0
BUKU PEDOMAN
KULIAH KERJA NYATA
PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PPM)
Meningkatkan Daya Saing Sumatera
Melalui Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Basic Science dan IT Literacy
INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA
BUKU PEDOMAN
KULIAH KERJA NYATA
PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PPM)
Tim Penyusun
Afit Miranto, S.T., M.T.
Alviyanda, S.T., M.T.
Wilda Harlia Devita, S.T.P., M.Si.
Jarwinda, S.Si., M.T.
Angga Jati Widiatama, S.T., M.T.
INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA
Terusan Ryacudu, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung
No. Telepon: (0721) 8030188
Website: www.itera.ac.id
Instagram: @kkn_itera
Kata Sambutan
Wakil Rektor Bidang Akademik ITERA
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu mata kuliah dan kegiatan intrakurikuler yang memadukan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Prinsip kegiatan ini adalah memberikan pengalaman kerja dalam pembelajaran dan pemberdayaan kepada masyarakat (PPM) sehingga sering disebut KKN-PPM. Oleh karena itu, KKN diarahkan untuk memfasilitasi antara dunia akademik yang teoritik ke dunia kerja yang empirik-praktis.
Sejalan dengan visi dan misi Institut Teknologi Sumatera (ITERA) untuk memberdayakan potensi yang ada di Sumatera dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan kemanusiaan maka program KKN-PPM ITERA harus mampu menjadi bagian dari program pembangunan nasional.
Paradigma lama pembangunan yang menyatakan working for community harus bisa diubah menjadi working with community melalui kegiatan KKN-PPM ini. Rekontektualisasi ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang mempunyai empati dan kepedulian terhadap permasalahan masyarakat dan pembangunan. Melalui kerjasama antar institusi yang memunculkan model-model pemberdayaan masyarakat melalui KKN Tematik dan KKN Kebangsaan diharapkan memperkaya dan memaksimalkan peran mahasiswa mengimplementasikan fungsinya sebagai sebagai agen perubahan dan pembangun masyarakat.
Saya menyambut baik penerbitan Buku Pedoman KKN ITERA karena dalam upaya untuk memberikan informasi dan arah bagi pelaksanaan program KKN sehingga lebih terencana, terarah, sistematis serta terukur dan bermanfaat bagi semua pihak, terutama mahasiswa peserta KKN, Pemerintah Daerah, dan masyarakat pada umumnya. Atas nama Pimpinan Institut Teknologi Sumatera kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Pengelola KKN ITERA yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dan telah berupaya melakukan perencanaan dan pengelolaan KKN dengan baik.
Lampung Selatan, November 2021 Wakil Rektor Bidang Akademik
Prof. Dr.-Ing. Mitra Djamal
NIP. 196005221985031002
Kata Sambutan
Ketua Tim Pengelola KKN-PPM ITERA
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga buku panduan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Daring Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dapat tersusun. Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan buku panduan ini. Sebagai salah satu perguruan tinggi di Pulau Sumatera yang berbasis teknologi, ITERA mempunyai tanggung jawab untuk mencetak sumber daya manusia di Pulau Sumatera. Tanggung jawab dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi salah satunya melalui program KKN. Program KKN ini bertujuan untuk mentransfer ilmu dan teknologi kepada masyarakat terutama di daerah pedesaan. KKN ini diharapkan dapat mendorong pemberdayaan masyarakat pedesaan untuk membangun desa secara partisipatif.
ITERA memulai program KKN perdana pada Juli tahun 2018, saat ini KKN merupakan mata kuliah wajib bagi seluruh mahasiswa ITERA. Keikutsertaan mahasiswa pada kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran dan melatih mahasiswa tentang bagaimana memahami permasalahan yang ditemui di lapangan dan menemukan solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.
Kegiatan KKN ini akan berjalan dengan baik melalui kerja sama dan dukungan dari para pemangku kepentingan yang meliputi pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat.
