88
DAFTAR PUSTAKA
Adisusilo, S. 2012. Pembelajaran Nilai-Karakter. Jakarta: Rajawali Pers
Agustin, V., A. Sano dan I. Indra. 2013. Perilaku Menyontek Siswa Sma Negeri Di Kota Padang Serta Upaya Pencegahan Oleh Guru Bk. Jurnal Ilmiah Konseling. 2 (1). http://ejournal.unp.ac.id/index.php/konselor. [diakses tanggal 27 Desember2013]
Ali, M. dan Asrori, M. 2004. Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara
Alkhoiroti, F. N. 2013. Kejujuean Akademik dan Akademik Siswa Sekolah Menengah Pertama Bukit Indah Lawu. Skripsi Tidak Terbit. Unversitas Muhammadiyah Surakarta.
Arianto, T. Tingkat Kejujuran Sosial Dan Akademik Mahasiswa Pendidikan Biologi. Jurnal Universitas Mataram. 6 (062). jurnal.fkip.uns.ac.id/ index. php/prosbio/article/download/3095/2131. [diakses tanggal 27 Desember 2013]
Blachnio, A dan Weremko, M. 2011. Academic Cheating is Contagious: the Influence of the Presence of Other on Honesty. a Study Report. International Journal of Apllied Psychology. 1 (1), 14-19
Broeckelman, M. dan Pollock, T. Jr. 2006.An Honest Look at Academic Dishonesty at Ohio University.School of Communication Studies. Ohio University
Brown, B, S dan Chonng, P. 2003. Identifying The Salient Dimensions of Student Cheating and Their Key Determinants in Privat University. Journal of Business and Economics Research. 1 (3), 75-84
Bucciol, A dan Piovesan, M. 2011. Luck Cheating. Journal of Economic Psychology 32, 73-78
Budiningsih, C. A. 2004. Perkembangan Moral “Berpijak pada Karakteristik Siswa dan Budayanya”. Jakarta: PT Rineka Cipta
Dardiri, A. 20013. Etika Akademik. http://staff.uny.ac.id/sites/default/ files/ pengabdian/prof-. [diakses tanggal 25 Desember 2013]
Darmadi, H. 2013. Dimensi-dimensi Metode Penelitian Pendidikan dan Sosial Konsep Dasar dan Implementasi. Bandung: Alfabeta
Eisenberg, J. 2011. To Cheat Or Not To Cheat: Effects Of Moral Perspective And Situational Variables On Students' Attitudes. Journal of Moral Education 33 (2)
Farkas, D dan Orosz, G. 2012. Why Hungarian High School Student Cheat? Pratice and Theory in System of Education. 7 (3)
Finch, J. 1987. The Vignette Technique in Survey Research. Sociology 1987. 21(1), 105-114
Friyatmi. 2011. Faktor-faktor Penentu Perilaku Mencontek di Kalangan Mahasiswa Fakultas Ekonomi UNP. Tingkap. 7 (2)
Gabriela. R. dan Azizah. 2012. Integritas Akademik. Sekedar Kata atauNyata?. Jakarta: Badan Penerbit Fakultas Kedoteran Universitas Indonesia
Herqutanto. 2013. Plagiarisme, Runtuhnya tembok Kejujuran Akademik. Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta. 1 (1)
Jensen, L. A., Arnett, J. J., Feldman, S. S. dan Cauffman, E. 2002. It’s Wrong, but Everybody Does it: Academic Dishonesty among High Scool and College Students. Contemporaray Educational Psychology. 27, 209-228
Kesuma, D., Triatna, C. dan Permana, J. 2011. Pendidikan Karakter Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Kushartanti, Anugrahening. Perilaku Menyontek Ditinjau dari Kepercayaan Diri. Indigenous, Jurnal Ilmiah Berkala Psikologi. 11 (2)
Lanier, M. M. 2006. Academic Intergrity and Distance Learning.Journal of Criminal Justice Education. 17(2), 244
Lestari, S. dan Adiyanti, M. G. 2012. The Concept of Honesty in Javanese People’s Perspective. Anima Indonesian Psychological Journal. 27 (3), 129-142
Lince, E. 2012. Mendikbud: Indonesia Harus Kembangkan Peradaban Khas. http://edukasi.kompas.com/read/2012/07/28/11092544/Mendikbud.Indone sia. Harus.Kembangkan.Peradaban.Khas. [diakses tanggal 27Desember 2013]
Lutfi, M. H. 2011. Menumbuhkan Budaya Jujur Mahasiswa Sebagai Paradigma Baru Pemberantasan Korupsi. http://lutfichakim.
