vi Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK
Kesehatan merupakan harta yang paling berharga. Olah kebugaran / fitness memang sudah menjadi sebuah gaya hidup, bahkan sudah merambah kepinggiran kota. Peluang pasar pada bisnis gym dijadikan suatu peluang bagi para pebisnis, banyak pebisnis yang membuka tempat fitness, salah satunya adalah Fire Gym yang berada didaerah Cimahi, didirikan pada bulan Februari 2000, merupakan tempat fitness yang pertama kali berdiri di Cimahi.
Dengan adanya permasalah ini penulis melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan dimensi kualitas jasa terhadap minat kunjung konsumen di Fire Gym, dapat member masukan terhadap kekurangan – kekurangan yang ada saat ini sehingga dapat memenuhi keinginan konsumen.
Data yang digunakan berasal dari hasil penyebaran kuesioner yang mengacu pada variable dimensi kualitas jasa.Hasil kuesioner ini diuji dengan menggunakan softwere SPSS.
vii Universitas Kristen Maranatha DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
HALAMAN PENGESAHAN ... ii
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI . ... iii
KATA PENGANTAR ... iv
ABSTRAK ... vi
DAFTAR ISI ... vii
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang penelelitian ... 1
1.2. Identifikasi masalah ... 4
1.3. Maksud dan tujuan penelitian ... ... 4
1.4. Kegunaan penelitian.. ... 5
1.5. Sistematika pembahasan .. ... 5
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Pemasaran ... 7
2.1.1. Pengertian pemasaran ... 7
2.1.2. Pengertian bauran pemasaran ... 8
2.2. Jasa ... 19
viii Universitas Kristen Maranatha
2.2.2. Karakteristik jasa . ... 19
2.2.3. Kualitas, lokasi, dan tata letak fasilitas jasa ... 20
2.3. Minat beli ... 25
2.3.1. Pengertian minat beli ... 25
2.3.2. Faktor – faktor yang mempengaruhi minat beli konsumen ... 26
2.3.3. Tahapan minat beli ... 29
2.3.4. Karakteristik yang mempengaruhi minat beli konsumen ... 30
2.4. Kerangka pemikiran ... 33
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Lokasi penelitian dan waktu penelitian ... 34
3.2. Metodologi penelitian ... 34
3.2.1. Metode Penelitian ... 34
3.2.2. Operasional variabel . ... 34
3.3. Sumber data . ... 40
3.4. Populasi dan sampel ... 40
3.5. Hipotesis ... 41
3.6. Teknik pengumpulan data ... 42
ix Universitas Kristen Maranatha BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1. Analisis deskriptif ... 46
4.1.1. Deskriptif per pertanyaan ... 46
4.1.2. Deskriptif per variabel ... 74
4.2. Analisis regresi linear sederhana ... 75
4.2.1 Pengujian hipotesis (uji t) ... 76
4.2.2. Koefisien regresi dan koefisien determinasi ... 77
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan ... 79
5.2. Saran ... 80
5.2.1. Saran bagi Fire Gym ... 80
5.2.2. Saran bagi penelitian selanjutnya ... 88
DAFTAR PUSTAKA
1 Universitas Kristen Maranatha
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang Penelitian
Kesehatan merupakan harta yang paling berharga. Kesehatan menunjang
manusia dapat melakukan aktivitas dengan baik dan lancar. Dewasa ini banyak orang
yang sudah berfikir untuk menjaga kesehatan karena kesehatan itu mahal haraganya
dan orang-orang sudah berorientasi pada “Lebih baik mencegah daripada
mengobati”. Selain dengan mengkonsumsi makanan yang baik, kegiatan lain yang
dapat dilakukan untuk menjaha kesehatan adalah berolahraga.
Perkembangan jaman dewasa ini memacu bisnis gym semakin pesat, banyak
pengusaha yang menangkap kebutuhan pasar terutama kebutuhan akan suatu tempat
yang nyaman yang dapat menjaga kebugaran tubuh seseorang. Selain untuk
kesehatan, tempat fitness pun dapat membantu seseorang untuk melatih fisik maupun
menjaga penampilan. Latihan yang cukup teratur akan membuat tubuh seseorang
menjadi sehat dan bugar.
Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk membuat tubuh menjadi lebih
berisi, berotot, dan tetap ramping adalah lewat olah badan atau body building dipusat
kebugaran atau sering kita sebut dengan sebutan tempat fitness atau fitness centre.
