4.1. Deskripsi Tanggapan Responden
4.1.1. Hasil Penelitian Responden Tentang Aspek Kognitif
Tanggapan responden tentang aspek kognitif sesuai dengan table teori yang dinyatakan oleh Loudon Bitta (p. 327-328) dihitung berdasarkan jumlah total dari butir pertanyaan : 01.Consistency; 02.Attribution ; 03.Categorization ; 04.Objectification; 05.Autonomy ; 06.Exploration ; 07.Matching ; 08.Utilitaria.
Total tanggapan responden minimal 8 dan maksimal 40, dari hasil tersebut dibuat interval per kelas:
5 8 40 −
= 6,4, sehingga diperoleh interval setiap skor sebagai berikut : Skor 1 interval jumlah total : 8 - 14,39 ; Skor 2 interval jumlah total : 14,40 – 20,79 ; Skor 3 interval jumlah total : 20,80 – 27,19 ; Skor 4 interval jumlah total : 27,20 – 33,59 ; Skor 5 interval jumlah total : 33,6 – 40. Dari interval tersebut diperoleh jumlah tanggapan responden pada tabel 4.1.
Tabel 4.1. Tanggapan Responden Aspek Kognitif Kategori Frekuensi
(orang) Persentase Sangat tidak setuju
tidak setuju Netral setuju Sangat setuju
45 47
56 53 69
16,67 17,41 20,74 19,63 25,56
Jumlah 270 100,00
Sumber : Data Yang Diolah
Berdasarkan tabel diatas. tanggapan responden tentang aspek kognitif
mahasiswa Universitas Kristen Petra memiliki PDA-phone dapat dijelaskan setiap
jawaban sebagai berikut : sangat tidak setuju sebanyak 45 orang (16,67%), tidak
setuju sebanyak 47 orang (17,41%), netral sebanyak 53 orang (19,63%), sangat
setuju sebanyak 69 orang (25,56%). Hasil tanggapan responden menunjukkan
sebagian besar 65,93% (jawaban netral sampai sangat setuju) mahasiswa
Universitas Kristen Petra memiliki PDA-phone sebagai Alat komunikasi yang
mempunyai kemampuan yang seperti Komputer, dapat menjadi Tren baru sebagai alat komunikasi untuk kalangan menengah ke atas, dapat meningkatkan status mahasiswa, memiliki kemampuan software seperti Komputer. Seperti Microsoft word, Microsoft excel, dapat membuat lebih fleksible dan berkesan ekslusif, kemampuaannya sudah terbukti dan sedikit digunakan orang, kesesuaian antara manfaat atau fitur dengan harga dari PDA-phone, dapat membantu Tugas kuliah.
4.1.2. Hasil Penelitian Responden Tentang Afektif
Tanggapan responden tentang aspek afektif sesuai dengan table teori yang dinyatakan oleh Loudon Bitta (p. 327-328) dihitung berdasarkan jumlah total dari butir pertanyaan : 09.Tension-Reduction; 10.Expressive; 11.Ego- Defensive; 12.Reinforcement; 13.Assertion; 14.Affiliation ; 15.Identification ; 16.Modelling. Total tanggapan responden minimal 8 dan maksimal 40, dari hasil tersebut dibuat interval per kelas:
5 8
40 − = 6,4, sehingga diperoleh interval setiap
skor sebagai berikut : Skor 1 interval jumlah total : 8 - 14,39 ; Skor 2 interval jumlah total : 14,40 – 20,79 ; Skor 3 interval jumlah total : 20,80 – 27,19 ; Skor 4 interval jumlah total : 27,20 – 33,59 ; Skor 5 interval jumlah total : 33,6 – 40. Dari interval tersebut diperoleh jumlah tanggapan responden pada tabel 4.2.
