KEBIJAKAN MUTU
KM-UPM-FT-UTD-01-2017-00
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TADULAKO
PALU
2017
KEBIJAKAN MUTU
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS TADULAKO PALU MM-UPM-FT-UTD-01-2017-01
Revisi ke : Ke – 0
Tanggal : Agustus 2017
Dikaji ulang oleh : Wadek Bidang Akademik Disetujui oleh : Dekan
FAKULTAS TEKNIK
UNTAD Kebijakan Mutu
Disetujui Oleh
Revisi ke
0
Tanggal
Agustus 2017 KM-UPM-FT-UTD-01-2017-00 Dekan
KATA PENGANTAR
Pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan tinggi merupakan wujud pertanggungjawaban institusional Universitas Tadulako kepada publik (stakeholders), baik internal maupun eksternal. Selain itu, pelaksanaan penjaminan mutu juga merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 50 Tahun 2014 tentang sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi sehingga tumbuh dan berkembang budaya mutu. Dalam menjalankan penjaminan mutu di tingkat Fakultas Teknik diperlukan adannya dokumen mutu termasuk kebijakan mutu.
Kebijakan Mutu Fakultas Teknik ini berisi tentang visi, misi, dan tujuan Fakultas Teknik, Latar belakang Fakultas Teknik menjalankan penjaminan mutu internal, luas lingkup kebijakan penjaminan mutu internal, daftar dan definisi istilah dalam dokumen penjamina mutu internal, garis besar kebijakan penjaminan mutu internal, dokumen penjaminan mutu dan hubungan kebijakn mutu dengan statuta dan renstra. Kebijakan mutu ini didasarkan pada penyusunan kebijakan mutu di tingkat di Universitas dan disusun sebagai acuan bagi pedoman penyusunan Manual Mutu, Standar Mutu (SM), Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Instruksi Kerja (IK) serta Formulir/Borang pada tingkat Fakultas, Jurusan dan program studi.
Oleh karena itu diharapkan setelah memperoleh berbagai masukan dan saran, maka dipandang perlu diterbitkan kebijakan mutu. Kebijakan mutu ini hendaknya dapat dijadikan panduan bagi pengelola program, staf pengajar, staf administrasi dan mahasiswa dalam upaya peningkatan mutu berkelanjutan pengelolaan pendidikan yang lebih baik.
Palu, Agustus 2017 Dekan
Fakultas Teknik Untad
Dr. Amar, ST., MT
Nip. 19680714 199406 1 006
DAFTAR ISI
Halaman
KEBIJAKAN MUTU ... i
KATA PENGANTAR ... ... ii
DAFTAR ISI ... iii
BAB I. PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG ... 1
B. TUJUAN DAN SASARAN PENYUSUNAN KEBIJAKAN MUTU ... 1
BAB II. KEBIJAKAN MUTU AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNTAD A. Visi, Misi dan Tujuan Fakultas Teknik... 3
B. Latar Belakang Fakultas Teknik Menjalankan SPMI... 4
C. Luas Lingkup Kebijakan SPMI... 5
D. Daftar dan Definisi Istilah dalam Dokumen SPMI... 5
E. Garis Besar Kebijakan SPMI... 6
F. Dokumen Penjaminan Mutu... 12
G. Hubungan Kebijakan Mutu dengan Dokumen Lain... 13
DAFTAR PUSTAKA ... 14
TIM PENYUSUN ... 15
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Amanah Pemerintah R.I dalam UU No.20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, PP No.19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, dan PP No.17/2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, yang mewajibkan perguruan tinggi melaksanakan penjaminan mutu dalam penyelenggaraan pendidikannya, seharusnya direspons bahwa penjaminan mutu bukan sekadar kewajiban yang harus dilaksanakan tetapi menjadi “kebutuhan”
yang sangat urgen dalam memacu perkembangan Universitas Tadulako ke depan.
