• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Pendahuluan. 2. Perancangan 2.1. Gambaran Sistem

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "1. Pendahuluan. 2. Perancangan 2.1. Gambaran Sistem"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

1. Pendahuluan

Presensi merupakan faktor penting yang tidak dapat dipisahkan dari sesuatu kegiatan perkantoran ataupun belajar mengajar. Presensi sendiri menggunakan banyak metode, contohnya menggunakan cara manual dengan menuliskan nama serta paraf, tetapi metode ini memiliki banyak kelemahan yaitu sering terjadi pemalsuan paraf dan lain sebagainya [1]. Perusahaan Rose catering sendiri merupakan perusahaan yang bekerja di bagian pelayanan serta penyajian makanan untuk suatu acara yang memiliki banyak pegawai.

Oleh karena itu, dibutuhkan sistem monitoring pegawai. Salah satunya adalah dengan menggunakan sistem presensi. Rose catering sendiri masih menggunakan sistem presensi manual sehingga memungkinkan terjadi kecurangan. Untuk melihat kehadiran pegawai maka diperlukan absensi. Fitranto, menjelaskan absensi adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengetahui tingkat prestasi kehadiran serta tingkat kedisplinan dari anggota dalam suatu instansi, institusi atau perusahaan [2].

Di era sekarang teknologi semakin berkembang, tidak terkecuali dengan sistem presensi yang digunakan salah satunya menggunakan fingerprint. Fingerprint atau sensor sidik jari merupakan teknologi untuk mengidentifikasi seseorang. Sistem presensi menggunakan fingerprint sendiri lebih akurat dibandingkan dengan metode lainnya, dikarenakan tidak ada manusia yang mempunyai sidik jari yang sama sehingga tidak dapat dimanipulasi [3].

Sudah banyak penelitian dan perancangan yang dilakukan untuk sistem presensi fingerprint. Di antaranya adalah perancangan sistem informasi presensi menggunakan sidik jari untuk pegawai negeri Kabupaten Karawang [4], aplikasi absensi siswa menggunakan fingerprint dan penjadwalan mata pelajaran di sekolah [5], dan monitoring sistem keamanan pintu menggunakan RFID dan fingerprint berbasis web dan database [6].

Dari penelitian dan perancangan yang telah dilakukan sebelumnya, masing-masing memiliki kelemahan seperti tidak ada aplikasi monitoring. Melihat kekurangan penelitian dan perancangan yang sebelumnya telah ada, maka pada makalah ini dijelaskan tentang rancang bangun sistem fingerprint dengan menggunakan modul NodeMCU ESP8266 yang dilengkapi dengan notifikasi ke Telegram, sehingga pemilik usaha dapat mengawasi pegawainya secara real time melalui Telegram.

2. Perancangan 2.1. Gambaran Sistem

Diagram kotak sistem keseluruhan ditunjukkan oleh Gambar 1. Sistem dibangun dari beberapa komponen penting seperti Fingerprint module R307 yang berfungsi sebagai sensor sidik jari yang mengirim data kepada NodeMCU ESP8266 berupa data sidik jari, dan NodeMCU ESP 8266 yang membandingkan data dari fingerprint dengan data yang tersimpan dalam Database. Modul RTC DS3231 berfungsi sebagai real time clock atau pewaktu digital [7]. Hasil perbandingan tersebut akan ditampilkan pada OLED 128x64 LCD I2C dan DFPlayer mini yang digunakan sebagai decoder audio untuk mengubah file digital ke bentuk suara [8], serta Speaker untuk mengubah gelombang listrik menjadi gelombang getaran berupa audio/suara [9]. Database merupakan kumpulan file-file yang saling berkaitan dan berinteraksi. Relasi tersebut ditunjukkan dengan kunci dari tiap-tiap file yang ada [10] dan di sini database berfungsi sebagai penyimpanan data sidik jari pegawai. Website presensi berfungsi menampilkan data sidik jari pada website dan

(2)

Rancang Bangun Sistem Presensi Fingerprint Kepagawaian Rose Catering Aan Christio Adrianto Sali, Gunawan Dewantoro, Andreas A. Febrianto

Telegram berfungsi sebagai notifikasi. NodeMCU ESP8266 berfungsi sebagai kontroler utama dalam perancangan alat presensi

.

