1
PROPOSAL
PERMOHONAN BANTUAN MAHASISWA RAWAN MELANJUTKAN PENDIDIKAN (RMP)
TAHUN 2019 - 2020
DIBERIKAN KEPADA
WALIKOTA BANDUNG
MELALUI
BAGIAN TATA USAHA PIMPINAN PEMERINTAH
KOTA BANDUNG
OLEH
UNIVERSITAS NURTANIO BANDUNG Alamat :
JL. Pajajaran No. 219 Bandung
UNIV
ERSI TAS NUR TA
NIO
B A
N D U N G
2 BAB I PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Perguruan Tinggi merupakan lembaga yang sangat strategis dalam mendorong percepatan pembangunan masyarakat. Dengan sejumlah keunggulan yang dimilikinya seperti sumber daya manusia, perangkat kelembagaan yang mapan, serta kemampuan membuat riset dan kajian, maka perguruan tinggi seyogiyanya harus berperan sebagai agen pembangunan (agent of development). Dengan potensi sumberdaya manusia berkualitas yang memadai itulah, sudah sewajarnya bila Universitas atau Perguruan Tinggi di daerah mampu mengambil peran dalam pembangunan bukan hanya skala regional melainkan juga dalam skala nasional. bahkan perguruan tinggi di daerah ini dapat berkembang menjadi salah satu pusat keunggulan (center of exellence), jika ada upaya sungguh-sungguh ke arah itu.
Dalam konteks pembangunan di daerah pada era otonomi daerah, setidaknya terdapat enam diperankan yang dapat dilakukan oleh Perguruan tinggi sebagi berikut :
a. Pertama, membangun sumber daya manusia daerah yang berkualitas dengan selalu meningkatkan dan memperkuat basis pendidikan masyarakat.
Membangun sumberdaya manusia berkualitas ini mempunyai makna sangat strategis bagi pembangunan jangka panjang. Pandangan pembangunan dewasa ini menunjukkan SDM sebagai variabel utama yang menentukan keberhasilan pembangunan.
b. Kedua, mengadakan studi-studi kebijakan untuk disumbangkan kepada pemerintah daerah, sehingga memudahkan dalam menentukan prioritas program pembangunan berdasarkan kebutuhan daerah. Juga membuat studi-studi evaluatif dalam upaya perbaikan program pembangunan dan peningkatan efisiensi dan efektivitas program.
3
c. Ketiga, mengembangkan model-model pembangunan daerah dengan mempertim-bangkan sektor-sektor unggulan, yang dapat diangkat dan dimanfaatkan oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat. Model-model pembangunan tersebut diperlukan terutama untuk merumuskan program yang relevan dengan kondisi lokasi dan masyarakat setempat.
d. Keempat, membangun kerjasama antar universitas, pemerintah daerah dan masyarakat lain untuk (1). menyusun kebijakan dan program RPJMD, (2).
melaksanakan studi-studi spesifik sehubungan dengan usaha mengembangkan ekonomi masyarakat daerah, (3). melakukan kajian-kajian terhadap program nasional yang akan diterapkan di daerah, sehingga dapat memberikan sumbangan bagi pembangunan nasioanl disamping pembangunan daerah itu sendiri.
e. Kelima, memantapkan kegiatn pengabdian masyarakat sebagai wujud pemihakan, utamanya kepada penduduk miskin. Pengabdian pada masyarakat tersebut, dilakukan dengan cara membuat program kegiatan yang dapat menggerakkan dan mengembangkan ekonomi rakyat. Ini amat penting karena masyarakat di daerah, secara sosial ekonomi masih tergolong lemah. Program tersebut akan semakin mantap bila didukung oleh lembaga kajian yang menelaah mengenai masalah-masalah sosial ekonomi masyarakat.
f. Keenam, membantu mengerahkan dan menggerakkan partisipasi masyarakat, melalui kegiatan-kegiatan dalam rangka Tri Dharma Perguruan Tinggi. Partisipasi masyarakat dapat dikembangkan antara lain melalui lembaga-lembaga swadaya dan kelompok-kelompok swadaya masyarakat yang dimotivasi dan diprakarsai oleh Perguruan Tinggi.
