• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS AKHIR 019/FATA/TS/GENAP/III/02008

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TUGAS AKHIR 019/FATA/TS/GENAP/III/02008"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS AKHIR

019/FATA/TS/GENAP/III/02008

EVALUASI KERUSAKAN BANGUNAN DERMAGA ENDE DAN PENANGANANNYA

(STUDI KASUS PADA BANGUNAN DERMAGA ENDE)

DISUSUN OLEH :

GERVINUS YOSEP GORE ITO

NOMOR REGISTRASI :

211 O3 010

JURUSAN TEKNIK SIPIL – FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDIRA

KUPANG

2010

(2)

LEMBARAN PENGESAHAN

TUGAS AKHIR

EVALUASI KERUSAKAN BANGUNAN DERMAGA ENDE DAN PENANGANANNYA

(STUDI KASUS PADA BANGUNAN DERMAGA ENDE)

DISUSUN OLEH :

GERVINUS YOSEP GORE ITO

NOMOR REGISTRASI :

211 03 010

DIPERIKSA OLEH :

ANDREAS G. AHAS, ST, MSc

DISETUJUI OLEH :

KETUA JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNWIRA KUPANG

Ir. EGIDIUS KALOGO, MT

DISAHKAN OLEH

DEKAN FAKULTAS TEKNIK UNWIRA KUPANG

Ir. IGNATIUS HERLIYANTNO, MT

(3)

LEMBARAN PENGESAHAN

TUGAS AKHIR

EVALUASI KERUSAKAN BANGUNAN DERMAGA ENDE DAN PENANGANANNYA

(STUDI KASUS PADA BANGUNAN DERMAGA ENDE)

DISUSUN OLEH :

GERVINUS YOSEP GORE ITO

NOMOR REGISTRASI :

211 03 010

Ir. EGIDIUS KALOGO, MT PENGUJI 1

DON G. DA COSTA, ST. MT PENGUJI 2

ANDREAS G. AHAS, ST,MSc

PEMBIMBING 1

(4)

MOTTO

”Guta Cavat Lapidem non Vi Set Saepe Cadendo ”

“Titik air melubangkan batu bukan dengan kekutan

tapi dengan jatuhnya terus-menerus”

(5)

”Ketika hidup ini mengalami berbagai hal, ketika aku tidak tahu lagi apa yang harus aku lakukan

&

Ketika segala jalan seperti tertutup,

Maka dua hal penting yang tidak bisa tergantikan dalam hidupku yaitu :

Ada Lutut Yang Bertelut

&

Hati Yeng Terangkat Pada Tuhan Sambil Terus Mengingat Bahwa Bersyukur Itu Tetap

INDAH”

(6)

KATA PENGANTAR

Segala puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, yang telah memberikan tuntunandengan terang Roh-Nya Yang Kudus, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik.

Skripsi ini berjudul “EVALUASI KERUSAKAN BANGUNAN DERMAGA ENDE DAN PENANGANNYA. Tulisan ini diselesaikan dalam rangka memenuhi salah satu syarat akademik untuk menyelesaikan studi strata satu (S1) di jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira Kupang

Beragam aneka hambatan dialami oleh penulis dalam penyusunan skrispi ini pada akhirnya semua itu dapat dilalui. Semuanya berkat bantuan dan budi baik dari berbagai pihak.

Untuk semua dukungan itu dengan penuh kerendahan hati penulis mengucapkan terimakasih kepada :

1. Bapak Ir. Ignatius Herliyatno, MT selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira Kupang.

2. Bapak Ir. Egidius Kalog, MT selaku Ketua Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira Kupang.

3. Bapak Ir. John G.F. Seran selaku pembimbing akademik yang telah banyak membantu panulis selama menjalani masa studi di Universitas Katolik Widya Mandira Kupang.

4. Bapak Andreas G. Ahas, ST, Msc selaku pembimbing I yang telah banyak membantu membimbing penulis dalam menyelesaiakn skripsi ini kiranya Tuhan memberkati budi baik yang telah diberikan oleh Bapak dengan tulus.