Tabel 4.2 Tanggapan Responden Aspek Afektif Kategori Frekuensi
(orang) Persentase Sangat tidak setuju
tidak setuju Netral setuju Sangat setuju
60 44
49 42 75
22,22 16,30 18,15 15,56 27,78
Jumlah 270 100,00
Sumber : Data Yang Diolah
Berdasarkan tabel diatas. tanggapan responden tentang aspek afektif
mahasiswa Universitas Kristen Petra memiliki PDA-phone dapat dijelaskan setiap
jawaban sebagai berikut : sangat tidak setuju sebanyak 60 orang (22,22%), tidak
setuju sebanyak 44 orang (16,30%), netral sebanyak 49 orang (18,15%), sangat setuju sebanyak 75 orang (27,78%). Hasil tanggapan responden menunjukkan sebagian besar 61,49% (jawaban netral sampai sangat setuju) mahasiswa Universitas Kristen Petra memiliki PDA Phone dapat meningkatkan status karena cocok untuk dibuat sebagai tren kalangan atas, menggunakan PDA-phone agar dianggap berkelas sosial tinggi, menaikan status dan tidak diremehkan oleh orang lain, fungsi-fungsinya dan status saya meningkat, meningkatkan status social, memperbanyak teman sesama pemakai PDA-phone, membantu dalam mengerjakan tugas-tugas kuliah, ikut-ikutan teman.
4.1.3. Hasil Penelitian Responden Tentang Aktif
Tanggapan responden tentang aspek aktif sesuai dengan table teori yang dinyatakan oleh Loudon Bitta (p. 327-328) dihitung berdasarkan jumlah total dari butir pertanyaan : 01.Consistency; 02.Attribution;
05.Autonomy;06.Exploration; 09.Tension-Reduction;10.Expressive; 13.Assertion;
14.Affiliation. Total tanggapan responden minimal 8 dan maksimal 40, dari hasil tersebut dibuat interval per kelas:
5 8 40 −
= 6,4, sehingga diperoleh interval setiap skor sebagai berikut : Skor 1 interval jumlah total : 8 - 14,39 ; Skor 2 interval jumlah total : 14,40 – 20,79 ; Skor 3 interval jumlah total : 20,80 – 27,19 ; Skor 4 interval jumlah total : 27,20 – 33,59 ; Skor 5 interval jumlah total : 33,6 – 40. Dari interval tersebut diperoleh jumlah tanggapan responden pada tabel 4.3.
Tabel 4.3.Tanggapan Responden Aspek Aktif Kategori Frekuensi
(orang) Persentase Sangat tidak setuju
tidak setuju Netral setuju Sangat setuju
42 57
55 57 66
16,67 17,78 20,37 18,89 26,30
Jumlah 270 100,00
Sumber : Data Yang Diolah
Berdasarkan tabel diatas. tanggapan responden tentang aspek afektif mahasiswa Universitas Kristen Petra memiliki PDA-phone dapat dijelaskan setiap jawaban sebagai berikut : sangat tidak setuju sebanyak 42 orang (16,67%), tidak setuju sebanyak 57 orang (17,78%), netral sebanyak 55 orang (20,37%), sangat setuju sebanyak 66 orang (26,30%). Hasil tanggapan responden menunjukkan sebagian besar 65,56% (jawaban netral sampai sangat setuju) mahasiswa.
4.1.4. Hasil Penelitian Responden Tentang Pasif
Tanggapan responden tentang aspek pasif sesuai dengan table teori yang dinyatakan oleh Loudon Bitta (p. 327-328) dihitung berdasarkan jumlah total dari butir pertanyaan :03.Categorization;04.Objectification;
07.Matching;08.Utilitarian;11.Ego-Defensive;12.Reinforcement; 15 Identification
;16.Modelling. Total tanggapan responden minimal 8 dan maksimal 40, dari hasil tersebut dibuat interval per kelas:
5 8
40 − = 6,4, sehingga diperoleh interval setiap
skor sebagai berikut : Skor 1 interval jumlah total : 8 - 14,39 ; Skor 2 interval jumlah total : 14,40 – 20,79 ; Skor 3 interval jumlah total : 20,80 – 27,19 ; Skor 4 interval jumlah total : 27,20 – 33,59 ; Skor 5 interval jumlah total : 33,6 – 40. Dari interval tersebut diperoleh jumlah tanggapan responden pada tabel 4.4.
