• Tidak ada hasil yang ditemukan

Terdakwa ditahan berdasarkan Surat Perintah/Penetapan:

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Terdakwa ditahan berdasarkan Surat Perintah/Penetapan:"

Copied!
55
0
0

Teks penuh

(1)

Halaman 1 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

P U T U S A N

NOMOR : 556 / PID.SUS / 2015 / PT.MDN

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Pengadilan Tinggi Medan yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara pidana pada peradilan tingkat banding telah menjatuhkan putusan seperti tersebut dibawah ini dalam perkara Terdakwa:

Nama : TERDAKWA; Tempat lahir : Medan;

Umur/tanggal lahir : 30 tahun/ 16 April 1984; Jenis Kelamin : Laki-Laki;

Kebangsaan : Indonesia .

Tempat tinggal : Jl. Angsa Nomor 4A, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Medan Timur;

A g a m a : Islam;

Pekerjaan : Wiraswasta;

Terdakwa selama persidangan di Pengadilan Tingkat Pertama didampingi oleh Penasihat Hukumnya ISKANDAR LUBIS,SH, IBRAHIM NAINGGOLAN,SH, DODI CHANDRA,SH.MH, IRVAN FADLY LUBIS,SH, NASHRIL HAQ LUBIS,SH,SYAIFULLAH,SH,M. LUTHFAN HADI DARUS,SH, Advokat/Pengacara, Penasihat Hukum, Konsultan Hukum pada Kantor ADVOKAT ISKANDAR LUBIS & ASSOCIATES , berkantor di Jl. Durung Nomor 14 Medan dan untuk itu bertindak mendampingi pemberi kuasa, baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama, berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 13 April 2015;

Terdakwa ditahan berdasarkan Surat Perintah/Penetapan:

1. Penyidik dengan Tahanan Rumah Tahanan Negara sejak tanggal 28 Nopember 2014 s/d 17 Desember 2014;

2. Perpanjangan Penuntut Umum sejak tanggal 18 Desember 2014 s/d 26 Januari 2015;

(2)

Halaman 2 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

3. Perpanjangan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Medan sejak tanggal 27 Januari 2015 s/d 25 Pebruari 2015;

4. Perpanjangan Ketua Pengadilan Negeri Medan sejak tanggal 26 Pebruari 2015 s/d 27 Maret 2015;

5. Penuntut Umum dengan tahanan Rumah Tahanan Negara sejak tanggal 16 Maret 2015 s/d 04 April 2015;

6. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan dengan tahanan Rumah Tahanan Negara sejak tanggal 26 Maret 2015 s/d 24 April 2015;

7. Perpanjangan Ketua Pengadilan Negeri Medan sejak tanggal 25 April 2015 s/d 23 Juni 2015;

8. Perpanjangan penahanan Ketua Pengadilan Tinggi Medan (pertama) sejak tanggal 24 Juni 2015 s/d 23 Juli 2015;

9. Perpanjangan penahanan Ketua Pengadilan Tinggi Medan (kedua) sejak tanggal 24 Juli 2015 s/d 22 Agustus 2015;

10. Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Medan sejak tanggal 20 Agustus 2015 s/d 11. September 2015;

12. Perpanjangan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan sejak tanggal 19 September 2015 s/d 17 Nopember 2015;

Pengadilan Tinggi tersebut ;

Telah membaca berkas perkara banding Nomor 556/PID.SUS/ 2015/ PT.MDN tanggal 16 September 2015;

Telah membaca salinan Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 776/ Pid.B/ 2015/PN.Mdn, tanggal 20 Agustus 2015 dan surat - surat yang

bersangkutan dengan perkara tersebut;

Membaca, surat dakwaan dari Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Medan tanggal 16 Maret 2015, nomor Reg-Perk:PDM-218/Ep.1/OHARDA/03/2015 yang berbunyi sebagai berikut

PERTAMA KESATU

(3)

Halaman 3 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

--- Bahwa terdakwa bersama dengan TEMAN TERDAKWA - I ( dalam berkas terpsiah), TEMAN TERDAKWA - II

(dalam berkas terpisah) dan TEMAN TERDAKWA III (dalam berkas terpisah) pada hari Jumat tanggal 31 Oktober 2014 sekitar Pukul 09.00 Wib atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam tahun 2014 bertempat di Jl. Angsa No. 17 Kel. Sidodadi Kec. Medan Timur atau setidak-tidaknya di suatu tempat yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Medan, “dengan sengaja melakukan , menyuruh melakukan dan turut serta melakukan

perbuatan merampas nyawa orang lain yaitu korban

SAKSI KORBAN, dilakukan terdakwa dengan cara sebagai berikut :---

--- Bermula Pada hari Jumat tanggal 31 Oktober 2014 sekitar Pukul 07.00 Wib saat korban mengepel lantai rumah TEMAN TERDAKWA - II selaku majikan korban, ketika pukul 09.00 Wib TEMAN TERDAKWA - II bangun dan melihat lantai tidak bersih dan air berceceran kemudian TEMAN TERDAKWA - II menunjang ember yang berisikan air dan selanjutnya menunjang pantat korban hingga korban jatuh dan memijak dada kiri dan dada kanan serta kaki kanan korban, kemudian TEMAN TERDAKWA - II memanggil terdakwa lalu oleh terdakwa menyiram kembali lantai dengan menggunakan air dan menyuruh korban untuk mengepel lantai tersebut lalu korban mengatakan capek dan meminta untuk istirahat sebentar namun TEMAN TERDAKWA - II tidak mengizinkan dan TEMAN TERDAKWA - II menyuruh terdakwa untuk memandikan korban sebelum memandikan korban oleh terdakwa menunjang dada dan tulang rusuk korban kemudian terdakwa memanggil saksi TEMAN TERDAKWA - I lalu datang TEMAN TERDAKWA III, selanjutnya terdakwa bersama dengan saksi TEMAN TERDAKWA - I dan saksi TEMAN TERDAKWA III menyeret korban ke dekat tangga dan pada saat di tangga terdakwa memijak dada korban sebelah kanan secara berulang-ulang dan selanjutnya saksi TEMAN TERDAKWA - I memijak dada korban sebelah kanan, dan TEMAN TERDAKWA - II memijak dada korban sebelah kiri dan kanan. kemudian terdakwa mengangkat korban dari bagian kepala dan TEMAN TERDAKWA III dibagian pinggang dan saksi TEMAN TERDAKWA - I dibagian kaki korban lalu ketiganya memasukkan korban ke dalam bak yang berisi air dengan posisi terlentang kemudian terdakwa menekan kepala korban kedalam bak mandi secara berulang-ulang dan saksi TEMAN TERDAKWA - I memegang kedua

(4)

Halaman 4 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

kaki korban dan saksi TEMAN TERDAKWA III keluar dari kamar mandi kemudian saksi TEMAN TERDAKWA - I menekan kepala korban kedalam bak mandi hingga korban lemas dan setelah korban lemas kemudian saksi TEMAN TERDAKWA - I masuk kedalam bak mandi dan mengangkat kedua kaki korban dan kembali mencelupkan kepala korban dan kemudian mengangkat korban keluar dari dalam bak mandi, sedangkan terdakwa dan TEMAN TERDAKWA - II melihat dari pintu kamar mandi. Kemudian TEMAN TERDAKWA - II membangunkan korban dengan cara menendang tubuh korban lalu TEMAN TERDAKWA - II menyuruh TEMAN TERDAKWA Vmengambil teh hangat untuk diminumkan kepada korban namun korban tidak sadar kemudian Bibi Andika Als Ika menyuruh saksi Endang Murda Ningsih mengambil minyak kayu putih dan mengoleskan ke bagian perut, telinga dan hidung serta seluruh badan korban kemudian saksi Endang dan Yanti mengganti seluruh pakaian korban kemudian oleh saksi membaca yasin namun Korban tidak sadar kemudian Bibi Andika Als Ika menyuruh TEMAN TERDAKWA III untuk menyuruh saksi Endang, Yanti dan Ani naik ke atas dan masuk kedalam kamar kemudian TEMAN TERDAKWA III mengunci mereka di dalam kamar selanjutnya TEMAN TERDAKWA - II menghubungi SAKSI KORBAN IVdan mengatakan korban sudah meninggal kemudian TEMAN TERDAKWA - II menyuruh terdakwa, saksi TEMAN TERDAKWA III serta saksi TEMAN TERDAKWA - I memasukkan korban ke mobil Inova dan tidak berapa lama SAKSI KORBAN IV(dalam berkas

terpisah) datang lalu terdakwa, saksi TEMAN TERDAKWA - I, TEMAN TERDAKWA IV serta SAKSI KORBAN V (dalam berkas terpisah) pergi

menuju Desa Barus Jahe, Berastagi untuk membuang mayat korban dan sesampai disana terdakwa dan saksi TEMAN TERDAKWA - I meletakkan mayat korban ke dalam parit yang tidak berapa dalam dan tidak ada airnya. Selanjutnya terdakwa, saksi TEMAN TERDAKWA - I, SAKSI KORBAN IVdan SAKSI KORBAN V kembali ke Medan. Selanjutnya pada hari Kamis tanggal 27 Nopember 2014 sekira Pukul 12.00 wib di Jl. Angsa No. 17 Medan terdakwa ditangkap oleh pihak kepolisian Polresta Medan dan dibawa ke Polresta Medan guna pemeriksaan lebih lanjut.