Dahulu ada mitos yang mengatakan bahwa badan yang gemuk, cenderung buncit
adalah bentuk badan para bos tetapi mitos tersebut sudah tidak berlaku lagi untuk
saat ini.Sekarang sudah banyak bos, khususnya eksekutif muda yang memiliki
2
Universitas Kristen Maranatha
Permasalahan dalam memperbaiki penampilan inilah yang tampaknya
membuat banyak orang, terutama kalangan muda untuk rajin berolahraga.Dewasa ini
tidak sedikit orang yang mengartikan jika sehat sebagai kondisi perut langsing (six
pack) dan lengan berotot.Kecenderungan itu pun ditangkap oleh berbagai pusat
kebugaran (fitness center).
Pada jaman modern seperti sekarang ini, olah kebugaran (banyak orang
menyebutnya fitnes) memang sudah menjadi gaya hidup, bukan hanya pada
masyarakat kota besar, tetapi sudah merambah ke pinggiran kota, meski tempatnya
tidak selalu nyaman, yang penting terdapat bermacam-macam alat untuk melatih otot
tubuh.Orang muda, baik pelajar, mahasiswa, maupun eksekutif, tertarik menjadi
anggota klub kebugaran dengan berbagai keperluan.Tujuan mereka mulai dari
membentuk otot, merampingkan tubuh, atau menjaga kebugaran, supaya terkesan
gaul dan keren juga menjadi salah satu alasan mereka bergabung di sebuah klub
fitness.
Peluang pasar pada bisnis gym dijadikan sebagai suatu peluang bagi para
pebisnis, banyak pebisnis yang membuka tempat fitness.Contohnya dikota besar
seperti Bandung, dikota ini banyak sekali orang yang mendirikan tempat
fitness.Tentu hal ini menimbulkan persaingan yang ketat antar pengelola tempat
fitness tersebut.Dalam persaingan tersebut, tempat fitness yang telah berdiri sejak
lama tentu saja akan berusaha untuk mempertahankan market share yang telah
menjadi pelanggan atau member, sedangkan tempat fitness yang baru, akan selalu
berusaha untuk dapat menarik konsumen sebanyak mungkin.
Salah satu dari sekian banyak tempat fitnes yang ada dikota Bandung adalah
Universitas Kristen Maranatha
pada bulan Februari tahun 2000. Fire Gym merupakan tempat fitness yang pertama
kali berdiri di Cimahi.Selama kurang lebih 10 tahun berdiri, Fire Gymterbukti
mampu bersaing dengan memberikan layanan terbaik hingga dapat menarik
konsumen untuk mengolah tubuhnya disana.
Fire Gym berusaha menarik konsumennya menggunakan media promosi
berupa brosur yang kemudian dibagikan kepada masyarakat yang tinggal disekitar
Cimahi, salah satu bentuk promosi yang dilakukan oleh Fire Gym adalahdengan
memberikan kartu anggota gratis atau lebih sering kita sebut dengan istilah Joining
Fee. Seperti kita ketahui bahawa Joining fee itu sendiri adalah biaya yang harus
dibayar oleh konsumen pada saat ingin menjadi anggota tetap Fire Gym.
Promosi yang telah dilakukan oleh Fire Gym tersebut dapat dikatakan
berhasil karena pada saat itu banyak konsumen berdatangan untuk mencoba jasa
yang ditawarkan Fire Gym. Berbagai fasilitas telah disiapkan oleh Fire Gym untuk
memenuhi keinginan konsumen, selain alat fitnes yang lengkap, Fire Gym juga
menyediakan tempat sauna. Selain itu yang menjadi daya tarik para konsumen adalah
Fire Gym tidak hanya menyediakan fasilitas untuk kaum laki-laki saja, Fire Gym
juga menyediakan tempat serta instruktur untuk kelas aerobik yang dapat digunakan
oleh kaum wanita.
Seiring dengan berjalannya waktu dan mengingat banyak berdirinya tempat
fitness yang baru (pesaing), banyak anggota club Fire Gym yang menjadi menjadi
anggota, tidak pernah datang kembali dan tidak membayar iuran bulanan yang sudah
ditetapkan oleh Fire Gym.
Hal-hal tersebut melatarbelakangi pentingnya dilakukan penelitian di Fire
4
Universitas Kristen Maranatha
fitnesslama yang bermaksud meningkatkan serta mempertahankan member yang
telah ada agar tidak berpindah ke pesaing.