Tabel 4.4. Tanggapan Responden Aspek Pasif Kategori Frekuensi
(orang) Persentase Sangat tidak setuju
tidak setuju Netral setuju Sangat setuju
49 56
58 49 58
18,15 20,74 21,48 18,15 21,48
Jumlah 270 100,00
Sumber : Data Yang Diolah
Berdasarkan tabel diatas. tanggapan responden tentang aspek pasif
mahasiswa Universitas Kristen Petra memiliki PDA-phone dapat dijelaskan setiap
jawaban sebagai berikut : sangat tidak setuju sebanyak 49 orang (18,15%), tidak
setuju sebanyak 56 orang (20,74%), netral sebanyak 58 orang (21,48%), setuju sebanyak 49 orang (18,15%), sangat setuju sebanyak 58 orang (21,48%). Hasil tanggapan responden menunjukkan sebagian besar 61,11% (jawaban netral sampai sangat setuju) mahasiswa.
4.2. Tabulasi Silang Motif Kognitif, Afektif dengan Aktif, Pasif
Berdasarkan table yang dinyatakan oleh Loudon Bitta (p. 327-328) dapat dilakukan tabulasi silang antara : (1) Kognitif – Aktif ; (2) Kognitif – Pasif ; (3) Afektif – Aktif ; (4) Afektif – Pasif
4.2.1. Tabulasi Silang Motif Kognitif dengan Aktif
Berdasarkan hasil tanggapan responden pada motif kognitif dan aktif pada table 4.1 dan table 4.3, dapat dilakukan tabulasi silang dengan hasil pada table 4.5
Tabel 4.5. Tabulasi Silang Motif Kognitif dengan Aktif Aktif
Kognitif Frekuensi Sangat Tidak Setuju
Tidak
Setuju Netral Setuju Sangat Setuju
Total
Observasi 12 8 9 7 9 45
Sangat Tidak
Setuju Persen (%) 4,44 2,96 3,33 2,59 3,33 16,67
Observasi 6 15 11 8 8 48
Tidak Setuju Persen (%) 2,22 5,56 4,07 2,96 2,96 17,78
Observasi 6 15 16 9 9 55
Netral
Persen (%) 2,22 5,56 5,93 3,33 3,33 20,37
Observasi 8 10 10 18 5 51
Setuju
Persen (%) 2,96 3,70 3,70 6,67 1,85 18,89
Observasi 10 9 9 8 35 71
Sangat
Setuju Persen (%) 3,70 3,33 3,33 2,96 12,96 26,30
Observasi 42 57 55 50 66 270
Total Persen (%) 15,56 21,11 20,37 18,52 24,44 100,00
Sumber : Data Yang Diolah
Berdasarkan table di atas dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Tanggapan responden sangat tidak setuju pada motif kognitif memiliki PDA- phone dapat meningkatkan status mahasiswa, mempunyai kemampuan seperti computer dan aktif sebanyak 12 orang (4,44%).
2. Tanggapan responden tidak setuju pada motif kognitif memiliki PDA-phone dapat meningkatkan status mahasiswa, mempunyai kemampuan seperti computer dan aktif sebanyak 15 orang (5,56%).
3. Tanggapan responden netral pada motif kognitif memiliki PDA-phone dapat meningkatkan status mahasiswa, mempunyai kemampuan seperti computer dan aktif sebanyak 16 orang (5,93%).
4. Tanggapan responden setuju pada motif kognitif memiliki PDA-phone dapat meningkatkan status mahasiswa, mempunyai kemampuan seperti computer dan aktif sebanyak 18 orang (6,67%).
