• Tidak ada hasil yang ditemukan

DINAS PERIKANAN KABUPATEN WAY KANAN RENCANA AKSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "DINAS PERIKANAN KABUPATEN WAY KANAN RENCANA AKSI"

Copied!
42
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA AKSI

2021

DINAS PERIKANAN

KABUPATEN WAY KANAN

(2)

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang ... 1

1.2. Landasan Hukum ... 2

1.3. Maksud dan Tujuan ... 4

1.4. Ruang Lingkup ... 5

BAB II GAMBARAN ORGANISASI DAN KINERJA PELAYANAN

2.1. Tugas Pokok dan Struktur Organisasi ... 6

2.2. Sumber Daya ... 24

2.2.1. Sumber Daya Manusia ... 24

2.2.2. Sarana Pendukung ... 25

2.2.3. Potensi Sumberdaya Perikanan ... 26

BAB III. RENCANA AKSI ATAS KINERJA TAHUN 2021

3.1 Visi dan Misi Kabupaten Way Kanan ... 30

3.2 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Perikanan ... 35

3.3 Indikator Kinerja Sasaran Strategis ... 35

3.4. Rencana Aksi Atas Kinerja Tahun 2021 ... 35

3.5. Rencana Penggunaan Anggaran Tahun 2021 ... 35

BAB IV. PENUTUP

(3)

1

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Pembangunan di bidang perikanan merupakan salah satu langkah untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Hal in selaras dengan tujuan pembangunan nasional yang secara eksplisit dinyatakan dalam Pembukaan UUD 1945 yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Pada hakekatnya pembangunan di bidang perikanan merupakan komponen utama dalam pembangunan kualitas hidup manusia, seiring dengan pembangunan dibidang pendidikan dan perekonomian yang tingkat keberhasilannya diukur dengan Indeks Pembangunan Manusia.

Pembangunan di bidang perikanan adalah pembangunan yang seyogyanya dilaksanakan secara dinamis, sistematis dan berkelanjutan agar mampu meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup lebih baik bagi setiap orang sehingga terwujud masyarakat yang sejahtera. Upaya pembangunan tersebut dilakukan dengan memperhatikan kondisi dimasing- masing daerah yang memiliki komoditi unggulan serta perkembangannya yang dipengaruhi oleh perubahan ekologi dan lingkungan, kemajuan IPTEK serta globalisasi dan demokratisasi dengan semangat kemitraan dan kerjasama lintas sektor.

Pembangunan di bidang perikanan bersinergi dengan isu-isu strategis pembangunan nasional jangka panjang dan menengah serta pembangunan jangka panjang di bidang perikanan yang dilaksanakan melalui beberapa tahapan. Salah satu tahap yang diupayakan yaitu agar kesejahteraan masyarakat terus membaik, meningkat sebanding dengan negara-negara berpenghasilan menengah. Kualitas sumber daya manusia yang terus membaik ditandai antara lain oleh meningkatnya hasil tanaman pangan dan peternakan serta status gizi masyarakat, meningkatnya tumbuh kembang optimal, kesejahteraan serta terpenuhinya penyediaan air minum untuk memenuhi kebutuhan dasar

(4)

2

masyarakat.

Terkait hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Way Kanan telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2016 – 2021 yang dituangkan dalam Peraturan Daerah Nomor 05 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Way Kanan Tahun 2016 – 2021. RPJMD Kabupaten Way Kanan Tahun 2016 – 2021 adalah dokumen perencanaan daerah untuk periode 5 (lima) tahunan sebagai penjabaran dari visi, misi dan program Kepala Daerah.

Berdasarkan uraian di atas, maka Dinas Perikanan Kabupaten Way Kanan sebagai salah satu SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan menyusun dan menetapkan Rencana Aksi Dinas Perikanan Kabupaten Way Kanan Tahun 2021 dengan berpedoman pada RPJMD Kabupaten Way Kanan Tahun 2016 – 2021.

1.2. Dasar Hukum

Sebagai landasan dalam penyusunan Rencana Aksi Dinas Perikanan Kabupaten Way Kanan Tahun 2021 adalah sebagai berikut:

1. Undang-Undang Nomor 12 tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Daerah Tingkat II Way Kanan, Kabupaten Daerah Tingkat II Lampung Timur dan Kotamadya Metro;

2. Undang-undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara 3. Undang-undang Nomor 01 tahun 2004 tentang Pemeriksaan

Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara.

4. Undang-undang Nomor 15 tahun 2004 tentang Perbendahaaraan Keuangan Negara;

5. Undang-undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional

6. Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah UU Nomor 12 Tahun 2008.

7. Undang-undang Nomor 7 tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

8. Peraturan pemerintah Nomor 25 tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Provinsi sebagai Daerahotonom.

(5)

3

9. Peraturan Pemerintah Nomor 56 tahun 2001 tentang Pelaporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah.

10. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan KeuanganDaerah.

11. Peraturan Pemerintah Nomor 65 tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM).

12. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota.

13. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah.

14. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.

15. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah jo. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Peraturan Menteri Dalam Negeri atas Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pengelolaan KeuanganDaerah.

16. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah.

17. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana PembangunanDaerah.Peraturan Menteri Pertanian Nomor 19 Tahun 2015 tentang Rencana Strategis Kementrian Pertanian Tahun 2015-2019;

18. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 43/Permentan/OT.010/8/2016 tentang Pedoman Nomenklatur, Tugas dan Fungsi Dinas Urusan Pangan dan Dinas Urusan Pertanian Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota;

19. Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 6 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi

(6)

4

Lampung Tahun 2005-2025 (Lembaran Daerah Provinsi Lampung Tahun 2007 Nomor 6, Tambahan Lembaran Daerah Nomor 314);

20. Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 7 Tahun 2007 tentang Pokok-pokok Perencanaan Pembangunan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Provinsi Lampung Nomor 7 tahun 2007, Tambahan lembaran daerah provinsi Lampung Nomor 315;

21. Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Lampung Tahun 2015 - 2019

22. Peraturan Daerah Kabupaten Way Kanan Nomor 4 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Way Kanan Tahun 2016-2021 (Lembaran Daerah Kabupaten Way Kanan Tahun 2016 Nomor 4 Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Way Kanan Nomor 156);

23. Peraturan Daerah Kabupaten Way Kanan Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Way Kanan (Lembaran Daerah Kabupaten Way Kanan Tahun 2016 Nomor 8 Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Way Kanan Nomor 159);

24. Peraturan Bupati Way Kanan Nomor 35 Tahun 2016, Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura Dan Peternakan Kabupaten Way Kanan.

1.3. Maksud dan Tujuan

Maksud dari penyusunan Rencana Aksi Dinas Perikanan Kabupaten Way Kanan adalah sebagai landasan untuk suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu satu tahun dengan memperhitungkan potensi, peluang dan kendala yang ada. Sedangkan tujuan dari penyusunan Rencana Aksi Dinas Perikanan Kabupaten Way Kanan adalah sebagai dokumen perencanaan yang menjadi tolak ukur penilaian kinerja Dinas Perikanan Kabupaten

(7)

5

Way Kanan dalam penyelenggaraan pembinaan dan pengawasan serta pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya.

1.4. Ruang Lingkup

Ruang lingkup Rencana Aksi Dinas Perikanan Kabupaten Way Kanan meliputi sasaran strategis, indikator kinerja, hingga kebutuhan dana indikatif bagi pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2021 serta rencana aksi atas kinerja sasaran tahun berjalan.

(8)

6

BAB II

GAMBARAN ORGANISASI DAN KINERJA PELAYANAN

2.1. Tugas Pokok dan Struktur Organisasi

Dinas Perikanan merupakan unsur pelaksana urusan pemerintahan di bidang perikanan. Dinas perikanan mempunyai tugas membatu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan di bidang perikanan dan tugas pembantuan yang diberikan kepada Kabupaten.