Dalam melaksanakan peran-peran tersebut, Perguruan Tinggi harus memulai dengan melakukan pembangunan dalam dirinya, terutama dalam mengembangkan kurikulum yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan pemerintah khususnya pemerintah daerah dimana perguruan tinggi tersebut berada dan mengembangkan sarana dan prasarananya agar proses pembelajaran
4
dapat berjalan sesuai dengan kaidah keilmuan, sehingga mampu melahirkan masyarakat intelektual yang memiliki karakter bangsa Indonesia, khususnya
“karakter urang sunda”, yaitu “cageur, bageur, bener, pinter, singer, tata-titi, nastiti jeung surti” (sehat, jujur, benar, pintar, cekatan, sopan-santun, tertib dan mengerti), yang mampu memberikan bimbingan ilmu pengetahuan kepada masyarakat dan memberikan keteladanan berperilaku sesuai dengan norma yang beralaku di masyarakat.
Membangun daerah, diperlukan adanya sinergi antara pemerintah daerah dengan institusi pendidikan, dalam hal ini perguruan tinggi. Karena dari perguruan tinggi inilah akan dilahirkan sumber daya manusia yang mampu melaksanakan pembangunan daerah sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik daerah tersebut, sehingga program-program yang dicanangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Sebagaimana dimaklumi bahwa akses melanjutkan ke perguruan tinggi untuk sebagian besar masyarakat dirasakan sangat mahal, sehingga tidak sedikit masyarakat yang memiliki tingkat kecerdasan intelektual yang memadai tetapi tidak memiliki kemampuan dari segi biaya dengan terpaksa tidak dapat mengeyam pendidikan tinggi, disinlah peranan pemerintah daerah menjadi sangat penting dalam pengembangan sumber daya manusia, dalam memberikan berbagai beasiswa pendidikan bagi putra-putri daerahnya yang memiliki potensi dan integritas serta komitmen membangun daerahnya sendiri, sehingga di masa yang akan datang pemerintah daerah memiliki sumber daya manusia yang berkemampuan dalam melaksanakan program-program pembangunan di daerah khususnya Kota Bandung.
2. Maksud dan Tujuan a. Maksud
Penyusunan proposal ini dimaksudkan untuk menginformasikan Dana Bantuan Mahasiswa Rawan Melanjutkan Pendidikan Tahun 2019 Kota
5
Bandung kepada mahasiswa/mahasiswa Universitas Nurtanio Bandung tahun akademik 2019/2020 yang berasal dari APBD Pemerintahan Kota Bandung.
b. Tujuan
Adapun tujuan penyusunan proposal Dana Bantuan Mahasiswa Rawan Melanjutkan Pendidikan Tahun 2019 Kota Bandung ini adalah untuk memperoleh bantuan bantuan dana pendidikan untuk mahasiswa/mahasiswi Universitas Nurtanio Bandung.
3. Dasar Hukum
a. Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 Tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembar Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembar Negara Republik Indonesia Nomor 4844), Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
b. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasioanal (Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembar Negara Nomor 4355);
c. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembar Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembar Negara Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
d. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4578);
e. Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraaan Pemerintahan Daerah Kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Pemerintah Daerah Kepada Masyarakat (Lembaran Negara Tahun 2007 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4693);
6 BAB II
HASIL YANG DIHARAPKAN
1. Kondisi Eksisting Universitas Nurtanio Bandung
Universitas Nurtanio Bandung merupakan salah satu universitas swasta di bawah Yayasan TNI-AU Adi Upaya (Yasau), didirikan pada 8 Desember tahun 1999 berdsarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 125/D/O/1999 tanggal 19 Juli 1999, merupakan penggabungan dari dua perguruan tinggi yang diselenggarakan Yasau, yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi STIA ”Angkasa” yang berlokasi di Lanud Sulaiman dan Akademi Aeronautika Dirgantara Bandung (AADB) yang berlokasi di Lanud Husein Sastranegara Bandung.
Sampai saat ini Universitas Nurtanio Bandung menyelenggarakan 16 (enam belas) Program studi dalam 4 (empat) Fakultas, yaitu Fakultas Teknik (FT) menyelenggarakan 8 (delapan) Program Studi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) menyelenggarakan 4 (empat) Program Studi termasuk Program Pascasarjana (S2) Ilmu Administrasi dan Fakultas Ilmu Komputer dan Informatika, (FIKI), menyelenggarakan satu Program Studi serta Fakultas Ekonomi (FE) menyelenggarakan satu Program Studi.