Akhir kata kami sampaikan kepada mahasiswa, selamat menjalankan program KKN, berkarya dan berkreasi untuk berperan dalam pembangunan negeri. Saran dan masukan dari berbagai pihak sangat kami harapkan untuk pengembangan program KKN ini.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Lampung Selatan, November 2021
Ketua Tim Pengelola KKN-PPM ITERA
DAFTAR ISI
1
Cover
2
Sambutan Wakil Rektor Bidang Akademik ITERA
3
Kata Sambutan Ketua Tim Pengelola KKN-
PPM ITERA
4
Daftar Isi
10
BAB II PENGELOLA
KKN-PPM DARING
9
Kompetensi
5
BAB I PENDAHULUAN
5
Latar Belakang
7
Tujuan dan Sasaran
10
Tata Laksana
10
Lembaga Pengelola KKN
11
Ruang Lingkup
12
Program Kegiatan KKN-
PPM Daring ITERA
14
Kriteria Program Kegiatan KKN-
PPM Daring ITERA
16
BAB III PROGRAM KKN-
PPM DARING
16
Tahap Pra- Pelaksanaan
18
Tahap Pelaksanaan
21
Tahap Pelaporan dan
Penilaian
26
TATA TERTIB KULIAH KERJA NYATA DARING ITERA
2021/2022
30
PEDOMAN PENYUSUNAN PAPARAN RENCANA TAHAPAN KEGIATAN KKN-
PPM DARING ITERA 2021/2022
31
FORMAT LOGBOOK HARIAN INDIVIDU
32
PEDOMAN PENYUSUNAN LAPORAN AKHIR KKN-PPM DARING
ITERA 2021/2022
BAB I PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan proses pembelajaran bagi mahasiswa dan sivitas akademik melalui kegiatan terjun langsung di tengah-tengah masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi bagian dari masyarakat serta secara aktif dan kreatif terlibat dalam dinamika yang terjadi di masyarakat. Mahasiswa didorong untuk mampu memberikan kontribusi positif dengan berperan aktif dalam pemanfaatan ilmu pengetahuan di kehidupan bermasyarakat sehingga memberikan kemajuan dan peningkatan dalam pembangunan masyarakat.
Menghadapi situasi pandemi Covid-19 saat ini, pelaksanaan KKN dilakukan dengan beberapa penyesuaian, terutama dalam penerapan protokol kesehatan. Kegiatan KKN-PPM Daring merupakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata dan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat dengan menggunakan mekanisme yang mematuhi kebijakan Adaptasi Kehidupan Baru, sesuai anjuran Pemerintah Republik Indonesia. KKN-PPM Daring dilaksanakan secara dalam jaringan (online) dengan tujuan untuk meminimalisir kegiatan lapangan bagi mahasiswa. Penyesuaian pelaksanaan kegiatan KKN-PPM Daring saat ini, diharapkan berjalan secara optimal sehingga kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan memberikan hasil yang terbaik untuk kemajuan mitra KKN dan mahasiswa.
Kegiatan KKN-PPM Daring secara spesifik memiliki tema pendidikan dan dirancang untuk mengatasi permasalahan riil yang dihadapi masyarakat (tematik), di Pulau Sumatera secara umum dan Provinsi Lampung secara khusus, melalui pendekatan interdisipliner atau multidisiplin dan pemberdayaan sumberdaya lokal. Program utama KKN-PPM Daring ITERA diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Pulau Sumatera yang dilatarbelakangi oleh rendahnya kualitas sumber daya manusia Pulau Sumatera dibandingkan dengan Pulau Jawa.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia tersebut secara umum berkaitan dengan beberapa hal
diantaranya basic science dan IT literacy. ITERA sebagai satu-satunya institut teknologi di Pulau
sumber daya manusia dengan fokus pada aspek ilmu pengetahuan, melalui sains dan teknologi untuk perkembangan dan kesejahteraan masyarakat di Pulau Sumatera. Hal ini sesuai dengan misi ITERA di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yaitu berkontribusi pada pemberdayaan potensi yang ada di Pulau Sumatera khususnya, melalui keunggulan dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan ilmu kemanusiaan, terangkum dalam pandangan ITERA for Sumatera. Pada pelaksanaan kegiatan KKN-PPM Daring, mahasiswa diarahkan untuk membuat program kegiatan yang sesuai dengan topik pengabdian kepada masyarakat atau penelitian berdasarkan dua aspek utama yaitu Basic Science dan IT Literacy. Kegiatan KKN-PPM Daring akan dilaksanakan di desa yang berada di daerah Provinsi Lampung yang telah dikoordinasikan dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PMDT) Provinsi Lampung.
Pada saat pelaksanaan kegiatan KKN-PPM Daring, mahasiswa dituntut dapat bekerja bersama secara berkelompok sebagai subjek/pelaku/agen penting dalam proses penyelesaian suatu masalah atau kegiatan pembangunan soft-skill maupun hard-skill sesuai dengan aspek utama tersebut.