Gambar 1. Diagram Kotak Sistem Alat Presensi.

2.2. Gaftar Alir

Gambar 2 merupakan gaftar alir saat menambahkan data sidik jari pada sistem. Untuk memasukkan data sidik jari, pertama-tama membuka website presensi dan mengklik pada bagian ADD FINGERPRINT. Setelah itu data sidik jari dimasukkan pada sensor. Lalu diproses dalam NodeMCU ESP8266, dan data jari yang telah diproses akan disimpan dalam database.

Gambar 2. Gaftar Alir Alat saat Menambahkan Sidik Jari.

Langkah – langkah alur kerja sistem pada absensi yang ditunjukkan Gambar 3 adalah sebagai berikut. Pada saat jari di tempatkan pada fingerprint R307 module, data tersebut

(3)

dikirim ke NodeMCU ESP 8266 kemudian dikirimkan ke server. Pada saat jari terdaftar maka akan ada notifikasi dari OLED LCD maupun DFPlayer mini yang dilengkapi speaker serta di tampilkan dalam website presensi. Apabila jari tidak terdaftar maka akan ada notifikasi pada OLED LCD bahwa sidak jari tidak terdaftar.

Gambar 3. Gaftar Alir Alat Presensi.

2.3. Skematik Rangkaian

Gambar 4 merupakan skematik rangkaian untuk alat presensi. Pada perancangan ini digunakan NodeMCU ESP 8266 sebagai kontroler utama dikarenakan NodeMCU ESP 8266 sudah dilengkapi dengan modul WiFi. Tegangan yang digunakan dalam perancangan ini yaitu tegangan dari adaptor 12 volt yang diturunkan menjadi tegangan 5 volt menggunakan IC regulator 7805. Dalam perancangan ini digunakan Arduino IDE untuk memprogram NodeMCU ESP8266. Tabel 1 merupakan tabel pin Schematic rangkaian alat presensi.

(4)

Rancang Bangun Sistem Presensi Fingerprint Kepagawaian Rose Catering Aan Christio Adrianto Sali, Gunawan Dewantoro, Andreas A. Febrianto

Gambar 4. Skematik Rangkaian.

Tabel 1. Pinout Rangkaian.

No Keterangan Pin NodeMCU

1 Fingerprint R307

VCC VU

GND GND

TXD D7

RXD D8

TOUCH SENSE -

TOUCH POWER -

2 OLED 128x64 LCD I2C

GND GND

VCC 3V

SCL D1

SDA D2

3 DFPlayer Mini

VCC VU

GND GND

RX D5

TX D6

4 RTC DS3231

32K -

SQL -

SCL D1

SDA D2

VCC 3V

GND GND

(5)

3. Hasil dan Pembahasan

3.1 Gambar Alat Presensi

Gambar 5 (a)-(c) menunjukan kerangka dan tampilan alat presensi.

(a) (b)

(c)

Gambar 5. (a) Bentuk Fisik Alat Presensi, (b) Tampilan Alat Bagian Dalam, (c) Tampilan Alat Bagian Depan.

Gambar 5(a) merupakan gambar kerangka alat dalam bentuk kotak persegi yang terbuat dari plastik dengan panjang 18 cm, lebar 6 cm, dan tinggi 11,5 cm. Gambar 5(b)-(c) menunjukkan rangkaian kontroler alat presensi, yang dirancang sesuai dengan schematic rangkaian menggunakan NodeMCU ESP8266 sebagai kontroler utama.

3.2 Pembacaan Data

Gambar 6 merupakan hasil pengujian pada sidik jari yang terdaftar maupun yang tidak terdaftar. Dari pengujian pada Gambar 5, alat sudah memenuhi spesifikasi dalam pembacaan sidik jari.

(6)

Rancang Bangun Sistem Presensi Fingerprint Kepagawaian Rose Catering Aan Christio Adrianto Sali, Gunawan Dewantoro, Andreas A. Febrianto

(a) (b)

(c) (d)

Gambar 6. (a) Sidik Jari Tidak Terdaftar, (b) Sidik Jari Terdaftar. (c) Pengoneksian WiFi. (d) Sistem Terkoneksi dengan WiFi.