Dalam mewujudkan visi dan misi yang diembannya, Universitas Nurtanio Bandung menyusun program jangka menengah 20 tahun ke depan dalam suatu dokumen Rencana Induk Pengembangan (RIP) Tahun 2010 – 2030. Dalam Rencana Induk Pengembangan tersebut dicantumkan dua tahapan kegiatan yang ingin dicapai yaitu tahap pertama tahun 2010-2015 Mewujudkan Unnur sebagai Perguruan Tinggi Swasta bercirikan kedirgantaraan yang sehat dan berkualitas di tingkat Jawa Barat dan Nasional. tahap kedua tahun 2016-2020 Mewujudkan Unnur sebagai pusat penyelenggara tridharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) bercirikan kedirgantaraan yang berkualitas dan unggul di kawasan ASEAN menuju universitas yang memiliki daya saing tinggi di kawasan ASIA. Tahap ketiga tahun 2021-2025
7
Mewujudkan Unnur sebagai pusat penyelenggara tridharma pendidikan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) bercirikan kedirgantaraan yang unggul dan berdaya saing tinggi di kawasan ASIA menuju universitas berkelas dunia, dan tahap keempat tahun 2026-2030 Mewujudkan Unnur sebagai Universitas berkelas dunia (world-class university) dengan menyelenggarakan dan mengembangkan tridharma pendidikan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) yang bercirikan kedirgantaran bertaraf internasional.
2. Visi, Misi, dan Tujuan a. Visi
Visi Universitas Nurtanio Bandung adalah ”Menjadi Universitas Dirgantara Kelas Dunia pada Tahun 2030”.
b. Misi
Berdasarkan Visi Universitas Nurtanio tersebut, maka misi Universitas Nurtanio adalah sebagai berikut :
1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi bercirikan kedirgantaraan yang unggul bertaraf internasional untuk mendukung industri kedirgantaraan nasional dalam rangka peningkatan daya saing bangsa;
2. Menyelenggarakan kegiatan penelitian yang berkaitan dengan kedirgantaraan dan menyebarluaskan hasil penelitian melalui publikasi ilmiah terakreditasi baik nasional maupun internasional sehingga bermanfaat bagi kesejahteraan umat manusia;
3. Menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud tanggung jawab sosial universitas (university social responsibility);
4. Membangun kerjasama yang saling memberi manfaat dengan stakeholders baik di dalam maupun di luar institusi;
8
5. Mengembangkan tata kelola universitas yang baik (good university governance) menuju terwujudnya universitas berkelas dunia.
3. Strategi Utama
Dalam mencapai tujuan jangka menengah tahap pertama dan mewujudkan misi tersebut, seluruh sivitas akademika Universitas Nurtanio berusaha keras menyiapkan institusi yang representatif guna menghasilkan sumber daya manusia yang cerdas, berkepribadian dan memiliki daya saing tinggi di tengah pergaulan global, maka disusun startegi utama sebagai berikut : a. Meningkatkan pengelolaan Organisasi dan Manajemen visional, profesional, transparan, akuntabel, efektif dan efisien dalam pengelolaan Universitas Nurtanio secara menyeluruh.
b. Meningkatkan mutu penyelenggaraan dan pelayanan pendidikan.
c. Mengembangkan kerja sama dan kemitraan dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan promosi tepat guna secara berkelanjutan.
d. Meningkatkan mutu sumber daya manusia baik tenaga akademik maupun non akademik.
Keempat strategi utama tersebut dijabarkan ke dalam empat bidang kerja sebagai berikut :
1) Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan
Salah satu indikator tercapainya visi Universitas Nurtanio Bandung adalah tingkat keberhasilan para lulusannya memperoleh peluang kerja yang tersedia dan keberhasilan lulusan dalam membuka lapangan kerja baik di tingkat nasional maupun internasional. Keberhasilan para lulusan untuk mendapatkan peluang kerja dan membuka lapangan kerja disebabkan para alumni memiliki daya saing yang tinggi. Daya saing yang tinggi diperoleh melalui proses pengembangan bidang pendidikan dan
9
kemahasiswaan yang berorientasi kepada kebutuhan dan perkembangan kondisi dan situasi. Program yang dilakukan untuk mendukung terciptanya daya saing tinggi para lulusan diantaranya adalah dengan melakukan evaluasi kurikulum secara berkala setiap dua tahun sekali agar kurikulum yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pasar para pengguna lulusan; Meningkatkan pembinaan (softskill) mahasiswa; Memberikan kesempatan pemerataan dan perluasan akses pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia.
