• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview. Kamis, 19 Juli 2012

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview. Kamis, 19 Juli 2012"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD

 Change  

 

 

Market Preview

The Fed Yakin Bisa Menekan Laju Inflasi

Danamon Raup Laba Rp 2 Triliun dalam 6 Bulan

AKR Corporindo Tambah Modal Anak Usaha Rp260 Miliar

Nippon Indosari Pangkas Penjualan Roti Kuartal III.

I

HSG bergerak dalam rentang

sempit antara 4102 sampai

dengan 4078. Setelah sempat

menguat pada sesi awal

perdagangan dan melemah

pada sesi kedua, IHSG akhirnya

ditutup flat naik 0.024% ke level

4081,63. IHSG gagal menembus

resisten di kisaran 4100.

Maraknya aksi ambil untung

yang terjadi ketika indeks sudah

mendekati 4100 membuat

resisten tersebut gagal di

tembus. ASing membukukan

penjualan bersih sebanyak Rp.

320 milair. Hal tersebut

mengindikasikan pergerakan

IHSG masih dirasa positif. Nilai transaksi kemarin juga normal, yaitu

sebesar Rp. 3.8 triliun.

Sementara perkembangan pasar global semalam dirasa cukup positif.

DJIA semalam ditutup positif naik 0.81% sementara S&P naik 0.67%.

Kenaikan bursa AS terjadi setelah data penjualan perumahan AS

mencatatkan kenaikan tercepat dalam empat tahun terakhir. Asal tahu

saja, data Departemen Perdagangan AS menunjukkan, tingkat

penjualan rumah AS naik 6,9% pada Juni lalu menjadi 760.000 unit.

Sedangkan hasil survei Bloomberg terhadap 79 analis menunjukkan

angka 745.000 unit. Sentimen tersebut dibantu dengan pernyataan The

Fed yang yakin pihaknya dapat menekan laju inflasi pada saat

mengelontorkan stimulus.

Untuk perdagangan hari ini IHSG akan mencoba kembali untuk

menembus resisten di kisaran 4100. IHSG akan menguat terbatas.

Sektor perbankan yang sudah mulai merilis laporan kinerjanya dapat

menjadi pilihan untuk beberapa hari ke depan. Secara teknikal kemarin

membentuk candle spinning top. Yang harus diperhatikan adalah jika

IHSG gagal break resisten maka berpotensi terjadi profit taking seperti

kemarin. Karena indikator oscilator telah ebrada di area overbought.

IHSG S2:4053 S1:4067 R1:4099 R2:4116

Index Last Chg % DJIA  12908.70  103.16   0.81   S&P 500  1372.78  9.11   0.67   FTSE 100  5685.77  56.68   1.01   CAC 40  3235.40  58.43   1.84   DAX  6684.42  106.78   1.62   NIKKEI 225  8726.74  (28.26)  (0.32)  HANGSENG  19239.88  (215.45)  (1.11)  STI  3017.21  2.41   0.08   SHENZHEN  896.18  2.67   0.30   SHANGHAI  2169.10  7.91   0.37   Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel)  89.86  0.79   0.89   CPO (RM/M.T)  2994.00  (68.00)  (2.22)  Gold (USD/T.oz)  1573.30  (9.70)  (0.61)  Nikel (USD/M.T  16070.00  15.00   0.09   Timah (USD/M.T)  18720.00  0.00   0.00   Coal (USD/M.T)  85.25  (2.80)  (3.18)  Exchange Rates Chg % IDR/USD  9445.00  5.00   0.05   USD/EUR  1.228  (0.00)  (0.14)  JPY/USD  78.79  (0.30)  (0.38)  IDR/SGD  7506.64  19.33   0.26   IDR/AUD  9784.31  47.71   0.49  

Dual Listed USD IDR Chg %

TLK.NYSE  37.74  8911  (0.16)  (0.42) 

IIT.NYSE  23.37  4414  (0.15)  (0.65)  Top Gainers IDR % Chg

SUGI‐W  85  42   25  POOL  1,350  25.00   270 

SAIP  275  17.00   40  RODA‐W  265  15.20   35  TRIS‐W  71  10.90   7  Top Losers IDR % Chg