Sehubungan dengan hal itu, maka Pusat Penjaminan Mutu Universitas Tadulako bersama-sama jajarannya yaitu Unit Penjaminan Mutu (pada tingkat Fakultas, Program Pascasarjana, Lembaga, dan Biro), Gugus Penjaminan Mutu (pada tingkat Jurusan dan Bagian), dan Satuan Penjaminan Mutu (pada tingkat Program Studi dan Sub.bagian) berkewajiban menjalankan tugas dan fungsinya dalam merumuskan ketetapan dan perwujudannya, menjabarkan kebijakan ke dalam sejumlah standar, dan mengembangkan sejumlah standar yang telah tercapai (best practises) secara berkesinambungan yang meliputi semua proses yang dijalankan secara institusional oleh Universitas Tadulako dalam kerangka
“Kebijakan Mutu”.
Universitas Tadulako mengeluarkan kebijakan mutu untuk pertama kalinya melalui Keputusan Rektor No. 5240/H28/PP/2008 Tentang Penetapan Kebijakan Mutu Universitas Tadulako 2009-2003 yang mendorong setiap satuan internal untuk berperan dalam peningkatan mutu. Praktek mutu yang baik tidak hanya memberikan pengaruh kepada “Universitas” tetapi juga pada fakultas, jurusan, prodi, laboratorium, unit pelayanan terbaik dll.
Menindaklanjuti keputusan Rektor tentang penetapan kebijakan mutu universitas tadulako 2009-2013, maka dipandang perlu pembentukan tim unit penjaminan mutu fakultas teknik berdasarkan Surat Keputusan Dekan Nomor:
706.H28.1.31/KP/2010, tanggal 8 April 2010. Fakultas Teknik Universitas Tadulako dinyatakan bermutu apabila: (1) mampu menetapkan dan mewujudkan visi melalui pelaksanaan misi; dan (2) mampu memenuhi kebutuhan stakeholder,
yaitu: kebutuhan kemasyarakatan (societal needs), kebutuhan dunia kerja (industrial needs), dan kebutuhan profesional (professional needs). Untuk itu Fakultas Teknik Universitas Tadulako harus mampu merencanakan, menjalankan, mengendalikan proses dan mengembangkan standar pendidikan secara konsisten dan berkelanjutan yang dapat menjamin tercapainya penjaminan mutu.
B. Tujuan dan Sasaran Penyusunan Kebijakan Mutu
Kebijakan mutu Fakultas Teknik disusun untuk menetapkan, melaksanakan, mengendalikan dan mengembangkan mutu bidang akademik dan nonakademik di Fakultas Teknik Universitas Tadulako.
Kebijakan mutu ini ditujukan bagi pengelola institusi baik di tingkat Fakultas maupun di Jurusan dan Program Studi, dan semua pihak/unit yang terkait pada peningkatan mutu pendidikan di Fakultas Teknik Universitas Tadulako.
Sasaran yang akan dicapai dari pembuatan kebijakan mutu adalah tersedianya acuan manual mutu, sistem penjaminan mutu dan struktur organisasi serta tugas/fungsi pengelola penjaminan mutu di Fakultas Teknik Universitas Tadulako.
BAB II
KEBIJAKAN MUTU AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNTAD
A. Visi, Misi dan Tujuan Fakultas Teknik Visi
Pada tahun 2020 Fakultas Teknik mampu bersaing secara nasional dalam pendidikan, pengembangan dan penerapan teknologi melalui penelitian untuk kepentingan masyarakat.
Misi :
Misi Fakultas Teknik Universitas Tadulako diarahkan untuk mewujudkan visi, yaitu:
1. Menyelenggarakan proses pembelajaran yang menjamin keluaran yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan sosial, industri dan profesi tingkat nasional dan internasional dengan mengusahakan suasana akademik yang menunjang.
2. Menyelenggarakan organisasi dan administrasi akademik yang efektif, efisien, akuntabel (accountable) dan berkelanjutan.