Mahasiswa memiliki peran sebagai motivator, dinamisator, inovator, fasilitator dan problem solver bagi masyarakat yang didampingi pada saat menjalankan kegiatan. Peran tersebut akan mendorong proses pembelajaran timbal balik antara mahasiswa dan masyarakat sehingga diharapkan berkembangnya soft-skills mahasiswa, antara lain:
1. Kepekaan penghayatan kemanusiaan dalam situasi pandemi Covid-19;
2. Pengabdian/kepedulian kepada masyarakat dalam situasi pandemi Covid-19;
3. Kemampuan berbagi pengetahuan dan pengalaman pengabdian dalam situasi pandemi Covid- 19;
4. Pengembangan/penemuan pengetahuan baru dalam situasi pandemi Covid-19, dan
5. Kemampuan kepemimpinan (leadership), berwirausaha (entrepreneurship) dan kerja sama (teamwork) dalam situasi pandemi Covid-19.
Selain sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat oleh mahasiswa ITERA, pelaksanaan kegiatan
KKN-PPM ITERA merupakan salah satu syarat kelulusan Sarjana bagi seluruh mahasiswa
ITERA. Pelaksanaan KKN-PPM ITERA juga diharapkan menjadi wadah pembekalan mahasiswa
ITERA untuk berkontribusi kepada masyarakat dalam hal pengembangan dan pembangunan
masyarakat sebelum mereka dikembalikan nantinya ke masyarakat setelah menyelesaikan perkuliahan.
2. Tujuan dan Sasaran
Tujuan dari pelaksanaan KKN-PPM Daring adalah:
a. Meningkatkan rasa empati dan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan sekitar, terutama dalam situasi pandemi Covid-19.
b. Mendewasakan pola pikir mahasiswa dalam menganalisis dan menyelesaikan setiap masalah yang ada di masyarakat secara pragmatis-ilmiah dalam situasi pandemi Covid-19.
c. Melatih mahasiswa untuk menanamkan nilai kepribadian yang luhur, diantaranya:
• Nasionalisme dan Pancasilais
• Keuletan, etos kerja, dan tanggung jawab
• Kemandirian, kepemimpinan dan kewirausahaan
• Berdaya saing nasional
• Jiwa peneliti
• Eksploratif dan analisis
• Learning community and learning society
d. Mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai cara berfikir dan bekerja multidisipliner dan lintas sektoral dalam situasi pandemi Covid-19
e. Mendorong mahasiswa menerapkan IPTEKS, seni dan budaya dalam kerja kelompok dan interdispliner kepada masyarakat dalam situasi pandemi Covid-19.
Kegiatan KKN-PPM Daring diarahkan kepada 3 sasaran, yaitu:
a. Mahasiswa
• Memberikan pengalaman dan keterampilan kepada mahasiswa sebagai kader
pembangunan yang memiliki cara berfikir inovatif dan kreatif, bekerja interdisipliner dan
lintas sektoral sebagai motivator, dinamisator, inovator, fasilitator dan problem solver
dalam situasi pandemi Covid-19.
• Memahami kesulitan yang dihadapi dalam pembangunan dan pengembangan daerah di Pulau Sumatera, khususnya Provinsi Lampung, terutama dalam kualitas pendidikan serta dapat menerapkan penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mengkomunikasikannya kepada masyarakat.
• Membentuk sikap dan rasa cinta, kepedulian sosial, dan tanggung jawab mahasiswa dalam melaksanakan program-program pengembangan dan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat dalam situasi pandemi Covid-19.
b. Masyarakat (Mitra dan Pemerintah)
• Memperoleh bantuan pemikiran, tenaga, ilmu pengetahuan dan teknologi dalam peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan Sumatera, khususnya Provinsi Lampung dalam situasi pandemi Covid-19.
• Memperoleh pembaruan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dalam rangka penyelesaian permasalahan dan pemberdayaan masyarakat lingkungan Pulau Sumatera, Provinsi Lampung khususnya dalam situasi pandemi Covid-19.
• Meningkatkan kualitas setiap mitra sebagai sarana pendidikan dengan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pulau Sumatera, Provinsi Lampung khususnya dalam situasi pandemi Covid-19.
c. Perguruan Tinggi
• Perguruan Tinggi lebih terarah dalam mengembangkan ilmu dan pengetahuan, dengan adanya umpan balik sebagai hasil integrasi mahasiswa dengan masyarakat. Sehingga demikian, kurikulum perguruan tinggi akan dapat disesuaikan dengan dinamika masyarakat dalam situasi pandemi Covid-19.