Untuk melaksanakan tugasnya, dinas perikanan mempunyai fungsi antara lain sebagai berikut :

a. Perumusan kebijakan di bidang perikanan;

b. Pelaksanaan kebijakan di bidang perikanan;

c. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang perikanan;

d. Pelaksanaan administrasi dinas di bidang perikanan; dan e. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati.

Dinas Perikanan mempunyai tugas memimpin dan mengatur penyelenggaraan urusan di bidang perikanan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku demi terwujudnya pengelolaan dinas yang akuntable untuk mendukung keberhasilan pembangunan daerah.sssss

Adapun Struktur Organisasi Dinas Perikanan terdiri dari : a. Kepala Dinas;

b. Sekretariat, membawahi :

1. Subbagian Umum dan Kepegawaian; dan 2. Subbagian Perencanaan dan Keuangan.

c. Bidang Perikanan Tangkap dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan, membawahi:

1. Seksi Pengelolaan dan Pengawasan Sumber Daya Perikanan;

2. Seksi Akses Pasar dan Daya Saing Produk Perikanan; dan 3. Seksi Bina Mutu dan Diverifikasi Produk Perikanan.

(9)

7

d. Bidang Perikanan Budidaya, membawahi : 1. Seksi Pembenihan dan Produksi Budidaya;

2. Seksi Kawasan dan Bina Usaha Perikanan; dan 3. Seksi Pakan, Kesehatan Ikan dan Lingkungan.

e. Unit Pelaksana Teknis;

(10)

8

STRUKTUR ORGANISASI DINAS PERIKANAN KABUPATEN WAY KANAN

UPT

KEPALA DINAS

SEKRETARIS

KASUBBAG UMUM DAN KEPEGAWAIAN

SUBBAGIAN PERENCANAAN DAN KEUANGAN

BIDANG PERIKANAN TANGKAP DAN PENGUATAN DAYA SAING PRODUK

PERIKANAN BIDANG PERIKANAN BUDIDAYA

SEKSI PENGELOLAAN DAN PENGAWASAN SUMBER DAYA

PERIKANAN

SEKSI AKSES PASAR DAN DAYA SAING PRODUK PERIKANAN

SEKSI BINA MUTU DAN DIVERIFIKASI PRODUK PERIKANAN

SEKSI PEMBENIHAN DAN PRODUKSI BUDIDAYA

SEKSI KAWASAN DAN BINA USAHA PERIKANAN

SEKSI PAKAN, KESEHATAN IKAN DAN LINGKUNGAN

(11)

9

1. Kepala Dinas

Kepala Dinas Perikanan mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan dibidang perikanan yang menjadi kewenangan Kabupaten dan tugas pembantuan lainnya yang diberikan kepada Kabupaten.

Untuk melaksanakan tugas, Kepala Dinas Perikanan mempunyai fungsi sebagai berikut :

a. Merumuskan kebijakan pemberdayaan nelayan kecil dan usaha kecil pembudidayaan ikan, penerbitan SIUP di bidang pembudidayaan ikan yang usahanya dalam wilayah Kabupaten dan pengelolaan pembudidaya ikan;

b. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan pemberdayaan nelayan kecil dan usaha kecil pembudidayaan ikan, penerbitan SIUP di bidang pembudidayaan ikan yang usahanya dalam wilayah Kabupaten dan pengelolaan pembudidaya ikan;

c. Mengoordinasikan pelaksanaan kebijakan teknis yang telah digariskan dengan berpedoman pada kebijakan Bupati Way Kanan dan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku;

d. Melaksanakan koordinasi lintas sektoral maupun vertikal terhadap instansi terkait dalam kegiatan perikanan dan kelautan sesuai dengan Peraturan dan Perundang-Undangan yang berlaku;

e. Melaporkan perkembangan pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan pembangunan bidang perikanan kepada Bupati Way Kanan, dalam bentuk Laporan Tahunan, Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) sebagai bahan informasi dan bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan:

f. Mengoordinasikan pengelolaan Unit Pelaksana Teknis;

g. Membina, mengarahkan dan mengevaluasi pelaksanaan tugas- tugas bagian dan bidang agar dapat berjalan secara sinergis dalam mewujudkan renstra yang telah ditetapkan;

h. Menilai bawahan dalam bentuk Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) untuk bahan pengembangan karir bawahan; dan

i. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati.

(12)

10

2. Sekretaris

Sekretariat mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan dan pemberian layanan administrasi kepada seluruh unit kerja di lingkungan Dinas yang meliputi pengoordinasian penyusunan program, pengelolaan administrasi umum dan kepegawaian serta pengelolaan keuangan.

Untuk melaksanakan tugas,Sekretariat mempunyai fungsi sebagai berikut :

a. Penetapan penyusunan rencana dan program kerja pengelolaan pelayanan kesekretariatan;

b. Penetapan rumusan kebijakan koordinasi penyusunan program dan penyelenggaran tugas-tugas bidang terpadu;

c. Penetapan rumusan kebijakan pelayanan adminitratif dinas;

d. Penetapan rumusan kebijakan pengelolaan adminitrasi umum dan kerumahtanggaan;

e. Penetapan rumusan kebijakan pengelolaan kelembagaan dan ketatalaksanaan serta hubungan masyarakat;

f. Penetapan rumusan kebijakan pengelolaan administrasi kepegawaian;

g. Penetapan rumusan kebijakan administrasi pengelolaan keuangan;

h. Penetapan rumusan kebijakan pelaksanaan, monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas Dinas;

i. Penetapan rumusan kebijakan pengoordinasian publikasi pelaksanaan tugas Dinas;

j. Penetapan rumusan kebijakan pengoordinasian penyusunan dan penyampaian bahan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas Dinas;

k. Pelaporan pelaksanaan tugas pengelolaan pelayanan kesekretariatan;

l. Evaluasi pelaksanaan tugas pengelolaan pelayanan kesekretariatan;

m. Pelaksanaan koordinasi/kerjasama dan kemitraan dengan unit kerja/instansi/lembaga atau pihak ketiga di bidang pengelolaan pelayanan kesekretariatan; dan

n. Pelaksanaan fungsi lain yang di berikan oleh atasan.

Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.

(13)

11

Sekretariat, membawahi:

a. Subbagian Umum dan Kepegawaian; dan b. Subbagian Perencanaan dan Keuangan.

Masing-masing Subbagian dipimpin oleh seorang Kepala Subbagian yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris.

a. Subbagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan ketatausahaan, ketatalaksanaan, kehumasan, perlengkapan, rumah tangga dan pencatatan aset serta administrasi kepegawaian di Lingkungan Dinas.

Untuk melaksanakan tugas, Subbagian Umum dan Kepegawaian mempunyai uraian tugas sebagai berikut:

a. Menyusun rencana dan program kerja operasional kegiatan pelayanan adminitrasi umum dan kerumah tanggaan serta adminitrasi kepegawaian;

b. Melaksanakan penerimaan, pendistribusian dan pengiriman surat-surat, naskah dinas dan pengelolaan dokumentasi dan kearsipan;

c. Melaksanakan pembuatan dan pengadaan naskah dinas;

d. Melaksanakan pengelolaan dan penyiapan bahan pembinaan dokumentasi dan kearsipan kepada sub unit kerja di Lingkungan dinas;

e. Melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan penunjang pelaksanaan tugas;

f. Melaksanakan dan penyiapan pengelolaan dan pengendalian adminitrasi perjalanan dinas;

g. Melaksanakan pelayanan keprotokolan dan penyelenggaraan rapat–rapat dinas;

h. Melaksanakan dan pelayanan hubungan masyarakat;

i. Melaksanakan pengurusan kerumahtanggaan, keamanan dan ketertiban kantor;

j. Melaksanakan pemeliharaan dan perawatan serta pengelolaan lingkungan kantor, gedung kantor, kendaraan dinas dan aset lainnya;

k. Melaksanakan dan penyiapan rencana kebutuhan sarana dan prasarana perlengkapan Dinas;

