• Tidak ada hasil yang ditemukan

OPTIMALISASI PEMANFAATAN E-COMMERCE SEBAGAI MEDIA PEMASARAN PADA KELOMPOK DASAWISMA JERUK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "OPTIMALISASI PEMANFAATAN E-COMMERCE SEBAGAI MEDIA PEMASARAN PADA KELOMPOK DASAWISMA JERUK"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

Copyright © 2021, Universitas Muhammadiyah Metro 171 Artikel Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

OPTIMALISASI PEMANFAATAN E-COMMERCE SEBAGAI MEDIA PEMASARAN PADA KELOMPOK DASAWISMA JERUK

Ira Vahlia1*, Lilian Mega Puri2, Triana Asih3

1*Universitas Muhammadiyah Metro, Metro, Indonesia

2Universitas Muhammadiyah Metro, Metro, Indonesia

3Universitas Muhammadiyah Metro, Metro, Indonesia

* Jalan Ki Hajar Dewantara Yosodadi Metro Timur, 34111, Metro, Indonesia E-mail: [email protected] 1*

Abstrak

Dasawisma sebagai salah satu kelompok kegiatan yang berperan aktif dalam melancarkan program -program yang sudah direncanakan oleh masyarakat. Peran Dasawisma di Kelurahan Yosodadi sangat penting selain sebagai ajang silaturahmi masyarakat, juga sebagai pusat informasi dan pertumbuhan ekonomi, kesehatan dan ketahanan pangan.

Permasalahan yang dialami kelompok mitra adalah: Mitra belum memiliki softskill dalam dengan baik sehingga belum dapat menggunakan aplikasi E-Commerce. Tujuan pengabdian adalah dapat meningkatkan kemampuan kelompok Mitra mengetahui Marketing 4.0 di era teknologi dan informasi serta Mitra dapat menggunakan aplikasi e-commerce untuk menjual produk. Mitra dapat untuk mewujudkan target tersebut, maka mitra diberikan pelatihan pembuatan akun E-Commerce pada aplikasi dengan pemateri Ibu Lilian Mega Putri, M. Pd. dan pendampingan oleh pemateri Ibu Ira Vahlia, M. Pd dan Ibu Triana Asih, M. Pd. di Dasawisma Jeruk selama bulan Maret sampai dengan Mei 2021 di Kelurahan Yosodadi Metro Timur Kota Metro dikediaman Ibu Suminah dengan peserta sebanyak 10 orang terdiri atas ibu-ibu anggota Dasawisma Jeruk sehingga ibu-ibu rumah tangga memiliki akun aplikasi e-commerce yang dapat digunakan untuk memasarkan produk jamu yang sudah dibuat. Mitra sangat antusius dalam mempelajari pemasaran e-commerce karena didalamnya diberikan pendampingan dalam membuat toko online pada aplikasi e-commerce sehingga nantinya mitra mampu memasaran produknya seperti pada aplikasi pada Shopee, Tokopedia, Bukalapak, dan Lazada.

Kata Kunci: Dasawisma, E-Commerce , Media Pemasaran

PENDAHULUAN

Di Kelurahan Yosodadi terdapat perkumpulan kelompok Dasawisma yaitu kelompok ibu berasal dari minimal 10 KK (kepala keluarga) rumah yang bertetangga untuk mempermudah jalannya suatu program. Salah seorang dari anggota keluarga persepuluhan untuk dipilih oleh mereka sendiri dan dijadikan pimpinan dan pembina atau penghubung. Pengumpulan dana, kuesioner, tertib administrasi adalah beberapa contoh tanggungjawab ketua Dasawisma, untuk kemudian hasilnya diteruskan ke ketua PKK. Kelompok Dasawisma yang paling maju yaitu Dasawisma jeruk yang terletak di jalan penyu 21 Yosodadi Metro Timur yang kegiatannya dilakukan pada tanggal 5 setiap bulan.