3. Memberikan layanan jasa pendidikan di bidang teknologi yang bermutu sesuai kebutuhan sosial, industri, dan profesi
Tujuan Fakultas Teknik
Tujuan pendidikan Fakultas Teknik meliputi : 1. Tujuan Program Pendidikan Sarjana Teknik
Tujuan program pendidikan sarjana teknik adalah untuk menyiapkan peserta didik menjadi warga negara yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berjiwa Pancasila, memiliki integritas kepribadian yang tinggi, terbuka dan tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu, teknologi dan masalah yang dihadapi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya dengan kualifikasi sebagai berikut : a) Memiliki integritas kepribadian yang tinggi sebagai Sarjana Teknik.
b) Memiliki pengembangan kepemimpinan dan penumbuhan rasa etika profesional.
c) Memiliki kemampuan bekerja atau meneruskan pendidikan ke jenjang pendidikan lebih tinggi setelah menyelesaikan pendidikan sarjana.
d) Mampu menghadapi situasi-situasi yang baru dalam profesinya sebagai sarjana teknik yang berdasarkan prinsip-prinsip
e) fundamental secara mandiri, disertai percaya diri dan pertimbangan yang mantap.
f) Mempunyai motivasi untuk mengikuti perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan dan pemikiran analitis yang tertib sewaktu merumuskan masalah, masalah, menyederhanakan masalah tanpa kehilangan sifat kekhususannya.
g) Mampu membelajarkan diri dan orang lain sepanjang hayatnya.
2. Tujuan pendidikan Program Diploma
Menghasilkan warga negara yang berkualifikasi sebagai berikut : a) Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi.
b) Bersifat terbuka, tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi, maupun masalah yang dihadapi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan langsung di bidang keahliannya.
c) Mampu dan terampil melaksanakan pekerjaan di bidang teknik sesuai dengan setiap keahliannya.
B. Latar Belakang Fakultas Teknik menjalankan SPMI
Penjaminan mutu akademik internal di Fakultas Teknik/Jurusan/Prodi Universitas Tadulako dilakukan guna menjamin:
1. Kepatuhan terhadap kebijakan akademik, standar akademik, peraturan akademik serta standar operasional prosedur akademik.
2. Kepastian bahwa setiap mahasiswa memiliki pengalaman belajar sesuai dengan spesifikasi program studi.
C. Luas Lingkup Kebijakan SPMI
Luas lingkup Kebijakan SPMI Fakultas Teknik Universitas Tadulako meliputi mutu bidang akademik dan nonakademik.
Kebijakan mutu akademik meliputi kurikulum, proses pembelajaran, evaluasi pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Sedang kebijakan mutu nonakademik meliputi layanan administrasi dan keuangan, sarana dan prasarana, dan sistem informasi.
Dokumen mutu yang harus disiapkan dalam penjaminan mutu internal adalah manual mutu program studi/jurusan dan fakultas, standar mutu dan sasaran mutu.
Untuk audit internal meliputi kelengkapan panduan, formulir kendali mutu.
Selanjutnya dilakukan audit internal bidang akademik dan nonakademik yang mencakup administrasi dan keuangan.
D. Daftar dan Definisi Istilah dalam dokumen SPMI
1. Kebijakan adalah pedoman tertulis institusi sebagai sikap, tindakan dan pandangan dalam pelaksanaan suatu pekerjaan.
2. Kebijakan SPMI adalah pedoman tertulis yang mendeskripsikan sikap, tindakan dan pandangan terhadap bagaimana cara memahami, merancang dan melaksanakan SPMI dalam penyelenggaraan pelayanan.
3. Manual Mutu SPMI adalah pedoman tertulis sebagai petunjuk pelaksanaan dalam menjalankan SPMI.
4. Standar Mutu SPMI adalah dokumen tertulis sebagai kriteria, cara, proses, dan keseragaman teknis yang harus dipenuhi.
5. Evaluasi diri adalah aktivitas dalam proses pengukuran secara periodik yang dilakukan oleh setiap unit kerja untuk menganalisis, memeriksa, dan mengevaluasi kinerja sendiri melalui analisis SWOT.
6. Audit SPMI adalah pemeriksaan setiap periodik untuk mengetahui ketercapaian suatu pekerjaan berdasarkan standar, peraturan yang telah disetujui dan berlaku di Unpak.
7. Auditor adalah orang yang berkompeten dan objektif dalam memeriksa pekerjaan akademik, dan non akademik mencakup administrasi dan keuangan.
8. Audit Internal adalah suatu penilaian atas kepastian dan objektif terhadap prosedural setiap unit kerja dalam meningkatan efektivitas organisasi.