ARTA  460  (13.20)  (70)  BRMS‐W  15  (11.80)  (2)  WINS‐W  17  (10.50)  (2)  ASRM  990  (9.20)  (100)  ENRG‐W  10  (9.10)  (1)  Top Value IDR % (miliar)

UNTR  22,550  3.40   443 B  ASII  6,800  0.00   395 B  BSDE  1,200  5.30   320 B  BBRI  6,600  0.80   308 B  BMRI  7,400  2.10   299 B  Top Volume IDR % (juta)

ELTY  69  (1.40)  273.970  BSDE  1,200  5.30   269.691  GAMA  215  7.50   258.130  TRAM  870  2.40   254.625  LPKR  860  1.20   195.545  IHSG 4,081.64 Change 0.97 Change (%) 0.02 Change (%/ytd) 6.79

Total Value (IDR triliun) 3.824 Total Volume (miliar saham) 2.960 Net Foreign Buy (IDR miliar) 320.198

(2)

The Fed Yakin Bisa Menekan Laju Inflasi. Pimpinan the Federal Reserve Ben S Bernanke berupaya meyakinkan Kongres AS bahwa pihaknya bisa menekan laju inflasi pada saat menggelontorkan stimulus yang nilainya mencapai rekor tertinggi. The Fed juga akan berupaya agar indeks harga konsumen tidak naik seiring percepatan pertumbuhan ekonomi. Pernyataan tersebut merupakan respon Bernanke terhadap pertanyaan anggota Kongres yang mempertanyakan kemampuannya dalam mengontrol inflasi setelah memangkas suku bunga acuan ke rekor terendah. Di sisi lain, the Fed juga menargetkan untuk mendongkrak neraca perdagangannya ke rekor tertinggi senilai US$ 2,87 triliun. Selain itu, perwakilan Republik dari Texas, Jeb Hensarling juga mempertanyakan mengapa stimulus moneter dan fiskal terbesar di sepanjang sejarah yang disuntikkan ke sistem perekonomian AS gagal untuk mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan. Mendengar pernyataan tersebut, Bernanke membantah jika dikatakan tidak ada kemajuan berarti sejak perekonomian AS nyaris kolaps pada 2008 dan 2009 lalu. Memang benar jika pemulihan ekonomi AS lebih lambat dari yang diprediksi. Namun, sangat jelas, kami berhasil mengalami kemajuan dalam menekan angka pengangguran dan menciptakan lapangan kerja. Krisis finansial menyebabkan resesi yang sulit dipulihkan. Dalam pidato sebelumnya, Bernanke mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi AS melambat dan tingkat inflasi kemungkinan akan tetap berada di bawah target the Fed yakni 2% setelah harga energi men-catatkan penurunan. (Kontan Online)

Danamon Raup Laba Rp 2 Triliun dalam 6 Bulan, Naik 36%. PT Bank danamon Indonesia Tbk berhasil meraup laba bersih Rp 2 triliun sepanjang semester I-2012. Naik 36% dari periode yang sama di 2011 yang sebesar Rp 1,473 triliun. Danamon menyatakan hingga akhir semester I-2012 telah menyalurkan kredit Rp 110 triliun, naik 19% dari tahun lalu Rp 93 triliun. Per-tumbuhan kredit ini didorong oleh perPer-tumbuhan kredit bidang wirausaha kecil (sel-employed mass market), kredit kendaraan bermotor, perabotan rumah tangga, dan pembiayaan syariah berupa gadai emas. Segmen Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mencatat pertumbuhan kredit 20% menjadi Rp 28 triliun atau 25% dari portofolio kredit Danamon. Sementara pembiayaan alat-alat berat yang disalurkan melalui unit bisnis ABF (Assets Based Fiancing) tumbuh 64% menjadi Rp 5,6 triliun dan kredit korporasi tumbuh 13% menjadi Rp 13 triliun. Pertumbuhan kredit BDMN di enam bulan pertama 2012 juga disertai kualitas aset yang terjaga. Rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) turun menjadi 2,5 persen dari 2,9 persen pada akhir 2011. (Detikcom)

