilangan
6.1.2. Mengenal unsure-unsur barisan dan deret, misalnya suku pertama, suku berikutnya, suku ke-n, beda dan rasio
6.1.3. Menentukan pola barisan bilangan
6.2.1. Mengenal pengertian barisan aritmatika dan barisan geometri
6.2.2. Menentukan rumus suku ke-n barisan aritmatika dan barisan geometri 6.3.1. Mengenal pengertian deret aritmatika dan deret geometri naik atau turun 6.3.2. Menentukan rumus jumlah n suku pertama deret aritmatika dan deret geometri 6.3.1. Menggunakan sifat-sifat dan rumus pada deret aritmatika dan deret geometri untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan deret
Alokasi Waktu : 18 jam pelajaran ( 9 x pertemuan )
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah melakukan pembelajaran siswa diharapkan dapat :
a. Menunjukkan kemampuan menjelaskan jenis dan bentuk barisan bilangan yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari
b. Menunjukkan suku pertama dari barisan dan deret suatu bilangan c. Mencari suku berikutnya atau suku ke-n dari suatu barisan bilangan d. Menentukan beda atau rasio dari sebuah barisan bilangan
e. Menentukan pola atau aturan dari suatu bilangan
f. Mengenal pengertian barisan atau deret aritmatika dari suatu barisan bilangan g. Mengenal pengertian barisan atau deret geometri dari suatu barisan bilangan h. Menentukan rumus suku ke-n dari suatu barisan aritmatika
i. Menentukan rumus suku ke-n dari suatu barisan geometri j. Mencari suku ke-n dari suatu barisan aritmatika
k. Mencari suku ke-n dari suatu barisan geometri
l. Membedakan dari sebuah deret aritmatika atau geometri yang naik atau turun m. Menentukan rumus suku ke-n dari suatu deret aritmatika
n. Menentukan rumus suku ke-n dari suatu deret geometri
o. Menerapkan rumus jumlah suku ke-n suku pertama untuk mencari salah satu unsur suatu barisan jika unsur-unsur yang lain diketahui
p. Menggunakan sifat-sifat deret aritmatika untuk memecahkan masalah q. Menggunakan sifat-sifat deret geometri untuk memecahkan masalah
B. Materi Pembelajaran
- Barisan dan deret aritmatika - Barisan dan deret geometri
a. Diskusi kelompok b. Tanya jawab c. Pemberian tugas
D. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan Pertama dan Kedua (4 x jam pelajaran) Pendahuluan
Apersepsi: Mengingat kembali tentang macam-macam himpunan bilangan
Motivasi : Motivasi siswa dengan mengarahkan bahwa dalam kehidupan sehari-hari banyak hal yang membentuk pola barisan, misalnya : penomoran rumah dengan nomor ganjil dan nomor genap di sebuah perumahan, pada sebuah dekorasi dan lain-lain
Kegiatan Inti
Pertemuan Pertama :
Siswa diminta untuk menuliskan 4 bilangan ganjil yang pertama secara berurutan dan 4 bilangan genap yang pertama secara berurutan
Dengan teman sebangkunya siswa diminta untuk mencari : suku pertama, beda dari tiap suku sebelum dan sesudahnya dari barisan bilangan ganjil dan barisan bilangan genap yang dibuatnya, kemudian siswa diminta untuk meneruskan barisan bilangan tersebut dengan menambah beda yang sudah ditemukannya dengan bimbingan guru. Guru kemudian menyuruh siswa untuk mengamati apakah barisan tersebut membentuk barisan bilangan ganjil dan bilangan genap.
Dengan teman sebangkunya siswa diminta untuk mencari atau menyusun barisan bilangan yang memiliki beda yang sama dan memberi nama barisan bilangan tersebut.