1.2Identifikasi Masalah
1. Bagaimana dimensi kualitas pelayanan jasa yang dilakukan Fire Gym saat
ini?
2. Apakah kualitas jasa mempengaruhi minat kunjung konsumen Fire Gym?
3. Seberapa besar kualitas jasa mempengaruhi minat kunjung konsumen di Fire
Gym ?
1.3Maksud dan Tujuan Penelitian
Maksud penulis melakukan penelitian ini adalah untuk memenuhi persyaratan
dalam menempuh program sarjana strata satu (S1) Fakultas Ekonomi Jurusan
Manajemen Universitas Kristen Maranatha Bandung.
Tujuan penelitian:
1. Dapat mengetahui dimensi kualitas pelayanan jasa yang dilakukan Fire Gym
saat ini
2. Dapat mengetahui apakah kualitas jasa mempengaruhi minat kunjung
konsumen Fire Gym.
3. Dapat mengetahui seberapa besar kualitas jasa mempengaruhi minat kunjung
Universitas Kristen Maranatha 1.4Kegunaan Penelitian
1. Bagi pihak Fire Gym, dapat memberikan masukan terhadap
kekurangan-kekurangan yang ada saat ini sehingga dapat memenuhi keinginan konsumen.
2. Bagi pihak penulis, dapat mengetahui tingkat kepuasan konsumen dan minat
kunjung di Fire Gym.
3. Bagi pembaca, dapat menambah wawasan dan dapat mengembangkan
variabel.
1.5Sistematika Pembahasan
Bab I. Pendahuluan
Dalam bab ini dibahas tentang latar belakang masalah, identifikasi masalah,
maksud dan tujuan penelitian, dan sistematika pembahasan.
Bab II. Tinjauan Pustaka
Dalam bab ini dibahas tentang landasan teori mengenai pengertian
pemasaran, jasa, minat beli.
Bab III. Metodologi Penelitian
Dalam bab ini dibahas tentang lokasi penelitian dan waktu penelitian,
metodologi penelitian, sumber data, populasi dan sampel, hipotesis, teknik
6
Universitas Kristen Maranatha
Bab IV. Hasil Penelitian dan Pembahasan
Dalam bab ini akan dibahasa tentang analisi deskriptif, analisis regresi linear
sederhana.
Bab V. Kesimpulan dan Saran
Dalam bab ini penulis memberikan kesimpulan tentang dimensi kualitas jasa
terhadapa minat kunjung konsumen di Fire Gym, dan penulis juga memberikan
79 Universitas Kristen Maranatha KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang penulis lakukan berkaitan
dengan Pengaruh Kualitas Pelayanaan terhadap Minat Kunjung Konsumen, maka
penulis menyimpulkan beberapa kesimpulan sebagai berikut:
1. Kualitas dimensi pelayanan jasa pada Fire Gym rata-rata diperoleh bahwa
kualitas dimensi pelayanan jasa sudah baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil
perhitungan rata- rata responden menyatakan setuju terhadap pertanyaan-
pertanyaan yg berkaitan dengan kualitas pelayanan jasa pada Fire Gym.
2. Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan
jasa berpengaruh terhadap minat kunjung konsumen pada tempat fitness Fire
Gym.
3. Besarnya kualitas pelayanan jasa berpengaruh terhadap minat kunjung
konsumen pada tempat fitness Fire Gym adalah 0,0009 %. Angka ini
menunjukkan nahwa pengaruh pelayanan jasa berpengaruh sangat kecil
80
Universitas Kristen Maranatha 5.2 Saran
5.2.1 Saran Bagi Fire Gym.
Melengkapi hasil penelitian yang dilakukan, penulis mencoba untuk
memberikan saran-saran yang didasarkan pada hasil penelitaian. Saran-saran untuk
permasalahan setiap variabel sebagai berikut:
1. Kualitas pelayanan jasa pada Fire Gym perlu ditingkatkan secara signifikan.
Mengingat bahwa letak core bussiness perusahaan jasa adalah kualitas pelayanan
yang memuaskan bagi konsumen pengguna jasa.