(14)

12

l. Melaksanakan pengadaan, penyimpanan, pendistribusian dan inventarisasi perlengkapan dinas;

m. Menyusun bahan penataan kelembagaan dan ketatalaksanaan pelaksanaan tugas Dinas;

n. Melaksanakan pengelolaan perpustakaan dan pendokumentasian peraturan perundang–undangan;

o. Melaksanakan pengumpulan, pengolahan, penyimpanan dan pemeliharaan data serta dokumentasi kepegawaian;

p. Menyusun dan penyiapan rencana kebutuhan formasi dan mutasi pegawai;

q. Menyusun dan penyiapan bahan administrasi kepegawaian yang meliputi kenaikan pangkat, gaji berkala, pensiun, kartu pegawai, karis/karsu, taspen, askes dan pemberian penghargaan serta peningkatan kesejahteraan pegawai;

r. Menyusun dan penyiapan pegawai untuk mengikuti pendidikan/

pelatihan struktural, teknis dan fungsional serta ujian dinas;

s. Memfasilitasi pembinaan umum kepegawaian dan pengembangan karier serta disiplin pegawai;

t. Menyusun dan penyiapan pengurusan administrasi pensiun dan cuti pegawai;

u. Mengoordinasikan penyusunan administrasi Penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), Daftar Urut Kepangkatan (DUK), sumpah/janji pegawai;

v. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;

w. Melaksanakan koordinasi pelayanan administrasi umum dan kerumahtanggaan serta administrasi kepegawaian dengan sub unit kerja lain di lingkungan Dinas; dan

x. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

b. Subbagian Perencanaan dan Keuangan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perencanaan, evaluasi, pengukuran kinerja dan pelaporan Dinas serta penyiapan bahan penyusunan anggaran, penatausahaan keuangandan penyusunan bahan laporan pertanggungjawaban keuangan.

(15)

13

Untuk melaksanakan tugas, Subbagian Perencanaan dan Keuangan mempunyai rincian tugas sebagai berikut :

a. Menyusun rencana dan program kerja operasional kegiatan pelayanan dan pengoordinasian penyusunan rencana dan program kerja dinas serta pengelolaan adminitrasi dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan Dinas;

b. Menyusun rencana operasional dan mengkoordinasikan kegiatan dan program kerja Dinas

c. Menyusun rencana strategis Dinas;

d. Melaksanakan penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan rencana dan program Dinas;

e. Melaksanakan penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan anggaran Dinas;

f. Melaksanakan penyiapan bahan penyusunan pedoman teknis pelaksanaan kegiatan tahunan Dinas;

g. Mempersiapkan bahan penyusunan satuan biaya, daftar isian pelaksanaan anggaran, petunjuk operasional kegiatan, dan revisi anggaran;

h. Melaksanakan pengumpulan bahan anggaran pendapatan, belanja dan pembiayaan Dinas;

i. Melaksanakan pengelolaan administrasi keuangan anggaran pendapatan dan belanja;

j. Melaksanakan penyusunan dan pengoordinasian pembuatan daftar gaji serta tambahan penghasilan bagi pegawai negeri sipil;

k. Melaksanakan perencanaan operasional kegiatan penyusunan rencana dan program adminstrasi pengelolaan keuangan;

l. Melaksanakan penatausahaan pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja Dinas;

m. Melaksanakan pembinaan administrasi keuangan dan penyiapan bahan pembinaan administrasi akuntansi anggaran pendapatan, belanja danpembiayaan Dinas;

n. Mempersiapkan bahan pertanggungjawaban pengelolaan anggaran pendapatan, belanja dan pembiayaan Dinas;

o. Melaksanakan pengoordinasian penyusunan rencana dan program kerja pengelolaan keuangan dengan para Kepala Bidang di lingkungan Dinas;

(16)

14

p. Melaksanakan penyusunan rencana penyediaan fasilitas pendukung pelaksanaan tugas pengelolaan keuangan;

q. Melaksanakan koordinasi teknis perumusan penyusunan rencana dan dukungan anggaran pelaksanaan tugas Dinas;

r. Melaksanakan pengumpulan, pengolahan dan penyajian data dan statistik Dinas;

s. Melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan Dinas;

t. Melaksanakan penyusunan laporan kinerja Dinas;

u. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;

v. Melaksanakan koordinasi penyusunan rencana dan program kerja dengan sub unit kerja lain di lingkungan Dinas; dan

w. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan

3. Bidang Perikanan Tangkap dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan

Bidang Perikanan Tangkap dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan mempunyai tugas menyiapkan koordinasi, fasilitasi perumusan dan kebijakan teknis, evaluasi serta pelaporan di bidang perikanan tangkap dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bidang Perikanan Tangkap dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan mempunyai fungsi sebagai berikut :

a. Penyusunan program kerja Bidang Perikanan Tangkap dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan;

b. Perencanaan operasional di bidang perikanan tangkap dan penguatan daya saing produk perikanan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas;

c. Perencanaan dan pelaksanaan koordinasi dengan instansi dan dinas teknis terkait pengawasan sumberdaya kelautan, pengelolaan dan penangkapan hasil perairan umum;

d. Pelaksanaan pembinaan kepada nelayan perairan umum;

(17)

15

e. Pelaksanaan pembinaan, pengawasan, dan memfasilitasi usaha penangkapan di perairan umum;

f. Pelaksanaan pembinaan dan pengawasan pada peralatan penangkapan ikan;

g. Pelaksanaan pembinaan, kelembagaan dan register kelompok pengolahan ikan, pendataan pelaku pengolahan dan pemasaran ikan perorangan, serta Unit Pengolah Ikan (UPI);

h. Penyelia dan memberikan rekomendasi permohonan izin usaha pengolahan hasil perikanan yang berskala memerlukan izin usaha;

i. Perencanaan pembinaan dan pemantauan manajemen usaha dan fasilitasi permodalan dan pengembangan usaha dengan instansi/pihak terkait;

j. Fasilitasi promosi, diversifikasi dan mutu produk serta standarisasi hasil olahan perikanan;

k. Penyelia produksi dan ketersediaan/cadangan pangan hewani asal ikan yang dibutuhkan penduduk sehingga ketahanan pangan dapat terwujud;

l. Pelaksanaan evaluasi, pengaturan dan menyelia sistem ketahanan pangan dan penerapan standar teknis distribusi pangan asal ikan;

m. Pelaksanaan inisiasi dan fasilitasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) dan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) di Kabupaten Way Kanan;

n. Pemberian petunjuk kelembagaan, manajemen, analisa usaha tani, dan kemitraan dalam rangka ketahanan pangan;

o. Pengumpulan, menganalisis, memeriksa dan menyebarluaskan informasi perikanan dalam rangka ketahanan pangan;

p. Perencanaan penerapan standar teknis distribusi pangan asal ikan serta memantau pemanfaatan bahan pangan asal ikan dan hasil rekayasa genetika;

q. Inventarisasi usaha dan produksi pengolahan hasil perikanan serta membuat profil usaha perikanan yang ada di wilayah Kabupaten Way Kanan;

r. Pelaksanaan sosialisasi peraturan kemitraan serta menyiapkan bahan koordinasi pembinaan kemitraan usaha;

s. Penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan bidang untuk bahan evaluasi atasan dalam pengambilan keputusan; dan

t. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

(18)

16

Bidang Perikanan Tangkap dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.

Bidang Perikanan Tangkap dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan, membawahi :

a. Seksi Pengelolaan dan Pengawasan Sumber Daya Perikanan;

b. Seksi Akses Pasar dan Daya Saing Produk Perikanan; dan c. Seksi Bina Mutu dan Diverifikasi Produk Perikanan.