Pertemuan Kedua :
Siswa dibagi dalam kelompok beranggotakan 4 siswa
Guru memberikan tugas secara kelompok dengan memberikan soal beberapa bentuk barisan bilangan
Siswa berdiskusi dengan bimbingan guru untuk mencari suku pertama, beda dan 3 bilangan berikutnya dari bentuk barisan yang diberikan kemudian diminta untuk mencari pola atau aturan barisan bilangan tersebut.
Kelompok yang terpilih dari pemilihan acak diminta untuk mempersentasikan hasil diskusi, guru dan kelompok yang lain mengamati dan mengevaluasi presentasi tersebut.
Penutup
a. Dengan bimbingan guru siswa membuat ringkasan pengertian barisan bilangan aritmatika
b. Guru memberikan pekerjaan rumah (PR)
Pertemuan Ketiga dan Keempat (4 x jam pelajaran) Pendahuluan
Apersepsi: Mengingat kembali tentang pengertian barisan aritmatika
Motivasi : Motivasi siswa dengan mengarahkan bahwa dalam kehidupan sehari-hari banyak hal yang menggunakan barisan aritmatika
Kegiatan Inti Pertemuan Ketiga :
Siswa dibagi dalam kelompok beranggotakan 4 siswa
Guru memberikan tugas secara kelompok dengan memberikan soal beberapa bentuk barisan aritmatika untuk bahan diskusi.
Siswa berdiskusi dengan bimbingan guru untuk mencari suku pertama dan beda serta mencari pola atau aturan barisan bilangan tersebut kemudian mencari rumus suku ke-n
dari barisan tersebut
Pertemuan Keempat :
Siswa dibagi dalam kelompok beranggotakan 4 siswa
Guru memberikan tugas secara kelompok dengan memberikan soal beberapa bentuk barisan aritmatika untuk bahan diskusi
Siswa berdiskusi dengan bimbingan guru untuk mencari suku pertama, beda dan jumlah ke-n suku pertama dari barisan aritmatika kemudian mencari rumus jumlah ke-n
suku pertama dari barisan tersebut.
Kelompok yang terpilih dari pemilihan acak diminta untuk mempersentasikan hasil diskusi, guru dan kelompok yang lain mengamati dan mengevaluasi presentasi tersebut.
Penutup
a. Dengan bimbingan guru siswa membuat ringkasan cara mencari rumus suku ke-n dan rumus jumlah suku ke-n barisan bilangan aritmatika
b. Guru memberikan pekerjaan rumah (PR)
Pertemuan Kelima dan Keenam (4 x jam pelajaran) Pendahuluan
Apersepsi: Mengingat kembali tentang beberapa bentuk barisan bilangan
Motivasi : Motivasi siswa dengan mengarahkan bahwa dalam kehidupan sehari-hari banyak hal yang menggunakan pola barisan bilangan
Kegiatan Inti
Pertemuan Kelima :
Siswa dibagi dalam kelompok beranggotakan 4 siswa
Guru memberikan tugas secara kelompok dengan memberikan soal beberapa bentuk barisan bilangan dengan perbandingan (rasio) suku berurutan sama
Siswa berdiskusi dengan bimbingan guru untuk mencari suku pertama, perbandingan suku berurutan dan 3 bilangan berikutnya dari barisan tersebut, kemudian diminta untuk mencari pola atau aturan barisan bilangan tersebut dan memberi nama barisan tersebut.
Kelompok yang terpilih dari pemilihan acak diminta untuk mempersentasikan hasil diskusi, guru dan kelompok yang lain mengamati dan mengevaluasi presentasi tersebut.
Pertemuan Keenam :
Siswa dibagi dalam kelompok beranggotakan 4 siswa
Guru memberikan tugas secara kelompok dengan memberikan soal beberapa bentuk barisan aritmatika untuk bahan diskusi
Siswa berdiskusi dengan bimbingan guru untuk mencari suku pertama, perbandingan suku berurutan kemudian diminta untuk mencari pola atau aturan barisan bilangan tersebut dan mencari rumus suku ke-n dari barisan tersebut.