9. LPPMP adalah Lembaga Pengembangan Penjaminan Mutu dan Pendidikan yang bertugas mengawal, memeriksa, menilai mutu akdemik dan non akademik di Universitas Tadulako.
10. UPM adalah Unit Penjaminan Mutu Fakultas yang bertugas mengawal, memeriksa, menilai mutu akademik dan nonakademik di Fakultas
11. SKM adalah Satuan Kendali Mutu prodi/jurusan yang bertugas mengawal, memeriksa, menilai mutu akademik dan nonakademik di prodi/jurusan
12. Manual Mutu (MM), yang berisikan kebijakan mutu akademik fakultas teknik untad, sistem penjaminan mutu akademik Fakultas Teknik Universitas Tadulako, dan struktur organisasi unit penjaminan mutu Fakultas Teknik Universitas Tadulako.
13. Standar Mutu (SM) yang berisikan visi & misi tujuan pendidikan di Fakultas Teknik Universitas Tadulako serta butir-butir standar mutu yang sesuai dengan SNP dan BAN - PT.
14. Standar Operasional Prosedur (SOP) merupakan dokumen yang menguraikan isi dari Standar akademik menjadi kegiatan-kegiatan operasional yang dilakukan ditiap-tiap bagian atau lintas bagian.
15. Instruksi Kerja (IK), merupakan acuan kerja bagi setiap personil di masing-msing unit/bagian yang berisikan penjabaran suatu kegiatan yang ada di dokumen SOP , menjadi aktifitas-aktifitas yang lebih detail.
16. Laporan (Record) adalah dokumen yang menunjukkan bukti dari suatu kegiatan telah dilakukan. Laporan bisa berupa form maupun log book.
E. Garis Besar Kebijakan SPMI
1. Tujuan dan strategi SPMI Fak teknik
Tujuan penjaminan mutu internal adalah memelihara dan meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan yang dijalankan secara internal di lingkup internal Fakultas Teknik Universitas Tadulako, untuk mewujudkan Visi dan Misi,
eksternal. Dengan demikian penilaian terhadap pemeliharaan dan peningkatan mutu pendidikan di Fakultas Teknik dapat dilakukan secara objektif dan berkelanjutan.
Strategi Penjaminan mutu adalah membuat dokumen mutu dengan melibatkan semua unsur yang terkait mulai dari penyusunan draft sampai pengesahan oleh Rektor, mensosialisasikan dokumen mutu kepada pengguna internal secara periodik, melakukan monitoring dan evaluasi ke semua unit kerja secara periodik.
2. Prinsip atau Asas Pelaksnaan Penjaminan Mutu
1. Asas kredibel dalam pelaksanaan kebijakan SPMI artinya semua unsur yang terlibat paham akan kebijakan SPMI berdasarkan pengalaman dalam mengelola institusi.
2. Asas transparan yaitu semua kebijakan yang telah disetujui diinformasikan ke semua pihak pengguna internal secara periodik.
3. Asas akuntabel yaitu kebijakan SPMI dapat diakses oleh semua pihak yang berkepentingan dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
4. Asas bertanggungjawab yaitu setiap kegiatan dilaporkan sesuai dengan kebijakan SPMI yang telah ditetapkan secara periodik kepada penanggung gugat.
5. Asas adil yaitu dalam membuat kebijakan, peraturan, prosedur operasional bebas dari masalah ras dan kesetaraan gender. Semua perlakuan bagi dosen, karyawan dan mahasiswa berdasarkan hak dan kewenangan tanpa adanya pemaksaan kehendak dan campur tangan orang lain.
6. Asas kualitas, yaitu bahwa kualitas kebijakan SPMI menjadi target untuk dilaksanakan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
7. Asas kebersamaan, kebijakan SPMI dilaksanakan berdasarkan kebersamaan untuk mencapai visi, misi, tujuan, serta strategi pencapaian Fakultas Teknik Untad.
8. Asas hukum, yaitu bahwa kebijakan SPMI yang berlaku berdasarkan atas dasar hukum yang berlaku. Semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam pelaksanaan kebijakan SPMI taat asas dalam menegakkan hukum.
