PERKECAMBAHAN BENIH PALA (Myristica fragrans Houtt.) DENGAN METODE SKARIFIKASI DAN PERENDAMAN ZPT ALAMI | Stya Dharma,Sakka Samudin, Adrianton | AGROTEKBIS 5061 16532 1 PB
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil penelitian terhadap pengaruh perendaman benih saga dengan air kelapa muda dengan waktu perendaman yang berbeda dapat disimpulkan bahwa perendaman benih saga
Hasil analisis keragaman bobot basah akar bibit pala menunjukkan bahwa, lama perendaman benih pala pada larutan atonik selama 3 jam berpengaruh nyata terhadap
Berdasarkan hasil penelitian pengaruh perendaman benih saga dengan air kelapa muda dengan waktu perendaman yang berbeda dapat disimpulkan bahwa, perendaman benih
Pada perlakuan A2 (Air Kelapa Muda), A4 (Bonggol Pisang) adalah Zpt Sitokinin dan A3 (Rebung) Zpt Giberelin memberikan hasil berbeda tidak nyata untuk semua parameter,
Dari hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan aplikasi ZPT alami tidak berpengaruh nyata, sedangkan lama perendaman berpengaruh nyata, tetapi interaksi
Berdasarkan hasil penelitian terhadap pengaruh perendaman benih saga dengan air kelapa muda dengan waktu perendaman yang berbeda dapat disimpulkan bahwa perendaman benih saga
Pada Tabel 4.1 perlakuan perendaman biji pala selama 24 jam mampu mempercepat waktu berkecambah menjadi 23,7 hari setelah tanam dibandingkan dengan perlakuan kontrol yaitu 28,2 hari
Hasil uji DMRT taraf 5% perlakuan pada minggu ke 4 setelah tanam, P1 Rootone-F, P2 ZPT Air Kelapa Muda dan P4 ZPT Air Ampas Tahu tidak berbeda nyata, tetapi antara perlakuan P1