Kelompok yang terpilih dari pemilihan acak diminta untuk mempersentasikan hasil diskusi, guru dan kelompok yang lain mengamati dan mengevaluasi presentasi tersebut.
Penutup
a. Dengan bimbingan guru siswa membuat ringkasan cara mencari rumus suku ke-n dari barisan bilangan geometri
b. Guru memberikan pekerjaan rumah (PR)
Pertemuan Ketujuh Pendahuluan
Apersepsi: Mengingat kembali pengertian barisan atau deret geometri
Motivasi : Motivasi siswa dengan mengarahkan bahwa dalam kehidupan sehari-hari banyak hal yang menggunakan pola barisan geometri
Kegiatan Inti
Siswa dibagi dalam kelompok beranggotakan 4 siswa
Siswa berdiskusi dengan bimbingan guru untuk mencari suku pertama, perbandingan suku berurutan dan 3 bilangan berikutnya dari barisan tersebut, kemudian diminta untuk mencari pola atau aturan barisan bilangan tersebut kemudian mencari rumus jumlah suku ke-n barisan tersebut.
Kelompok yang terpilih dari pemilihan acak diminta untuk mempersentasikan hasil diskusi, guru dan kelompok yang lain mengamati dan mengevaluasi presentasi tersebut.
Penutup
a. Dengan bimbingan guru siswa membuat ringkasan cara mencari rumus suku ke-n dan rumus jumlah suku ke-n barisan bilangan geometri
b. Guru memberikan pekerjaan rumah (PR)
Pertemuan Kedelapan dan Kesembilan (4 x jam pelajaran) Pendahuluan
Apersepsi: Mengingat kembali pengertian dan rumus-rumus barisan atau deret aritmatika dan geometri
Motivasi : Banyak masalah dalam kehidupan sehari-hari yang dapat diselesaikan dengan menggunakan deret aritmatika maupun deret geometri
Kegiatan Inti
Pertemuan Kedelapan :
Siswa dibagi dalam kelompok beranggotakan 4 siswa
Setiap kelompok ditugaskan untuk mengukur tebal dari : 1 buku paket matematika, 2 tumpukan buku paket matematika, 3 tumpukan buku paket matematika dan 4 tumpukan buku paket matematikanya.
Siswa diminta berdiskusi dengan kelompoknya untuk menghitung tinggi 100 tumpukan buku paket matematika dengan menggunakan sifat-sifat deret aritmatika.
Masing-masing kelompok mempersentasikan hasil diskusi, guru dan kelompok yang lain mengamati dan mengevaluasi presentasi tersebut.
Siswa mengerjakan soal latihan pemecahan masalah tentang deret aritmatika dari lembar tugas siswa (guru sebagai fasilitator) dari sisa waktu yang ada
Pertemuan Kesembilan :
Siswa dibagi dalam kelompok beranggotakan 4 siswa
Setiap kelompok ditugaskan untuk menentukan banyak cara membaca kata “MATEMATIKA” berikut :
M
A A
T T T
E E E E
M M M M M
A A A A A A
T T T T T T T
I I I I I I I I
K K K K K K K K K
A A A A A A A A A A
Masing-masing kelompok mempersentasikan hasil diskusi, guru dan kelompok yang lain mengamati dan mengevaluasi presentasi tersebut.
Siswa mengerjakan soal latihan pemecahan masalah tentang deret aritmatika dari lembar tugas siswa (guru sebagai fasilitator) dari sisa waktu yang ada
Penutup
E. Alat dan Sumber Belajar
Buku teks, LKS dan lembar tugas
F. Penilaian
Teknis : kuis
Bentuk Instrumen : tes lisan dan tertulis Instrumen :
Jakarta, 5 Januari 2009
Mengetahui,
Kepala SMPN 196 Jakarta Guru Mata Pelajaran,