Masing-masing Seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan.

a. Seksi Pengelolaan dan Pengawasan Sumber Daya Perikanan mempunyai tugas melaksanakan perumusan pelaksanaan kegiatan dan kebijakan program di bidang pengelolaan dan pengawasan sumber daya perikanan.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1),Seksi Pengelolaan dan Pengawasan Sumber Daya Perikanan mempunyai rincian tugas sebagai berikut :

a. Merencanakan kegiatan Seksi Pengelolaan dan Pengawasan Sumber Daya Perikanan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas;

b. Melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap sumber daya perairan umum agar kualitas sumber daya bebas dari pencemaran, aman dan lestari;

c. Pengumpulan, pengolahan dan penyajian data serta informasi data statistik perikanan tangkap;

d. Melaksanakan pendataan dan menginventarisir penggunaan alat tangkap yang melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap aktifitas penangkapan ikan oleh Nelayan Perairan Umum, agar tidak bertentangan dengan peraturan dan ketentuan yang

(19)

17

berlaku;

e. Merencanakan dan membuat program berkaitan dengan kegiatan penangkapan ikan dan pengendalian sumber daya perairan Umum;

f. Melaksanakan pembinaan, bimbingan, penyuluhan dan pelayanan terhadap masyarakat perikanan tangkap;

g. Melaksanakan koordinasi dan pelaksanaan estimasi stok ikan;

h. Mengidentifikasi dan menata wilayah perikanan tangkap/fishing ground;

i. Melaksanakan digunakan nelayan perairan umum;

j. Menginventarisir dan melaksanakan pendataan nelayan perairan umum, sebagai bahan pembuatan database nelayan dan pembuatan kartu nelayan;

k. Melaksanakan pembinaan dan kelembagaan kelompok-kelompok nelayan, Pokmaswas, dan KUB;

l. Melaksanakan pengembangan sarana dan prasarana pengawasan;

m. Melaksanakan sosialisasi peraturan yang berkaitan dengan pengelolaan sumberdaya perikanan;

n. Melaksanakan pembinaan teknis kepada nelayan, memfasilitasi kartu asuransi nelayan, dan program pendukung untuk nelayan lainnya;

o. Membuat laporan pelaksanaan kegiatan Seksi Pengelolaan dan Pengawasan Sumber Daya Perikanan untuk bahan evaluasi atasan dalam pengambilan keputusan; dan

p. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

b. Seksi Akses Pasar dan Daya Saing Produk Perikanan mempunyai tugas melaksanakan perumusan pelaksanaan kegiatan dan kebijakan program di bidang akses pasar dan promosi.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1),Seksi Akses Pasar dan Daya Saing Produk Perikanan mempunyai rincian tugas sebagai berikut :

(20)

18

a. Merencanakan kegiatan Seksi Akses Pasar dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas;

b. Menyiapkan bahan, mensosialisasikan dan melaksanakan pembinaan akses permodalan usaha di bidang perikanan;

c. Memfasilitasi jaringan pemasaran hasil perikanan dan olahan lainnya;

d. Melaksanakan identifikasi distribusi pemasaran ikan di Kabupaten Way Kanan;

e. Melaksanakan pembinaan kelambagaan dan usaha terhadap pelaku usaha pemasaran produk perikanan;

f. Melaksanakan identifikasi, inventarisasi tentang sarana penunjang pemasaran ikan;

g. Melaksanakan pameran dan promosi produk-produk unggulan perikanan daerah dari tingkat daerah hingga nasional, diberbagai event kegiatan dan kesempatan strategis lainnya;

h. Melaksanakan pembinaan Cara Pembenihan Ikan Yang Baik (CPIB), Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) dan Cara Pembuatan Pakan Ikan yang Baik (CPPIB);

i. Melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi dengan dinas/instansi terkait, lembaga, assosiasi dan lainnya untuk mengakses jaringan pemasaran bagi produk hasil perikanan Kabupaten Way Kanan; dan j. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

c. Seksi Bina Mutu dan Diverifikasi Produk Perikanan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana program kegiatan dan kebijakan program teknis di bidang bina mutu dan diversifikasi produk perikanan.

Untuk melaksanakan tugas, Seksi Bina Mutu dan Diverifikasi Produk Perikanan mempunyai rincian tugas sebagai berikut :

a. Merencanakan kegiatan Seksi Bina Mutu dan Diversifikasi Produk Perikanan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas;

b. Menyiapkan bahan pelaksanaan pengembangan mutu dan diversifikasi produk perikanan;

(21)

19

c. Merencanakan dan melaksanakan pendidikan dan pelatihan di bidang pengolahan hasil, diversifikasi produk, dan mutu produk perikanan;

d. Menyiapkan bahan, mensosialisasikan dan melaksanakan pembinaan permodalan usaha di bidang perikanan;

e. Merencanakan pembangunan dan pengelolaan pasar ikan serta melaksanakan pemantauan standar teknis serta operasional pasar ikan;

f. Menyiapkan bahan pembinaan terhadap bahan baku, proses produksi, penyimpanan serta distribusi hasil olahan perikanan;

g. Melaksanakan pemantauan mutu produk perikanan dari bahan- bahan yang berbahaya bagi kesehatan manusia;

h. Menginisiasi dan memfasilitasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) dan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) di Kabupaten Way Kanan;

i. Memberi petunjuk kelembagaan, manajemen, analisa usaha tani, dan kemitraan dalam rangka ketahanan pangan;

j. Mengumpulkan, menganalisis, memeriksa dan menyebarluaskan informasi perikanan dalam rangka ketahanan pangan;

k. Merencanakan penerapan standar teknis distribusi pangan asal ikan serta memantau pemanfaatan bahan pangan asal ikan dan hasil rekayasa genetika;

l. Menginventarisasi usaha dan produksi pengolahan hasil perikanan serta membuat profil usaha perikanan yang ada di Wilayah Kabupaten Way Kanan;

m. Melaksanakan sosialisasi peraturan kemitraan serta menyiapkan bahan koordinasi pembinaan kemitraan usaha;

n. Membuat laporan pelaksanaan kegiatan umum dan kepegawaian untuk bahan evaluasi atasan dalam pengambilan keputusan; dan o. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

(22)

20

4. Bidang Perikanan Budidaya

Bidang Perikanan Budidaya mempunyai tugas menyiapkan koordinasi, fasilitasi perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis, evaluasi serta pelaporan pelaksanaan di bidang perikanan budidaya.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bidang Perikanan Budidaya mempunyai fungsi sebagai berikut :

a. Pengoordinasian kegiatan Bidang Perikanan Budidaya yang meliputi kawasan dan usaha budidaya, pembenihan dan produksi budidaya, dan pakan, kesehatan ikan dan lingkungan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;

b. Perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan kajian pengembangan teknologi budidaya perikanan terapan berdasarkan komoditas unggulan dan program unggulan/potensial yang ada;

c. Penetapan peta wilayah kerja, peta potensi perikanan budidaya;

d. Penyeliaan unit-unit pembenihan ikan (BBI/UPR/Dempond/Hatchery) dan sarana prasarana pendukung kegiatan perikanan budidaya lainnya;

e. Pelaksanaan pembinaan, kelembagaan kelompok, pendataan pembudidaya ikan, fasilitas kemitraan usaha, fasilitas permodalan dan memfasilitasi kartu pembudidaya ikan (Aqua Card);

f. Pemberian rekomendasi usaha pembudidaya ikan (pembudidayaan ikan di air tawar dan air payau termasuk di perairan umum);

g. Pelaksanaan koordinasi dan transfer inovasi teknologi perikanan budidaya melalui pelaksanaan kegiatan bimtek, demonstrasi, percontohan/kaji terap kepada pelaku pembudidaya;

h. Pelaksanaan pengelolaan kesehatan ikan dan lingkungan, pembinaan mutu pakan dan obat ikan yang digunakan pembudidaya;

i. Pengoordinasian perencanaan dan pelaksanaan penyusunan pedoman teknis pembudidayaan ikan;

j. Pemberian tugas kepada bawahan untuk kelancaran tugas selesai dan tepat waktu;

k. Pemberian petunjuk kepada bawahan agar sesuai dengan rencana kerja bidang;

l. Pelaksanaan evaluasi bawahan dengan cara mengisi Sasaran kinerja

(23)

21

pegawai (SKP) untuk bahan pengembangan karir;

m. Penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Bidang Perikanan Budidaya untuk bahan evaluasi atasan dalam pengambilan keputusan; dan

n. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

Bidang Perikanan Budidaya dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.