AKR Corporindo Tambah Modal Anak Usaha Rp260 Miliar. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) melakukan peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor anak usahanya, PT Usaha Era Pratama Nusantara sebesar Rp260 miliar. Alhasil, modal ditem-patkan dan modal disetor perseroan yang awalnya Rp90 miliar menjadi Rp350 miliar. Adapun AKRA menguasai sebanyak 99,99 persen. Sementara sisanya dimiliki oleh PT Andahensa Abadi sebesar 0,001 persen. Dana yang diperoleh oleh PT Usaha Era Pratama Nusantara akan digunakan untuk kebutuhan perusahaan itu sendiri. Juga untuk investasi pada perusahan yang bergerak dalam kegiatan usaha sejenis. (OKezone)

Ini Aturan Pembatasan Kepemilikan Saham Perbankan. Bank Indonesia (BI) mengeluarkan peraturan Pemilikan saham bank Umum Nomor 8 PBI 2012 pada 13 Juli 2012.Direktur Perbankan Syariah Bank Indonesia (BI) Mulya Siregar mejelaskan, batasan kepemilikan asing 40 persen untuk lembaga keuangan, 30 persen untuk badan hukum bukan lembaga keuangan, 20 persen untuk kategori pemegang saaham perorangan, dan syariah 25 persen. Mulya menjelaskan, lebih dari 40 persen memiliki saham disebuah bank, sepanjang disetujui pengawasnya. ""Ini kan berlangsung kalau bank-bank itu harus melaku-kan divestasi kalau GCG-nya turun ke tiga, empat atau lima. Kalau dalam tiga kali penilaian yakni Desember 2012, Juni 2013 dan Desember 2013, kesehatannya tiga atau GCG-nya tiga maka harus melakukan divestasi dengan range lima tahun,"" ujar Mulya. Mulya mengatakan, ketika akhir Desember 2013 tidak bisa menjadi dua atau satu, maka perusahaan itu harus divestasi yang dipakai penilaian pengawas, bukan penilaian dasar bank masing-masing. Mulia mengatakan, perusahaan harus mem-perbaikan kesehatannya, agar tidak hilang kepemilikannya. Jadi, dalam 1,5 tahun perusahaan harus melakukan mem-perbaikan, kalau tidak memperbaikan itu, maka lima tahun ke depan harus divestasikan. Batas maksimum kepemilikan saham tidak ber-laku bagi, pemerintah pusat, dan lembaga yang memiliki fungsi meber-lakukan penanganan dan/atau penyelamatan bank. ""Untuk bank yang dalam penyelamatan,pengawasan khusus, dan dalam pengawasan intensif akan diberikan waktu 20 tahun sejak membeli bank dimaksud, agar bisa bernapas dulu,"" ujar Mulia. Adapun dari pemegang saham pada bank umum syariah hasil pemisahan (spin off) unit usaha syariah dapat memiliki saham lebih dari batas maksimum kepemilikan saham, dan wajib menyesuaikan kepemilikan saham dengan batas maksimum kepemilikan saham. (Okezone)

Nippon Indosari Pangkas Penjualan Roti Kuartal III. Nippon Indosari Corporindo Tbk memperkirakan, penjualan roti milik perusahaan pada kuartal III akan turun ketimbang kuartal sebelumnya. Penurunan terjadi karena permintaan dalam negeri yang melemah terutama selama bulan puasa. Selama bulan puasa penjualan turun sekitar 10%-15% dibanding penjualan bulan-bulan normal. Namun, besaran penurunan penjualan kuartal III tersebut, masih belum diketahui. Penurunan meru-pakan hal wajar, mengingat selama bulan puasa konsumsi roti mengalami penurunan. Meski penjualan di kuartal III berpe-luang turun, tetapi ROTI optimistis bisa mencapai target. Tahun ini, Nippon Indosari mengincar penjualan bersih Rp 1 triliun, atau naik 23% dari penjualan 2011 senilai Rp 813 miliar. ROTI berharap, laba bersih mencapai 12%-14% dari target penjualan. Itu artinya Nippon Indosari mengincar laba bersih tahun ini berkisar antara Rp 120 miliar hingga Rp 140 miliar. Jumlah terse-but naik 3,45%-20,69% dari laba bersih 2011 senilai Rp 116 miliar. (Kontan Online)

News Update

2

Kamis, 19 Juli 2012

(3)

Stock Picks

3

BDMN 6000-6400 Maintain Buy SL 6000

BMDN kemarin bergerak cukup flat. Ditutup apda posisi 6200 dengan harga yang sama seperti penutupan

sebelumnya. Yang patut dicermati adalah peningkatan volume transaksi BDMN yang melonjak cukup

signifikan. Volume transaksi kemarin mencapai 5,3 juta. Padahal rata-rata harian transaksi hanya sebesar 3,4

juta. Secara teknikal BDMN sedang dalam uptrend channel yang terbentuk sejak satu bulan yang lalu.