9. Asas manfaat, yaitu bahwa kebijakan SPMI yang berlaku memiliki kemaslahatan yang sebesar-besarnya bagi segenap sivitas akademika, bangsa dan negara.
10. Asas kemandirian, yaitu bahwa pelaksanaan kebijakan SPMI tidak tergantung pada pihak lain yang senantiasa mengandalkan kemampuan sumberdaya yang ada untuk meningkatkan kemampuan institusi secara berkelanjutan.
3. Manajemen Penjaminan Mutu
Pelaksanaan penjaminan mutu internal di Fakultas Teknik Universitas Tadulako mengacu pada model manajemen kendali mutu PDCA (Plan, Do, Check, Action) dimana semua kegiatan dilaksanakan secara bersiklus atau berkelanjutan. Semua unit kerja membuat program kerja dan mekanisme pelaksanaannya yang dipantau secara berkelanjutan untuk perbaikan kegiatan berikutnya. Pada setiap kegiatan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan berdasarkan pada standar tertentu untuk mengukur kinerja atau pencapaian tujuan serta ditetapkan pada buku manual sebagai petunjuk teknis pelaksanaan dan evaluasi peningkatan. Pada tahap implementasi setiap unit kerja manajemen kendali mutu yang berbasis PDCA harus berlandaskan:
a. Quality First: semua pikiran dan prilaku harus membudayakan mutu.
b. Stakeholder in: semua sikap dan prilaku harus ditujukan pada kepuasan stakeholders.
c. The next process is our stakeholder: setiap orang yang bertugas harus menganggap orang lain yang menggunakan hasil pelaksanaan tugasnya sebagai stakeholders-nya yang harus dipuaskan.
d. Speak with data: setiap orang yang melaksanakan dan mengambil keputusan harus berdasarkan informasi dan analisis data yang factual bukan berdasarkan rekayasa.
e. Upstream management: semua pengambilan keputusan dalam proses kegiatan dilakukan secara partisipatif, bukan otoritatif.
Pada tahap monitoring dan evaluasi: unit kerja melaksanakan tupoksinya harus
4. Penanggung Jawab Unit Penjaminan Mutu
Untuk melaksanakan penjaminan mutu akademik di Fakultas Teknik Universitas Tadulako, maka dibentuk struktur organisasi unit penjaminan mutu.
Struktur tersebut mencakup tingkat Fakultas dan Jurusan/Program Studi.
1. Unsur organisasi unit penjaminan mutu di Fakultas Teknik terdiri atas pimpinan fakultas.
2. Dekan bertanggung jawab atas terjaminnya mutu akademik di Fakultas Teknik Universitas Tadulako.
3. Untuk mempersiapkan Unit Penjaminan Mutu Fakultas Teknik Universitas Tadulako, diputuskan oleh surat keputusan Dekan Fakultas Teknik Universitas Tadulako Nomor: 706.H28.1.31/KP/2010, tanggal 8 April 2010 dan berdasarkan SK Rektor Universitas Tadulako Nomor: 1864/H28/KP/2010 Tanggal 19 April 2010, tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Antar Waktu Penyeleggaraan Kegiatan Unit Penjaminan Mutu di Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Tadulako Periode 2009-2013 dan Keputusan Rektor Universitas Tadulako No. 2053/UN28/KP/2013 tanggal 9 April 2013 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pengelola Unit Penjaminan Mutu pada Fakultas Teknik Universitas Tadulako Periode 2013-2017.
4. Unit Penjaminan Mutu (UPM) Fakultas Teknik Universitas Tadulako beranggotakan: Ketua, sekretaris dan anggota (para dosen perwakilan jurusan/
program studi).
5. Berkaitan dengan audit mutu, UPM-FT melaksanakan evaluasi dan monitoring mutu akademik pada fakultas atau jurusan/prodi selaku pelaksana kegiatan akademik secara berkala.
6. UPM-FT melaporkan hasil evaluasi dan monitoring kepada Wakil Dekan Bidang Akademik dan Dekan.
7. Tindak lanjut atas laporan monitoring dan evaluasi tersebut (termasuk permintaan tindakan koreksi) dilakukan oleh Dekan dilaksanakan oleh ketua jurusan dan Ketua Program Studi.