2) Bidang Penelitian, Pengembangan Ilmu dan Pengabdian Pada Masyarakat
Salah satu ciri keberhasilan perguruan tinggi adalah dengan melihat perannya dalam memberikan arah dan menjadi agen perubahan di masyarakat. Untuk itu hasil-hasil Penelitian dan Pengabdian pada masyarakat yang dihasilkan insan perguruan tinggi harus disebarluaskan dan diimplementasikan di masyarakat. Upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat adalah dengan; Meningkatkan manajemen pengelolaan penelitian dan pengabdian pada masyarakat;
Mengoptimalkan sistem informasi yang tersedia untuk memperoleh berbagai sumber pendanaan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
3) Bidang Kerjasama
Eksistensi institusi untuk terus berkembang sangat dipengaruhi oleh pencitraan dan kredibilitasnnya. Untuk itu agar institusi dapat berkembang dan mendapatkan kepercayaan dari berbagai pihak, citra dan kredibilitasnya harus terus dipelihara dan dikembangkan.
Upaya-upaya yang dilakukan adalah dengan; Meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat, pengadaan/
pengembangan sarana dan prasarana pendidikan, pemanfaatan
10
sumber daya manusia dan pengembangan penyelenggaraan perguruan tinggi; Meningkatkan peranserta organisasi Alumni;
Meningkatkan motivasi kepada para mahasiswa dan alumni untuk memiliki rasa kebanggaan terhadap almamaternya dan meningkatkan peran alumni untuk ikut serta mengembangkan Universitas Nurtanio.
4) Bidang Manajemen dan Kelembagaan
Pengelolaan sumber daya manusia, sarana dan prasarana secafra efktif dan efisien merupakan kunci penting keberhasilan dalam upaya mencapai visi dan misi Universitas Nurtanio serta didukung dengan manajemen yang transparan dan akuntabel akan mewujudkan organisasi yang memiliki jaminan keberlangsungan dan daya saing tinggi.
Upaya yang dilakukan adalah dengan program; Mengembang- kan kapasitas kelembagaan (capacity building); Meningkatkan akuntabilitas pengelolaan; Meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan.
Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa tujuan akhir dari pengembangan Universitas Nurtanio tahap kedua (2016 – 2020) adalah terwujudnya kelembagaan yang kuat sehingga mampu berkembang secara berkelanjutan secara kuantitas maupun kualitas peserta didik yang memiliki daya saing tinggi sesuai dengan kualifikasi dan tuntutan stakeholder melalui proses pendidikan yang tepat dan efisien, sehingga para lulusannya mampu berdaya saing ditingkat ASEAN.
Keterlibatan peserta didik dalam membangun nilai sistem pendidikan memiliki peran sangat tinggi. Karena keunggulan institusi pendidikan tinggi diciptakan oleh keberhasilan lulusannya (output) dalam memenuhi kualifikasi yang ditetapkan pengguna.
Ketepatan proses penyelenggaraan pendidikan tinggi yang diarahkan dari visi dan misi akan membentuk lulusan (output) yang memiliki
11
kompetensi dan daya saing tinggi sesuai dengan kebutuhan pengguna yang pada gilirannya mampu meningkatkan kredibilitas pengguna dan stakeholder.
4. Keadaan Mahasiswa
Sebagaimana telah dijelaskan, Universitas Nurtanio Bandung dalam menyelenggarakan pendidikannya di dua kampus yang secara geografis terpisah.
Kampus I berada di Jl. Pajajaran No. 219 Lanud Husein Sastranegara Kota Bandung, ditempati oleh Rektorat, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Fakultas Ilmu Komputer dan Informatika, sedangkan di kampus II yang berlokasi di Lanud Sulaiman Margahayu Kabupaten Bandung, ditempati oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Penyelenggaraan pendidikan di FISIP meliputi : Program Pendidikan Pascasarjana (S-2) Ilmu Administrasi Bidang Kajian Utama Administrasi Publik, Program Pendidikan Sarjana (S-1) Ilmu Administrasi Negara, Program Pendidikan Sarjana (S-1) Ilmu Administrasi Bisnis dan Program Pendidikan Diploma (D-3) Administrasi Logistik. Jumlah mahasiswa aktif pada Tahun Akademik 2018/2019 saat ini seluruhnya berjumlah 3058 orang.