Kelompok mitra yaitu Dasawisma Jeruk kebanyakan ibu-ibu sudah memiliki Handphone android (Smartphone) yang terhubung ke internet, namun tidak dimanfaatkan sebagai sarana promosi melainkan sebagai alat komunikasi seperti grup WA Dasawisma dan Telegram serta melakukan pembelanjaan online pada saat pandemik ini melalui instagram maupun facebook.

Menurut Masykur (2019) Teknologi Informasi memiliki segudang manfaat karena setiap orang dapat dengan mudah mengakses informasi tanpa batasan ruang dan waktu. Hanya dengan menggunakan HP pembeli yang membutuhkan suatu produk tinggal menekan atau memasukkan produk kedalam keranjang kemudian produk diantar ke rumah tanpa harus repot waktu dan tenaga. HP belum digunakan sebagai alat yang dapat menghasilkan kegiatan ekonomi

(2)

Copyright © 2021, Universitas Muhammadiyah Metro 172 masyarakat, sehingga perlu diadakannya pelatihan dan pendampingan mengenai pemanfaatan e- commerce sampai kelompok mitra memiliki kemampuan untuk memperjualkan hasil produknya dengan menggunakan aplikasi E-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Instagram dan Facebook. Menurut Nasrullah (2017) dengan memanfaatkan E-commerce berbasis IT memberikan perubahan lebih cepat terhadap masayarakat dalam konteks ekonomi dan pendidikan.

Penjualan belum menggunakan E-commerce menjadi penghambat calon konsumen baru dan bagi mitra untuk memaksimalkan pendapatannya. Menurut Putriyandari (2018) meningkatkan pertumbuhan pemasaran produk sangat penting melalui strategi pemasaran berbasis teknologi sehingga lebih variatif dan inovatif sehingga dapat menarik konsumen.

Dengan demikian, perlu adanya sebuah strategi promosi yang inovatif dengan memanfaatkan teknologi yang cangih dengan jangkauan luas seluruh Indonesia untuk memasarkan hasil produknya. Untuk mewujudkan adanya strategi promosi pemasaran E-commerce diperlukan adanya pelatihan dan pendampingan kepada kelompok mitra yang nantinya dapat memasarkan produknya melalui aplikasi onlineshop.

Berdasarkan analisis situasi di atas permasalahan yang dihadapi dalam mitra setelah dilakukan survey dan disepakati oleh mitra adalah sebagai berikut:

Gambar 1. Permasalahan Mitra

Perubahan peradaban dan kebudayaan mengakibatkan perubahan teknologi, produk, gaya hidup dan konsumsi, termasuk perkembangan dunia pengobatan dan farmasi. Pemasaran produk belum pernah dimasukkan kedalam aplikasi E-commerce sehingga belum dikenal masyarakat luas. Dengan menggunakan internet sebagai alat bantu bisnis dan pemasaran, pertukaran informasi sangat cepat dan cenderung dapat menembus rintangan dan halangan sehingga menjangkau pangsa pasar yang luas. Alat aplikasi strategi bisnis yang mumpuni untuk dapat melakukan customisasi produk atau jasa yang ditawarkan secara cepat. Dengan adanya permasalahan tersebut, tim pengabdi melakukan pelatihan dan pendampingan E-commerce kepada ibu-ibu Kelompok Dasawisma Jeruk.

METODE

Subjek yang menjadi sasaran program pengabdian yaitu ibu-ibu rumah tangga pada Kelompok Dasawisma Jeruk yang anggotanya berjumlah 30 orang. Karena adanya pandemi Covid maka yang menjadi subjek pengabdian hanya 15 orang saja. Diambil sesuai dengan umur mitra dibawah 45 tahun. Karena setelah pelatihan dapat mengajari anggota lainnya. Ibu-ibu Dasawisma memiliki kegiatan merawat tanaman tanaman toga (TOGA). Selain digunakan sebagai obat, TOGA juga dapat diolah sebagai produk jamu. Mitra dapat menjual jamu dengan pemasaran E-Commerce.