5. Para dosen dan karyawan pada Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira Kupang.

6. Yang tersayang Mama yg selalu menemaniku dengan doa-doanya dan Ayah tercinta Om Sil, Om Sius, Opa Yohanes, Om Paskal, Om Gab, Om Jhony,Om Rafael, Tanta Silva, Tanta Boby, Ma Yo, Ma Fina, Ma Etha, Ma Valen, Ma Evi Ma Nela, Ma Nona. Buat K’ Shinta Go’o, D’ Fery, Ansel, Sherlyn, Ovy, ponaanku tersyang Anggreany dan Roland, D’ Jangker, Andy, Donny, Aris, Opin, Putra, Merry, Sari, Dony, Migel, Tio, Rena, Elis, Icha, Yuven, Viona, Anang, Sisi, Lena, Shelva, Shanti, Juan, Saudaraku Dus dan Jefri dan semua keuarga yang telah banyak membantu memberi dukungan moril dan materil selama dalam penyusunan skripsi ini. Sahabat-sahabatku tercinta pada Jurusan Teknik Sipil angkatan

(7)

2003, teman-teman Himppelket Kupang, teman-teman di asrama Putra Sion Terima kasih untuk semuanya.

7. Semua pihak yang telah juga ikut membantu yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.

Pepatah kuno: “Tiada Gading yang Tak Retak”. Begitu pula dengan isi skripsi ini, masih sangat jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, segala kritik dan saran yang membangun sangatlah penulis nantikan demi penyempurnaan skripsi ini. Kepada semua pihak terutama dosen penguji yang dengan niat yang tulus memperbaiki / menyempurnakan skripsi ini sekali lagi penulis haturkan limpah terima kasih.

Kupang, Maret 2010

Penulis

(8)

EVALUASI KERUSAKAN BANGUNAN DERMAGA ENDE DAN PENANGANANNYA

(STUDI KASUS PADA BANGUNAN DERMAGA ENDE)

A B S T R A K S I

Wilayah Propinsi NTT tersebar di beberapa pulau besar maupun kecil. Dengan melihat kondisi fisik dan geografis yang ada maka salah satu aspek penting dan vital dalam memperlancar proses pembangunan di daerah ini adalah transportasi; baik darat, laut maupun udara. Transportasi laut merupakan salah satu sektor penting yang dapat mendukung proses pembangunan di wilayah Propinsi NTT ini.

Sektor angkutan ini amat berkaitan erat dengan sarana pendukung lainnya yakni bangunan dermaga. Sarana pendukung ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dan kelancaran demi suatu tujuan pembangunan yang merata ke seluruh pelosok tanah air secara khusus di wilayah Propinsi NTT. Pelabuhan yang baik dan berkualitas tidak terlepas dari perencanaan dan pengerjaan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Pemerintah Kabupaten Ende amat menyadari akan pentingnya sektor angkutan ini sehingga pada tahun 1982 Pemerintah Kabupaten Ende telah membangun sebuah dermaga yang berfungsi untuk umum. Secara administrasi, bangunan Dermaga Ende terletak di Kelurahan Kota Ratu, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende. Dermaga ini memiliki fungsi ganda, selain digunakan sebagai dermaga penumpang fungsi lainnya adalah sebagai dermaga barang. Keberadaan dermaga ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam proses percepatan pembangunan baik sosial, ekonomi, politik maupun hukum. Dari pengamatan di lapangan, ternyata bangunan dermaga tersebut mengalami kerusakan. Kerusakan bangunan dermaga ini diakibatkan oleh faktor-faktor seperti : gelombang pasang, mutu dan usia bangunan serta beban yang bekerja pada bangunan dermaga tersebut.