Sementara MACD bergerak menguat tapi histogramnya flat. Sedangkan indiaktor lainnya seperti RSI dan

stochastic bergerak sideways,

Secara fundamental kinerja BDMN juga cukup positif, BDMN sepanjang semester I-2012 berhasil mencatat

laba bersih setelah pajak sebesar Rp 2 triliun, yang naik 36% dibanding perolehan laba pada periode sama

tahun lalu. Pencapaian laba bersih tersebut didukung oleh penyaluran kredit yang meningkat 19% menjadi

Rp 110 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 93 triliun. Saat ini BDMN

ditransaksikan dengan PE 16,07x lebih rendah dari Pe Industri 18,71x.

(4)

Stock Picks

4

ASRI 490-530 Spec Buy SL 485

ASRI kemarin menguat cukup besar. ASRI berhasil ditutup pada posisi 510 hal itu berarti ASRI menguat 15

poin atau sebesar 3,03%. Volume perdagangan juga meningkat hingga 2 kali lipat rata-rata harian. Secara

teknikal ASRI membentuk pola inverted head and shoulder. Pola tersebut kemarin berhasil break dengan

target penguatan mencapai 575. Namun sebelum mencapai ke sana, ASRI harus melewati resisten minor di

510. Melihat dukungan volume kemarin, dapat di prediksi ASRI dapat melanjutkan penguatannya hari ini.

Selain itu indikator teknikal juga menunjukkan potensi penguatan masih dapat berlanjut. Seluruh indikator

bergerak uptrend. MACD bergerak uptrend dengan histogram hijau. Selain itu indikator oscilator juga masih

bergerak positif dan belum masuk area overbought. Saat ini ASRI diperdagangangkan dengan PE 11,69x

lebih rendah dari PE Industri sebesar 17,7x.

(5)

Stock Picks

5

BMRI 7150-7550 Trading Buy SL 7150

BMRI menguat 2,07% atau sebesar 150 poin pada perdagangan kemarin. BMRI ditutup pada posisi 7400.

Volume perdagangan kemarin berada di kisaran rata-rata transaksi harian. Dalam setahun terakhir BMRI

pernah mencapai harga 8150. Namun untuk mencapai target harga tersebut BMRI memiliki beberapa

resisten kuat yang harus di tembus seperti resisten di kisaran 7450. Indikator teknikal masih mendukung

BMRI untuk melanjutkan penguatannya. MACD baru saja golden cross. histogram juga masih positif hijau.

Selain itu indikator RSI juga belum berada di oversold. Stochastic juga masih dalam trend uptrend. Saat ini

BMRI ditransaksikan dengan PE 14,19x lebih rendah dari Pe Industri 18,71x. Bahkan estimasi PE 2012 BMRI

mencapai 12,5x. Hal tersebut membuat BMRI layak dikoleksi baik untuk jangka pendek maupun jangka

panjang.

Kamis, 19 Juli 2012

Saham Pilihan :

APLN 335-375 Spec Buy SL 330

BMTR 1610-1730 Trading Buy SL 1600

BSDE 1110-1300 Trading Buy SL 1110

SIMP 1400-1500 Buy Break 1450 SL 1400

BBRI 6550-6800 Maintain Buy SL 6500

(6)

Stock View

6

Kamis, 19 Juli 2012

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REVENUE 1Q12 G (%) EPS 1Q12 G (%) PE

IHSG  4,081.64  4,099.15  4,116.66  4,067.48  4,053.33                PERKEBUNAN AALI  23,750.00  24,050.00  24,350.00  23,400.00  23,050.00  2,581,154  ‐6.64  239.98  ‐42.21  24.74  BWPT  1,550.00  1,573.33  1,596.67  1,533.33  1,516.67  267,651  55.12  20.37  52.01  19.02  LSIP  2,950.00  3,016.67  3,083.33  2,891.67  2,833.33  1,000,637  ‐14.90  44.00  ‐24.13  16.76  SGRO  3,125.00  3,225.00  3,325.00  3,050.00  2,975.00  683,518  ‐9.98  32.00  ‐67.68  24.41  SIMP  1,450.00  1,463.33  1,476.67  1,423.33  1,396.67  3,199,423  9.30  26.00  ‐38.10  13.94  UNSP  190.00  193.00  196.00  188.00  186.00               