5. Tanggapan responden sangat setuju pada motif kognitif memiliki PDA-phone dapat meningkatkan status mahasiswa, mempunyai kemampuan seperti computer dan aktif sebanyak 35 orang (12,96%).
Dari table tersebut kita bisa mengetahui motif kognitif dan aktif ini seberapa banyak responden yang sangat setuju sampai dengan yang sangat tidak setuju. Di motif ini menggabungkan antara motif sesuatu hal yang lebih rasional dan kenyataannya dengan sesuatu hal yang diinginkan, secara aktif mencari sesuai yang dibutuhkan. Contohnya seperti: Tanggapan responden sangat tidak setuju pada motif kognitif memiliki PDA-phone dapat meningkatkan status mahasiswa, mempunyai kemampuan seperti komputer dan aktif sebanyak 12 orang (4,44%).
Sehingga kita dapat mengetahui jenis responden memiliki PDA-phone yang memiliki motif kognitif dan aktif. Sehingga perusahaan dapat memilah-milah konsumen mana yang dapat menjadi target perusahaan tersebut.
4.2.2. Tabulasi Silang Motif Kognitif dengan Pasif
Berdasarkan hasil tanggapan responden pada motif kognitif dan pasif pada
table 4.1 dan table 4.4, dapat dilakukan tabulasi silang dengan hasil pada table 4.6
Tabel 4.6. Tabulasi Silang Motif Kognitif dengan Pasif Pasif
Kognitif Frekuensi Sangat Tidak Setuju
Tidak
Setuju Netral Setuju Sangat Setuju
Total
Observasi 10 8 9 11 7 45
Sangat Tidak
Setuju Persen (%) 3,7 2,96 3,33 4,07 2,59 16,67
Observasi 9 17 10 6 6 48
Tidak Setuju Persen (%) 3,33 6,3 3,7 2,22 2,22 17,78
Observasi 11 9 21 9 5 55
Netral
Persen (%) 4,07 3,33 7,78 3,33 1,85 20,37
Observasi 10 12 8 12 9 51
Setuju
Persen (%) 3,7 4,44 2,96 4,44 3,33 18,89
Observasi 9 10 10 11 31 71
Sangat
Setuju Persen (%) 3,33 3,7 3,7 4,07 11,48 26,3
Observasi 49 56 58 49 58 270
Total Persen (%) 18,15 20,74 21,48 18,15 21,48 100,00
Sumber : Data Yang Diolah
Berdasarkan table di atas dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Tanggapan responden sangat tidak setuju pada motif kognitif memiliki PDA- phone dapat meningkatkan status mahasiswa, mempunyai kemampuan seperti komputer dan pasif sebanyak 10 orang (3,7%).
2. Tanggapan responden tidak setuju pada motif kognitif memiliki PDA-phone dapat meningkatkan status mahasiswa, mempunyai kemampuan seperti komputer dan pasif sebanyak 17 orang (6,3%).
3. Tanggapan responden netral pada motif kognitif memiliki PDA-phone dapat meningkatkan status mahasiswa, mempunyai kemampuan seperti komputer dan pasif sebanyak 21 orang (7,78%).
4. Tanggapan responden setuju pada motif kognitif memiliki PDA-phone dapat meningkatkan status mahasiswa, mempunyai kemampuan seperti komputer dan pasif sebanyak 12 orang (4,44%).
5. Tanggapan responden sangat setuju pada motif kognitif memiliki PDA-phone
dapat meningkatkan status mahasiswa, mempunyai kemampuan seperti
komputer dan pasif sebanyak 31 orang (11,48%).
Dari data tabulasi silang tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa seberapa besar responden yang setuju dan yang tidak setuju. Karena menggabungkan antara motif responden yang mengetahui kecanggihan PDA-phone tetapi tidak secara aktif mencari tahu sejauh mana detail fitur-fitur yang dimiliki oleh PDA-phone. seperti:
Tanggapan responden sangat tidak setuju pada motif kognitif memiliki PDA- phone dapat meningkatkan status mahasiswa, mempunyai kemampuan seperti komputer dan pasif sebanyak 10 orang (3,7%).
