π 蒻 ISSN。 2301‐ 7163
SUHU PERMT]KAAI\{ LAUT I}I PERAIRAN RAJAAMPAT PROPINSI PAPUA BARAT
(Hasil Citra 2006-2008) Oleh
Muhammad Ali Ulath*
Abstract
This jaurncl discasses the surface seawater temperotures in offshorewoters of Raja Ampat, West Papua Province (Results Citra 2A06-2008). retrieval of image data in August 2009 april 20lA on the islands of Raja. The results showed that the image afwarmer sea surface temperatares in the west season and trcnsisi I cooler in summer while the east and transitional II.
Ke1+vord s: SS7'sea surface temperatare ,images, RajaAmpat
1.PENDAIIULll「AN
l.l Latar Belalttng
Parameter isika peraran yang mudah dinmati diantaFa■ya Suhu Perlnukaan Laut(SPL), suhu
"m山
馳 laut■lerupakan salah satu indikator mtt mengetahui kondisi suatu p覗爛吼 diantarallya apakah peralrantersebut subuF 2威autid■.Oleh karena itt suhu sangat beTeram bagi kehidupan hewall dan tumbuhan yallg
ada pada suatu peraran.Suhu pemman lal sutt peraran sangat ditenmkan oleh peibahan faktor lin3mgansetempat
Pembahall fakor lingngan
dalam hal ini pallameter oseallogづ 五s,
sangat ditentukan olch kll,t dan tidaVAtya hembusalll angin dan diran lnassa alr yang撻 Ⅲ 面 pada pttm
tersebut.Angin yang berhembus di peralran lndonesia temtama adalah
-24-
angin muson(mollS00⇒ yang dalam
setahlln te■adi dua ktti pembalikan arah. Pembahan arah dan kekTatan angin yang bertiup di atas pcrairan mengakibatkan terJadinya perubahan dinmika di dalam peralrall terscbut.
Menmt Cl武 (1999),kuatnya angin IIlllSOn mengakibatkan meningkataya transpor Ekman,percampuran veFtikal, dan ting帥町ab址謝唱 ytt hilang akibat cvapoFaSi SepanJang musiln panas, sehingga mengakibatkan terjadinya pendinginan suhu pemukaan perairan,dan sebdibya bila angln mettadi lemah dimana
percampura.n vertikal massa ar akan lemah dan bahang yang hilang melalui evaporasi mettadi berkurang.Keadaan ini berdampよ terhadap tillggttya suhu
pemukaanperaran.
Schingga suhu peralran
dianggap penting untuk dipel電 ari,agar dttat mengcsti壺 厖i kesubllrall suatu
') Dosen Taknologi Penungkopon lkon, AP Sorong
fqr?r4a{/*rana EdiJOl l Ju面 20:2
perairan guna rnendukung kehadiran sumberdaya ikan bagi keberlangsungan usaha penangkapan ikan diperairan RajaAmpat.
1.2 Tujuan
Mengidentifikasikan kisaran suhu dari tahun 2AA6 s I d 200 8 (meli puti ratz-rata tren musiman, spesifikasi suhu secara
geografi, fenomcna
upwelling downwelling)
2. iI{ETODE PENELITIAN
Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus 2009 sampai 30 April 2010 di Kota Sorong dengan
t'rrget lokasi citra di prairan Raja Ampat. Llat ,vang digunakan dalam penelitian ini antara lain: Peta periran Kabupaten Raja Ampat, Software Ocean Data View (ODV) r,ersion 3-2.0
- 2406. Sedang bahan yang digunakan
yaitu data suhu permukaan Iaut diperoleh melalui data citra MODIS-
Terra yang telah dianalisa, me liputi data
tahun 2006-2008 pada lokasi
penelitian.
2.1 Metode Pengambilan Data
Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari citra satelit arsip World Ocean l)ut{t C.enter drtri tahun 2006 - 2008 yang di download,
data suhu permukaan laut (SPt) bulanan ratz-ratz dari citra MODIS Terra tahun 2006 -2008 dengan
resolusi spasial A,2o x 0,2" dalam lormatASCII outpul.,
Data ASCII ou@ut kemudian diolah menggurakan software Ocean
Data View (OD$, didapatkan peta gambar sebaran suhu permukaan
- -- isr
.-i; tt*^--
:' "'.
Cambar 1. Peta Lokasi Pengamatan Perairan Kabupaten Raja Ampat (DKP Raja Ampat, 2005)
3.ANALISAI}ATA
Data SPL yang diperoleh dari tahun 2AA6 * 2008 kemudian diambil nilai rata-rata tiap bulan dan selanjutnya
ditampilkan dalam bentuk gambar sebaran bulanan rala-rata. Berdasarkan gambar sebaran, berikutnya dikaji pola sebaran temporal dan fenomena-
fenomena yang terjadi seperti upwelling maupun proses dinamika lainnya. Analisa sebaran temporal juga
diamati melalui sebaran nilai
maksimum dan minimum rata-ratz perairan RajaAmpat.
