• Tidak ada hasil yang ditemukan

UJI AKTIVITAS ANTIFUNGI MINYAK ATSIRI RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza Roxb.) SECARA IN VITRO TERHADAP Candida albicans

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "UJI AKTIVITAS ANTIFUNGI MINYAK ATSIRI RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza Roxb.) SECARA IN VITRO TERHADAP Candida albicans"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel II. Hasil Perhitungan Rf Minyak Atsiri dari KLT
Gambar 1.  Hasil  kromatografi  lapis  tipis  minyak  atsiri  rimpang  temulawak  (Curcuma  xanthorriza Roxb.)
Gambar  2.Histogram  hubungan  konsentrasi  ketokonazol  dan  minyak  atsiri  rimpang  temu  lawak (Curcuma xanthorriza roxb.) terhadap diameter daya hambat (mm)  Keterangan      A : Ketokonazol 2%  E : Minyak Atsiri 0,4%

Referensi

Dokumen terkait

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah apa saja yang menjadi kendala dalam memproduksi variasi gesper plastik agar memperoleh laba maksimal, bagaimana perusahaan

Jika ia terletak di tengah atau di akhir, maka ditulis dengan tanda (’)... Abdul Halik, M.Si. Muhammad Shuhufi, M.Ag. Islam mengajarkan berbagai hal dalam menjalani kehidupan

Terhadap jumlah obat anti epilepsi diperoleh hubungan yang signifikan antara jumlah obat anti epilepsi dengan gangguan kognitif tetapi tidak ada hubungan yang signifikan dengan

Puji dan syukur atas rahmat, anugerah dan karunia Allah S.W.T atas segala limpahan taufiik dan hidayah- NYA serta do’a yang menyertai penulis selama ini, hingga

Berdasarkan analisis dan pengujian data serta pengujian hipotesis yang telah diuraikan di muka, yaitu mengenai Implementasi Kebijakan Transmigrasi Umum Di Kota Semarang

InGDEP / Indonesian Group-based Diabetes Education Programme adalah suatu program edukasi untuk pasien diabetes tipe-2 yang berbasis kelompok yang dilakukan oleh

Supervisi klinis di SD Islam Baburrohmah dilaksanakan dengan empat tahapan, yaitu (1) tahap pertemuan awal (pre-converence) , pada pertemuan ini kepala sekolah memanfaatkan

(1) Izin sementara Usaha Pariwisata sebagaimana dimaksud pada Pasal 34 ayat (2) huruf a Peraturan Daerah ini, diberikan kepada penyelenggara usaha pariwisata untuk dapat