Bidang Perikanan Budidaya, membawahi:

a. Seksi Pembenihan dan Produksi Budidaya;

b. Seksi Kawasan dan Bina Usaha Perikanan; dan c. Seksi Pakan, Kesehatan Ikan dan Lingkungan.

Masing-masing Seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksiyang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Perikanan Budidaya.

a. Seksi Pembenihan dan Produksi Budidaya mempunyai tugas melaksanakan perumusan program kebijakan teknis perbenihan dan produksi budidaya.

Untuk melaksanakan tugas, Seksi Pembenihan dan Produksi Budidaya mempunyai rincian tugas sebagai berikut :

a. Melaksanakan indentifikasi, inventarisasi, perencanaan, pembinaan, dan pemantauan perbenihan dan produksi budidaya;

b. Melaksanakan identifikasi, inventarisasi perencanaan dan analisis kebutuhan benih ikan, serta estimasi produksi yang dihasilkan;

c. Melaksanakan pembinaan dan pengawasan penggunaan benih dan pakan yang digunakan oleh pembudidaya;

d. Melaksanakan pembinaan, pengembangan dan perencanaan operasional Balai Benih Ikan (BBI) Lokal dan Dempond, serta perencanaan distribusi benih, calon induk dan induk yang dihasilkan oleh BBI;

e. Melaksanakan inventarisasi, pembinaan, bimbingan teknis dan pengawasan terhadap Unit Pembenihan Rakyat, dan penangkar ikan hias

(24)

22

berdasarkan standarisasi nasional (SNI), serta melaksanakan pengawasan terhadap mutu, peredaran dan metode yang diterapkan;

f. Melaksanakan inventarisasi kebutuahan sarana prasarana untuk menunjang pengembangan usaha perbenihan ikan dan usaha pembudidaya ikan;

g. Melaksanakan kegiatan untuk merangsang penumbuhan usaha skala kecil di bidang perikanan budidaya;

h. Melaksanakan pendampingan dan pembinaan usaha pembudidaya ikan skala kecil;

i. Melaksanakan komunikasi, koordinasi dan melaksanakan transfer inovasi teknologi perikanan budidaya (melalui pelaksanaan kegiatan demontrasi/percontohan/kaji terap) kepada petani;

j. Melaksanakan pemantauan dampak penerapan teknologi anjuran dalam bidang perikanan;

k. Memberikan bimbingan teknis tentang penanganan mutu ikan pada kegiatan budidaya hingga saat panen;

l. Melaporkan pelaksanaan kegiatan seksi untuk bahan evaluasi atasan dalam pengambilan keputusan; dan

m. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

b. Seksi Kawasan dan Bina Usaha Perikanan mempunyai tugas melaksanakan perumusan progam kebijakan teknis di bidang budidaya perikanan.

Untuk melaksanakan tugas, Seksi Kawasan dan Bina Usaha Perikanan mempunyai rincian tugas sebagai berikut :

a.

Melaksanakan inventarisasi, identifikasi dan merencanakan kegiatan seksi kawasan dan usaha budidaya sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas;

b.

Melaksanakan pembinaan, pengembangan dan penerapan teknologi budidaya, serta memberikan petunjuk standar-standar teknik terapan;

c.

Merencanakan kebutuhan, alat dan mesin perikanan, serta memantau

(25)

23

produksi, peredaran dan penggunaan alat dan mesin perikanan, memeriksa, mengkaji dan mendemonstrasikan alat dan mesin perikanan, menyebar prototipe alat dan mesin perikanan yang telah direkomendasikan;

d.

Merencanakan estimasi dan perhitungan produksi dan produktivitas ikan terkait dengan luas potensi dan luas pemanfaatan lahan budidaya ikan;

e.

Melaksanakan pembinaan penguatan kelembagaan Pokdakan;

f.

Melaksanakan pembinaan akses permodalan bagi Pokdakan;

g.

Melaksanakan pembinaan usaha kecil pebudidaya ikan dan fasilitasi penerbitan SIUP;

h.

Memberikan pembinaan sumber daya perikanan budidaya melalui peningkatan pendidikan teknologi perikanan bagi pokdakan melalui pelatihan, bimtek, dan magang;

i.

Melaporkan pelaksanan kegiatan Seksi Kawasan dan Bina Usaha Perikanan untuk bahan evaluasi atasan dalam pengambilan keputusan;

dan

j.

Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

c. Seksi Pakan, Kesehatan Ikan dan Lingkungan mempunyai tugas melaksanakan perumusan program kegitan di bidang pakan, kesehatan ikan dan lingkungan.

Untuk melaksanakan tugas, Seksi Seksi Pakan, Kesehatan Ikan dan Lingkungan mempunyai rincian tugas sebagai berikut :

a. Melaksanakan inventarisasi, perencanaan dan pemantauan terhadap kebutuhan pakan dan jenisnya, obat-obatan ikan, peredaran dan penggunaannya;

b. Melaksanakan pembinaan teknik pembuatan pakan, menyusun formulasi pakan ikan, dan melaksanakan inovasi terhadap pembuatan pakan ikan dengan pemanfaatan bahan baku lokal;

c. Melaksanaan pembinaan mutu pakan yang digunakan petani pembudidaya ikan;

(26)

24

d. Melaksanakan pengamatan, penyidikan, pencegahan dan pemberantasan penyakit ikan, serta kawasan/lingkungan budidaya;

e. Melaksanakan pengawasan dan pembinaan terhadap Pos Kesehatan Ikan serta sarana dan pelayanan kesehatan yang lain;

f. Membuat Juklak/Juknis standar teknis dan prosedur pengawasan produk pangan Ikan ataupun produk hewan non pangan, higiene, sanitasi dan kesehatan Ikan;

g. Merencanakan dan memfasilitasi pelayanan kesehatan ikan sesuai ketentuan dinas serta mendistribusikan kepada petugas sesuai ketentuan yang ada;

h. Melaksanakan pengawasan, pembinaan dan evaluasi kebijakan kesehatan masyarakat veteriner;

i. Membuat laporan pelaksanaan kegiatan Seksi Pakan, Kesehatan Ikan dan Lingkungan untuk bahan evaluasi atasan dalam pengambilan keputusan; dan

j. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

Unit Pelaksana Teknis (UPT)

Untuk menyelenggarakan sebagian tugas Dinas Daerah dapat dibentuk UPT pada Dinas sesuai dengan kebutuhan. Pembentukkan, susunan organisasi, tugas dan fungsi UPT ditetapkan lebih lanjut dengan Peraturan Bupati tersendiri sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2.2. Sumber Daya

Sumber daya yang dimiliki Dinas Perikanan Kabupaten Way Kanan dalam menjalankan tugas dan fungsinya , mencakup sumber daya manusia, asset/modal, dan Potensi Pengembangan Perikanan di Kabupaten Way Kanan.

2.2.1. Sumberdaya Manusia

Sumber daya manusia dalam penyelenggaraan urusan Perikanan Kabupaten Way Kanan dapat dilihat pada tabel 2.1. berikut :

(27)

25

Tabel 2.1. Komposisi Pegawai Berdasarkan Golongan : No Golongan Jumlah Pegawai

1 I -

2 II 2

3 III 15

4 IV 3

Total 20

Tabel 2.2. Komposisi Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan : No Pendidikan Jumlah Pegawai

1 Magister 4

2 Sarjana 13

3 Diploma 1

4 SLTA 2

Total 20

Jumlah Pegawai Dinas Perikanan adalah 27 orang yang terdiri dari PNS 20 orang dan PTHLS sebanyak 7 orang.