5.2.2 Saran Bagi Penelitian Selanjutnya
Bagi penelitian selanjutnya sebaiknya perlu diteliti lebih dalam lagi mengenai
kualitas pelayanan jasa. Karena penelitian sejenis ini akan sangat bermanfaat
Universitas Kristen Maranatha
Beri tanda (X) pada jawaban yang sesuai dengan pendapat anda
Keterangan:
STS = Sangat Tidak Setuju
TS = Tidak Setuju
TT = Tidak Tahu
S = Setuju
SS = Sangat Setuju
Pertanyaan mengenai dimensi kualitas jasa
No Pertanyaan STS TS TT S SS
1 Fire Gym memiliki peralatan fitness yang
lengkap
2 Fire Gym memiliki halaman parkir yang luas
3 Karyawan Fire Gym selalu berpenampilan
rapi
4 Bentuk gedung Fire Gym terlihat modern
5 Fire Gym memiliki fasilitas yang lengkap
6 Fire Gym memiliki fasilitas sauna yang baik
82
Universitas Kristen Maranatha
10 Fire Gym menyediakan dispenser yang selalu
berisi air mineral (gallon tidak kosong)
11 Fire Gym menyediakan café untuk para
konsumen / member
12 Fire Gym menyediakan timbangan berat
badan yang akurat
13 Fire Gym menyediakan TV untuk konsumen /
member
14 Fire Gym memeiliki pelatih / instruktur yang
handal
15 Karyawan Fire Gym selalu bersikap ramah
dan sopan terhadap anda
16 Anda merasa aman bertransaksi dengan para
Universitas Kristen Maranatha
Beri tanda (X) pada jawaban yang sesuai dengan pendapat anda
Keterangan:
SM = Sangat Menarik
M = Menarik
CM = Cukup Menarik
TM = Tidak Menarik
STM = Sangat Tidak Menarik
Kuesioner mengenai minat kunjung / minat beli konsumen
No Pertanyaan SM M CM TM STM
5 Tanggapan anda mengenai tata letak alat fitnes
6 Tanggapan anda mengenai ketertarikan pada
pelayanan jasa fitnes baru
7 Tanggapan anda mengenai ketertarikan pada
kualitas pelayanan jasa fitness
84
Universitas Kristen Maranatha
kelebihan pelayanan jasa fitness baru
9 Tanggapan anda mengenai ketertarikan pada
kekurangan pelayanan jasa fitness baru
10 Tanggapan anda mengenai ketertarikan pada
semua fasilitas
11 Tanggapan anda mengenai keinginan untuk
mencoba free trial yang ditawarkan
12 Tanggapan anda mengenai keinginan untuk
menjadi member
13 Tanggapan anda mengenai keinginan untuk
mendapatkan brosur
14 Tanggapan anda mengenai keinginan untuk
mendapatkan diskon khusus
15 Tanggapan anda mengenai keinginan untuk
mendapatkan kualitas pelayanan jasa fitness
yang diharapkan
16 Tanggapan anda mengenai tindakan untuk
membeli atau menggunakan jasa Fire Gym
17 Tanggapan anda mengenai tindakan untuk
menjadi member / pelanggan
18 Tanggapan anda mengenai tindakan untuk
menawarkan pelayanan jasa fitness pada teman
Universitas Kristen Maranatha
menjadi member dalam waktu lama
20 Tanggapan anda mengenai tindakan untuk setia
Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR KEPUSTAKAAN
Arikunto, Suharsimi. (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Edisi Revisi V. Rineka Cipta, Jakarta.
Jogiyanto. (2007). Metode Penelitian Bisnis : Salah Kaprah dan
Pengalaman-Pengalaman. BPFE UGM, Yogyakarta.
Kotler, Philip. (2000). Marketing Management. Millenium Edition, Prentice Hall.
Kotler Philip dan Kelvin Lane Keller (2009). Manajemen Pemasaran. Edisi 13. Erlangga, Jakarta.
Suliyanto. (2006). Metode Riset Bisnis. Andi Offset, Yogyakarta.
Tjiptono, Fandy. (2004). Manajemen Jasa. Andi Offset, Yogyakarta.
Umar, Husein. (2003). Metode Riset Perilaku Konsumen Jasa. Cetakan pertama. Ghalia Indonesia, Jakarta.
William, J. Stanton. (1993). Fundamental of Marketing-Prinsip Manajemen. Jilid kedua. Edisi VII. (penerjemah Drs. Sanu Sundaru). Erlangga, Jakarta.
Payne, Andrian. (1993). Service Marketing PEMASARAN JASA. Andi Offset,
Bandung.
Hurriyati, Ratih. (2005). Bauran pemasaran dan Loyalitas Konsumen, Bandung,
2005.
Santoso, S., dan Fandy Tjiptono. (2001). Riset Pemasaran: Konsep dan Aplikasi