3.2 Tampilan Notifikasi Telegram

Gambar 7 merupakan gambaran dari telegram saat menampilkan data. Langkah – langkah menampilkan data pada telegram adalah sebagai berikut. Ketik /help untuk melihat perintah monitoring data, maka muncul perintah /pegawaiin yang berfungsi menampilkan data berupa nama pegawai serta jam datang users. Dari hasil pengujian, Telegram dapat berfungsi dengan baik serta sudah memenuhi spesifikasi dalam notifikasi Telegram.

(7)

Gambar 7. Tampilan Notifikasi Telegram.

3.3 Tampilan Web Presensi

Gambar 8 merupakan tampilan dari web presensi dengan telah terdaftar 30 sidik jari users, nama, e-mail, dan jam masuk users. Dari hasil pengujian pada Gambar 9, web presensi sudah memenuhi spesifikasi.

Gambar 8. Tampilan Web Presensi.

(8)

Rancang Bangun Sistem Presensi Fingerprint Kepagawaian Rose Catering Aan Christio Adrianto Sali, Gunawan Dewantoro, Andreas A. Febrianto

3.1 Tampilan Microsoft Excel

Gambar 9 merupakan tampilan data absen dari website ke Microsoft Excel. Hal ini dilakukan agar web server tidak menampilkan banyak data.

Gambar 9. Tampilan Data Microsoft Excel.

3.2 Tabel Hasil Pengujian

Tabel 2 hingga Tabel 5 menunjukkan hasil pengujian alat presensi. Tabel 2 merupakan pengujian pada modul Fingeprint R307 yang dilakukan sebanyak 5 kali dengan 10 jari. Dari hasil pengujian, modul Fingerprint R307 dapat mendeteksi 10 jari dengan keakuratan 100%.

Tabel 2. Pengujian Modul Fingerprint R307.

ID JARI PERCOBAAN

1 2 3 4 5

1 Ibu jari tangan kanan

2 Jari telunjuk tangan kanan

3 Jari tengah tangan kanan

4 Jari manis tangan kanan

5 Jari kelingking tangan kanan

6 Ibu jari tangan kiri

7 Jari telunjuk tangan kiri

8 Jari tengah tangan kiri

9 Jari manis tangan kiri

10 Jari kelingking tangan kiri

Tabel 3 merupakan hasil pengujian tampilan OLED 128×64 LCD I2C yang dilakukan kepada 10 users yang sudah terdaftar. Pengujian dilakukan 2 kali yaitu saat users masuk dan keluar.

Tabel 3. pengujian Tampilan OLED 128x64 LCD I2C

ID ABSEN

MASUK KELUAR

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

(9)

Tabel 4 merupakan hasil pengujian DFPlayer Mini dan speaker yang dilakukan dengan 10 jari users yang telah terdaftar. Pengujian dilakukan 2 kali yaitu saat users masuk dan keluar.

Tabel 4. Pengujian DFPlayer Mini dan Speaker.

ID ABSEN

MASUK KELUAR

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

Tabel 5 merupakan hasil pengujian pada pegawai Rose Catering yang dilakukan selama 5 hari dengan 4 users terdaftar. Pengujian ini dilakukan saat users masuk dan user keluar. Gambar 10 menunjukkan dokumentasi saat pengujian alat di Rose Catering.

Tabel 5. Pengujian pada pegawai Rose Catering.

ID ABSEN HARI

1

HARI 2

HARI 3

HARI 4

HARI 5 MASUK KELUAR

1

2

3

4

Gambar 10. Pengujian Alat di Rose Catering.

Dari Tabel 2 hingga Tabel 5 dapat disimpulkan bahwa semua sistem presensi bekerja dengan baik.

(10)

Rancang Bangun Sistem Presensi Fingerprint Kepagawaian Rose Catering Aan Christio Adrianto Sali, Gunawan Dewantoro, Andreas A. Febrianto

1. Kesimpulan

Dari hasil perancangan dan pengujian, alat presensi ini dapat bekerja dengan normal.

Pembacaan data sidik jari, tampilan OLED 128×64 LCD I2C, output suara DFPlayer Mini, tampilan web presensi, dan notifikasi telegram berhasil 100% tanpa adanya masalah. Dari hasil perancangan dan pengujian ini semua sistem pada alat semua bekerja dengan baik.