2.2.2 Sarana Pendukung

Sarana pendukung yang dimiliki Dinas Perikanan adalah berupa aset bergerak maupun tidak bergerak, serta aset dokumen kearsipan. Secara umum, asset yang dimiliki Dinas Perikanan Kabupaten Way Kanan dapat diuraikan berikut ini :

1. Kantor Dinas Perikanan berjumlah 1 ( satu ) unit berada di Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan.

2. Kantor Unit Pelayanan Teknis Daerah ( UPTD ) Balai Benih Ikan sebanyak 1 (satu) unit berada di Kampung Sumber Sari, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan.

3. Sarana operasional berupa kendaraan roda empat dan roda dua.

4. Peralatan kantor (1 Komputer, 7 Printer, 1 LCD proyektor, 1 wireless, 8 Laptop, meja-kursi kantor, dll)

(28)

26

Tabel 2.3 Aset yang dimiliki Dinas Perikanan Kabupaten Way Kanan

No. Sarana dan

Prasarana Jumlah Kondisi Keterangann 1 Tanah 2 Baik Sarpras operasional dinas dan 1

UPTD

2 Peralatan dan Mesin 100 Baik Sarpras operasional dinas dan 1 UPTD

3 Gedungdan

Bangunan 28 Baik Sarpras operasional dinas dan 1 UPTD

4 Jalan,Jaringan dan

Irigasi 14 Baik Sarpras operasional dinas dan 1

UPTD

5 Aset tetap lainnya 0

Aset tetap dalam

renovasi 0

Konstruksidalam

6 Pengerjaan -

Sarana kerja penunjang lain yang dimiliki Dinas Perikanan Kabupaten Way Kanan adalah berupa sarana informasi portal berupa website

dengan alamat akses http://dinasperikanan.waykanan.go.id, Email : [email protected], Instagram : @dinasperikanan23;

Sarana informasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan layanan informasi pembangunan kelautan dan perikanan di Kabupaten Way Kanan.

2.2.3. Potensi Sumberdaya Perikanan

2.2.3.1. Letak Geografis dan Administrasi Wilayah

Kabupaten Way Kanan terletak di antara 4.120–4.580 Lintang Selatan 104.170–105.040 Bujur Timur, memiliki luas wilayah 3.921.63 Km² atau 16 % dari luas wilayah Propinsi Lampung. Secara administratif Kabupaten Way Kanan memiliki 14 Kecamatan yaitu Blambangan Umpu, Banjit, Bahuga, Baradatu, Kasui, Pakuan Ratu, Negara Batin, Way Tuba, Negeri Agung, Negeri Besar, Gunung Labuhan, Rebang Tangkas, Buay Bahuga dan Negeri Agung, serta memiliki 217 Kampung/Kelurahan. Batas-batas wilayah Kabupaten Way Kanan meliputi : sebelah Utara berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan, sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Lampung Utara, sebelah

(29)

27

Timur berbatasan dengan Kabupaten Tulang Bawang dan sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Lampung Barat. Jumlah penduduk Kabupaten Way Kanan pada tahun 2014 adalah sebanyak 428.097 jiwa yang sebagian besar tinggal di kampung dengan mata pencaharian adalah bertani, beternak, bertani ikan dan nelayan air tawar.

2.2.3.2. Hidrologi dan Potensi Perikanan

Kabupaten Way Kanan tidak memiliki sumberdaya perikanan laut, melainkan perairan umum yang merupakan daerah pengembangan perikanan air tawar yang memiliki daerah aliran-aliran hulu sungai dan memiliki 2 (dua) jaringan irigasi teknis yaitu :

1. Jaringan Irigasi teknis Way Umpu yang terbagi 2(dua) Canal yaitu BN (Bangunan Neki) dan BRT (Bangunan Rantau Temiang), dengan panjang 33 Km mampu mengairi lahan persawahan 5.200 Ha dari rencana awal yaitu seluas 7.500 Ha, meliputi wilayah kecamatan Banjit dan Kecamatan Baradatu.

2. Pembangunan Suplection Way Besai yang mulai dikerjakan tahun ini 2013, bangunan ini merupakan pembangunan Weir (Bendung sadap) dan cannal (Saluran irigasi) sepanjang 6,178 Km untuk membantu suplai air pada saluran canal Bangunan Neki (BN), pada daerah hulu bendung merupakan daerah potensial pengembangan perikanan dan objek wisata.

3. Jaringan Irigasi teknis Way Komering, panjang kanal yang masuk wilayah Kabupaten Way Kanan sepanjang 31 Km, mampu mengairi lahan persawahan wilayah way kanan seluas 3.121 Ha, meliputi wilayah Kecamatan Bumi Agung, Buay Bahuga dan Bahuga.

Selain dari hal tersebut diatas kabupaten way kanan masih memiliki banyak jaringan semi teknis dan non teknis lainnya yang tersebar yang ada diseluruh kecamatan dalam wilayah kabupaten Way Kanan.

Sesuai dengan kondisi dan tofografi yang dimiliki oleh kabupaten way kanan, kabupaten ini memiliki daerah rawa pada beberapa kecamatan seperti rawa Lebung pitis yang terletak di kecamatan bahuga dengan luas genangan seluas 110 Ha yang dapat dimanfaatkan untuk

(30)

28

pengembangan keramba jaring apung, Rawa Sidorejo di Kampung Negeri Batin kecamatan Blambangan Umpu.

Kabupaten Way Kanan memiliki 5 (lima) buah sungai besar yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan perikanan perairan umum, dapat dilihat pada tabel 2.4 berikut.

Tabel 2.4. Potensi Perairan Sungai di Kabupaten Way Kanan.

No Nama Sungai Panjang (Km) Luas (Km2) 1

2 3 4 5

Way Kanan Way Umpu Way Besai Way Giham Way Tahmi

51 100 113 80 50

1.198 1.179 870 506 420

Sementara potensi lain yang dimiliki antara lain, rawa :4.460 ha, dam/cekdam 1.242 ha, Borowfit : 417 ha dan genangan air lainnya :1.230 ha.

2.2.3.2 Potensi dan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Budidaya

Potensi dan Pengemanfaatann Perikanan Budidaya dapat dilihat pada tabel 2.5 berikut ini.

Tabel 2.5. Potensi dan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Budidaya

NO. KEGIATAN BUDIDAYA POTENSI (Ha)

PEMANFAATAN (Ha)

%

1. BUDIDAYA PAYAU (TAMBAK) - - -

2. BUDIDAYA TAWAR - Kolam

- Minapadi - Keramba**) - KJA/T*)

4.190,00 1.540,00 380,00 1.970,00 300,00

52,58 52,58 - - -

1.25 3.41 - - -

3. BUDIDAYA LAUT - - -

*) Keramba Jaring Apung/Tancap, dengan asumsi 1 unit ukuran (3x3=9 m2)/10.000

**) Keramba Kayu/Bambu, dengan asumsi 1 unit ukuran (2x5=10m2)/10.000 Sumber Data tahun 2015.

(31)

29

Potensi luas areal budidaya air tawar saat ini tercatat 4.190 Ha, termasuk potensi di perairan umum daratan (sungai dan danau), dengan tingkat pemanfaatan 52.58 Ha (1.25%). Secara spesifik, khusus untuk perairan umum daratan (sungai, rawa, dan cek/dam/gal), luas secara keseluruhan tercatat 2.200 Ha. Bila diasumsikan 10% dari luasan tersebut dapat dimanfaatkan untuk perikanan budidaya, maka akan didapat luasan potensial budidaya air tawar di waduk dan danau sebesar 220 Ha. Kecilnya pemanfaatan potensi budidaya air tawar disebabkan karena belum terkelolanya secara optimal potensi tersebut akibat tumpang tindihnya pemanfaatan potensi lahan budidaya air tawar, serta belum terbukanya secara mudah akses menuju kawasan potensil budidaya air tawar tersebut.