Metode yang ditawarkan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi mitra dalam pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

a. Tahapan kegiatan yang dilakukan pada saat pra pelatihan adalah:

Pemasaran

Pendampingan pemasaran produk yaitu menggunakan aplikasi E-Commerce seperti tokopedia, shopee, bkalapak, dll

(3)

Copyright © 2021, Universitas Muhammadiyah Metro 173 1. Observasi keanggota dasawisma yang merupakan usia produktif namun dengan

kemampuan ict yang kurang.

2. Observasi kemampuan dan pengetahuan anggota mitra tentang teknologi tepat guna masa kini

Dari hasil observasi tentang usia dan tingkat pendidikan kelompok Dasawisma diperoleh data yaitu sebanyak 18% anggota memiliki usia > 50 Tahun sehingga termasuk usia yang kurang produktif. Namun dalam pelatihan ini dipilih 10 anggota yang masih produktif . Dari tingkat pendidikan yaitu 68% memiliki pendidikan tingkat S1 sedangkan 30% lulusan SMA dan 2%

lulusan SMP. Anggota Dasawisma lulusan tingkat S1 tetapi 48%nya merupakan ibu rumah tangga yang memiliki kegiatan dirumah.

b. Tahapan yang dilakukan saat sebelum pelatihan dan pendampingan adalah:

1. Sosialisasi tentang pengemasan yang kreatif, inovatif, menarik, modern, yang berdaya saing dipasaran e-commerce

2. Pendampingan bagaimana memanfaatkan aplikasi e-commerce untuk pemasaran produk c. Tahapan yang dilakukan saat pelatihan dan pendampingan adalah:

1. Pelatihan menggunakan aplikasi e-commerce yaitu memberikan materi tentang manfaat e-commerce, download aplikasi e-commerce serta praktik bagaimana mengenalkan produk.

2. Pendampingan tentang Marketing online (instagram, shopee, bukalapak, dan tokopedia) diberbagai aplikasi online

Realisasi kegiatan pengabdian kepadamasyarakat seperti disajikan pada Tabel 1.1 berikut:

Tabel 1. Tahapan Kegiatan Pelatihan dan Pendampingan

No Tahapan Kegiatan Target Tempat Peserta

1 Observasi SDM dan Teknologi daring

 Pengelompokan anggota mitra yang terdiri dari ibu-ibu dasawisma yang memiliki smartphone

 Kelompok mitra menjelaskan tentang penggunaan internet

Rumah Mitra (pokja)

Mitra

2 Sosialisasi pemaparan media internet, pelatihan dan

pengenalan e-commerce dan pemasaran

 Kelompok mitra mengenal, mengetatui dan memahami tentang e-commerce

 Kelompok mitra mengetahui dan mengenal cara berjualan secara online

Rumah Mitra (pokja)

Mitra

3 Pendampingan online shop (penerapan e- commerce)

 Kelompok mitra bisa menggunakan aplikasi e- commerce yang dipilih untuk berjualan

Rumah Mitra (pokja)

Mitra

4 Evaluasi program kerja  Evaluasi terhadap pemanfaatan aplikasi e- commerce

 Produk apakah sudah tersedia dan siap untuk dipasarkan melalui aplikasi

Rumah Mitra (pokja)

Mitra

HASIL DAN PEMBAHASAN

Kegiatan pengabdian yang telah dilakukan oleh tim pengabdi antara lain:

a. Observasi SDM dan Teknologi Online

Sebelum memulai pengabdian, kami tim pengabdi melakukan observasi terlebih dahulu kepada pihak mitra yaitu Dasawisma Jeruk untuk menganalisis kebutuhan apa yang ada untuk meningkatkan perekonomian yang kebanyakan merupakan ibu rumah tangga. Diketahui bahwa mitra memerlukan pelatihan dan pendampingan dari tim pengabdi sehingga dapat memasarkan produknya yang telah dimiliki yaitu jamu herbal yang berasal dari tanaman toga mitra sendiri.