8. Dekan melakukan koordinasi tindak lanjut atas permintaan tindakan koreksi, membuat keputusan dalam batas wewenangnya serta memobilisasi sumberdaya di fakultas untuk melaksanakan keputusan tersebut.
9. Setiap tahun Senat Fakultas menerima Laporan Evaluasi Diri serta Laporan Monitoring dan Evaluasi mutu akademik dari Dekan. Senat akan mempelajari kedua laporan tersebut dan menentukan kebijakan dan peraturan baru di tingkat fakultas untuk peningkatan mutu akademik.
Gambar 1. Struktur Organisasi Unit Penjaminan Mutu Fakultas Teknik Universitas Tadulako
TUGAS POKOK/FUNGSI TIM UNIT PENJAMINAN MUTU
Tugas pokok dan fungsi Tim Unit Penjaminan Mutu Fakultas Teknik Universitas Tadulako:
PENGARAH (DEKAN)
Rincian Tugas dan Tanggung Jawab :
DEKAN
Wadek Akademik
SENAT
Ketua UPM
Sekretaris
Anggota Anggota
Anggota Anggota
PENANGGUNG JAWAB (WAKIL DEKAN BIDANG AKADEMIK) Rincian Tugas dan Tanggung Jawab :
a. Bertanggung jawab dalam pelaksanaan dan implementasi dokumen UPM di tingkat Fakultas
b. Mendelegasikan dan mengkoordinir Tim UPM dalam Penyusunan Dokumen Mutu Akademik
c. Bersama Jurusan/Prodi, memonitor dan mengevaluasi implementasi dokumen mutu akademik di tingkat Jurusan/Prodi
KETUA UNIT PENJAMINAN MUTU Rincian Tugas dan Tanggung Jawab :
a. Membantu Wadek Akademik menyiapkan dokumen mutu akademik
b. Mengkoordinir operasionalisasi kegiatan UPM
c. Bersama Sekretaris UPM, mendokumentasikan dokumen UPM
d. Membantu Dekan dan Wadek Akademik dalam sosialisasi dan implementasi dokumen UPM
e. Melakukan tugas lain sehubungan dengan UPM
SEKRETARIS UNIT PENJAMINAN MUTU Rincian Tugas dan Tanggung Jawab :
a. Bersama Ketua UPM mengkoordinir operasionalisasi kegiatan UPM b. Menyusun kelengkapan dokumen mutu akademik UPM
c. Membantu Dekan dan Wadek Akademik dalam sosialisasi dan implementasi dokumen UPM
d. Melakukan tugas lain sehubungan dengan UPM
5. Standar Mutu dalam SPMI
Standar mutu yang ditetapkan diFakultas teknik universitas Tadulako sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan dan Standar Badan Akreditasi Nasional yaitu:
Standar 1. Visi, Misi, Tujuan dan Strategi Pencapaian
Standar 2. Tata Pamong Tata Pamong, Kepemimpinan,Sistem Pengelolaan, dan Penjaminan Mutu
Standar 3. Mahasiswa dan Lulusan Standar 4. Sumber Daya Manusia
Standar 5. Kurikulum, Pembelajaran,Dan Suasana Akademik
Standar 6. Pembiayaan, Saranadan Prasarana,Serta Sistem Informasi
Standar 7. Penelitian, Pelayanan / Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Kerjasama
F. Dokumen Penjaminan Mutu ( Manual Mutu, Standar Mutu, Formulir) Dokomen Mutu mencakup Kebijakan SPMI, Manual SPMI, Standar SPMI, dan Formulir SPMI. Kebijakan SPMI pedoman tertulis yang mendeskripsikan sikap, tindakan dan pandangan Unpak yang berlaku bagaimana cara memahami, merancang dan melaksanakan SPMI dalam penyelenggaraan pelayanan Unpak.Manual SPMI merupakan pedoman tertulis berupa petunjuk pelaksanaan dalam menjalankan SPMI. Manual SPMI terdiri dari Manual Penetapan Standar, Manual Pelaksanaan Standar, Manual Pengendalian Pelaksanaan Standar, dan Manual Peningkatan Standar. Manual ini dibuat berdasarkan peraturan yang berlaku oleh KPM sebagai petunjuk teknis dalam operasional lembaga. Manual penetapan standar merupakan tindakan dalam melegalkan aturan berlaku disahkan dan disetujui oleh pimpinan tertinggi di universitas. Manual Pelaksanaan Standar merupakan petunjuk teknis sebagai tahapan dalam melaksanakan kegiatan. Sebagai petunjuk teknis berupa instruksi kerja yang tertulis untuk dilaksanakan oleh penerima kerja. Manual peningkatan standar merupakan dokumen tertulis kegiatan evaluasi dengan tujuan untuk meningkatkan mutu standar secara berkelanjutan. Kegiatan ini dilakukan untuk menilai hasil pelaksanaan sebelumnya apakah sudah tercapai atau terlampaui.
