PANDUAN PELAKSANAAN
PENELITIAN DISERTASI DOKTOR
DISERTAI STANDART OPERASIONAL DAN PROSEDURE
L E M B A G A P E N E L I T I A N
U N I V E R S I T A S P A T T I M U R A
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
2 0 1 3
STANDAR OPERASIONAL PROSEDURE
PENELITIAN DISERTASI DOKTOR
Sesuai dengan Undang‐Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional,
program doktor merupakan salah satu jenjang pendidikan tinggi secara formal yang
diselenggarakan oleh perguruan tinggi. Dosen perguruan tinggi dituntut untuk
meningkatkan kualitas dan kompetensinya, sehingga dalam knowledge transfer, mahasiswa peserta didik dapat memperoleh dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang lebih
baik. Dalam pendidikan program doktor, seorang dosen harus dapat menyelesaikan
pendidikannya sesuai dengan kemampuan belajar masing‐masing dan tidak menyimpang
dari ketentuan batas waktu yang telah ditetapkan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan secara strategis telah mencanangkan bahwa
jumlah dosen yang memenuhi kualifikasi S‐2 dan S‐3 harus ditingkatkan dari tahun ke tahun,
termasuk yang berkaitan dengan jumlah publikasi ilmiah, buku ajar, dan jumlah perolehan
hak kekayaan intelektual (HKI). Program penelitian ini diharapkan mampu meningkatkan
mutu penelitian disertasi doktor serta mempercepat penyelesaian pendidikan doktor di
Indonesia. Sampai saat ini penelitian yang dianggap mendekati sempurna, ditinjau baik
metode pendekatan, model analisis, metode sampling, maupun tingkat keseriusan dalam
pelaksanaannya adalah penelitian mahasiswa program doktor.
Mahasiswa program doktor di Indonesia yang tersebar di berbagai perguruan tinggi negeri
dan swasta dengan variasi bidang ilmu (sosial‐humaniora, eksakta, kebumian, ilmu terapan,
dan lain‐lain), melakukan penelitiannya dengan tahapan yang sistematis melalui bimbingan
promotor dan/atau ko‐promotor secara intensif dan berkesinambungan, sehingga
pelaksanaan penelitian tersebut dapat dipertanggung‐jawabkan. Namun demikian,
kenyataan di lapangan menunjukkan masih banyak kendala teknis maupun non‐teknis yang
disebabkan oleh keterbatasan dana, sehingga mahasiswa program doktor tidak dapat
menyelesaikan studinya tepat waktu sesuai dengan ketetapan yang berlaku. Untuk
mengatasai berbagai permasalahan tersebut, Ditjen Dikti memberikan dukungan melalui
Program Penelitian Disertasi Doktor yang bersifat kompetitif bagi para mahasiswa program
doktor.
Tujuan
Tujuan dari Penelitian Disertasi Doktor adalah:
a. memberikan bantuan dana Penelitian Disertasi Doktor, yang substansi penelitiannya
merupakan bagian dari penelitian disertasinya;
b. mempercepat penyelesaian studi doktor sehingga dapat meningkatkan jumlah dan
kompetensi lulusan program doktor;
c. meningkatkan jumlah publikasi artikel ilmiah pada jurnal bereputasi internasional
atau nasional terakreditasi, penulisan buku ajar, dan perolehan HKI;
d. membantu menyelesaikan masalah nasional, regional, pemerintah daerah, dan
masyarakat pada umumnya; dan
e. menciptakan iklim akademik yang lebih dinamis dan kondusif di lingkungan
perguruan tinggi, sehingga hubungan antara dosen dan mahasiswa menjadi lebih
interaktif dan berkualitas.
Output Penelitian
Luaran wajib dari Penelitian Disertasi Doktor adalah:
a. disertasi (draf disertasi) yang telah disetujui pembimbing; dan
b. publikasi ilmiah dalam jurnal bereputasi internasional.
Sedangkan luaran tambahan yang diharapkan dari penelitian ini adalah:
a. teknologi tepat guna, HKI, model, atau rekayasa sosial; dan
b. buku ajar.