(32)

30

BAB III

RENCANA AKSI ATAS KINERJA TAHUN 2021

3.1. Visi dan Misi Kabupaten Way Kanan

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Way Kanan Tahun 2016-2021, merupakan tahap ketiga dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Way Kanan Tahun 2005-2025, yaitu tahap Mengembangkan Komoditas Unggulan Daerah dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik serta Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat. Dengan mempertimbangkan potensi, kondisi, permasalahan, tantangan dan peluang serta isu-isu strategis yang terjadi di Kabupaten Way Kanan, maka Visi Pembangunan Tahun 2016-2021 yaitu :

“Way Kanan Maju dan Berdaya Saing 2021”

Makna yang terkandung dalam visi tersebut dijabarkan sebagai berikut:

Maju : Menunjukkan tingkat kesejahteraan

masyarakat Way Kanan yang tinggi

Berdaya saing : Menunjukkan kemampuan daerah untuk bersaing dengan daerah lainnya dalam memanfaatkan potensi daerah.

Indikator maju dalam visi ini adalah indeks pembangunan manusia sedangkan indikator berdaya saing adalah pertumbuhan ekonomi daerah yang ditopang oleh hasil produksi dan peningkatan nilai tambah produk pertanian, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah. Secara umum visi “maju dan berdayasaing” tersebut dapat terwujud perlu didukung oleh kondisi tata kelola pemerintahan yang baik, kondisi infrastruktur yang baik, dan kondisi keamanan ketertiban yang kondusif. Visi ini dijabarkan lebih lanjut kedalam misi yang menjadi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Way Kanan yang terdiri dari aparatur pemerintah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, organisasi politik, organisasi sosial Masyarakat, Lembaga

(33)

31

pendidikan, Dunia Usaha, Tokoh Masyarakat dan seluruh anggota masyarakat untuk mewujudkan Way Kanan yang Maju dan Berdaya Saing Tahun 2021.

Dalam rangka pencapaian visi yang telah ditetapkan dengan memperhatikan kondisi dan permasalahan yang ada, tantangan ke depan, serta memperhitungkan peluang yang dimiliki, maka ditetapkan 6 (enam) misi sebagai berikut:

Misi 1 : Menciptakan Tatakelola Pemerintahan yang baik dengan peningkatan kapasitas kebijakan, ketatalaksanaan, kapasitas kelembagaan, dan sumberdaya manusia aparatur;

Misi 2 : Peningkatan kualitas dan jangkauan infrastruktur dasar dengan meningkatkan proporsi jalan dalam kondisi mantap, rasio elektrifikasi dan jaringan irigasi;

Misi 3 : Mempersiapkan Sumberdaya Manusia yang kompetitif dengan mewujudkan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau, serta perluasan akses dan penguatan peran perempuan, pemuda ;

Misi 4 : Revitalisasi kebijakan pertanian dalam rangka meningkatkan produktifitas, dan nilai tambah hasil pertanian melalui pengembangan produk unggulan daerah;

Misi 5 : Mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah menuju keunggulan kompetitif dan komparatif;

Misi 6 : Mewujudkan sistem keamanan dan ketertiban yang kondusif, kerukunan hidup antar umat beragama, penanggulangan bencana dan menjaga kelestarian lingkungan hidup;

Secara umum tugas Dinas Perikanan terkait dengan pencapaian visi Kepala daerah dan Wakil Kepala Daerah, namun secara khusus tugas dan fungsi Dinas Perikanan berkontribusi langsung dalam mendukung pencapaian misi ke- 4 pemerintah Kabupaten Way Kanan yaitu :

(34)

32

Untuk mendukung misi tersebut, Dinas Perikanan Kabupaten Way Kanan mempunyai arah kebijakan pembangunan perikanan sebagai berikut :

1. Meningkatkan produksi dan produktivitas produk perikanan 2. Meningkatkan Akses Pasar, Nilai Tambah dan Daya Saing Produk

Perikanan

3.2. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Perikanan

Secara umum tugas Dinas Perikanan terkait dengan pencapaian visi Kepala daerah dan Wakil Kepala Daerah dalam mendukung pencapaian misi ke- 4 pemerintah Kabupaten Way Kanan yaitu

Revitalisasi kebijakan pertanian dalam rangka meningkatkan produktifitas, dan nilai tambah hasil pertanian melalui pengembangan produk unggulan daerah.

Tujuan dan Sasaran yang terkandung dari misi ini, di bidang perikanan adalah :

Meningkatnya Pendapatan masyarakat melalui pengembangan komoditas perikanan unggulan daerah.

Revitalisasi kebijakan pertanian dalam rangka meningkatkan produktifitas, dan nilai tambah hasil pertanian melalui

pengembangan produk unggulan daerah.

(35)

33

Tabel 3.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Perikanan

NO TUJUAN INDIKATOR TUJUAN

TARGET SASARAN STRATEGI

INDIKATOR KINERJA

UTAMA FORMULASI SATUAN

KONDISI AWAL 2015

CAPAIAN KINERJA PROGRAM (TARGET)

2016 2017 2018 2019 2020 2021

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Meningkatnya perekonomian Sub sektor perikanan

Pertumbuhan Ekonomi (Pertumbuhan PDRB) sub sektor

perikanan

5.8% Peningkatan Produksi dan Produktivitas Perikanan

1 Persentase Peningkatan Produksi Perikanan Budidaya

((Produksi Budidaya Tahun Sekarang ( Nt) - Produksi Budidaya Tahun sebelumnya ( No))/ Produksi Budidaya Tahun Sebelumnya ( No) x 100%

% n/a 4.91 5.13 5.30 5.51 5.73 5.96

2. Persentase Peningkatan Volume Produk Perikanan yang dipasarkan

((Volume Produk Perikanan yang dipasarkanTahu n Sekarang ( Nt) -Volume Produk Perikanan yang dipasarkanTahu n sebelumnya ( No))/ Volume

% n/a - 4.52 4.72 4,92 5.14 5.38

(36)

34

NO TUJUAN INDIKATOR TUJUAN

TARGET SASARAN STRATEGI

INDIKATOR KINERJA

UTAMA FORMULASI SATUAN

KONDISI AWAL 2015

CAPAIAN KINERJA PROGRAM (TARGET)

2016 2017 2018 2019 2020 2021

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Produk

Perikanan yang dipasarkan Tahun

Sebelumnya ( No) x 100%

3. Persentase Peningkatan Produksi Perikanan Tangkap

((Produksi Tangkap Tahun Sekarang (Nt) - Produksi Tangkap Tahun sebelumnya (No))/ Produksi Tangkap Tahun Sebelumnya (No) x 100%

% n/a 0,49 0,50 0,50 0,50 0,50 0,50

(37)

35

3.3. Indikator Kinerja Sasaran Strategis

Untuk mengukur pencapaian sasaran dalam Rencana Strategis (RENSTRA) maka telah ditetapkan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang akan dicapai selama tahun 2016-2021 dapat dilihat pada Lampiran 1.

3.4. Rencana Aksi Atas Kinerja Tahun 2021

Rencana Aksi Dinas Perikanan Kabupaten Way Kanan Tahun 2021 merupakan salah satu bentuk dokumen perencanaan kinerja sebagai landasan untuk suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu satu tahun dengan memperhitungkan potensi, peluang dan kendala yang ada. Penyusunan Rencana Aksi Kabupaten Way Kanan sebagai tolak ukur penilaian kinerja Kabupaten Way kanan dalam penyelenggaraan pembinaan dan pengawasan serta pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya. Rencana Aksi Dinas Perikanan Tahun 2021 dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran strategis yang diukur dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) seperti terlihat pada tabel sebagaimana terlampir pada Lampiran 1.