• Perguruan Tinggi dapat menjalin kerjasama dengan instansi pemerintah atau lembaga lainnya dalam pengembangan IPTEKS dalam situasi pandemi Covid-19.
• Perguruan Tinggi dapat mengembangkan IPTEKS yang lebih bermanfaat dalam
pengelolaan dan penyelesaian berbagai masalah di masyarakat dalam situasi pandemi
Covid-19.
3. Kompetensi
Program KKN-PPM Daring diselenggarakan untuk menghasilkan mahasiswa dengan kompetensi:
• Mampu beradaptasi dengan cepat dengan segala sesuatu hal yang baru.
• Mampu mengumpulkan data dan informasi.
• Mampu mengkaji, mengembangkan, dan menerapkan ilmu dan teknologi yang dimiliki kepada masyarakat desa di Provinsi Lampung melalui program PkM, penelitian maupun program non PkM dan penelitian meliputi aspek Basic Science, IT Literacy, sarana dan prasarana fisik desa, efisiensi dan peningkatan produksi, sosial budaya dan kesehatan masyarakat desa.
• Mampu melakukan kerja sama (networking).
• Mampu mengelola jejaring kerja sama interdisipliner.
• Menunjukkan sikap disiplin dan efisien waktu.
• Mampu mengevaluasi kinerja sendiri dan kelompok.
• Mampu menyimpulkan hasil kerja dan memberikan rekomendasi perbaikan pelaksanaan
KKN-PPM Daring serta menemukan isu-isu strategis untuk pemberdayaan masyarakat
secara optimal.
BAB II
PENGELOLA KKN-PPM DARING
II.1 Lembaga Pengelola KKN-PPM Daring
Penyelenggaraan KKN-PPM secara daring dikoordinasikan oleh Kepala LPPM dan dilaksanakan oleh Ketua Tim Pengelola KKN. Pada pelaksanaan tugasnya, Ketua Tim Pengelola KKN dibantu oleh Wakil Ketua, Koordinator dan Anggota dari Divisi Publikasi dan Media, Divisi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) dan Monitoring, Divisi Operasional, Divisi Humas, dan Bagian Administrasi dan Keuangan.
Ketua
Wakil Ketua
Operasional Publikasi dan
Media
Pendidikan dan Pelatihan
(Diklat) dan Monitoring Humas Administrasi dan
Keuangan
Gambar 2.1 Organigram Tim Pengelola KKN
II.2 Tata Laksana
a. Alokasi Waktu
Jangka waktu yang diperlukan mahasiswa untuk kegiatan KKN-PPM Daring harus memenuhi persyaratan 2 SKS yaitu = 192 jam kerja efektif. Waktu kerja efektif 192 jam dihitung dari 2 SKS x 6 jam kerja per hari x 16 kali tatap muka. Pemberlakuan alokasi waktu ini disesuaikan dengan mekanisme KKN-PPM Daring saat pademi Covid-19.
b. Pelaksana
• Tim Pengelola KKN-PPM Daring
Tim Pengelola KKN-PPM Daring yang terdiri dari:
1. Ketua Tim Pengelola KKN-PPM Daring
2. Wakil Ketua Tim Pengelola KKN-PPM Daring
3. Koordinator Divisi Publikasi dan Media
• Anggota Divisi Publikasi dan Media
4. Koordinator Divisi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) dan Monitoring
• Anggota Divisi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) dan Monitoring 5. Koordinator Divisi Operasional
• Anggota Divisi Operasional
6. Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat (Humas)
• Anggota Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) 7. Koordinator Bagian Administrasi dan Keuangan
• Anggota Bagian Administrasi dan Keuangan
• Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)
• Mahasiswa peserta KKN-PPM Daring
Mahasiswa peserta KKN-PPM Daring yang terdiri dari:
1) Koordinator mahasiswa tingkat kelompok bertanggung jawab (selain sebagai peserta KKN) sebagai berikut:
a) Mengkoordinasikan peserta tingkat kelompok (rencana program kegiatan, diskusi tingkat kelompok, pelaksanaan program kegiatan).
b) Menjalin komunikasi yang intens dengan DPL terkait kemajuan program kegiatan, kendala menjalankan program kegiatan dan hal-hal yang berhubungan dengan keberlangsungan kegiatan KKN-PPM Daring.
c) Menyerahkan laporan berupa hardcopy dan softcopy ke Tim Pengelola KKN.