Tahap Perencanaan
Penelitian Desentralisasi mengacu pada jejak rekam (roadmap) dan payung penelitian baik pada program studi masing‐masing fakultas, maupun pada pusat‐pusat kajian yang ada pada
lembaga penelitian sebagai implementasi dari Rencana Induk Penelitian (RIP) Universitas
Pattimura, untuk itu pentahapan Penelitian Desertasi Doktor sebagai berikut:
Penjaringan
1. Persiapan dan pemberitahuan penelitian
2. sosialisasi, tentang seleksi dan penjaminan mutu
4. Pengesahan hasil seleksi oleh dekan
Desk Evaluasi
1. Fak. Mengusulkan Proposal Penelitian Desertasi Doktor hasil seleksi kepada LP
2. LP menyampaikan proposal penelitian Desertasi Doktor kepada reviwer untuk di seseksi dan
saran perbaikannya kepada peneliti
3. Reviewer menyampaikan hasil seleksi ke kepada ketua LP/TIM
4. Ketua LP mengusulkan hasil seleksi untuk ditetapkan dengan SK Rektor
Penandatangan Kontrak Penelitian
1. Setelah SK diterima Tim menyiapkan Kontrak pelaksanaan penelitian
2. Ketua LP VS peneliti menandatangani Dokumen kontrak penelitian
3. Pelaksanaan Penelitian oleh peneliti
4. Pengunggahan laporan kemajuan
Peemantauan/monitoring dan Evaluasi Internal
1. Lembaga Penelitian/Ketua/Tim mengingatkan Reviewer untuk pelaksanaan
monitoring dan Evaluasi Internal
2. Tim Reviewer Internal melakukan monitoring dan evaluasi
Pemantauan/monitoring dan Evaluasi Eksternal
1. Lembaga Penelitian/Ketua/Tim mengingatkan Memberitahukan peneliti untuk
pelaksanaan monitoring dan Evaluasi Esternal
2. Tim Reviewer Esternal melakukan monitoring dan evaluasi
Seminar dan uji kelayakan
1. Lembaga Penelitian/Ketua/Tim mengundang Peneliti untuk pelaksanaan Seminar
2. Lembaga Penelitian/Ketua/Tim mengundang Reviewer Internal untuk menguji
kelayakan hasil penelitian melalui seminar
3. Tim Reviewer Internal / Esternal melakukan evaluasi kelayakan terhadap hasil
penelitian
4. Tim reviewer menyampaikan hasil seminar kepada Ketua LP
Pengelolaan Hasil Penelitian
1. Ketua Peneliti menyampaikan Laporan Hasil Penelitian, Laporan keuangan dan Daraf
artikel jurnal kepada LP
2. Pengunggahan Laporan akhir penelitian
4. Pertanggungjawaban Administrasi keuangan
UNIVERSITAS PATTIMURA Dokumen Level
KODE:
TANGGAL DIKELUARKAN
STANDARD OPERATING PROCEDURE(SOP) “Seleksi Proposal Desertasi Doktor”
TANGGAL REVISI
Aktifitas
DP2M
DIKTI Rektorat
Lbg Penel
Peneliti Waktu Ket
Tahap Penjaringan Feb – 1 April
Persiapan dan Pemberitahuan
Informasi dan sosialisasi,
tentang seleksi dan penjaminan mutu
Fak. Mengusulkan Proposal Penelitian Dosen Pemula hasil seleksi kepada LP
Reviewer menyam‐ paikan hasil seleksi kepada ketua LP untuk pengesahan memalui TIM
Ketua LP
mengusulkan hasil seleksi untuk ditetapkan dengan SK Rektor
5 – 10 Mei
Penanda tanganan
Kontrak antara
Ketua VS Peneliti
10 ‐ 20 Mei
Setelah SK diterima Tim menyiapkan Kontrak pelaksana ‐ an penelitian
Ketua LP VS peneliti menandatangani Dokumen kontrak penelitian
Pelaksanaan
Penelitian oleh peneliti
20 mei ‐
Selesai
Pengunggahan Laporan Kemajuan (koord. bersama)
Pemantauan dan
monitoring
Monitoring dan Evaluai Internal
Monitoring dan Evaluai External
Agustus
Seminar dan uji
kelayakan
Seminar dan uji kelayakan
10
November
Pengolahan Hasil
Pene;litian
Pemasukan laporan keuangan, laporan hasil penelitian dan Draf artikel Jurnal
Pengunggahan Laporan akhir (setelah melakukan koord. dgn Sub bag Umum lemlit)
Dokumentasi Hasil Penelitian oleh Tim
dan proses
penerbitan jurnal oleh peneliti
Akhir Nop
Pertanggung
jawaban adm