Dan dengan adanya sistem presensi yang menggunakan notifikasi telegram, pemilik usaha dapat memonitoring pegawai dengan lebih efisien. Selanjutnya alat presensi ini bisa dikembangkan dengan menambahkan keypad pada alat untuk pengaturan penambahan sidik jari ataupun pengapusan sidik jari, penambahan sistem hukuman keterlambat pada user yang dikirim otamatis melalui e-mail ataupun nomor telepon.

(11)

Daftar Pustaka

[1] Setyawan, R., “Sistem Absensi Sidik Jari Online Berbasis IoT Menggunakan Raspberry Pi”, Doctoral dissertation, Universitas 17 Agustus 1945, 2018.

[2] Kusniati, L., “Penggunaan Face Recognition untuk Meningkatkan Disiplin Kehadiran Pegawai Negeri Sipil", Jurnal Manajemen Pendidikan Volume 25, Nomor 1, 2016.

[3] Jimmie, J., “Rancang Bangun Absensi Perkulihan dengan Fingerprint Berbasis Webbase”, Jusikom: Jurnal Sistem Komputer Musirawas, 5(1), 24-32, 2020.

[4] Jaman, J. H., “Perancangan Sistem Informasi Presensi Menggunakan Sidik Jari untuk Pegawai Negeri Kabupaten Karawang”, Techno Xplore: Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, 2(1), 2017.

[5] Wahyu, A. S., “Aplikasi Absensi Siswa Menggunakan Fingerprint dan Penjadwalan Mata Pelajaran di Sekolah Dasar Negeri Sumbernongko Jombang”, Doctoral dissertation, Universitas Islam Majapahit Mojokerto

,

2019

.

[6] Daulay, N. K., Alamsyah, M. N., “Monitoring Sistem Keamanan Pintu Menggunakan RFID Dan Fingerprint Berbasis Web dan Database”, Jusikom: Jurnal Sistem Komputer Musirawas, 4(02), 85-92, 2019.

[7] Amarudin, A., Saputra, D. A., Rubiyah, R., “Rancang Bangun Alat Pemberi Pakan Ikan

Menggunakan Mikrokontroler,”, Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kendali dan Listrik, 1(1), 7-13, 2020.

[8] Pratama, R. P., Mas' ud, A., Niswatin, C., Rafiq, A. A., “Implementasi DFPlayer untuk Al-Qur’an Digital berbasis Mikrokontroler ESP32”, INVOTEK: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi, 20(2), 51-58, 2020.

[9] Beta, S., Astuti, S., “Modul Timbangan Benda Digital Dilengkapi LED RGB dan DFPlayer Mini”, Orbith: Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa dan Sosial, 15(1), 10-15, 2019.

[10] Sovia, R., Febio, J., “Membangun Aplikasi E-Library Menggunakan HTML, PHP Script, dan Mysql Database”, Jurnal Processor, 6(2), 2017.

Referensi

Dokumen terkait

Puji syukur penulis kehadirat Allah S.W.T yang telah melimpahkan rahmat, karunia serta nikmatnya yang tak pernah putus sehingga penulis dapat menyelesaikan

1.Perancangan sistem dengan memanfaatkan Internet of Things pada pengendalian lampu dikantor BKD Provinsi Riau menggunakan NodeMCU dan smartphone android sebagai

Dalam hal rancang bangun aplikasi Perpustakaan Berbasis Microsoft Visual Basic menggunakan metodologi terstruktur flowchart dengan Perancangan sistem atau

Sebelumnya telah ada penelitian dengan judul “Rancang Bangun Aplikasi Sistem Informasi Penjualan Dan Stok Barang Di Toko Widari Garut” [1] pada penelitian

Oleh karena itu, pada penelitian ini dibuat rancang bangun prototipe sistem realtime monitoring arus bocor pada isolator dengan menggunakan sensor arus, NodeMCU

Alur penelitian yang dilakukan ditunjukkan pada Gambar 4. Secara garis besar penelitian ini dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu tahapan segmentasi, tahapan pengukuran fitur dan

Sebuah papan permainan yang dimulai dari petak start dan dilengkapi dengan petak-petak materi, petak masuk rumah sakit, parkir bebas, dana umum dan juga

Data hasil observasi dalam penelitian upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada materi jajargenjang dengan menggunakan metode penemuan terbimbing di kelas IV