• Tidak ada hasil yang ditemukan

KANAK AKHIR B Partini

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KANAK AKHIR B Partini"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

MASA

KANAK-KANAK

AKHIR

Masa ini dialami pada usia : 6 tahun – 11-13 tahun.

Masa Usia Sekolah atau masa Sekolah Dasar anak sudah siap masuk

[image:1.780.40.717.51.463.2]

sekolah.

(2)

Tujuan Instruksional :

Mahasiswa diharapkan dpt memahami

berbagai aspek perkembangan masa

kanak-kanak akhir yang meliputi :

1. Perkembangan fisik

2. Perkembangan kognitif

terutama Teori Piaget dan implikasi

dlm pembelajaran.

(3)

CIRI KHAS ANAK USIA SD

 Konformitas pada

Teman Sebaya

 Bermain kelompok

 Perkembangan moral :

perkembangan hati nurani

 Eksplorasi Bakat minat

[image:3.780.29.732.45.453.2]

 Minat membaca

(4)

1.

Masa kelas-kelas rendah Sekolah Dasar yang

berlangsung antara usia 6/7 tahun

9/10 tahun,

biasanya mereka duduk di kelas 1, 2 dan 3

Sekolah Dasar.

2.

Masa kelas-kelas tinggi Sekolah Dasar, yang

berlangsung antara usia 9/10 tahun

12/13

tahun, biasanya mereka duduk di kelas 4, 5 dan 6

Sekolah Dasar.

(5)

a)

Ada hubungan yang kuat antara keadaan jasmani dan

prestasi sekolah

b)

Suka memuji diri sendiri

c)

Kalau tidak dapat menyelesaikan suatu tugas atau

pekerjaan, tugas atau pekerjaan itu dianggapnya

tidak penting.

d)

Suka membandingkan dirinya dengan anak lain, jika

hal itu menguntungkan dirinya.

e)

Suka meremehkan orang lain.

(6)

a)

Perhatiannya tertuju kepada kehidupan praktis

sehari-hari

b)

Ingin tahu, ingin belajar dan realistis

c)

Timbul minat kepada pelajaran-pelajaran khusus

d)

Anak memandang nilai sebagai ukuran yang tepat

mengenai prestasi belajarnya di sekolah

e)

Anak-anak suka membentuk kelompok sebaya atau

peergroup

untuk bermain bersama, mereka membuat

peraturan sendiri dalam kelompoknya.

(7)
[image:7.780.31.760.37.463.2]

I. Perkembangan

Fisik

GAmbar by FH

 Pertumbuhan fisik ditandai

dengan : lebih tinggi,

berat,dan kuat. Peran gizi penting.

 Perubahan pada sistem

tulang, otot dan

keterampilan gerak : berlari, memanjat, melompat,

berenang, naik sepeda, main sepatu roda.

 Kegiatan fisik sangat perlu

 utk melatih koordinasi

dan kestabilan tubuh dan

energi yang tertumpuk perlu

(8)

II.Perkembangan

Kognitif

A. Menurut Piaget,

anak 7

11 tahun

berada pada tahap

berfikir :

operasional konkret

Ciri- ciri :

Konsep yang samar-samar

dan tidak jelas sekarang lebih

konkret

Mampu mengingat,

[image:8.780.18.754.44.472.2]

memahami dan memecahkan

masalah yg bersifat konkret.

(9)

Implikasi Teori

Piaget dlm

Pembelajaran

1. Gunakan benda-benda konkret

2. Gunakan alat visual, mis. : transparansi

3. Gunakan contoh- contoh yang akrab dg anak,

dari sederhana 

kompleks.

4. Penyajian yg padat dan terorganisasi.

5. Latihan memecahkan

masalah secara konkret.

[image:9.780.30.724.27.495.2]

Masuk pasar, untuk mengenalkan para siswa bagaimana cara untuk transaksi jual beli

(10)

B. Perkembangan

Bicara

Bertambahnya kosa kata

memperkaya

perbendaharaan kata

Kemampuan berbicara

komunikasi

lebih

bermakna.