Bertolak dari permasalahan yang timbul akibat adanya gelombang dan beban yang bekerja pada bangunan dermaga sehingga menyebabkan rusaknya bangunan dermaga maka dilakukan penelitian tentang ”EVALUASI KERUSAKAN BANGUNAN DERMAGA ENDE DAN PENANGANANNYA”, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis-jenis kerusakan bangunan Dermaga Ende, mengklasifikasikan jenis-jenis kerusakan bangunan Dermaga Ende, menentukan penyebab terjadinya kerusakan bangunan Dermaga Ende, menentukan langkah-

(9)

langkah perbaikan kerusakan bangunan Dermaga Ende serta beberapa saran yang dapat diberikan dengan harapan bisa menjadi masukan kepada perencana, pelaksana proyek dan pemerintah setempat untuk ditindaklanjuti.

.

(10)

DAFTAR ISI

Halaman Judul

Lembaran Pengesahan Abstraksi

Motto

Kata Pengantar ... i

Daftar Isi ... iii

Daftar Gambar ... vii

Daftar Tabel ... viii

BAB I PENDAHULUAN ... 1-1 1.1 Latar Belakang ... 1-1 1.2 Rumusan Masalah ... 1-2 1.3 Tujuan Penelitian ... 1-2 1.4 Manfaat Penelitian ... 1-2 1.5 Batasan Masalah ... 1-2

BAB II LANDASAN TEORI ... 2-1 2.1 Pelabuhan ... 2-1 2.1.1 Jenis-Jenis Pelabuhan ... 2-1 2.1.1.1 Jenis Pelabuhan Ditinjau dari Segi Penyelenggaraanya ... 2-1 2.1.1.2 Jenis Pelabuhan Ditinjau dari Segi Pengusahaannya ... 2-2 2.1.1.3 Jenis Pelabuhan Ditinjau dari Fungsinya dalam Perdagangan

Nasional dan Internasional ... 2-2 2.1.1.4 Jenis Pelabuhan Ditinjau dari Segi Penggunaannya ... 2-2 2.1.2 Persyaratan dan Perlengkapan Pelabuhan ... 2-4 2.2 Dermaga ... 2-5 2.2.1 Tipe-Tipe Dermaga ... 2-6 2.2.2 Gaya-Gaya yang Bekerja pada Dermaga ... 2-6 2.2.3 Disaian Lay Out Dermaga ... 2-7

(11)

2.3 Kerusakan Bangunan Dermaga ... 2-9 2.3.1 Faktor-Faktor Penyebab Kerusakan Dermaga ... 2-9

2.3.2 Akibat Kerusakan Dermaga ... 2-10 2.4 Gelombang ... 2-10 2.4.1 Pembangkit Gelombang ... 2-10 2.4.1.1 Angin ... 2-10 2.4.1.2 Fetch ... 2-13 2.4.1.3 Peramalan Gelombang di Laut Dalam ... 2-14 2.4.1.4 Arus di Dekat Pantai ... 2-14 2.4.2 Pasang Surut ... 2-15 2.4.2.1 Pembangkit Gelombang Pasang Surut ... 2-15 2.4.2.2 Tipe-Tipe Pasang Surut ... 2-16 2.4.2.3 Elevasi Muka Air Pasang Surut ... 2-16 2.4.3 Karakteristik Gelombang ... 2-16 2.4.4 Teori Gelombang Amplitudo Kecil ... 2-17 2.4.5 Kecepatan Rambat dan Panjang Gelombang... 2-18 2.4.6 Klasifikasi Gelombang Menurut Kedalaman Relatif ... 2-18 2.5 Deformasi Gelombang ... 2-19 2.5.1 Difraksi Gelombang ... 2-19 2.5.2 Refraksi Gelombang ... 2-20 2.5.3 Refleksi Gelombang ... 2-20 2.5.4 Gelombang Pecah ... 2-22 2.5.5 Gaya Gelombang pada Dinding Vertikal ... 2-23 2.6 Kenaikan Muka Air Karena Gelombang (Wave Set-Up) ... 2-26 2.7 Kenaikan Muka Air Karena Angin (Wind Set-Up) ... 2-27 2.8 Run-Up Gelombang ... 2-28 2.9 Kerusakan Pantai Karena Adanya Bangunan Pantai ... 2-29 2.10 Perbaikan dan Penanganan Bangunan Dermaga ... 2-29

BAB III RANCANGAN PENELITIAN ...