4.2.3. Tabulasi Silang Motif Afektif dengan Aktif
Berdasarkan hasil tanggapan responden pada motif kognitif dan aktif pada table 4.2 dan table 4.3, dapat dilakukan tabulasi silang dengan hasil pada table 4.7
Tabel 4.7. Tabulasi Silang Motif Afektif dengan Aktif Aktif
Afektif Frekuensi Sangat Tidak Setuju
Tidak
Setuju Netral Setuju Sangat Setuju
Total
Observasi 10 10 12 8 6 46
Sangat Tidak
Setuju Persen (%) 3,7 3,7 4,44 2,96 2,22 17,04
Observasi 11 12 6 5 12 46
Tidak Setuju
Persen (%) 4,07 4,44 2,22 1,85 4,44 17,04
Observasi 5 10 23 6 10 54
Netral Persen (%) 1,85 3,7 8,52 2,22 3,7 20
Observasi 6 13 5 15 6 45
Setuju
Persen (%) 7 9,5 9,17 8,33 11 45
Observasi 10 12 9 16 32 79
Sangat
Setuju Persen (%) 3,7 4,44 3,33 5,93 11,85 29,26
Observasi 42 57 55 50 66 270
Total
Persen (%) 15,56 21,11 20,37 18,52 24,44 100,00 Sumber : Data Yang Diolah
Berdasarkan table di atas dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Tanggapan responden sangat tidak setuju pada motif afektif yaitu dapat
meningkatkan status karena cocok untuk dibuat sebegai tren kalangan atas,
memperbanyak teman sesama pemakai PDA-phone dan aktif sebanyak 10 orang (3,7%).
2. Tanggapan responden tidak setuju pada motif afektif yaitu dapat meningkatkan status karena cocok untuk dibuat sebegai tren kalangan atas, memperbanyak teman sesama pemakai PDA-phone dan aktif sebanyak 12 orang (4,44%).
3. Tanggapan responden netral pada motif afektif yaitu dapat meningkatkan status karena cocok untuk dibuat sebegai tren kalangan atas, memperbanyak teman sesama pemakai PDA-phone dan aktif sebanyak 23 orang (8,52%).
4. Tanggapan responden setuju pada motif afektif yaitu dapat meningkatkan status karena cocok untuk dibuat sebegai tren kalangan atas, memperbanyak teman sesama pemakai PDA-phone dan aktif sebanyak 15 orang (8,33%).
5. Tanggapan responden sangat setuju pada motif afektif yaitu dapat meningkatkan status karena cocok untuk dibuat sebegai tren kalangan atas, memperbanyak teman sesama pemakai PDA-phone dan aktif sebanyak 32 orang (11,85%).
Dari table tabulasi silang ini dapat diketahui sejauh mana responden yang setuju dan yang tidak setuju dengan motif afektif dan aktif. Karena menggabungkan antara apa yang diinginkan tanpa tahu lebih lanjut sebetulnya barang tersebut baik atau buruk, mengikuti perasaannya dengan secara aktif mencari tahu tentang suatu barang. Seperti pada responden setuju pada motif afektif yaitu dapat meningkatkan status karena cocok untuk dibuat sebegai tren kalangan atas, memperbanyak teman sesama pemakai PDA-phone dan aktif sebanyak 15 orang (8,33%).
4.2.4. Tabulasi Silang Motif Afektif dengan Pasif
Berdasarkan hasil tanggapan responden pada motif kognitif dan pasif pada
table 4.2 dan table 4.4, dapat dilakukan tabulasi silang dengan hasil pada table 4.8.