Setelah analysis selesei, maka pengabdi meminta izin pengabdian serta melakukan sosialisasi

(4)

Copyright © 2021, Universitas Muhammadiyah Metro 174 kepada mitra.

Pengabdi kemudian melakukan koordinasi dalam pembuatan materi serta bagaimana teknis pelaksanaan pengabdian yang dilakukan di kampus Universitas Muhammadiyah Metro.

Sebelum pelaksanaan tim pengabdi juga menyiapkan LCD dan Laptop yang akan digunakan pada saat pengabdian, mengecek sinyal wifi yang tersedia di lokasi. Pada tanggal 6 Maret 2021 di Kediaman Ibu Suminah, kami tim pengabdi melaksanakan kegiatan pengabdian. Untuk pertama diawali oleh Ibu Lilian Mega Puri menampilkan powerpoint yang berisikan tentang pengenalan e-commerce selama 1 jam, kemudian dilanjutkan Ibu Ira Vahlia memaparkan isi powerpoint yang berisikan tentang pemanfaatan e-commerce serta apasaja menu yang terdapat pada aplikasi selama 2 jam, sedangkan Ibu Triana Asih mendampingi secara langsung dalam praktik pembuatan aplikasi apabila mitra kesulitan dalam pembuatannya. Pelaksanaan secara offline dilakukan selama 1 hari, namun diluar hari tersebut mitra selalu didampingi oleh tim pengabdi yaitu dua minggu sekali apabila ada kesulitan dalam penggunaan aplikasi E-Commerce sampai benar-benar bisa memasarkan produknya menggunakan aplikasi. Dikarenakan mitra sudah banyak yang memiliki hp android menjadikan proses pendampingan menjadi lebih mudah.

b. Sosialisasi pemaparan media internet, pelatihan dan pengenalan e-commerce dan pemasaran.

Pelatihan dan pendampingan e-commerce dilaksanakan di Kelurahan Yosodadi Metro Timur yaitu di rumah Ibu Suminah karena rumahnya luas dan tim pengabdi sudah menyiapkan kegiatan pengabdian sesuai dengan protokol kesehatan yaitu tersedianya hand sanitizer, masker serta sabun cuci tangan yang dapat dipakai oleh setiap peserta pengabdian. Jumlah peserta adalah sebanyak 10 orang namun ada 1 yang tidak memiliki hp android, maka pengabdi meminjamkan laptop sehingga semua peserta dapat mengikuti dengan baik

Gambar 2. Sosialisasi Pengenalan E-Commerce

c. Pendampingan pembuatan online shop (penerapan e-commerce)

Pendampingan dan pelatihan akun e-commerce dilaksanakan selama 2 Bulan, dimana mitra bisa selalu berkomunikasi dengan tim pengabdi. Terdapat grup wa yang memudahkan mitra apabila ada sesuatu hal yang perlu ditanyakan. Sebelum membuat toko di aplikasi, mitra mendownload terlebih dahulu aplikasi Shopee di Playstore. Penggunaan aplikasinya sangat mudah dikarenakan didalamnya juga terdapat bantuan jika ada kesulitan dalam mengoperasikan aplikasi.

(5)

Copyright © 2021, Universitas Muhammadiyah Metro 175 Gambar 3. Tampilan Depan

Pada Gambar 3. Mitra bisa mengubah profil yang ada dengan merubah nama toko contohnya jamu bubuk instan, username, profil, serta email aktif.

Dipojok kiri atas bisa klik Toko Saya untuk membuat toko

Gambar 4. Menu E-Commerce

Pada Gambar 4. setelah diklik toko saya tersebut maka akan muncul tampilan seperti disamping, banyak terdapat menu-menu yang dapat digunakan oleh penjual.

Untuk menambahkan produk bisa klik tambah produk baru. Penjual akan disuruh untuk memilih kategori. Yang dijual mitra Dasawisma Jeruk adalah Jamu Instan maka bisa pilih Makanan dan Minuman lalu pilih Minuman

Gambar 5. Variasi Produk

Gambar 5. Penjual dapat menambahkan variasi rasa, karena jamu bubuk instan yang dibuat adalah jahe merah, kunyit, temulawak, kencur.