3-1 3.1 Data ... 3-1 3.1.1 Jenis Data ... 3-1 3.1.2 Sumber Data ... 3-1

(12)

3.1.3 Cara Pengambilan Data ... 3-2 3.1.4 Waktu Pengambilan Data ... 3-2

3.2 Proses Pengolahan Data... 3-2 3.2.1 Diagram Alir Penelitian ... 3-2 3.2.2 Penjelasan Diagram Alir ... 3-4

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN ... 4-1 4.1 Pengambilan Data ... 4-1 4.1.1 Proses Pengambilan Data ... 4-1 4.1.2 Data Hasil Penelitian ... 4-1 4.2 Analisis Data ... 4-4 4.2.1 Perhitungan Wind Rose ... 4-4 4.2.2 Konversi Kecepatan Angin ... 4-6 4.2.3 Analisa Fetch ... 4-7 4.2.4 Analisa Peramalan Pasang Surut ... 4-10 4.2.5 Analisa Gelombang di Laut Dalam ... 4-10 4.2.6 Analisa Periode Ulang Gelombang ... 4-11 4.2.7 Analisa Kedalaman Gelombang (Hb dan db) ... 4-13 4.2.8 Analisa Refraksi Gelombang ... 4-17 4.2.9 Analisa Refleksi Gelombang ... 4-17 4.2.10 Analisa Gelombang Pecah ... 4-18 4.2.11 Analisa Kenaikan Muka Air karena Gelombang (Wave Set-Up) ... 4-18 4.2.12 Analisa Kenaikan Muka Air karena Angin (Wind Set-Up) ... 4-19 4.2.13 Analisa Run Up ... 4-20 4.2.14 Analisa Kecepatan Rambat dan Panjang Gelombang ... 4-20 4.2.15 Analisa Kondisi Gelombang di Lokasi Bangunan Dermaga ... 4-21 4.2.16 Analisa Gaya Gelombang pada Dinding Vertikal ... 4-23 4.3 Pembahasan ... 4-27 4.3.1 Menghitung Gaya yang Bekerja pada Bangunan Dermaga ... 4-29 4.3.2 Mengidentifikasi Jenis-Jenis Kerusakan Bangunan Dermaga ... 4-32 4.3.3 Mengklasifikasi Jenis-Jenis Kerusakan Bangunan Demaga ... 4-35 4.3.4 Menentukan Penyebab Kerusakan Terhadap Bangunan Demaga ... 4-39 4.3.5 Penanganan dan Perbaikan Bangunan Dermaga Ende ...

(13)

BAB V PENUTUP ... 5-1 5.1 Kesimpulan ... 5-1 5.2 Saran ... 5-2 Daftar Pustaka ... ix Daftar Lampiran

(14)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Mawar Angin ... 2-11 Gambar 2.2 Hubungan Antara Kecepatan Angin di Laut dan di Darat ... 2-13 Gambar 2.3 Grafik Peramalan Gelombang ... 2-14 Gambar 2.4 Karakteristik Gelombang ... 2-17 Gambar 2.5 Tipe-Tipe Gelombang Pecah ... 2-23 Gambar 2.6 Tekanan Gelombang pada Pemecah Gelombang Sisi Tegak ... 2-24 Gambar 2.7 Definisi Gaya Tekanan dan Angkat serta Momennya ... 2-26 Gambar 3.1 Diagram Alir Penyelesaian ... 3-3 Gambar 4.1 Foto Bangunan Dermaga (jembatan penghubung) yang rusak ... 4-1 Gambar 4.2 Diagram Mawar Angin ... 4-2 Gambar 4.3 Sketsa Lokasi Dermaga Ende ... 4-28 Gambar 4.4 Sketsa Gaya yang Bekerja pada Bangunan Dermaga ... 4-29 Gambar 4.5 Sketsa Potongan Memanjang Bangunan Dermaga ... 4-29 Gambar 4.6 Sketsa Potongan Bangunan Dermaga dan Titik Kolomnya ... 4-32 Gambar 4.7 Foto Kerusakan pada Jembatan Penghubung ... 4- 33 Gambar 4.8 Foto Kerusakan pada Sambungan Jembatan Penghubung dan Pelat ... 4-33 Gambar 4.9 Foto Kerusakan pada Pelat Bangunan Dermaga ... 4-34 Gambar 4.10 Foto Kerusakan pada Jembatan Penghubung ... 4-34 Gambar 4.11 Foto Kerusakan pada Kolom Bangunan Dermaga ... 4-35 Gambar 4.12 Foto Kerusakan pada Jembatan Penghubung ... 4-36 Gambar 4.13 Foto Kerusakan pada Pelat Bangunan Dermaga ... 4-36 Gambar 4.14 Foto Kerusakan pada Sambungan Jembatan Penghubung dan Pelat ... 4-37 Gambar 4.15 Foto Kerusakan pada Pelat Bangunan Dermaga ... 4-37 Gambar 4.16 Foto Kerusakan pada Kolom Bangunan Dermaga ... 4-38