3.5 Rencana Penggunaan Anggaran Tahun 2021

Anggaran yang dipergunakan untuk mencapai sasaran strategis yang diukur dari Indikator Kinerja Utama (IKU) bersumber dari APBD tahun 2021 seperti terlihat pada tabel di bawah ini:

Tabel 3.2 Alokasi Anggaran untuk mencapai Sasaran Strategis Tahun 2021

No Peangkat Daerah Pelaksana Program/Kegiatan/ Sub Kegiatan Alokasi Anggaran (Rp)

1 2 3 4

1 Dinas Perikanan 2,315,741,755

PROGRAM PENUNJANG URUSAN

PEMERINTAHAN DAERAH

Perencanaan, penganggaran, dan evaluasi kinerja perangkat daerah

Penyusunan Dokumen Perencanaan perangkat

daerah 5,000,000

Koordinasi dan Penyusunan dokumen RKA SKPD 2,000,000

(38)

36

Koordinasi dan penyusunan laporan capaian

kinerja dan ikhtsiar realisasi kinerja SKPD

7.500.000

Adminitrasi Keuangan Perangkat Daerah

Penyediaan Gaji dan Tunjangan ASN 1,874.889.100

Koordinasi dan Penyusunan laporan akhir tahun

SKPD 4,000,000

Koordinasi dan Penyusunan laporan keuangan

bulanan/triwulan/semesteran SKPD 37,500,000 Penyusunan Pelaporan dan analisis prognosis

realisasi anggaran

2,000,000

Adminitrasi Kepegawaian Perangkat Daerah Pengadaan pakaian dinas beserta atribut

kelengkapanya 12.250.000

Bimbingan teknis implementasi peraturan perundang-undangan

10.000.000

Adminitrasi Umum Perangkat Daerah

Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor

1,500,000 Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor 54.000.000

Penyediaan Peralatan Rumah Tangga 2,950,000

Penyediaan Bahan Logistik Kantor 36.000.000

Penyediaan barang cetakan dan penggandaan 12.000,000 Penyelenggaran Rapat Koordinasi dan Konsultasi

SKPD

52,000,000 Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintah

Daerah

Penyediaan Jasa Komunikasi, sumber Daya air

dan Listrik 66,000,000

Penyediaan Jasa Peralatan dan Perlengkapan

Kantor 3,600,000

Penyediaan Jasa Pelayanan Umum Kantor 84,700,000

Pemeliharaan Barang milik daerah penunjang

urusan pemerintah daerah

Penyediaan Jasa Pemeliharaan, biaya

pemeliharaan dan pajak kendaraan perorangan dinas atau kendaraan dinas jabatan

25.000,000

Pemeliharaan/Rehabilitasi Gedung Kantor dan Lainnya

10,000,000

PROGRAM PENGELOLAAN PERIKANAN

TANGKAP

Pemberdayaan Nelayan Kecil dalam daerah

kabupaten/kota

Pengembangan Kapasitas Nelayan Kecil 60.000.000

PROGRAM PENGELOLAAN PERIKANAN

BUDIDAYA

Pemberdayaan Pembudidaya Ikan Kecil

Pengembangan Kapasitas Pembudidaya Ikan Kecil 70.000.000

Pelaksanaan Fasilitasi Pembentukan dan

Pengembangan Kelembagaan Pembudi Daya Ikan Kecil

35,000,000

(39)

37

Pemberian Pendampingan Kemudahan Akses

Teknologi dan Informasi, serta Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan

50.000,000

Pengelolaan Pembudidaya Ikan

Penjaminan Ketersediaan Sarana Pembudidaya

Ikan dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota

82,000,000

Pembinaan dan Pemantauan Pembudidaya ikan

di Darat 90,000,000

PROGRAM PENGOLAHAN DAN PEMASARAN

HASIL PERIKANAN

Penerbitan Tanda Daftar Usaha Pengolahan Hasil Perikanan Bagi Usaha Skala Mikro Dan Kecil

Penyediaan Data dan Informasi Usaha Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perikanan dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota

15,000,000

Pembinaan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan

Bagi Usaha Pengolahan dan Pemasaran Skala Mikro dan Kecil

Pelaksanaan Bimbingan dan Penerapan

Persyaratan atau Standar pada Usaha Pengolahan dan Pemasaran Skala Mikro dan Kecil

80,000,000

Penyediaan dan Penyaluran Bahan Baku Industri Pengolahan Ikan dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/ Kota

Peningkatan Ketersediaan Ikan untuk Konsumsi dan Usaha Pengolahan dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota

110.000,000

(40)

38

BAB IV PENUTUP

Keberhasilan pembangunan perekonomian yang dilaksanakan tidak terlepas dari dukungan semua pihak dan sektor terkait, disamping itu didukung dengan pendanaan yang memadai maka kegiatan terkait perikanan dapat berjalan dengan lebih optimal. Dalam melaksanakan program yang ada dilapangan masih banyak kendala yang dihadapi antara lain rendahnya tingkat pengetahuan dan sosial ekonomi masyarakat, kurangnya kwalitas dan kwantitas sumber daya serta luasnya jangkauan pelayanan yang dihadapi. Oleh sebab itu dukungan dan kerjasama semua pihak sangat diperlukan guna terciptanya suatu kondisi pertumbuhan perikanan masyarakat yang optimal dan merata.

Rencana Aksi Dinas Perikanan Tahun 2021 disusun sebagai dokumen perencanaan yang menguraikan sasaran strategis, indikator kinerja serta kebutuhan anggaran indikatif program dan kegiatan yang di dalamnya menggambarkan target kinerja dan langkah teknis pelaksanaan program kegiatan dimaksud. Rencana Aksi ini dapat dilakukan penyesuaian sesuai dengan kepentingan dan kebijakan penyelenggaraan program dan kegiatan dengan memperhatikan penilaian yang dilakukan melalui pemantauan dan evaluasi rencana kerja (renja) Dinas Perikanan Kabupaten Way Kanan.

Blambangan Umpu, Februari 2021

KEPALA DINAS PERIKANAN KABUPATEN WAY KANAN

Drs. KADARSYAH

Pembina Utama Muda

NIP. 19690819 199003 1 006

Referensi

Dokumen terkait

Universitas Sriwijaya Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, pengurangan kandungan air melalui pemanasan dengan gelombang mikro telah terbukti dapat mengurangi

H O 2 Tidak terdapat perbezaan yang signifikan dalam peningkatan ujian pencapaian pelajar di antara kumpulan rawatan dan kumpulan kawalan dalam kalangan pelajar

Judul skripsi : “Peranan Metode Bermain Sambil Belajar dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika pada Anak Tunagrahita Sedang (Penelitian Tindakan Bersama Keluarga Anak

Mengingat betapa pentingnya proses adaptasi peserta didik baru di lingkungan MAN Kota Palangka Raya, maka pihak madrasah sebagai penyelenggara pendidikan yang memfasilitasi

• Dalam mekanika Quantum tidak mungkin menentukan posisi dan momentum (kecepatan) dari suatu partikel secara simultan (pada saat yang bersamaan ) dengan ketelitian tak

Komplikasi lambat jaringan lunak misalnya terjadi bed sores karena tidur lama yang menyebabkan luka lambat jaringan lunak misalnya terjadi bed sores karena tidur lama yang

(5) Peradilan Tata Usaha Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berwenang memeriksa, mengadili, memutus, dan menyelesaikan sengketa tata usaha negara sesuai

Gambaran CT scan sangat tergantung stadium penyakit .akan terlihat gambaran mulai dari penebalan dinding yang setempat karena edema ,pada stadium lebih lanjut akan