Sebagaimana Hasil Visum Et Repertum Instalasi DEPARTEMEN

KEDOKTERAN FORENSIK FK USU RSU DAERAH DR. PIRNGADI KOTA MEDAN/ Nomor : 2241/XII/IKK/VER/2014 tanggal 06 Desember 2014 yang

(5)

Halaman 5 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

dibuat dan ditandatangani oleh Dokter pemeriksa dr. Surjit Singh, Sp.F, DFM. atas nama korban Hermin Ruswidiati Als Cici dengan hasil kesimpulan

pemeriksaan sebagai berikut : VISUM ET REPERTUM Identifikasi Kuburan

- Di jumpai kuburan berada dikompleks perkuburan Umum di Desa Sukanalu Kec. Barus Jahe Kab. Karo pada hari Sabtu tanggal 06 Desember 2014.

- Dijumpai yang diidentifikasi tampak sebuah makam dengan panjang kuburan 172 cm. lebar 80 cm, dalam 80 cm, tinggi gundukan kuburan 15 Cm.

- Dijumpai di dalam kuburan kantong mayat berwarna kuning dengan panjang kantong jenazah 150 cm, lebar kantong jenazah 100 cm.

- Dijumpai batas-batas :

Sebelah utara (kepala) : berbatas dengan tanah kosong Sebelah timur (kiri) : berbatas dengan kuburan beton dan berpagar 40 cm

Sebelah barat (kanan) : berbatas dengan kuburan beton dan berpagar 30 cm

Sebelah selatan (bawah) : berbatas dengan tanah kosong Identitas Korban :

Nama : Hermin Ruswidiati Als Cici Umur : 54 Tahun

Jenis Kelamin : Perempuan

Pekerjaan : Pembantu Rumah Tangga

Agama : Islam

Warga Negara : Indonesia

Alamat : Jl. Angsa No. 17 Medan Pemeriksaan Umum

(6)

Halaman 6 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Label mayat : Tidak Ada

Pembungkus Mayat : Dijumpai kantong mayat berwarna kuning bertuliskan pemerintahan dinas sosial Prov. Sumatera Utara, dengan panjang 150 Cm, lebar 100 cm. Pembukaan kantong jenazah ditemukan kain panjang berwarna cokelat, motif batik menutup jenazah.

Penutup Mayat : Tidak Ada Pakaian Mayat : Tidak Ada Perhiasan Mayat : Tidak Ada Benda di samping mayat : Tidak Ada

Tanda pasti Kematian : Proses pembusukan lanjut

Identifikasi Umum : Dijumpai sesosok mayat dikenal, jenis kelamin perempuan, umur diperkirakan 54 tahun, panjang badan 155 cm, perawakan sedang, warna kulit sulit dinilai, rambut hitam beruban dan mudah dicabut, serta proses pembusukan lanjut.

Identifikasi Khusus : Dijumpai bekas luka lama (parut) pada lengan bawah tangan kanan berbentuk segitiga, ukuran panjang 5 cm, lebar 3 cm, jarak 4 cm dari siku. Dijumpai tompel atau tanda lahir pada bokong kiri,

ukuran panjang 7,5 cm, lebar 4 cm, jarak dari puncak pinggul kiri 4 cm, jarak dari garis tengah tubuh 15 cm.

PEMERIKSAAN LUAR :

Kepala : Bentuk simetris. Rambut lurus warna hitam beruban, panjang rambut depan 9 cm, rambut samping kanan 13 cm, rambut samping kiri 12 cm dan rambut bagian belakang 16 cm.

(7)

Halaman 7 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Dijumpai warna lebih gelap pada kepala kiri bagian atas, ukuran panjang 2,5 cm lebar 1,5 cm, jarak dari telinga kiri 8 cm, jarak dari garis tengah tubuh 4 cm. Wajah : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna hitam

kecoklatan (proses pembusukan lanjut)

Dahi : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna hitam kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Mata : Bentuk Simetris. Tidak dijumpai bola mata kiri- kanan (proses pembusukan lanjut)

Hidung : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna hitam kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Pipi : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna hitam kehitaman (proses pembusukan lanjut).

Dijumpai warna lebih gelap pada pipi kanan, ukuran panjang 3 cm, lebar 1,5 cm, jarak dari telinga kanan 5 cm, jarak dari garis tengah tubuh 7 cm.

Dijumpai warna lebih gelap pada pipi kiri, panjang 2 cm, lebar 0,5 cm, jarak dari kelopak mata kiri bagian bawah 1 cm, jarak dari telinga kiri 7 cm.

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang.

Telinga : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna hitam kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Mulut : bentuk smiteris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut). Dijumpai mulut terbuka dan lidah terjulur keluar.

(8)

Halaman 8 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Gigi : Jumlah gigi geligi tidak lengkap 18 gigi

X x x 5 4 3 x 1 1 2 3 4 x x x x ket : x ; gigi tidak ada

X 7 x x 4 3 2 1 1 2 3 4 x 7 8

Rahang : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang.

Dagu : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Pada perabaan tidak dijumpai patah tulang

Leher : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut).

Dijumpai warna lebih gelap pada leher sebelah kiri, ukuran panjang 3 cm, lebar 0,7 cm, jarak dari telinga kiri 5 cm, jarak dari garis tengah tubuh 5 cm.

Pada perabaan tidak dijumpai tanda - tanda patah tulang.

Dada : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut).

Pada perabaan dijumpai tanda-tanda patah tulang dada kanan dan kiri.

Perut : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Dijumpai warna lebih gelap pada perut sebelah kiri, ukuran panjang 1 cm, lebar 2 cm, jarak dari garis tengah tubuh 10 cm.

(9)

Halaman 9 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Alat Kelamin : Jenis kelamin perempuan dan dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lebih lanjut) Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang.

Punggung : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut).

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang.

Pinggang : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut).

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang.

Bokong : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut).

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang.

Dubur : Dijumpai dubur menonjol keluar (proses pembusukan dilanjut).

Anggota Gerak atas : Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Dijumpai kuku pada kedua tangan mudah dilepas, warna kulit cokelat kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang

Dijumpai ujung-ujung jari pada kedua tangan berwarna pucat.

Anggota Gerak bawah : Dijumpai warna lebih gelap pada tungkai atas kanan, ukuran panjang 5,5 cm, lebar 5 cm, jarak dari lutut 8 cm, jarak dari mata kaki 20 cm.

(10)

Halaman 10 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Dijumpai kuku pada kedua mkaki mudah dilepas, warna kulit coklat Kehitaman (proses pembusukan lanjut)

PEMERIKSAAN DALAM

Kepala : Pada Pembukaan kulit kulit kepala dijumpai seluruh kulit kepala berwarna cokelat kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Dijumpai warna lebih gelap pada kulit kepala bagian belakang sebelah kiri, ukuran panjang 5 cm, lebar 3,5 cm, jarak dari garis tengah tubuh 2 cm.

Pada pembukaan tulang tengkorak kepala tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Dijumpai

Pada selaput tebal dan selaput tipis otak tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan.

Dijumpai jaringan otak sudah membubur berwarna abu-abu kehitaman (proses pembusukan lebih lanjut) Pada perabaan tidak dijumpai patah dasar tulang tengkorak

Leher : Pada pembukaan kulit leher tidak dijumpai resapan darah.

Pada pembukaan tulang lidah tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Pada pemotongan pembuluh darah besar leher (arteri karotis) tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan.

Saluran nafas bagian

atsa : Pada pembukaan saluran nafas bagian atas, tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan, dijumpai warna merah kehitaman (proses pembusukan lannjut).

(11)

Halaman 11 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Saluran makan : pada pembukaan saluran makan bagian atas, tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan, dijumpai warna merah kehitaman (proses pembusukan lanjut).

Dada : Pada pembukaan kulit dada dijumpai tebal lemak dada Pada pembukaan tulang dada, dijumpai patah tulang dada. Dijumpai patah tulang berganda pada iga ke-5 sebelah kanan

Dijumpai patah tulang iga ke- 3,4,5,6,7,8 sebelah kanan, Dijumpai patah tulang iga ke- 3,4,5,6,7,8,9, sebelah kiri. Dijumpai patah tulang iga bagian belakang ke-8,9,10,11 sebelah kanan

Dijumpai patah tulang iga bagian belakang le 10 sebelah kiri.

Dijumpai resapan darah yang luas disetentang patah tulang iga pada sebelah kanan dan kiri.

Jantung : Pada pemeriksaan jantung tidak dijumpai cairan rongga jantung.

Dijumpai jantung warna pucat kecoklatan (proses pembusukan lanjut)

Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Paru : Dijumpai kedua paru warna merah kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Tidak dijumpai kelainan.

Perut : Pada pembukaan kulit perut, dijumpai tebal lemak 3 cm, berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut Lambung : dijumpai lambung berwarna pucat.