・^一一︵
一一一 一
-25-
π 蒻 Ed薔瞬 │』u雨2012
4.ⅡASILDANPEDIBAⅡASAN
島 わ●"SPLI.C′3●わ●J●●
“a″7●h●●2006‐2003
=1苺
曇
。`│キ 」
,_辣 顆 饒 沃 絣 舞 ___
・ :`
RaFa● F SPι F'C′B″ia71 F●br●´″ranυ●2006‐2“8
│・
・・ ft
Fi軍畳書詈量量登鷲・諄
■ を :
_鳳 惑 _ ti.
Rar●■●SPt r.c′3●J●rl婦●Fef ranψ●2006‐2θ08
翼夢
ド"¬
に
│な がず一
ヽ■
1■‐「″│∵
l、
゛ l 戸 磨
│聰
I_∴ よ・は 」
・
"が
ヽ 事 卜 ` 1 T
ltゴ 響 デ
t:「
,電==おヽイII卜‐ _ __-l Ⅲ Ratar,SPtF Cノ 8●IJ′】Jvア:′工●力υ,2006‐2008
"理
yご
一意― ¬三
…
[ダ
ボざヵ.・lt葬醗 IW
≒ ・ ヽ _凛 」′
,ざ ド や・
鰈 酪 ち
鶴
・
1・彗
¬
… ヽ祗 鱚 鰺 茫 愧 な _J
‐26-
「ヽ
称
¬
一 一・ 一・ 一・ 一一一一一
一
・ し ∼
■
R● taコゥSPLf C′ 341"●Ap″ian“f12006・2000
│
″ 滋 EdiJ01 l Ju面 2012 費●ね“SPt r‐Cノ3●義■0■f●●eF r●●●"鰤●2008
. 一一一 一一
・一・一一一一
‘
神﹁
2006-2008
¬
│:■│・
Rataa′I SPとr.C′34`海,″ OvemOそ′ア●力υの2006‐2003
f l・
二
l,:‐
r i:普 ≒
:‐1:
議
∫ i
■■■●●■│ニ ト ‐
_・
‐■ ■l r.
│
til
11 ・ '■
1麹“
. f■ │ │:
…・ [二凛 二
=… … 二 _:r
R3●
“
SPt r'CI B″お,Des●
"0●″73わ0,2ω6‐2008
│
鷺
¬
1
オ
,
、.^=三
=I11■,二■i二____
…27‐
〓 一
・ `
ま111「
誕
'1=
‐
1'「
■ 子1′
‐´′・≒ 拷′二 =
=・
・``:■ 1=`
π 蒻 Ed面瞬 l』u話2創 2
Secarallmllm sebaran SuhuPelillukan Laut(SPL)di peralrall Rtta Ampat menunJukan bahl■ra pada saat muslm barat(Desembeち Januan,Febrtlarl), dan musim perdihan l ottd,April, Mei),SPL ccndemng lcbih hangat bila dibandingkan dengan mllsim timllr dan
IInllsim peralihall Ⅱ(Gambar 2 dan 3).
Pada musim barat SPL berkisar antara 29,01-31,88° C denganra核 卜ra櫨30,44
°C. sedangkan pada saat lnllsim
peralihan I SPL berkisar antara 28,24- 30.50°C dengall rata‐ ra協 29,37°C.
Pada kedua mlsim ini,lcbih Lttatta masa alr peHnukaan disebabkan oleh karena angL yang berhemblls iemah sehingga transfer bahang dari badan air ke udara llllenJadi b"kurang,■ralaupun padamusimbarat ditemttan upwelling
dari eddies Hallnahera yang
berkembang disekitar scbelah utara peralran Rja Ampat sebaga dampak mengalinwa angin muson barat ttya hingga menyebabkan Arus Sakal
Khatulislwa oiSK)IIlelCbar ke pantal utara Papua,yang pmcaknya tetadi pada bulan Fcbruari, akan tctapi
pengma tidょ bcrdampak lllas pada kesclumhan peralran.Nontti (2007)mewebutkan di pesisir utara Papua terdapat Arus Khatulistiwa Sclatan(South Equato五al Cment)dari Samudera Pasiflk yang pada musim timur aruslyabatl■ enuJuk〕barat.Di sebelah timur milldanao arus ini berbalik kearah timllr melnbentArlls S感olKhamlistiwa.Tetapipadamusim barat Arus hatulistiwa Selatan ini -28‐
murdur sementara itu Arus Sakal
Khatulistiwa melebar keselatan hngga
mencapai pantai utara Papua.