Lalu memilih berat produk contohnya seperti 50 gr, 100 gr maupun 150 gr. Sesuai dengan kebutuhan penjual.

Pada ukuran paket juga dapat diisi sesuaikan dengan panjang, lebar dan tinggi produk.

Kemudian penjual bisa menentukan jasa pengiriman apa yang akan dipakai. Misalnya J&T Express maupun SiCepat ataupun yang lainnya yang tersedia di Kota Metro

(6)

Copyright © 2021, Universitas Muhammadiyah Metro 176

G Gambar 6. Pemasaran

Gambar 6. Penjual bisa membagikan produk yang dijual di sosial media seperti fb, twitter, line, wa, dll untuk memasarkan produk agar lebih dikenal secara luas.

Aktivitas penjual seperti berapa pemesahan, penjualan, total pengunjung maupun banyak produk yang dilihat terdapat pada menu bisnis saya.

Gambar 7. Tampilan Produk

Gambar 7. Pada menu tambah produk bisa ditambahkan gambar produk serta deskripsi produk untuk memudahkan pembeli dalam melihat keterangan produk contohnya seperti manfaat dari jamu instan bubuk maupun bagaimana cara dalam mengkonsumsi produk.

Selain itu penjual dapat menambahkan harga disetiap gambar.

Tahap akhir yaitu mengecek apakah tampilan produk sudah tampak dihalaman depan toko.

Dasawisma

Selama pelaksanaan beberapa hal yang menjadi kendala dalam pelatihan yaitu ada ibu- rumah tangga yang memang umurnya diatas 50 tahun sehingga perlu pembimbingan secara intensif oleh tim pengabdi.

Gambar 8. Pendampingan E-Commerce Kepada Beberapa Peserta Pengabdian

Pelaksanaan pengabdian yaitu pada hari Sabtu tanggal 6 Maret 2021 pada jam 09.00-

(7)

Copyright © 2021, Universitas Muhammadiyah Metro 177 selesai. Kemudian untuk pendampingan dilakukan setiap 2 minggu sekali apabila mitra membutuhkan penjelasan mengenai materi aplikasi e-commerce. Yang menjadi target dari pelatihan ini dapat berkembangnya sumber daya manusia ibu-ibu Dasawisma Jeruk sehingga dapat memasarkan produknya serta memanfaatkan teknologi dengan baik. Berdasarkan hasil pengabdian oleh Vahlia & Lelawati (2019) pelatihan dan pendampingan kepada mitra dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yaitu dapat menginovasi dari pemasaran secara konvensional menjadi pemasaran yang canggih dalam pemanfaatan teknologi.

Gambar 9. Hasil Pengabdian berupa Unggah produk pada Aplikasi

Setelah adanya pelatihan dan pendampingan ini, mitra memiliki pengetahuan tentang pemasaran produk melalui E-Commerce sehingga lebih dikenal luas di seluruh Indonesia karena siapapun dapat mengakses dan melihat produknya. Mitra juga memiliki keterampilan dalam berjualan secara online.

Respon mitra cukup antusias dapat dilihat dari pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan kepada pemateri. Bahkan pada saat pendampingan, beberapa anggota mulai memasarkan produk yang sudah dihasilkan.

KESIMPULAN

Pelatihan penggunaan aplikasi e-commerce untuk memasarkan produk di Dasawisma Jeruk dapat memudahkan mitra dalam menampilkan produk yang dimiliki yaitu jamu bubuk instan. Dengan pelatihan ini, peserta pengabdian dapat mengorganisasikan dalam memasarkan produknya serta dapat mengetahui pesanan konsumen karena didalam aplikasi terdapat tampilan status pesanan serta riwayat transaksi. Produk dapat diakses dari mana saja dan kapan saja dengan biaya ongkir yang terjangkau yaitu terdapat fitur gratis ongkir apabila penjual bekerjasama dengan pihak aplikasi. Produk dikenal diseluruh Indonesia, hal ini dapat mendukung perekonomian mitra.