(12)

Halaman 12 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Dijumpai sisa makanan berwarna hijau kecoklatan dengan volume + 20 cc.

Hati : Dijumpai resapan darah pada hati bagian atas, panjang 8 cm, lebar 7 cm.

Dijumpai warna kehitaman, konsitensi lunak (proses pembusukan lanjut)

Limpa : dijumpai limpa berwarna merah kehitaman, mengecil (proses pembusukan lanjut). Tidak dijumpai kelainan.

Ginjal : Dijumpai kedua kapsul ginjal mudah dilepas, berwarna merah kecoklatan (proses pembusukan lanjut).

Pada pemotongan ginjal kanan dan kiri tidak dijumpai kelainan.

Usus : dijumpai usus berwarna pucat (proses pembusukan lanjut), tidak dijumpai kelaianan.

Rahim : dijumpai berwarna pucat (proses pembusukan lanjut), tidak dijumpai kelainan.

RINGKASAN PEMERIKSAAN LUAR :

- Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut) pada seluruh tubuh.

- Dijumpai warna lebih gelap pada kepala kiri bagian atas, pelipis kiri, pipi kanan dan kiri. Leher sebelah kiri, perut sebelah kiri, tungkai atas kanan, tungkai bawah kiri.

- Dijumpai mulut terbuka dan lidah terjulur keluar.

- Pada perabaan dijumpai tanda-tanda patah tulang dada kanan dan kiri.

- Dijumpai kuku pada kedua tangan dan kedua kaki mudah dilepas, warna kulit cokelta kehitaman (proses pembusukan lanjut)

- Dijumpai ujung-ujung jari pada kedua tangan dan kedua kaki berwarna pucat.

(13)

Halaman 13 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN. RINGKASAN PEMERIKSAAN LUAR :

- Pada pembukaan kulit kepala dijumpai seluruh kulit kepala berwarna cokelat kehitaman (proses pembusukan lanjut).

- Dijumpai warna lebih gelap pada kulit kepala bagian belakang sebelah kiri.

- Dijumpai jaringan otak sudah membubur berwarna abu-abu kehitaman (proses pembusukan lebih lanjut).

- Pada Pada pembukaan kulit dada dijumpai tebal lemak dada 2 cm. Pada pembukaan tulang dada, dijumpai patah tulang dada. Dijumpai patah tulang berganda pada iga ke-5 sebelah kanan Dijumpai patah tulang iga ke- 3,4,5,6,7,8 sebelah kanan, Dijumpai patah tulang iga ke- 3,4,5,6,7,8,9, sebelah kiri. Dijumpai patah tulang iga bagian belakang ke-8,9,10,11 sebelah kanan Dijumpai patah tulang iga bagian belakang le 10 sebelah kiri.

- Dijumpai resapan darah yang luas disetentang patah tulang iga pada sebelah kanan dan kiri.

- Dijumpai jantung warna pucat kecoklatan (proses pembusukan lanjut)

- Dijumpai kedua paru warna merah kehitaman (proses pembusukan lanjut)

- dijumpai lambung berwarna pucat. Dijumpai sisa makanan berwarna hijau kecoklatan dengan volume + 20 cc.

- Dijumpai resapan darah pada hati bagian atas, panjang 8 cm, lebar 7 cm. Dijumpai warna kehitaman, konsitensi lunak (proses pembusukan lanjut)

- dijumpai limpa berwarna merah kehitaman, mengecil (proses pembusukan lanjut). Tidak dijumpai kelainan.

- Dijumpai kedua kapsul ginjal mudah dilepas, berwarna merah kecoklatan (proses pembusukan lanjut).

- Pada pemotongan ginjal kanan dan kiri tidak dijumpai kelainan. - dijumpai usus berwarna pucat (proses pembusukan lanjut), tidak

(14)

Halaman 14 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN. KESIMPULAN

Telah diperiksa sesosok mayat yang dikenal, jenis kelamin perempuan, umur diperkirakan sekitar 54 Tahun, panjang badan 155 cm, perawakan sedang, warna kulit sulit dinilai, rambut hitam beruban dan mudah dicabut, serta proses pembusukan lanjut. Dari hasil pemeriksaan luar dan dalam diambil kesimpulan bahwa penyebab kematian korban adalah pendarahan yang luas setentang patah tulang iga dada kiri dan kanan akibat trauma tumpul.

--- Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 338 Jo Pasal 55 Ayat (1) KUHPidana--- Atau Kedua

--- Bahwa terdakwa bersama dengan TEMAN TERDAKWA - I ( dalam berkas terpsiah), TEMAN TERDAKWA - II (dalam berkas terpisah) dan TEMAN TERDAKWA III (dalam berkas terpisah) pada hari Jumat tanggal 31 Oktober 2014 sekitar Pukul 09.00 Wib atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam tahun 2014 bertempat di Jl. Angsa No. 17 Kel. Sidodadi Kec. Medan Timur atau setidak-tidaknya di suatu tempat yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Medan, “dengan sengaja melakukan , menyuruh melakukan dan turut serta melakukan perbuatan kekerasan fisik dalam

lingkup rumah tangga yang mengakibatkan matinya korban “ SAKSI

KORBAN ”, dilakukan terdakwa dengan cara sebagai berikut:---

--- Bermula Pada hari Jumat tanggal 31 Oktober 2014 sekitar Pukul 07.00 Wib saat korban “ SAKSI KORBAN ” mengepel lantai rumah TEMAN TERDAKWA - II selaku majikan korban, ketika pukul 09.00 Wib TEMAN TERDAKWA - II bangun dan melihat lantai tidak bersih dan air berceceran kemudian TEMAN TERDAKWA - II menunjang ember yang berisikan air dan selanjutnya menunjang pantat korban hingga korban jatuh dan memijak dada kiri dan dada kanan serta kaki kanan korban, kemudian TEMAN TERDAKWA - II memanggil terdakwa lalu oleh terdakwa menyiram kembali lantai dengan menggunakan air dan menyuruh korban untuk mengepel lantai tersebut lalu korban mengatakan capek dan meminta untuk istirahat sebentar namun TEMAN TERDAKWA - II tidak mengizinkan dan TEMAN TERDAKWA - II menyuruh terdakwa untuk memandikan korban sebelum memandikan korban oleh

(15)

Halaman 15 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

terdakwa menunjang dada dan tulang rusuk korban kemudian terdakwa memanggil saksi TEMAN TERDAKWA - I lalu datang TEMAN TERDAKWA III, selanjutnya terdakwa bersama dengan saksi TEMAN TERDAKWA - I dan saksi TEMAN TERDAKWA III menyeret korban ke dekat tangga dan pada saat di tangga terdakwa memijak dada korban sebelah kanan secara berulang-ulang dan selanjutnya saksi TEMAN TERDAKWA - I memijak dada korban sebelah kanan, dan TEMAN TERDAKWA - II memijak dada korban sebelah kiri dan kanan. kemudian terdakwa mengangkat korban dari bagian kepala dan TEMAN TERDAKWA III dibagian pinggang dan saksi TEMAN TERDAKWA - I dibagian kaki korban lalu ketiganya memasukkan korban ke dalam bak yang berisi air dengan posisi terlentang kemudian terdakwa menekan kepala korban kedalam bak mandi secara berulang-ulang dan saksi TEMAN TERDAKWA - I memegang kedua kaki korban dan saksi TEMAN TERDAKWA III keluar dari kamar mandi kemudian saksi TEMAN TERDAKWA - I menekan kepala korban kedalam bak mandi hingga korban lemas dan setelah korban lemas kemudian saksi TEMAN TERDAKWA - I masuk kedalam bak mandi dan mengangkat kedua kaki korban dan kembali mencelupkan kepala korban dan kemudian mengangkat korban keluar dari dalam bak mandi, sedangkan terdakwa dan TEMAN TERDAKWA - II melihat dari pintu kamar mandi. Kemudian TEMAN TERDAKWA - II membangunkan korban dengan cara menendang tubuh korban lalu TEMAN TERDAKWA - II menyuruh TEMAN TERDAKWA Vmengambil teh hangat untuk diminumkan kepada korban namun korban tidak sadar kemudian Bibi Andika Als Ika menyuruh saksi Endang Murda Ningsih mengambil minyak kayu putih dan mengoleskan ke bagian perut, telinga dan hidung serta seluruh badan korban kemudian saksi Endang dan Yanti mengganti seluruh pakaian korban kemudian oleh saksi membaca yasin namun Korban tidak sadar kemudian Bibi Andika Als Ika menyuruh TEMAN TERDAKWA III untuk menyuruh saksi Endang, Yanti dan Ani naik ke atas dan masuk kedalam kamar kemudian TEMAN TERDAKWA III mengunci mereka di dalam kamar selanjutnya TEMAN TERDAKWA - II menghubungi SAKSI KORBAN IVdan mengatakan korban sudah meninggal kemudian TEMAN TERDAKWA - II menyuruh terdakwa, saksi TEMAN TERDAKWA III serta saksi TEMAN TERDAKWA - I memasukkan korban ke mobil Inova dan tidak berapa lama SAKSI KORBAN IV(dalam berkas terpisah) datang lalu terdakwa, saksi TEMAN TERDAKWA - I, H. Syamsul Rahman serta SAKSI KORBAN V (dalam berkas terpisah) pergi menuju Desa