blogspot.com/2012/05/menumbuhkan-budaya-jujur- mahasiswa.html. [diakses tanggal 27 Desember 2013]
Maksudin. 2013. Pendidikan Karakter Non-Dikotomik. Yogyakarta: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Pustaka Belajar
Markum, E. 2007. Pendidikan Tinggi dalam Perspektif Sejarah dan Perkembangannya di Indonesia. UI Press. Jakarta
McCabe, D. L. 1999. Academic Dishonesty among Hihgh Scholl Student. Adolescence. 34 (136), 681
McCabe, D. L., Feghali, T. dan Abdallah, H. 2008. Academic Dishonesty in the Middle East: Individual and Contextual Factors. Res High Educ (2008). 49, 451–467
McCabe, D. L., Paveli, G. (2004). Ten (Updated) Principles of Academic Integrity: How Faculty Can Foster Student Honesty.Change. 36 (3) (May - Jun., 2004), 10-15 Published by: Taylor & Francis, Ltd.
Miller, A. D., Murdock, T. B., Anderman, E. M. dan Poindexter, A. L. 2007. Who are All These Cheaters? Characteristic of Academically Dishonest Students. Academic Press Inc
Nursalam, S. dan Munirah. 2013. Bentuk Kecurangan Akademik (Academic Cheating) Mahasiswa PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar. Lentera Pendidikan. 16 (2), 127-138
Patnistik, E. 2014. Puluhan Mahasiwa Kedokteran Mencontek Pakai iPad. http://internasional.kpmpas.com/read/2014/3/12/1234175/Puluhan.Mahasisw a.Kedokteran.Mencontek.Pakai.iPad [diakses tanggal 25 Juni 2014]
Pujiatni, K dan Lestari, S. 2010. Studi Kualitatif Pengalaman Menyontek pada Mahasiswa. Jurnal Penelitian Humaniora. 11 (2)
Purnamasari, Desi. 2013. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kecurangan Akademik pada Mahasiswa. Educational Psychology Journal. 2 (1)
Putra, N dan Lisnawati, S. 2012. Penelitian Kualitatif Pendidikan Agama Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Putri, A. 2013. Stop Bolos dan ‘Say No To’ Titip Absen. http://m.liputan 6.com/news/read/773352/stop-bolos-dan-say-no-to-titip-absen [diakses tanggal 25 Juni 2014]
Risma. 2011. Dua Mahasiswa FKI Ketahuan Plagiat. http://pabelan-online.com/cetak/2011/11/dua-mahasiswa-fki-ketahuan-plagiat [diakses tanggal 25 Juni 2014]
Santrock, J. W . 2003. Adolescence Perkembangan Remaja. Jakarta: Erlangga
Santrock, J. W. 2012. Life-Span Development. Perkembangan Masa Hidup. Jakarta: Erlangga
Sarwono, S. W. 2012. Psikologi Remaja. Jakarta: Rajawali Pers.
Sastroasmoro, S. 2007. Beberapa Catatan tentang Plagiarisme. Majalah Kedokteran Indonesia, 57(8). http:/ /indonesia. digitaljournals.org /index.php/idnmed/article/download/527/52 6. [diakses tanggal 25 Desember 2013]
Staats, S., Hupp, J. M., Wallace, H. dan Gresley, J. 2009. 'HeroesDon't Cheat: AnExamination of Academic Dishonesty and Students' Views onWhy Professors Don't Report Cheating', Ethics &Behavior. 19 (3), 171 — 183
Sugiantoro, H. 2011. Kejujuran Mahasiswa. profetik.blogspot.com/2012/02/kejujuran-mahasiswa.html. [diakses tanggal 27 Desember 2013]
Suparman. 2011. Studi Perbedaan Kualitas Sikap Jujur Siswa Kelas III SMTA Negeri Kota Madiun. Interaksi ISSN No. 1412-2953. 7 (1)
Syah, M. 2008. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya
Tim Penulis Buku Pendidikan Anti Korupsi. 2011. Pendidikan Anti Korupsi untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Kemendikbud
Tuti, P. 2013. Trik Menghadapi “Kejujuran” Mahasiswa Jepang.
kejujuran-mahasiswa-jepang-573371.html. [diakses tanggal 27 Desember 2013]
Zimny, S. T., Robertson, D. U., Bartoszek, T. 2008. Academic and Personal Dishonesty in College Students. North American Journal of Psychology. 10 (2), 291-312