Penyelenggaraan pendidikan di Kampus I sampai saat ini sudah didukung dengan sarana dan prasarana yang cukup memadai, dan sampai saat ini masih terus dikembangkan dengan investasi dari yayasan maupun dana-dana hibah dari Pendidikan Tinggi Kementrian Riset dan Pendidikan Tinggi. Sedangkan penyelenggaraan pendidikan di Kampus II yang terletak di Lanud Sulaiman Kabupaten Bandung sampai dengan saat ini sudah berjalan sesuai dengan harapan walaupun belum dapat terlaksana secara optimal.
Jumlah mahasiswa aktif Universitas Nurtanio Bandung per Maret 2019 sebanyak 3058 orang yang terdiri dari mahasiswa dari empat Fakultas dan Program Pascasarajana. Masing-masing, sebagaimana dapat dilihat pada Grafik sebagai berikut :
12
GRAFIK MAHASISWA AKTIF UNNUR PADA TAHUN AKADEMIK 2018/2019
Sedangkan jumlah penerimaan Mahasiswa Baru dalam lima tahun terakhir digambarkan pada Tabel sebagai berikut :
TABEL PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNNUR TAHUN AKADEMIK 2014 S.D. 2018
2014/2015 2015/2016 2016/2017 2017/2018 2018/2019
1 PROGRAM PASCASARJANA 130 77 33 30 22
2 FAKULTAS TEKNIK 376 378 310 303 304
3 FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN INFORMATIKA 69 50 26 52 55
4 FAK. ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK 263 208 203 167 186
5 FAKULTAS EKONOMI 199 262 125 115 110
1037 975 697 667 677
JUMLAH
TAHUN AKADEMIK
NO FAKULTAS/PROGRAM
Sumber : Biro AAK Unnur tahun 2019
Berdasarkan Tabel tersebut di atas, sejak Tahun Akademik 2014/2015 sampai dengan Tahun akademik 2018/2019 penerimaan mahasiswa baru Unnur menunjukkan trend yang menurun dari segi kuantitas. Karena sejak Tahun Akademik 2014/2015 sampai dengan Tahun Akademik 2018/2019, sesuai
13
dengan peraturan Menteri, Unnur difokuskan pada peningkatan kualitas disesuaikan dengan kapasitas dosen, rasio dosen dengan mahasiswa, sarana dan prasarana pendidikan yang tersedia dan secara bertahap melakukan perbaikan mutu untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas.
Selain Beasiswa Bantuan Biaya Pendidikan dari Pemerintah Kota Bandung, perolehan beasiswa mahasiswa Unnur diperoleh dari berbagai sumber, diantaranya Bidikmisi, beasiswa PPA dari Kementrian Riset dan Pendidikan Tinggi melalui LDikti Wilayah V, Beasiswa dari Provinsi Jawa Barat, dan lain- lain. Secara kuantitas dijelaskan pada Tabel sebagai berikut :
TABEL PENERIMA BEASISWA MAHASISWA UNNUR TAHUN AKADEMIK 2018
No. Jenis Beasiswa Jumlah Keterangan 1 Bantuan Biaya Pendidikan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat
21
2 Bidikmisi 23 Kemenristekdikti
3 PPA 44 Kemenristekdikti
4 Bawaku 44 Walikota Bandung
Sumber : Biro AAK Unnur Tahun 2019
Berdasarkan data tersebut di atas, beasiswa yang dikelola oleh Unnur pada tahun 2019 sebanyak 132 orang mahasiswa atau kurang lebih 4,32% dari jumlah mahasiswa aktif Unnur tahun 2017/2019, mengalami kenaikan sebesar 0,54% dari Tahun Akademik 2017/2018
5. Keadaan Tanah dan Bangunan
Universitas Nurtanio Bandung memiliki dua lokasi Kampus yang secara geografis saling berjauhan. Kampus I bertempat di Jl. Pajajaan No. 219 Lanud Husein Sastranegara Bandung memilki luas tanah 36.242,52 m2 dengan luas bangunan 15.848,875m2, sedangkan kampus II yang berlokasi di Lanud Sulaiman memiliki luas tanah 18.010 m2 dengan luas bangunan 2.500 m2.