(16)

Halaman 16 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Barus Jahe, Berastagi untuk membuang mayat korban dan sesampai disana terdakwa dan saksi TEMAN TERDAKWA - I meletakkan mayat korban ke dalam parit yang tidak berapa dalam dan tidak ada airnya. Selanjutnya terdakwa, saksi TEMAN TERDAKWA - I, SAKSI KORBAN IVdan SAKSI KORBAN V kembali ke Medan. Selanjutnya pada hari Kamis tanggal 27 Nopember 2014 sekira Pukul 12.00 wib di Jl. Angsa No. 17 Medan terdakwa ditangkap oleh pihak kepolisian Polresta Medan dan dibawa ke Polresta Medan guna pemeriksaan lebih lanjut. Sebagaimana Hasil Visum Et Repertum Instalasi DEPARTEMEN

KEDOKTERAN FORENSIK FK USU RSU DAERAH DR. PIRNGADI KOTA MEDAN/ Nomor : 2241/XII/IKK/VER/2014 tanggal 06 Desember 2014 yang dibuat dan ditandatangani oleh Dokter pemeriksa dr. Surjit Singh, Sp.F, DFM. atas nama korban Hermin Ruswidiati Als Cici dengan hasil kesimpulan

pemeriksaan sebagai berikut :

VISUM ET REPERTUM Identifikasi Kuburan

- Di jumpai kuburan berada dikompleks perkuburan Umum di Desa Sukanalu Kec. Barus Jahe Kab. Karo pada hari Sabtu tanggal 06 Desember 2014.

- Dijumpai yang diidentifikasi tampak sebuah makam dengan panjang kuburan 172 cm. lebar 80 cm, dalam 80 cm, tinggi gundukan kuburan 15 Cm.

- Dijumpai di dalam kuburan kantong mayat berwarna kuning dengan panjang kantong jenazah 150 cm, lebar kantong jenazah 100 cm.

- Dijumpai batas-batas :

Sebelah utara (kepala) : berbatas dengan tanah kosong Sebelah timur (kiri) : berbatas dengan kuburan beton dan berpagar 40 cm

Sebelah barat (kanan) : berbatas dengan kuburan beton dan berpagar 30 cm

Sebelah selatan (bawah) : berbatas dengan tanah kosong Identitas Korban :

(17)

Halaman 17 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Nama : Hermin Ruswidiati Als Cici Umur : 54 Tahun

Jenis Kelamin : Perempuan

Pekerjaan : Pembantu Rumah Tangga

Agama : Islam

Warga Negara : Indonesia

Alamat : Jl. Angsa No. 17 Medan

Pemeriksaan Umum

Label mayat : Tidak Ada

Pembungkus Mayat : Dijumpai kantong mayat berwarna kuning bertuliskan pemerintahan dinas sosial Prov. Sumatera Utara, dengan panjang 150 Cm, lebar 100 cm. Pembukaan kantong jenazah ditemukan kain panjang berwarna cokelat, motif batik menutup jenazah.

Penutup Mayat : Tidak Ada Pakaian Mayat : Tidak Ada Perhiasan Mayat : Tidak Ada Benda di samping mayat : Tidak Ada

Tanda pasti Kematian : Proses pembusukan lanjut

Identifikasi Umum : Dijumpai sesosok mayat dikenal, jenis kelamin perempuan, umur diperkirakan 54 tahun, panjang badan 155 cm, perawakan sedang, warna kulit sulit dinilai, rambut hitam beruban dan mudah dicabut, serta proses pembusukan lanjut.

Identifikasi Khusus : Dijumpai bekas luka lama (parut) pada lengan bawah tangan kanan berbentuk segitiga, ukuran panjang 5 cm, lebar 3 cm, jarak 4 cm dari siku.

(18)

Halaman 18 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Dijumpai tompel atau tanda lahir pada bokong kiri, ukuran panjang 7,5 cm, lebar 4 cm, jarak dari puncak pinggul kiri 4 cm, jarak dari garis tengah tubuh 15 cm.

PEMERIKSAAN LUAR :

Kepala : Bentuk simetris. Rambut lurus warna hitam beruban, panjang rambut depan 9 cm, rambut samping kanan 13 cm, rambut samping kiri 12 cm dan rambut bagian belakang 16 cm.

Dijumpai warna lebih gelap pada kepala kiri bagian atas, ukuran panjang 2,5 cm lebar 1,5 cm, jarak dari telinga kiri 8 cm, jarak dari garis tengah tubuh 4 cm. Wajah : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna hitam

kecoklatan (proses pembusukan lanjut)

Dahi : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna hitam kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Mata : Bentuk Simetris. Tidak dijumpai bola mata kiri- kanan (proses pembusukan lanjut)

Hidung : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna hitam kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Pipi : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna hitam kehitaman (proses pembusukan lanjut).

Dijumpai warna lebih gelap pada pipi kanan, ukuran panjang 3 cm, lebar 1,5 cm, jarak dari telinga kanan 5 cm, jarak dari garis tengah tubuh 7 cm.

Dijumpai warna lebih gelap pada pipi kiri, panjang 2 cm, lebar 0,5 cm, jarak dari kelopak mata kiri bagian bawah 1 cm, jarak dari telinga kiri 7 cm.

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang.

(19)

Halaman 19 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Telinga : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna hitam kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Mulut : bentuk smiteris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut). Dijumpai mulut terbuka dan lidah terjulur keluar.

Gigi : Jumlah gigi geligi tidak lengkap 18 gigi X x x 5 4 3 x 1 1 2 3 4 x x x x ket : x ; gigi tidak ada X 7 x x 4 3 2 1 1 2 3 4 x 7 8

Rahang : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang.

Dagu : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Pada perabaan tidak dijumpai patah tulang

Leher : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut).

Dijumpai warna lebih gelap pada leher sebelah kiri, ukuran panjang 3 cm, lebar 0,7 cm, jarak dari telinga kiri 5 cm, jarak dari garis tengah tubuh 5 cm.

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang.

Dada : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut).

Pada perabaan dijumpai tanda-tanda patah tulang dada kanan dan kiri.

Perut : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut)

(20)

Halaman 20 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Dijumpai warna lebih gelap pada perut sebelah kiri, ukuran panjang 1 cm, lebar 2 cm, jarak dari garis tengah tubuh 10 cm.

Alat Kelamin : Jenis kelamin perempuan dan dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lebih lanjut)

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang.

Punggung : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut).

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang.

Pinggang : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut).

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang.

Bokong : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut).

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang.

Dubur : Dijumpai dubur menonjol keluar (proses pembusukan dilanjut).

Anggota Gerak atas : Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Dijumpai kuku pada kedua tangan mudah dilepas, warna kulit cokelat kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang

(21)

Halaman 21 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Dijumpai ujung-ujung jari pada kedua tangan berwarna pucat.

Anggota Gerak bawah : Dijumpai warna lebih gelap pada tungkai atas kanan, ukuran panjang 5,5 cm, lebar 5 cm, jarak dari lutut 8 cm, jarak dari mata kaki 20 cm.

Dijumpai kuku pada kedua mkaki mudah dilepas, warna kulit coklat Kehitaman (proses pembusukan lanjut)

PEMERIKSAAN DALAM

Kepala : Pada Pembukaan kulit kulit kepala dijumpai seluruh kulit kepala berwarna cokelat kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Dijumpai warna lebih gelap pada kulit kepala bagian belakang sebelah kiri, ukuran panjang 5 cm, lebar 3,5 cm, jarak dari garis tengah tubuh 2 cm.

Pada pembukaan tulang tengkorak kepala tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Dijumpai

Pada selaput tebal dan selaput tipis otak tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan.

Dijumpai jaringan otak sudah membubur berwarna abu-abu kehitaman (proses pembusukan lebih lanjut)

Pada perabaan tidak dijumpai patah dasar tulang tengkorak

Leher : Pada pembukaan kulit leher tidak dijumpai resapan darah.

Pada pembukaan tulang lidah tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

(22)

Halaman 22 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Pada pemotongan pembuluh darah besar leher (arteri karotis) tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan.

Saluran nafas bagian

atsa : Pada pembukaan saluran nafas bagian atas, tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan, dijumpai warna merah kehitaman (proses pembusukan lannjut).

Saluran makan : pada pembukaan saluran makan bagian atas, tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan, dijumpai warna merah kehitaman (proses pembusukan lanjut).

Dada : Pada pembukaan kulit dada dijumpai tebal lemak dada 2 cm.

Pada pembukaan tulang dada, dijumpai patah tulang dada. Dijumpai patah tulang berganda pada iga ke-5 sebelah kanan

Dijumpai patah tulang iga ke- 3,4,5,6,7,8 sebelah kanan, Dijumpai patah tulang iga ke- 3,4,5,6,7,8,9, sebelah kiri. Dijumpai patah tulang iga bagian belakang ke-8,9,10,11 sebelah kanan

Dijumpai patah tulang iga bagian belakang le 10 sebelah kiri.

Dijumpai resapan darah yang luas disetentang patah tulang iga pada sebelah kanan dan kiri.