UCAPAN TERIMA KASIH

Sebagai dosen pelaksana pengabdian kepada masyarakat yang sudah selesai dalam kegiatan pengabdian dimasa pandemi, pengabdi mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak LPPM dan lembaga Universitas Muhammadiyah Metro yang telah memberikan dana penelitian sehingga kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan lancar. Tidak lupa juga kepada mitra kami yaitu Dasawisma Jeruk yang sangat kooperatif dalam kegiatan ini, serta dapat melanjutkan pemasaran produk kedepannya.

(8)

Copyright © 2021, Universitas Muhammadiyah Metro 178 DAFTAR PUSTAKA

Masykur, F & Setyawan, M. B. (2019). Penerapan Smart E-Commerce Guna Pengembangan Produk Lokal Desa Tahunan Kecamatan Tegalombo Pacitan. Jurnal Pengabdian Masyarakat 1(1), 24-30.

Nasrullah, dkk. (2017). Pendampingan E-commerce dan Pendidikan di Cerme Kecamatan Ngimbang Lamongan.

Jurnal Aksiologiya 1(1), 11-17.

Putriyandari, R., dkk. (2018). Implementasi Pemanfaatan Media Sosial dalam Meningkatkan Pendapatan di Lembaga Belajar Smart Club Bandung. Jurnal Abdimas BSI, 1(1), 65-75.

Vahlia, I. & Lelawati, N. (2019). Pelatihan E-Commerce Dan Manajemen Keuangan Sebagai Langkah Meningkatkan Pendapatan Pada Keripik Pisang Arjuna. Jurnal Hilirasisasi Iptek 2(4b), 509-518.

. Pemanfaatan E-Commerce Dalam Upaya Meningkatkan Volume Penjualan Pada Mitra Keripik Pisang Arjuna Di Yosodadi Metro Timur. Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Patria 2(2), 114-121.

Gambar

Gambar 1. Permasalahan Mitra
Gambar 2. Sosialisasi Pengenalan E-Commerce
Gambar 4. Menu E-Commerce
Gambar  6.  Penjual  bisa  membagikan  produk  yang  dijual  di  sosial  media  seperti  fb,  twitter,  line,  wa,  dll  untuk  memasarkan  produk  agar  lebih dikenal secara luas
+2

Referensi

Dokumen terkait

Sebelum dilakukan kegiatan, peserta mengisi daftar hadir kegiatan dan dilakukan pre test dengan menjawab 5 pertanyaan yang telah disiapkan oleh tim, sebagian

Dari fenomena di atas peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang pengaruh pemberian motivasi terhadap kemampuan teknik menyusui yang benar pada Ibu nifas..

Jika suatu saat setelah Tanggal Emisi, terdapat perubahan dalam undang-undang yang berlaku, yang menyebabkan setiap Pemegang Obligasi Konversi menjadi tidak sah untuk memiliki

Diskusi: bahwa Ho ditiolak dan HI diterima artinya ada terapi musik klasik terhadap tingkat stress dalam menyusun tugas akhir pada mahasiswa tingkat akhir

6) 100VG-Any LAN, bukan merupakan Ethernet murni karena metode akses medianya berdasarkan demand priority, dan dapat digunakan pada sistem arsitektur

Dalam bab ini penulis akan membahas mengenai pergeseran penerjemahan kata kerja dalam BSu yaitu bahasa Jepang yang merujuk pada kata kerja: Doutaidoushi 「動態動 詞 」 ,

alat pengendalian yang berpusat di control room. Pengendalian ini dilakukan.. penyimpangan pada indikator dari yang telah ditetapkan atau diset terhadap kondisi operasi baik

Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Ho diterima yaitu tidak ada hubungan antara asupan zat besi (Fe) dengan prestasi belajar siswa di SD Negeri Kudu 02