Tabel 4.8. Tabulasi Silang Motif Afektif dengan Pasif Pasif
Afektif
(X1) Frekuensi Sangat Tidak Setuju
Tidak
Setuju Netral Setuju Sangat Setuju
Total
Observasi 15 10 10 6 5 46
Sangat Tidak
Setuju Persen (%) 5,56 3,7 3,7 2,22 1,85 17,04
Observasi 8 15 9 5 9 46
Tidak Setuju Persen (%) 2,96 5,56 3,33 1,85 3,33 17,04
Observasi 7 10 21 8 8 54
Netral
Persen (%) 2,59 3,7 7,78 2,96 2,96 20
Observasi 7 8 8 16 6 45
Setuju
Persen (%) 2,59 2,96 2,96 5,93 2,22 16,67
Observasi 12 13 10 14 30 79
Sangat
Setuju Persen (%) 4,44 4,81 3,7 5,19 11,11 29,26
Observasi 49 56 58 49 58 270
Total Persen (%) 18,15 20,74 21,48 18,15 21,48 100,00
Sumber : Data yang diolah
Berdasarkan table di atas dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Tanggapan responden sangat tidak setuju pada motif afektif yaitu dapat meningkatkan status karena cocok untuk dibuat sebagai tren kalangan atas, memperbanyak teman sesama pemakai PDA-phone dan pasif sebanyak 15 orang (5,56%).
2. Tanggapan responden tidak setuju pada motif afektif yaitu dapat meningkatkan status karena cocok untuk dibuat sebegai tren kalangan atas, memperbanyak teman sesama pemakai PDA-phone dan pasif sebanyak 15 orang (5,56%).
3. Tanggapan responden netral pada motif afektif yaitu dapat meningkatkan status karena cocok untuk dibuat sebegai tren kalangan atas, memperbanyak teman sesama pemakai PDA-phone dan pasif sebanyak 21 orang (7,78%).
4. Tanggapan responden setuju pada motif afektif yaitu dapat meningkatkan status karena cocok untuk dibuat sebegai tren kalangan atas, memperbanyak teman sesama pemakai PDA-phone dan pasif sebanyak 16 orang (5,93%).
5. Tanggapan responden sangat setuju pada motif afektif yaitu dapat
meningkatkan status karena cocok untuk dibuat sebegai tren kalangan atas,
memperbanyak teman sesama pemakai PDA-phone dan pasif sebanyak 30 orang (11,11%)
Pada table tabulasi silang ini dapat diketahui secara jelas responden yang setuju dan yang tidak setuju dengan pemakaian PDA Phone apakah cocok digunakan sebagai trend kalangan atas, apakah sesuai dengan keinginannya tetapi tidak secara aktif mencari tahu tentang barang tersebut, atau bersifat pasif. Seperti pada Tanggapan responden tidak setuju pada motif afektif yaitu dapat meningkatkan status karena cocok untuk dibuat sebegai tren kalangan atas, memperbanyak teman sesama pemakai PDA-phone dan pasif sebanyak 15 orang (5,56%).
4.2.5. Nilai Rata-Rata Kognitif dan Afektif
Berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Loudon Bitta (p. 327-328) dapat disusun nilai rata-rata setiap komponen motif sebagai berikut :
Tabel 4.9. Nilai Rata-rata Komponen Motif
Active
3,1221 Passive
3,0638 Motif
Internal
3,1212 External
3,1230 Internal
3,0777 External
3,0499 Preservation
3,1435
01.Consistency 3,3222
02.Attribution 3,1481
03.Categorization 3,0593
04.Objectification 3,0444 Cognitive
3,1616
Growth 3,1796
05.Autonomy 3,1407
06.Exploration 3,137
07.Matching 3,1926
08.Utilitarian 3,2481 Preservation
3,0433
09.Tension- Reduction 2,981
10.SelfExpressive 3,096
11.Ego-Defensive 3,115
12.Reinforcement 2,981 Affective
3,0245
Growth 3,0055
13.Assertion 3,041
14.Affiliation 3,111
15.Identification 2,944
16.Modelling 2,926