Jantung : Pada pemeriksaan jantung tidak dijumpai cairan rongga jantung.

Dijumpai jantung warna pucat kecoklatan (proses pembusukan lanjut)

(23)

Halaman 23 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Paru : Dijumpai kedua paru warna merah kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Tidak dijumpai kelainan.

Perut : Pada pembukaan kulit perut, dijumpai tebal lemak 3 cm, berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut Lambung : dijumpai lambung berwarna pucat.

Dijumpai sisa makanan berwarna hijau kecoklatan dengan volume + 20 cc.

Hati : Dijumpai resapan darah pada hati bagian atas, panjang 8 cm, lebar 7 cm.

Dijumpai warna kehitaman, konsitensi lunak (proses pembusukan lanjut)

Limpa : dijumpai limpa berwarna merah kehitaman, mengecil (proses pembusukan lanjut). Tidak dijumpai kelainan.

Ginjal : Dijumpai kedua kapsul ginjal mudah dilepas, berwarna merah kecoklatan (proses pembusukan lanjut).

Pada pemotongan ginjal kanan dan kiri tidak dijumpai kelainan.

Usus : dijumpai usus berwarna pucat (proses pembusukan lanjut), tidak dijumpai kelaianan.

Rahim : dijumpai berwarna pucat (proses pembusukan lanjut), tidak dijumpai kelainan.

RINGKASAN PEMERIKSAAN LUAR :

- Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut) pada seluruh tubuh.

- Dijumpai warna lebih gelap pada kepala kiri bagian atas, pelipis kiri, pipi kanan dan kiri. Leher sebelah kiri, perut sebelah kiri, tungkai atas kanan, tungkai bawah kiri.

(24)

Halaman 24 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

- Pada perabaan dijumpai tanda-tanda patah tulang dada kanan dan kiri.

- Dijumpai kuku pada kedua tangan dan kedua kaki mudah dilepas, warna kulit cokelta kehitaman (proses pembusukan lanjut)

- Dijumpai ujung-ujung jari pada kedua tangan dan kedua kaki berwarna pucat.

RINGKASAN PEMERIKSAAN LUAR :

- Pada pembukaan kulit kepala dijumpai seluruh kulit kepala berwarna cokelat kehitaman (proses pembusukan lanjut).

- Dijumpai warna lebih gelap pada kulit kepala bagian belakang sebelah kiri.

- Dijumpai jaringan otak sudah membubur berwarna abu-abu kehitaman (proses pembusukan lebih lanjut).

- Pada Pada pembukaan kulit dada dijumpai tebal lemak dada 2 cm. Pada pembukaan tulang dada, dijumpai patah tulang dada. Dijumpai patah tulang berganda pada iga ke-5 sebelah kanan Dijumpai patah tulang iga ke- 3,4,5,6,7,8 sebelah kanan, Dijumpai patah tulang iga ke- 3,4,5,6,7,8,9, sebelah kiri. Dijumpai patah tulang iga bagian belakang ke-8,9,10,11 sebelah kanan Dijumpai patah tulang iga bagian belakang le 10 sebelah kiri.

- Dijumpai resapan darah yang luas disetentang patah tulang iga pada sebelah kanan dan kiri.

- Dijumpai jantung warna pucat kecoklatan (proses pembusukan lanjut)

- Dijumpai kedua paru warna merah kehitaman (proses pembusukan lanjut)

- dijumpai lambung berwarna pucat. Dijumpai sisa makanan berwarna hijau kecoklatan dengan volume + 20 cc.

- Dijumpai resapan darah pada hati bagian atas, panjang 8 cm, lebar 7 cm. Dijumpai warna kehitaman, konsitensi lunak (proses pembusukan lanjut)

- dijumpai limpa berwarna merah kehitaman, mengecil (proses pembusukan lanjut). Tidak dijumpai kelainan.

(25)

Halaman 25 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

- Dijumpai kedua kapsul ginjal mudah dilepas, berwarna merah kecoklatan (proses pembusukan lanjut).

- Pada pemotongan ginjal kanan dan kiri tidak dijumpai kelainan. - dijumpai usus berwarna pucat (proses pembusukan lanjut), tidak

dijumpai kelaianan. KESIMPULAN

Telah diperiksa sesosok mayat yang dikenal, jenis kelamin perempuan, umur diperkirakan sekitar 54 Tahun, panjang badan 155 cm, perawakan sedang, warna kulit sulit dinilai, rambut hitam beruban dan mudah dicabut, serta proses pembusukan lanjut. Dari hasil pemeriksaan luar dan dalam diambil kesimpulan bahwa penyebab kematian korban adalah pendarahan yang luas setentang patah tulang iga dada kiri dan kanan akibat trauma tumpul.

---Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 44 Ayat (3) UU No. 23 Tahun 2004 Tentang KDRT Jo Pasal 55 Ayat (1) KUHPidana---

Atau Ketiga

--- Bahwa terdakwa bersama dengan TEMAN TERDAKWA - I ( dalam berkas terpsiah), TEMAN TERDAKWA - II (dalam berkas terpisah) dan TEMAN TERDAKWA III (dalam berkas terpisah) pada hari Jumat tanggal 31 Oktober 2014 sekitar Pukul 09.00 Wib atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam tahun 2014 bertempat di Jl. Angsa No. 17 Kel. Sidodadi Kec. Medan Timur atau setidak-tidaknya di suatu tempat yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Medan “dengan sengaja melakukan , menyuruh melakukan dan turut serta melakukan perbuatan melakukan penganiayaan

yang mengakibatkan matinya korban Hermin Ruswidiyati Als Cici”,

dilakukan terdakwa dengan cara sebagai berikut

--- Bermula Pada hari Jumat tanggal 31 Oktober 2014 sekitar Pukul 07.00 Wib saat korban Hermin Ruswidiyati Als Cici mengepel lantai rumah TEMAN TERDAKWA - II selaku majikan korban, ketika pukul 09.00 Wib TEMAN TERDAKWA - II bangun dan melihat lantai tidak bersih dan air berceceran

(26)

Halaman 26 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

kemudian TEMAN TERDAKWA - II menunjang ember yang berisikan air dan selanjutnya menunjang pantat korban hingga korban jatuh dan memijak dada kiri dan dada kanan serta kaki kanan korban, kemudian TEMAN TERDAKWA - II memanggil terdakwa lalu oleh terdakwa menyiram kembali lantai dengan menggunakan air dan menyuruh korban untuk mengepel lantai tersebut lalu korban mengatakan capek dan meminta untuk istirahat sebentar namun TEMAN TERDAKWA - II tidak mengizinkan dan TEMAN TERDAKWA - II menyuruh terdakwa untuk memandikan korban sebelum memandikan korban oleh terdakwa menunjang dada dan tulang rusuk korban kemudian terdakwa memanggil saksi TEMAN TERDAKWA - I lalu datang TEMAN TERDAKWA III, selanjutnya terdakwa bersama dengan saksi TEMAN TERDAKWA - I dan saksi TEMAN TERDAKWA III menyeret korban ke dekat tangga dan pada saat di tangga terdakwa memijak dada korban sebelah kanan secara berulang-ulang dan selanjutnya saksi TEMAN TERDAKWA - I memijak dada korban sebelah kanan, dan TEMAN TERDAKWA - II memijak dada korban sebelah kiri dan kanan. kemudian terdakwa mengangkat korban dari bagian kepala dan TEMAN TERDAKWA III dibagian pinggang dan saksi TEMAN TERDAKWA - I dibagian kaki korban lalu ketiganya memasukkan korban ke dalam bak yang berisi air dengan posisi terlentang kemudian terdakwa menekan kepala korban kedalam bak mandi secara berulang-ulang dan saksi TEMAN TERDAKWA - I memegang kedua kaki korban dan saksi TEMAN TERDAKWA III keluar dari kamar mandi kemudian saksi TEMAN TERDAKWA - I menekan kepala korban kedalam bak mandi hingga korban lemas dan setelah korban lemas kemudian saksi TEMAN TERDAKWA - I masuk kedalam bak mandi dan mengangkat kedua kaki korban dan kembali mencelupkan kepala korban dan kemudian mengangkat korban keluar dari dalam bak mandi, sedangkan terdakwa dan TEMAN TERDAKWA - II melihat dari pintu kamar mandi. Kemudian TEMAN TERDAKWA - II membangunkan korban dengan cara menendang tubuh korban lalu TEMAN TERDAKWA - II menyuruh TEMAN TERDAKWA Vmengambil teh hangat untuk diminumkan kepada korban namun korban tidak sadar kemudian Bibi Andika Als Ika menyuruh saksi Endang Murda Ningsih mengambil minyak kayu putih dan mengoleskan ke bagian perut, telinga dan hidung serta seluruh badan korban kemudian saksi Endang dan Yanti mengganti seluruh pakaian korban kemudian oleh saksi membaca yasin namun Korban tidak sadar kemudian Bibi Andika Als Ika menyuruh TEMAN TERDAKWA III untuk menyuruh saksi

(27)