14
Penggunaan lahan kampus sebagaimana tersebut, didasarkan pada Perjanjian Kerjasama antara TNI Angkatan Udara dengan Yayasan Adi Upaya (Yasau) Nomor Perjama : Perjama/24/IX/2011 : Nomor : Perjam/2/IX/2011 tentang Sewa Barang Milik Negara Berupa Tanah dan Bangunan TNI AU untuk Kampus Perguruan Tinggi Swasta.
6. Kondisi yang diharapkan dari hasil kegiatan
Perolehan beasiswa atau Dana Bantuan Mahasiswa Rawan Melanjutkan Pendidikan Tahun 2019 bagi mahasiswa Universitas Nurtanio Bandung, tentu harus memiliki dampak positif terhadap mahasiswa maupn bagi lembaga Universitas Nurtanio Bandung. Adapun kondisi yang diharapkan dari hasil kegiatan adalah sebagai berikut :
a. Membantu mahasiswa yang secara ekonomi kurang beruntung untuk mampu menyelesaikan pendidikan tingginya di Universitas Nurtanio Bandung.
b. Memberikan motivasi bagi para mahasiswa Unnur untuk mampu menyelesaikan penddikan tepat pada waktunya.
c. Tertanamnya fanatisme daerah (positif) rasa tanggung jawab untuk membangun dan mengembangan potensi yang dimiliki oleh Kota Bandung Barat.
d. Memiliki kebanggaan sebagai masyarakat Kota Bandung
e. Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Universitas Nurtanio Bandung.
7. Indikator dan Ukuran keberhasilan
Indikator keberhasilan dari program beasiswa Dana Bantuan Mahasiswa Rawan Melanjutkan Pendidikan Tahun 2019 Kota Bandung, nantinya diharapkan dari :
15
a. Bertambahnya secara kuantitas mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi mampu menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas Nurtanio Bandung.
b. Meningkatnya motivasi mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan tepat waktu.
c. Tertanamnya rasa tanggung jawab yang tinggi dari para mahasiswa/lulusan Universitas Nurtanio Bandung berkomitmen membangunan Jawa Barat.
d. Banyaknya jumlah mahasiswa yang berkualitas melanjutkan pendidikan tingginya di Universitas Nurtanio Bandung.
8. Jumlah Penerima, Besarnya Dana dan Rencana Pemanfaatan Beasiswa a. Jumlah Penerima
Jumlah penerima Dana Bantuan Mahasiswa Rawan Melanjutkan Pendidikan Tahun 2019 sesuai dengan quota yang diberikan adalah sebanyak 47 (empat puluh tujuh) orang mahasiswa.
b. Besarnya Dana
Besarnya dana yang diharapkan akan diperoleh Universitas Nurtanio Bandung dari Bantuan Biaya Pendidikan Pemerintah Kota Bandung untuk sebanyak 47 (empat puluh tujuh) orang mahasiswa Unnur adalah sebesar Rp. 225.600.000,00 (Dua ratus dua puluh lima juta enam ratus ribu rupiah)
c. Rencana Pemanfaatan
Rencana pemanfaatan Dana Bantuan Mahasiswa Rawan Melanjutkan Pendidikan Tahun 2019 dari Pemerintah Kota Bandung untuk mahasiswa Universitas Nurtanio Bandung dialokasikan untuk :
1) Pembayaran Pengembangan Universitas 2) Pembayaran Biaya Operasional Pendidikan
16
3) Pembayaran Biaya Penyelenggaraan Pendidikan.
9. Jadwal Kegiatan
Kegiatan penyaluran Dana Bantuan Mahasiswa Rawan Melanjutkan Pendidikan Tahun 2019 Mahasiswa Universitas Nurtanio Bandung yang berasal dari Pemerintah Kota Bandung disampaikan pada Lampiran.
17 BAB III PENUTUP
Demikian proposal ini dibuat, dengan harapan kiranya Beasiswa/Bantuan Biaya Pendidikan bagi 47 (empat puluh tujuh) orang Mahasiswa Universitas Nurtanio Bandung Bandung dapat didukung dari Dana Bantuan Mahasiswa Rawan Melanjutkan Pendidikan Tahun 2019. Atas perhatian dan terkabulnya proposal ini kami ucapkan terima kasih.
Bandung, 11 Maret 2020 Rektor,
Dr. Tatan Kustana, M.Bus., M.A.