(15)

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Koefisien Refleksi ... 2-21 Tabel 2.2 Kriteria kerusakan dan pembobotan ... 2-31 Tabel 4.1 Tabel Hasil Pengukuran ... 4-3 Tabel 4.2 Tabel Hasil Perhitungan Wind Rose ... 4-5 Tabel 4.3 Tabel Mawar Angin ... 4-5 Tabel 4.4 Perhitungan Mawar Angin dalam Persen... 4-5 Tabel 4.5 Kecepatan Angin Maximum Per Tahun Dominan ... 4-6 Tabel 4.6 Kecepatan Angin Maximum Per Tahun Dominan dalam m/dtk ... 4-7 Tabel 4.7 Kecepatan Angin ... 4-7 Tabel 4.8 Tabel Perhitungan Fetch Arah Tengara ... 4-8 Tabel 4.9 Tabel Perhitungan Fetch Arah Selatan ... 4-9 Tabel 4.10 Tabel Perhitungan Fetch Arah Barat Daya ... 4-9 Tabel 4.11 Tabel Perhitungan Fetch Arah Barat ... 4-10 Tabel 4.12 Hasil Perhitungan Fetch ... 4-10 Tabel 4.13 Tinggi dan Periode Felombang Signifikan ... 4-11 Tabel 4.14 Menghitung Periode Ulang Gelombang Arah Selatan... 4-13 Tabel 4.15 Gelombang dengan Periode Ulang Tertentu ... 4-13 Tabel 4.16 Hasil Pengukuran ... 4-27

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan yang akan dicapai dalam kegiatan penelitian ini adalah untuk meningkatan motivasi belajar pada pelajaran IPA materi rangka dan panca indra manusia melalui

Sementara Industri Furnitur memberikan kontribusi terendah terhadap penyerapan tenaga kerja yaitu sebesar 28,31 persen, tetapi mampu memberikan kontribusi nilai

Indeks kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau pada bulan Agustus 2016 adalah sebesar 144,24 sedangkan bulan sebelumnya sebesar 142,96 sehingga mengalami

Pada pembangunan jalan layang Tanjung Priok Paket 2 tersebut digunakan pondasi dalam, yaitu tiang pancang dan bored pile.. Dalam pembahasan ini penulis

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui kemampuan metode jaringan syaraf tiruan algoritma propagasi balik dalam klasifikasi penggunaan lahan menggunakan citra ALOS

Persentase reduksi sampah campuran sampah buah dan sisa makanan 70:30 dalam skala pilot tahap I mencapai 48,14% dan penambahan berat larva hingga 70 kali dari berat awal

Adapun analisis fungsi dalam proses redesain kawasan Aloe Vera Center sebagai bagian dari Taman Agrowisata UPTD Agribisnis adalah menggabungkan fungsi eksisting

After taste yang paling disukai adalah sampel P1 sedangkan after taste yang paling tidak disukai adalah sampel P4.Semakin tinggi stevia yang digunakan maka semakin