borang. Berdasarkan hasil pelaksanaan audit mutu internal yang dilakukan oleh KPM, universitas harus melakukan tindakan pengendalian atas standar-standar yang telah ditetapkan.
Formulir SPMI merupakan lembaran kontrol setiap kegiatan yang mengacu pada tiap-tiap standar operasional kegiatan yang telah ditetapkan. Selain itu juga yang berfungsi sebagai alat untuk merencanakan, menerapkan, mengendalikan, dan mengembangkan standar mutu. Isian formulir yang telah dibuat sebagai bukti rekaman mutu pelaksanaan kegiatan.
G. Hubungan Kebijakan Mutu dengan Dokumen Lain (Statuta dan Rentra UNTAD dan Renstra Fakultas)
Kebijakan Mutu Fak Teknik yang telah ditetapkan tidak lepas dari Statuta sebagai pedoman dasar dalam pelaksanaan kegiatan Fak Teknik. Statuta Untad berisikan berbagai ketentuan umum dan khusus yang meliputi, visi, misi dan tujuan, identitas, penyelenggaraan pendidikan, kebebasan akademik, gelar dan penghargaan, susunan organisasi, dosen dan tenaga kependidikan, mahasiswa dan alumni, kerjasama, sarara dan prasarana, pembiayaan, pengawasan, pengendalian, dan akreditasi.
Berdasarkan statuta Untad selajutnya dibuat rencana strategis dalam kurun waktu 5 (lima) tahun yang berisikan landasan pemikiran, ruang lingkup, evaluasi diri, visi,misi dan tujuan, strategi pengembangan, tahap dan target pengembangan, program dan indikator keberhasilan. Semua indikator keberhasilan dimonitoring kesesuaiannya antara kebijakan SPMI dengan tahapan dan target pengembangan renstra Fakultas Teknik Universitas Tadulako.
DAFTAR PUSTAKA
Anonymous. 2003. Sistem Pendidikan Nasional. UU No.20/2003. Depdiknas.
Jakarta.
Anonymous. 2003. Higher Education Long Term Strategy. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Jakarta.
Anonymous. 2005. Standar Nasional Pendidikan. PP No.19/2005. Depdiknas.
Jakarta.
Anonymous. 2008. Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (SPM- PT).Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Jakarta.
Anonymous. 2011. Rencana Strategis Universitas Tadulako Palu 2011-2014.
Universitas Tadulako Palu.
Anonymous. 2012. Buku Kebijakan Mutu Universitas Tadulako Palu.
Anonymous. 2011. Rencana Strategis Fakultas Teknik Universitas Tadulako Palu 2011-2015. Fakultas Teknik Universitas Tadulako. Palu
Anonymous. 2012. Pendidikan Tinggi. UU RI No.12/2012. Jakarta.
Anonymous. 2014. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Jakarta
Anonymous. 2014. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 50 Tahun 2014 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Jakarta
TIM PENYUSUN UNIT PENJAMINAN MUTU FAKULTAS TEKNI PERIODE 2017-2020
Ketua : Dr. Fuad Zubaidi, S.T.,M.Sc Sekretaris : Dr. Atur P.N Siregar, S.T.,M.Sc Anggota : 1. Kennedy, S.T., M.T
2. Jumiatun, ST., MT.
3. Andi Chairul Achsan, S.P., M.Si 4. Wirdayanti, ST, M.Eng