2) Seluruh mahasiswa peserta KKN-PPM Daring
a) Wajib melaksanakan tugas sebagai mahasiswa peserta KKN-PPM Daring dan mematuhi tata tertib KKN PPM (Lampiran 1).
II.3 Ruang Lingkup
Berdasarkan pada substansi aspek program kegiatan, ruang lingkup KKN-PPM Daring antara lain:
1. Basic science yang terdiri dari dasar ilmu sains yang memberi landasan pengetahuan dan
wawasan luas kepada masyarakat di desa agar memiliki keyakinan dan jiwa besar untuk
bersikap profesional, dinamis dan mampu mengambil keputusan serta bertanggungjawab dalam memanfaatkan sumber daya alam dan lingkungannya.
2. IT literacy dapat berupa tata cara kemampuan untuk menggunakan teknologi digital, alat komunikasi dan atau jaringan dalam mendefinisikan, mengakses, mengelola, meng- integrasikan, mengevaluasi, menciptakan dan mengkomunikasikan informasi secara baik dan legal untuk menghasilkan sebuah konsep baru dalam rangka membangun masyarakat berpengetahuan.
3. Sarana dan prasarana fisik desa meliputi sumber daya air, irigasi, jalan dan jembatan, sanitasi, transportasi dan pemukiman dan energi.
4. Efisiensi dan peningkatan produksi meliputi industri kecil, pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan.
5. Sosial budaya meliputi koperasi dan pengusaha kecil, pariwisata, pembangunan desa, pendidikan, kebudayaan, pemuda dan olahraga, pemberdayaan wanita, keagamaan, statistik pedesaan, teknologi informasi dan komunikasi, keamanan.
6. Kesehatan masyarakat meliputi ibu hamil, ibu menyusui dan bayi, batita dan balita, kesehatan ibu dan anak, lansia, pos kesehatan.
Sedangkan berdasarkan cakupan keruangannya, pelaksanaan KKN-PPM Daring ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas ilmu dan teknologi mitra pada lingkup mikro dan kualitas ilmu dan teknologi Provinsi Lampung pada lingkup makro.
II.4 Program Kegiatan KKN-PPM Daring ITERA
• Program KKN-PPM Daring berfokus untuk mengkaji, mengembangkan, dan menerapkan
ilmu dan teknologi yang dimiliki kepada masyarakat desa di Provinsi Lampung melalui
program PkM, penelitian maupun program non PkM dan penelitian. Pada pelaksanaannya
KKN-PPM Daring memiliki dua program yang dilaksanakan yaitu program kegiatan
pokok dan program kegiatan tambahan.
Aspek program kegiatan pokok
Aspek program kegiatan tambahan
Basic science dan IT literacy
Sarana dan prasarana fisik desa, efisiensi dan peningkatan produksi, sosial budaya dan kesehatan masyarakat desa
Gambar 2.2 Aspek Program Kegiatan KKN-PPM Daring
Mahasiswa sebagai peserta KKN-PPM Daring diharapkan mampu memberikan manfaat dan solusi dari kebutuhan dan permasalahan yang dimiliki masyarakat desa dengan program kegiatan secara umum berkaitan dengan basic science dan IT literacy sebagai program kegiatan pokok. Serta mahasiswa diharapkan mampu memberikan manfaat dan solusi dari kebutuhan dan permasalahan yang dimiliki masyarakat desa dengan program kegiatan berkaitan dengan sarana dan prasarana fisik desa, efisiensi dan peningkatan produksi, sosial budaya dan kesehatan masyarakat desa sebagai program kegiatan tambahan.
• Program kegiatan tambahan merupakan program yang dapat dijalankan oleh kelompok
atau anggota kelompok secara mandiri yang tidak hanya fokus pada basic science dan IT
literacy tetapi juga dapat berkaitan dengan kebutuhan desa dalam pengelolaan administrasi
desa, pengembangan sarana dan prasarana desa, efisiensi dan peningkatan produksi, sosial
budaya dan kesehatan masyarakat desa. Selain itu, program kegiatan tambahan juga dapat
berkaitan dengan kebutuhan desa yang dihubungkan dengan bidang keahlian mahasiswa
dengan berorientasi pada inovasi produk ataupun sistem yang dapat dimanfaatkan untuk
kemajuan desa.
Perencanaan Program Kegiatan
PkM DPL
Penelitian DPL
Non PkM/Penelitian DPL (Kebutuhan masyarakat)
Berkaitan aspek program kegiatan
pokok?