Halaman 27 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Endang, Yanti dan Ani naik ke atas dan masuk kedalam kamar kemudian TEMAN TERDAKWA III mengunci mereka di dalam kamar selanjutnya TEMAN TERDAKWA - II menghubungi SAKSI KORBAN IVdan mengatakan korban sudah meninggal kemudian TEMAN TERDAKWA - II menyuruh terdakwa, saksi TEMAN TERDAKWA III serta saksi TEMAN TERDAKWA - I memasukkan korban ke mobil Inova dan tidak berapa lama SAKSI KORBAN IV(dalam berkas terpisah) datang lalu terdakwa, saksi TEMAN TERDAKWA - I, H. Syamsul Rahman serta SAKSI KORBAN V (dalam berkas terpisah) pergi menuju Desa Barus Jahe, Berastagi untuk membuang mayat korban dan sesampai disana terdakwa dan saksi TEMAN TERDAKWA - I meletakkan mayat korban ke dalam parit yang tidak berapa dalam dan tidak ada airnya. Selanjutnya terdakwa, saksi TEMAN TERDAKWA - I, SAKSI KORBAN IVdan SAKSI KORBAN V kembali ke Medan. Selanjutnya pada hari Kamis tanggal 27 Nopember 2014 sekira Pukul 12.00 wib di Jl. Angsa No. 17 Medan terdakwa ditangkap oleh pihak kepolisian Polresta Medan dan dibawa ke Polresta Medan guna pemeriksaan lebih lanjut. Sebagaimana Hasil Visum Et Repertum Instalasi DEPARTEMEN

KEDOKTERAN FORENSIK FK USU RSU DAERAH DR. PIRNGADI KOTA MEDAN/ Nomor : 2241/XII/IKK/VER/2014 tanggal 06 Desember 2014 yang dibuat dan ditandatangani oleh Dokter pemeriksa dr. Surjit Singh, Sp.F, DFM. atas nama korban Hermin Ruswidiati Als Cici dengan hasil kesimpulan

pemeriksaan sebagai berikut :

VISUM ET REPERTUM Identifikasi Kuburan

- Di jumpai kuburan berada dikompleks perkuburan Umum di Desa Sukanalu Kec. Barus Jahe Kab. Karo pada hari Sabtu tanggal 06 Desember 2014.

- Dijumpai yang diidentifikasi tampak sebuah makam dengan panjang kuburan 172 cm. lebar 80 cm, dalam 80 cm, tinggi gundukan kuburan 15 Cm.

- Dijumpai di dalam kuburan kantong mayat berwarna kuning dengan panjang kantong jenazah 150 cm, lebar kantong jenazah 100 cm.

(28)

Halaman 28 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Sebelah utara (kepala) : berbatas dengan tanah kosong Sebelah timur (kiri) : berbatas dengan kuburan beton dan berpagar 40 cm

Sebelah barat (kanan) : berbatas dengan kuburan beton dan berpagar 30 cm

Sebelah selatan (bawah) : berbatas dengan tanah kosong Identitas Korban :

Nama : Hermin Ruswidiati Als Cici Umur : 54 Tahun

Jenis Kelamin : Perempuan

Pekerjaan : Pembantu Rumah Tangga

Agama : Islam

Warga Negara : Indonesia

Alamat : Jl. Angsa No. 17 Medan

Pemeriksaan Umum

Label mayat : Tidak Ada

Pembungkus Mayat Dijumpai kantong mayat berwarna kuning bertuliskan pemerintahan dinas sosial Prov. Sumatera Utara, dengan panjang 150 Cm, lebar 100 cm. Pembukaan kantong jenazah ditemukan kain panjang berwarna cokelat, motif batik menutup jenazah.

Penutup Mayat : Tidak Ada Pakaian Mayat : Tidak Ada Perhiasan Mayat : Tidak Ada Benda di samping mayat : Tidak Ada

Tanda pasti Kematian : Proses pembusukan lanjut

(29)

Halaman 29 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Identifikasi Umum : Dijumpai sesosok mayat dikenal, jenis kelamin perempuan, umur diperkirakan 54 tahun, panjang badan 155 cm, perawakan sedang, warna kulit sulit dinilai, rambut hitam beruban dan mudah dicabut, serta proses pembusukan lanjut.

Identifikasi Khusus : Dijumpai bekas luka lama (parut) pada lengan bawah tangan kanan berbentuk segitiga, ukuran panjang 5 cm, lebar 3 cm, jarak 4 cm dari siku. Dijumpai tompel atau tanda lahir pada bokong kiri,

ukuran panjang 7,5 cm, lebar 4 cm, jarak dari puncak pinggul kiri 4 cm, jarak dari garis tengah tubuh 15 cm.

PEMERIKSAAN LUAR :

Kepala : Bentuk simetris. Rambut lurus warna hitam beruban, panjang rambut depan 9 cm, rambut samping kanan 13 cm, rambut samping kiri 12 cm dan rambut bagian belakang 16 cm.

Dijumpai warna lebih gelap pada kepala kiri bagian atas, ukuran panjang 2,5 cm lebar 1,5 cm, jarak dari telinga kiri 8 cm, jarak dari garis tengah tubuh 4 cm. Wajah : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna hitam

kecoklatan (proses pembusukan lanjut)

Dahi : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna hitam kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Mata : Bentuk Simetris. Tidak dijumpai bola mata kiri- kanan (proses pembusukan lanjut)

Hidung : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna hitam kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Pipi : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna hitam kehitaman (proses pembusukan lanjut).

(30)

Halaman 30 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Dijumpai warna lebih gelap pada pipi kanan, ukuran panjang 3 cm, lebar 1,5 cm, jarak dari telinga kanan 5 cm, jarak dari garis tengah tubuh 7 cm.

Dijumpai warna lebih gelap pada pipi kiri, panjang 2 cm, lebar 0,5 cm, jarak dari kelopak mata kiri bagian bawah 1 cm, jarak dari telinga kiri 7 cm.

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang.

Telinga : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna hitam kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Mulut : bentuk smiteris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut). Dijumpai mulut terbuka dan lidah terjulur keluar.

Gigi : Jumlah gigi geligi tidak lengkap 18 gigi X x x 5 4 3 x 1 1 2 3 4 x x x x ket : x ; gigi tidak ada X 7 x x 4 3 2 1 1 2 3 4 x 7 8

Rahang : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang.

Dagu : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Pada perabaan tidak dijumpai patah tulang

Leher : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut).

Dijumpai warna lebih gelap pada leher sebelah kiri, ukuran panjang 3 cm, lebar 0,7 cm, jarak dari telinga kiri 5 cm, jarak dari garis tengah tubuh 5 cm.

(31)

Halaman 31 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang.

Dada : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut).

Pada perabaan dijumpai tanda-tanda patah tulang dada kanan dan kiri.

Perut : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Dijumpai warna lebih gelap pada perut sebelah kiri, ukuran panjang 1 cm, lebar 2 cm, jarak dari garis tengah tubuh 10 cm.

Alat Kelamin : Jenis kelamin perempuan dan dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lebih lanjut)

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang.

Punggung : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut).

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang.

Pinggang : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut).

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang.

Bokong : Bentuk simetris. Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut).

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang.

(32)

Halaman 32 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Dubur : Dijumpai dubur menonjol keluar (proses pembusukan dilanjut).

Anggota Gerak atas : Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Dijumpai kuku pada kedua tangan mudah dilepas, warna kulit cokelat kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Pada perabaan tidak dijumpai tanda-tanda patah tulang

Dijumpai ujung-ujung jari pada kedua tangan berwarna pucat.

Anggota Gerak bawah : Dijumpai warna lebih gelap pada tungkai atas kanan, ukuran panjang 5,5 cm, lebar 5 cm, jarak dari lutut 8 cm, jarak dari mata kaki 20 cm.

Dijumpai kuku pada kedua mkaki mudah dilepas, warna kulit coklat Kehitaman (proses pembusukan lanjut)

PEMERIKSAAN DALAM

Kepala : Pada Pembukaan kulit kulit kepala dijumpai seluruh kulit kepala berwarna cokelat kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Dijumpai warna lebih gelap pada kulit kepala bagian belakang sebelah kiri, ukuran panjang 5 cm, lebar 3,5 cm, jarak dari garis tengah tubuh 2 cm.

Pada pembukaan tulang tengkorak kepala tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Dijumpai

Pada selaput tebal dan selaput tipis otak tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan.

(33)

Halaman 33 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Dijumpai jaringan otak sudah membubur berwarna abu-abu kehitaman (proses pembusukan lebih lanjut)

Pada perabaan tidak dijumpai patah dasar tulang tengkorak

Leher : Pada pembukaan kulit leher tidak dijumpai resapan darah.

Pada pembukaan tulang lidah tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Pada pemotongan pembuluh darah besar leher (arteri karotis) tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan.

Saluran nafas bagian

atsa : Pada pembukaan saluran nafas bagian atas, tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan, dijumpai warna merah kehitaman (proses pembusukan lannjut).

Saluran makan : pada pembukaan saluran makan bagian atas, tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan, dijumpai warna merah kehitaman (proses pembusukan lanjut).

Dada : Pada pembukaan kulit dada dijumpai tebal lemak dada 2 cm.