Pada musim timur (Juni, Juli, Agustus) SPL berada pada kisaran
antara 25 JA - 3A,63 " C dengat rata-r ata
27,86 oC, sedangkan pada saat musim peralihan II (September, Oktober, November) SPL berada pada kisaran antaraZ7,6 | - 30 .43 " C detgan r ata-rata
29,A2 "C. Berdasarkan kisaran ailai
SPL terlihatbahwapola sebaran SPL di perairan Raja Ampat menunjukan SPL pada musim timur daa musim peralihan
II lebih dingin dibandingkan dengan
musim barat dan peralihan I.
Rendahnya nilai rata-rata SPL tersebut menunjukan bahwa masa air perairan cenderung lebih dingin, dinginnya masa
air mengindikasi te{adinya upwelling
pada perairan tersebut. Upwelling yang
teqadi pada perairan ini disebabkan kuatuya tiupan angrn tenggara diatas
permukaan perairan, sehingga terjadinya pergeseran massa air
permukaan kearah barat yang kemudian muka air yatg rendah akan terisi oleh massa air yang terangkat dari kolom perairan (Transpor Ekman) keadaan ini
dominan terjadi pada sebelah timur dan
selatan perairan Misol.Berdasarkan gambar sebaran SPL (Gambar2 dan 3)
terlihat pada peranan Raja Ampat, indikasi terjadinya upwelling terjadi pada bulao Juni seiring dengan berkembangnya angin muson tenggara dan upwelling semakin intensif pada bulanJuli- September.
″ 蒻 EdiJ01 1』J轟2創2
Walawllnpadakedualnllsiminittim‐
dan Peral`htt II)Sttu pemukaan laut
relatif dittL-3m pada bahagian 磁m peraran lttaAmpat tcpatnya di peralran Wangeo Sё 魏 una dan Bar4 Suhu押阻 山 腱 btt nantpak l働ih httat Hal ini disebabkan mengalimya Arus Kamlittwa sd血
(AKS)ke劉血 barat dari peraim Pasiflkya7ngmembawattanlrhangat
menuJu peralrall milldamao melewati
l,)C11laLiranutaral[tLEliaAttq平 じt
SeiFing dengall tettadinya upwelling pada musim ulllur dm peralihall II, Inemungkinkan me血瑯Ctwa nutriellt pada peralran
tersebut selrng denga pemy,ねAn Ulat(2010), tinginya Klorofil‐ a diFairanコし彗a Ampat terdapt pada ntlslmttllrcJmi― ABrustS)danpada musim peralihttn Ⅱ (september一 Nov自由 →_Dtthasil勧嘔 町m ibn
cakalang termttak ter轟藤tp山
mttlnl peralihan II,be画 賊崚ya■lllSim tilnuF, muSil■ barat da. musiII peralMI_
ユ
Berttarkan hasil penel五 範ini
di… ,uhu pemt・ ■・ ,n lal yallg
h理麟 pada lllusIIn barat am IIlusIIll
″dihan I,sedallglen,血 u dingin
pada mllsim dmlr dan prd臨鑢 Ⅱ.
Pada muslnl臨,peraran u亀 餞Rtta Ainpat dipengaruhi oleh cddies Halmnhera dan pada mlsim tim‐ 一
peralihan II disebelah selatan
dipengaruhi oleh transport Ekman dan pada musim yang sama diutara perairan
Raja Ampat dipengaruhi oleh Arus
Khatulistiwa Selatan yang hangat.
Dinginnya perairan akibat
upwel I in g/transport ekm an, berdampak pada kehadiran sumberdaya ikan yang melimpah.
DATTARPUSTAKA
Clark, C. O., J. E. Cole and P. J. Webster,
1999 Indiaru Ocean SST and
lndian sutnmer rainfall:
pre di ctrv e re I ati ons hi ps and t hei r
decadalvqriability.
DKP Raja Ampat, 2005. Atla,s Sumberduy-a Pesisir dan Lafi
Kepulouan Rala Ampat (Distrik Waigeo Barat dan Waigeo
Selatan). Kerjasarna Antara
Coremap T'ahap lI, Dinas
Perikanan dan Kelautan
Kabupaten Raja Ampat dengan
P 1 | Ll decon P rima Mandiri. 20A5.
RajaAmpat.
Nontji, A, 2007. Laut Nusantara.
Penerbit Djarubatan Djakarta.
Jakarta.
UIat M.A. 2010. Kajian Karakter
Oseanografi Perairan
Kepulauan Raja Ampat dan
Hubungannya l)engon Hasil Tangkapan lkan Cakalang.
Thesis Program Pasca Sarjana
Universitas Pattimura Ambon.
Ambon.
-29-