• Program kegiatan pokok
• Program kegiatan tambahan
• Program kegiatan non aspek kegiatan pokok (program kegiatan pokok)
• Program kegiatan aspek kegiatan pokok (program kegiatan tambahan)
Tidak Ya
Gambar 2.3 Diagram Masukan dan Luaran Program Kegiatan KKN-PPM Daring
• Luaran program kegiatan KKN-PPM Daring yang berkaitan dengan aspek program kegiatan yaitu basic science, IT literacy, sarana dan prasarana fisik desa, efisiensi dan peningkatan produksi, sosial budaya dan kesehatan masyarakat desa diarahkan untuk dapat berupa rancangan, model, desain teknologi tepat guna (TTG), produk olahan, paten, HAKI, video tutorial, video profil desa, video pemasaran, poster, jurnal PkM, jurnal penelitian dan lain-lain dapat menyesuaikan mengenai aspek-aspek tersebut dengan penyajian materi mengikuti dan menyesuaikan arahan DPL. Setiap mahasiswa secara berkelompok menghasilkan luaran yang bermanfaat untuk desa berdasarkan hasil koordinasi antara mahasiswa dan mitra (desa) yang menjadi lokasi KKN-PPM Daring sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal.
II. 5 Kriteria Program Kegiatan KKN-PPM Daring ITERA
Program kegiatan yang akan dilakukan oleh Mahasiswa Peserta KKN-PPM Daring ITERA memiliki beberapa kriteria, antara lain:
1. Pelaksanaan program kegiatan KKN-PPM Daring ITERA bersifat kelompok dan interdisipliner;
2. Ketua dan anggota kelompok diwajibkan untuk berkoordinasi dalam menghasilkan luaran
kegiatan KKN-PPM Daring ITERA, dengan arahan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL);
3. Program kegiatan masing-masing kelompok memiliki dua program kegiatan yaitu program kegiatan pokok dan program kegiatan tambahan berbentuk rancangan, model, desain teknologi tepat guna (TTG), produk olahan, paten, HAKI, video tutorial, video profil desa, video pemasaran, poster, jurnal PkM, jurnal penelitian dan lain-lain dapat menyesuaikan;
4. Program kegiatan mahasiswa sebagai peserta KKN-PPM Daring mengacu pada program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM)/penelitian yang diinisiasi DPL atau dapat menyesuaikan dengan kebutuhan/permasalahan yang dimiliki masyarakat desa sebagai mitra yang disesuaikan dengan arahan DPL; dan
5. Mekanisme pelaksanaan program kegiatan KKN-PPM Daring ITERA lebih lanjut menyesuaikan dengan aturan yang berlaku selama pandemi Covid-19.
Mahasiswa menghasilkan luaran dari kegiatan KKN berupa rancangan, model, desain teknologi
tepat guna (TTG), produk olahan, paten, HAKI, video tutorial, video pemasaran, video profil desa,
poster, jurnal PkM atau jurnal penelitian dan lain-lain dapat menyesuaikan yang nantinya akan
bermanfaat bagi masyarakat desa sebagai mitra. Pada pelaksanaan kegiatan KKN-PPM Daring
ITERA, mahasiswa sebagai peserta KKN-PPM Daring diharapkan mampu berperan sebagai
motivator, dinamisator, inovator, fasilitator dan problem solver dalam upaya peningkatan kualitas
sumber daya manusia dalam hal ini peningkatan kualitas ilmu dan teknologi masyarakat desa,
terkhusus desa di Provinsi Lampung.
BAB III
PROGRAM KKN-PPM DARING
Secara garis besar, tahapan program KKN-PPM Daring ITERA dapat disederhanakan menjadi 3 tahapan utama yaitu tahap pra-pelaksanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap pelaporan/penilaian setelah pelaksanaan. Berikut Gambar 3.1 merupakan alur tahapan program KKN-PPM Daring ITERA 2021/2022 beserta rincian dari setiap tahapan utamanya.
1
Pendaftaran KRS (Awal Semester)
2
Pendaftaran Peserta KKN- PPM Daring
3
Verifikasi Pendaftaran
4
Pembekalan Peserta
5
Pengarahan Rektor
& Pencanangan
7
Pamit Pencanangan
8
Pelaporan Kegiatan KKN-
PPM Daring
9
Evaluasi &
Penilaian
6
Pelaksanaan, Monitoring/
Controlling