Pada pembukaan tulang dada, dijumpai patah tulang dada. Dijumpai patah tulang berganda pada iga ke-5 sebelah kanan

Dijumpai patah tulang iga ke- 3,4,5,6,7,8 sebelah kanan, Dijumpai patah tulang iga ke- 3,4,5,6,7,8,9, sebelah kiri. Dijumpai patah tulang iga bagian belakang ke-8,9,10,11 sebelah kanan

Dijumpai patah tulang iga bagian belakang le 10 sebelah kiri.

(34)

Halaman 34 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Dijumpai resapan darah yang luas disetentang patah tulang iga pada sebelah kanan dan kiri.

Jantung : Pada pemeriksaan jantung tidak dijumpai cairan rongga jantung.

Dijumpai jantung warna pucat kecoklatan (proses pembusukan lanjut)

Tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan

Paru : Dijumpai kedua paru warna merah kehitaman (proses pembusukan lanjut)

Tidak dijumpai kelainan.

Perut : Pada pembukaan kulit perut, dijumpai tebal lemak 3 cm, berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut Lambung : dijumpai lambung berwarna pucat.

Dijumpai sisa makanan berwarna hijau kecoklatan dengan volume + 20 cc.

Hati : Dijumpai resapan darah pada hati bagian atas, panjang 8 cm, lebar 7 cm.

Dijumpai warna kehitaman, konsitensi lunak (proses pembusukan lanjut)

Limpa : dijumpai limpa berwarna merah kehitaman, mengecil (proses pembusukan lanjut). Tidak dijumpai kelainan.

Ginjal : Dijumpai kedua kapsul ginjal mudah dilepas, berwarna merah kecoklatan (proses pembusukan lanjut).

Pada pemotongan ginjal kanan dan kiri tidak dijumpai kelainan.

Usus : dijumpai usus berwarna pucat (proses pembusukan lanjut), tidak dijumpai kelaianan.

(35)

Halaman 35 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Rahim : dijumpai berwarna pucat (proses pembusukan lanjut), tidak dijumpai kelainan.

RINGKASAN PEMERIKSAAN LUAR :

- Dijumpai kulit berwarna coklat kehitaman (proses pembusukan lanjut) pada seluruh tubuh.

- Dijumpai warna lebih gelap pada kepala kiri bagian atas, pelipis kiri, pipi kanan dan kiri. Leher sebelah kiri, perut sebelah kiri, tungkai atas kanan, tungkai bawah kiri.

- Dijumpai mulut terbuka dan lidah terjulur keluar.

- Pada perabaan dijumpai tanda-tanda patah tulang dada kanan dan kiri.

- Dijumpai kuku pada kedua tangan dan kedua kaki mudah dilepas, warna kulit cokelta kehitaman (proses pembusukan lanjut)

- Dijumpai ujung-ujung jari pada kedua tangan dan kedua kaki berwarna pucat.

RINGKASAN PEMERIKSAAN LUAR :

- Pada pembukaan kulit kepala dijumpai seluruh kulit kepala berwarna cokelat kehitaman (proses pembusukan lanjut).

- Dijumpai warna lebih gelap pada kulit kepala bagian belakang sebelah kiri.

- Dijumpai jaringan otak sudah membubur berwarna abu-abu kehitaman (proses pembusukan lebih lanjut).

- Pada Pada pembukaan kulit dada dijumpai tebal lemak dada 2 cm. Pada pembukaan tulang dada, dijumpai patah tulang dada. Dijumpai patah tulang berganda pada iga ke-5 sebelah kanan Dijumpai patah tulang iga ke- 3,4,5,6,7,8 sebelah kanan, Dijumpai patah tulang iga ke- 3,4,5,6,7,8,9, sebelah kiri. Dijumpai patah tulang iga bagian belakang ke-8,9,10,11 sebelah kanan Dijumpai patah tulang iga bagian belakang le 10 sebelah kiri.

- Dijumpai resapan darah yang luas disetentang patah tulang iga pada sebelah kanan dan kiri.

- Dijumpai jantung warna pucat kecoklatan (proses pembusukan lanjut)

(36)

Halaman 36 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

- Dijumpai kedua paru warna merah kehitaman (proses pembusukan lanjut)

- dijumpai lambung berwarna pucat. Dijumpai sisa makanan berwarna hijau kecoklatan dengan volume + 20 cc.

- Dijumpai resapan darah pada hati bagian atas, panjang 8 cm, lebar 7 cm. Dijumpai warna kehitaman, konsitensi lunak (proses pembusukan lanjut)

- dijumpai limpa berwarna merah kehitaman, mengecil (proses pembusukan lanjut). Tidak dijumpai kelainan.

- Dijumpai kedua kapsul ginjal mudah dilepas, berwarna merah kecoklatan (proses pembusukan lanjut).

- Pada pemotongan ginjal kanan dan kiri tidak dijumpai kelainan. - dijumpai usus berwarna pucat (proses pembusukan lanjut), tidak

dijumpai kelaianan. KESIMPULAN

Telah diperiksa sesosok mayat yang dikenal, jenis kelamin perempuan, umur diperkirakan sekitar 54 Tahun, panjang badan 155 cm, perawakan sedang, warna kulit sulit dinilai, rambut hitam beruban dan mudah dicabut, serta proses pembusukan lanjut. Dari hasil pemeriksaan luar dan dalam diambil kesimpulan bahwa penyebab kematian korban adalah pendarahan yang luas setentang patah tulang iga dada kiri dan kanan akibat trauma tumpul.

---- Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 351 Ayat (3) Jo Pasal 55 Ayat (1) KUHPidana---

DAN KEDUA KESATU

--- Bahwa terdakwa pada waktu dan hari yang tidak dapat dingat lagi atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam tahun 2014 bertempat di Jl. Angsa No. 17 Kel. Sidodadi Kec. Medan Timur atau setidak-tidaknya di suatu

(37)

Halaman 37 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

tempat yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Medan “melakukan perbuatan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga

terhadap diri saksi korban ”, dilakukan terdakwa dengan cara sebagai berikut :

--- Awalnya pada hari Jum’at tanggal 18 Oktober 2014 sekira Pukul 04.00 Wib di Jl. Angsa No. 17 Medan terdakwa melakukan kekerasan fisik kepada saksi yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga yang tinggal di rumah TEMAN TERDAKWA - II dengan cara menyetrum tangan sebelah kanan saksi dan selanjutnya pada hari Jum’at tanggal 31 Oktober 2014 sekira pukul 10.30 Wib terdakwa memukul kepala saksi dengan menggunakan sendok dedak sebanyak satu kali karena saksi Endang Murdaningsih tidak mau makan dedak yang dikasi oleh terdakwa, selanjutnya pada hari Kamis tanggal 13 Nopember 2014 sekira pukul 11.00 wib terdakwa memukul kedua telapak tangan, tangan, kepala dan punggung saksi dengan menggunakan penggaris besi, selanjutnya pada hari Kamis tanggal 31 Oktober 2014 sekira pukul 15.30 wib terdakwa melakukan penganiayaan terhadap saksi Rukmiani yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga yang tinggal di rumah TEMAN TERDAKWA - II dengan cara saksi Rukmiani disuruh naik dan turun tangga sebanyak 200 kali sambil memukul badan saksi dengan menggunakan kemoceng (bulu ayam), selanjutnya pada hari Jum’at tanggal 24 Nopember 2014 sekira pukul 10.00 wib terdakwa melakukan penganiayaan terhadap saksi Anis Rahayu yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga yang tinggal di rumah TEMAN TERDAKWA - II dengan cara memukul kedua telapak tangan saksi Anis Rahayu dengan menggunakan penggaris besi secara berulang kali dan kemudian sekira pukul 21.00 wib terdakwa melakukan penganiayaan terhadap saksi Anis Rahayu dengan cara memukul kedua telapak tangan dengan menggunakan penggaris besi secara berulang kali dan menampar kedua pipi dengan menggunakan kedua tangan terdakwa, kemudian meninju muka dan kepala saksi Anis Rahayu, Selanjutnya pada hari Kamis tanggal 27 Nopember 2014 sekira Pukul 12.00 wib di Jl. Angsa No. 17 Medan terdakwa ditangkap oleh pihak kepolisian Polresta Medan dan dibawa ke Polresta Medan guna pemeriksaan lebih lanjut.