(11)

C. Sekolah

 Pada awal masuk sekolah sebagian anak mengalami gangguan keseimbangan

dalam penyesuain diri dengan lingkungan sekolah

 Sekolah menjadi dasar penghubung proses berpikir anak untuk

menerjemahkan bahasa konsep ke dunia realistis/nyata dan sebaliknya

 Membaca dan menulis menjadi dasar

pengembangan kemampuan mengarang, bercerita dll

 Berhitung, perkalian merupakan dasar pengenalan pengetahuan matematika

 Belajar ilmu pengetahuan dan situasi sosial lainnya sebagai konsep

pengetahuan alam dan sosial

(12)

C. Minat Membaca

 Kegemaran membaca

mencapai puncaknya usia 9

– 12 tahun.

 Sifat ingin tahu & realistis pd anak laki-laki  lebih menyukai bacaan

petualangan, misterius, sejarah, hobi, sport.

 Anak perempuan cenderung

suka : ceritera binatang, puisi,ceritera dari kitab suci, kehidupan seputar

(13)

III. Perkembangan Emosi dan Sosial

A.

Perkembangan Psikososial Erikson :

(14)

B.Kegiatan Bermain

Kegiatan sekolah mengurangi waktu bermain dp

masa sebelumnya.

Ditunjang dg : TV, radio dan buku bacaan.

Bermain kelompok lebih disukai

banyak

memberikan pengalaman berharga.

Bermain kelompok lainnya

permainan olah raga :

basket, volley, sepak bola.

(15)

B.Teman Sebaya

 Pada umumnya teman sekolah

dan teman di luar sekolah.

 Pengaruh positif :

pengembangan konsep diri & pembentukan harga diri;

negatif : membolos,merokok, mencuri dsb

 Integritas, keterikatan dlm

kelompok tinggi.

 Keinginan utk selalu

bersama-sama  anak ke luar rumah

sepulang sekolah.

 Kegiatan bersama : belajar,

bermain, masak-memasak, melihat pertunjukan.

(16)

Teman sebaya :(1) Populer,

(2) Tdk populer.

 Populer : disukai, memberikan semangat, mendengar kan, bahagia, peduli, percaya diri ttp tidak sombong.

 Tdk populer, dibedakan :

a. Diabaikan : jarang dinominasikan sbg terbaik tp bkn tdk disukai, tdk punya teman akrab, ttp tdk dibenci.

(17)

IV. Perkembangan Moral

Kemampuan anak memahami aturan,

norma dan etika di masyarakat.

Perilaku moral banyak dipengaruhi pola

asuh ortu & perilaku moral orang sekitar.

Bermain dg teman sebaya merupakan

sarana utk mengembangkan moralitas

Gambar

GAmbar by FH
GAmbar by FH
GAmbar by FH
GAmbar by FH
+2

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Sekolah Taman Kanak-kanak merupakan suatu usaha pendidikan pra sekolah mempunyai tujuan untuk meletakkan dasar perkembangan sikap, pengetahuan, ketrampilan, pengembangan motorik

Biasanya ini terjadi saat anak berumur 3 tahun tetapi pada masa-masa ini, apakah mengembangkan bakat mereka lebih baik dari memberikan sesuatu pada mereka menjadi point yang

Dari hasil penelitian dapat diperoleh, bahwa faktor-faktor yang melatar belakangi perilaku perkosaan pada masa kanak-kanak akhir adalah (1) faktor intern yaitu, subyek memiliki

Bagi siswa, kebugaran jasmani sangat penting untuk menjaga kondisi tubuh tetap baik pada saat belajar maupun diluar sekolah. Kita tahu bahwa masa remaja merupakan masa dimana

terbentuk pada masa kanak-kanak awal yaitu tatkala anak menyadari bahwa sebagian orang dari mereka dalam hal penampilan dan perilaku dan bahwa perbedaan ini oleh kelompok sosial

Masalah yang akan diangkat disini adalah bagaimana merancang suatu Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar bagi anak-anak di Surabaya dengan menghadirkan

108 HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH IMT DENGAN BENTUK LENGKUNG KAKI PADA ANAK USIA MASA KANAK-KANAK AKHIR Zafira Jauza1, Farahdina Bachtiar2*, Suci Wahyu Ismiyasa3 , Andy

Hukuman boleh dilaksanakan lebih daripada tiga kali berdasarkan kepada tujuan hukuman dan keadaan yang tidak membawa mudarat kepada mereka yang dihukum.49 6 Melatih kanak-kanak yang