Sebagaimana Hasil Visum Et Repertum Rumah Sakit Bhayangkara Medan Nomor : R/ 42/ VER UM/ XI/ 2014/RS. Bhayangkara tanggal 28 November 2014

(38)

Halaman 38 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

yang dibuat dan ditandatangani oleh Dokter pemeriksa dr. Engracia. atas nama korban dengan hasil kesimpulan pemeriksaan sebagai berikut :

KESIMPULAN

Dari hasil pemeriksaan fisik dijumpai :

- Kepala = pipi kanan = luka memar, warna hitam bengkak (-) ukuran 3cm x 2 cm

- Pipi kiri = luka memar, warna hitam bengkak (-) ukuran 2 cm x 1 cm

- Leher = tak - Dada = tak - Perut = tak

- Ekteremitas atas :

- Kanan dijumpai bekas luka I di lengan kanan bawah sebelah dalam, warna hitam ukuran 0,2 cm x 0, 2 cm

- Dijumpai bekas luka II di lengan kanan bawah sebelahd alam, warna hitam ukuran 1 cm x 0,2 cm

- Dijumpai bekas luka III di lengan kanan bawah sebelah dalam, warna hitam ukuran 0,5 cm x 0,5 cm

- Dijumpai luka dibagian atas ibu jari kanan warna hitam, ukuran 1 cm x 1 cm

- Dijumpai luka lecet I pada jari manis kanan, warna merah bengkak (-) ukuran 0,5 cm x 0,5 cm x 0,1 cm

- Dijumpai luka lecet II pada jari lengan kanan, warna bengkak (-) ukuran 0,5 cm x 0,5 cm x 0,1 cm

- Dijumpai luka lecet III pada jari telunjuk kanan, warna merah bengkak (-) ukuran 0,5 cm x 0,5 cm x 0,1 cm

- Dijumpai luka lecet IV dipunggung tangan kanan warna merah bengkak (-) ukuran 1 x 0,5 cm x 0,5 cm x 0,5 cm.

- Ektremitas kiri :

- Dijumpai bekas luka I dilengan kiri bawah sebelah dalam warna hitam ukuran 1 x 1 cm

(39)

Halaman 39 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

- Dijumpai bekas luka II dilengan kiri bawah sebelah dalam warna hitam ukuran 1 x 0,5 cm

- Dijumpai bekas luka II disiku kiri warna hitam ukuran 1 x 0,5 cm.

Kesimpulan :

Dijumpai luka-luka seperti telah diuraikan diatas luka-luka pada tubuh pasien diakibatkan oleh trauma benda tumpul.

Sebagaimana Hasil Visum Et Repertum Rumah Sakit Bhayangkara Medan Nomor : R/ 41/ VER UM/ XI/ 2014/RS. Bhayangkara tanggal 28 November 2014 yang dibuat dan ditandatangani oleh Dokter pemeriksa dr. Engracia. atas nama korban dengan hasil kesimpulan pemeriksaan sebagai berikut :

KESIMPULAN

- Terdapat luka memar pada pipi kanan, warna hitam, bengkak (+) ukuran 3 cm x 2 cm

- Terdapat luka memar pada pipi kiri warna hitam, bengkak (+) ukuran 2 cm x 1 cm

- Terdapat luka memar pada pinggang kiri, warna hijau kehitaman, bengkak (-) ukuran 4 cm x 3 cm

- Luka luka yang dialami os diakibatkan oleh trauma tumpul.

Sebagaimana Hasil Visum Et Repertum Rumah Sakit Bhayangkara Medan Nomor : R/ 40/ VER UM/ XI/ 2014/RS. Bhayangkara tanggal 28 November 2014 yang dibuat dan ditandatangani oleh Dokter pemeriksa dr. Engracia. atas nama korban dengan hasil kesimpulan pemeriksaan sebagai berikut :

Dari hasil pemeriksaan fisik dijumpai :

- Kepala dijumpai bengkak didaerah kepala kanan dengan ukuran 2cm x 1 cm x 1 cm

(40)

Halaman 40 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

- Dijumpai luka memar dipipi kiri warna hitam, ukuran 1 cm x 1 cm x 0,5 cm

- Dijumpai bekas luka didagu, warna hitam, ukuran 0,5 cm x 0,5 cm - Leher = tak tampak kelainan

- Dada = tak tampak kelainan - Perut = tak tampak kelainan - Ekteremitas atas kanan :

- Dijumpai luka gores, warna merah ukuran 1 x 0,5 cm

- Dijumpai luka memar, warna hijau ukuran 0, 25 cm x 0,5 cm - Dijumpai bekas luka, warna hitam, ukuran 1 cm x 0,5 cm - Ektremitas kiri :

- Dijumpai bekas luka warna hitam ukuran 0,5 cm x 0,5 cm

- Dijumpai luka robek warna merah warna merah ukuran 0,25 x 0,25 cm

- Dijumpai luka robek warna merah ukuran 0,5 cm x 0,5 cm x 0,25 cm

Kesimpulan :

Dijumpai luka-luka seperti telah diuraikan diatas luka-luka pada tubuh pasien diakibatkan oleh trauma benda tumpul.

--Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 44 Ayat (1) UU No. 23 tahun 2004 Tentang KDRT--- ATAU KEDUA

--- Bahwa terdakwa FERRY SAHPUTRA pada waktu dan hari yang tidak dapat dingat lagi atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam tahun 2014 bertempat di Jl. Angsa No. 17 Kel. Sidodadi Kec. Medan Timur atau setidak-tidaknya di suatu tempat yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Medan “ dengan sengaja melakukan penganiayaan

terhadap diri saksi korban I , II, III ”, dilakukan terdakwa dengan cara

sebagai berikut : --- --- Awalnya pada hari Jum’at tanggal 18 Oktober 2014 sekira Pukul 04.00 Wib Medan terdakwa melakukan kekerasan fisik kepada saksi Endang

(41)

Halaman 41 dari 55 halaman PUTUSAN NOMOR : 556/PID.SUS/2015/PT. MDN.

Murdaningsih yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga yang tinggal di rumah TEMAN TERDAKWA - II dengan cara menyetrum tangan sebelah kanan saksi Endang Murdaningsih dan selanjutnya pada hari Jum’at tanggal 31 Oktober 2014 sekira pukul 10.30 Wib terdakwa memukul kepala saksi Endang Murdaningsih dengan menggunakan sendok dedak sebanyak satu kali karena saksi Endang Murdaningsih tidak mau makan dedak yang dikasi oleh terdakwa, selanjutnya pada hari Kamis tanggal 13 Nopember 2014 sekira pukul 11.00 wib terdakwa memukul kedua telapak tangan, tangan, kepala dan punggung saksi Endang Murdaningsih dengan menggunakan penggaris besi, selanjutnya pada hari Kamis tanggal 31 Oktober 2014 sekira pukul 15.30 wib terdakwa melakukan penganiayaan terhadap saksi Rukmiani yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga yang tinggal di rumah TEMAN TERDAKWA - II dengan cara saksi Rukmiani disuruh naik dan turun tangga sebanyak 200 kali sambil memukul badan saksi Rukmiani dengan menggunakan kemoceng (bulu ayam), selanjutnya pada hari Jum’at tanggal 24 Nopember 2014 sekira pukul 10.00 wib terdakwa melakukan penganiayaan terhadap saksi Anis Rahayu yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga yang tinggal di rumah TEMAN TERDAKWA - II dengan cara memukul kedua telapak tangan saksi Anis Rahayu dengan menggunakan penggaris besi secara berulang kali dan kemudian sekira pukul 21.00 wib terdakwa melakukan penganiayaan terhadap saksi Anis Rahayu dengan cara memukul kedua telapak tangan dengan menggunakan penggaris besi secara berulang kali dan menampar kedua pipi dengan menggunakan kedua tangan terdakwa, kemudian meninju muka dan kepala saksi Anis Rahayu, Selanjutnya pada hari Kamis tanggal 27 Nopember 2014 sekira Pukul 12.00 wib di Jl. Angsa No. 17 Medan terdakwa ditangkap oleh pihak kepolisian Polresta Medan dan dibawa ke Polresta Medan guna pemeriksaan lebih lanjut. Sebagaimana Hasil Visum Et Repertum Rumah Sakit Bhayangkara Medan Nomor : R/ 42/ VER UM/ XI/ 2014/RS. Bhayangkara tanggal 28 November 2014 yang dibuat dan ditandatangani oleh Dokter pemeriksa dr. Engracia. atas dengan hasil kesimpulan pemeriksaan sebagai berikut :

KESIMPULAN

Referensi

Dokumen terkait

Subjek penelitian ini adalah istri yang bekerja dan sedang mejalani pernikahan jarak jauh atau commuter marriage dengan batas usia pernikahan dan usia commuter 5 sampai 10

Perlindungan hukum tentang keterlibatan masyarakat dalam proses penyusunan AMDAL menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku telah dijamin hak- haknya tapi

Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe SFAE dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pokok bahasan Termokimia karena pembelajaran

Oleh karena itu, penelitian ini dikerjakan untuk mengetahui pengaruh penggunaan ajitein dalam pakan ter- hadap produksi dan kualitas susu sapi perah.. Pakan

Namun penelitian yang dilakukan oleh peneliti disini juga memiliki perbedaan dengan penelitian terdahulu yang ditulis dalam jurnal tersebut dalam hal fokus dari jenis

Pemadatan yang sesuai dengan standar yang berlaku akan menghasilkan jalan dengan kualitas yang baik sehingga umur jalan lebih lama dan kemungkinan kerusakan akan

Materi dalam penelitian ini adalah Slick yang merupakan kumpulan atau gabungan dari berbagai gamet hasil pemijahan serentak (spawning massal ) karang dari Genus Acropora

Kredit dan NPL Kantor Cabang Dari Bank Yang Berkedudukan Di Luar Negeri Kepada Pihak Ketiga Bukan Bank Berdasarkan Lapangan Usaha dan Bukan Lapangan Usaha Penerima Kredit