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO  1,410.00  1,426.67  1,443.33  1,386.67  1,363.33  8,426,676  20.96  34.96  12.09  10.08  BORN  510.00  520.00  530.00  500.00  490.00                BRAU  340.00  346.67  353.33  336.67  333.33  3,390,798  8.97  2.76  ‐70.00  30.80  BUMI  1,110.00  1,120.00  1,130.00  1,100.00  1,090.00                DEWA  53.00  53.33  53.67  52.33  51.67  696,192  9.16  1.20  ‐63.89  11.08  HRUM  5,950.00  6,083.33  6,216.67  5,733.33  5,516.67  2,684,858  77.30  156.84  37.03  9.48  ITMG  37,950.00  38,050.00  38,150.00  37,800.00  37,650.00                PTBA  15,600.00  15,766.67  15,933.33  15,416.67  15,233.33  3,021,520  30.51  376.00  13.94  10.37  PTRO  3,400.00  3,466.67  3,533.33  3,366.67  3,333.33               

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI  900.00  900.00  900.00  900.00  900.00  96,272  24.74  0.28  47.37  803.57  ELSA  174.00  177.33  180.67  172.33  170.67  1,084,729  4.05  2.10  ‐22.22  20.71  ENRG  137.00  138.67  140.33  135.67  134.33               

ESSA  400.00  400.00  400.00  400.00  400.00                MEDC  1,770.00  1,816.67  1,863.33  1,736.67  1,703.33               

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM  1,360.00  1,366.67  1,373.33  1,346.67  1,333.33  2,464,360  23.75  39.82  9.43  8.54  INCO  2,700.00  2,741.67  2,783.33  2,666.67  2,633.33  1,812,060  ‐38.91  3.68  ‐96.46  183.42  TINS  1,420.00  1,430.00  1,440.00  1,410.00  1,400.00  2,173  ‐3.37          SEMEN INTP  18,900.00  19,083.33  19,266.67  18,583.33  18,266.67  3,849,035  30.74  271.61  15.55  17.40  SMCB  2,475.00  2,516.67  2,558.33  2,441.67  2,408.33  2,011,672  19.61  33.00  22.22  18.75  SMGR  11,550.00  11,650.00  11,750.00  11,400.00  11,250.00  4,283,657  20.55  170.00  15.65  16.99 

LOGAN DAN SEJENISNYA

GDST  113.00  113.00  113.00  113.00  113.00  364,870  ‐33.93  0.50  ‐93.75  56.50  JPRS  350.00  360.00  370.00  345.00  340.00  85,309  ‐63.68  ‐2.02  ‐106.33  ‐43.32  KRAS  760.00  766.67  773.33  756.67  753.33  5,718,072  34.99  4.00  ‐55.56  47.50  PAKAN TERNAK CPIN  3,150.00  3,208.33  3,266.67  3,108.33  3,066.67  4,894,035  11.73  48.00  20.00  16.41  JPFA  4,525.00  4,583.33  4,641.67  4,483.33  4,441.67  4,032,150  6.44  89.00  ‐29.92  12.71 

OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII  6,800.00  6,850.00  6,900.00  6,750.00  6,700.00  46,353,000  19.79  1,148.00  7.99  1.48  GJTL  2,275.00  2,316.67  2,358.33  2,241.67  2,208.33  3,145,822  8.64  73.00  ‐23.16  7.79 

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP  6,400.00  6,533.33  6,666.67  6,283.33  6,166.67  5,286,301  12.29  101.00  36.49  15.84  INDF  5,300.00  5,350.00  5,400.00  5,250.00  5,200.00  11,826,831  9.90  93.00  10.71  14.25  MYOR  23,100.00  23,483.33  23,866.67  22,883.33  22,666.67  2,566,858  30.89  182.00  54.24  31.73  ROTI  4,825.00  4,850.00  4,875.00  4,800.00  4,775.00  273,764  58.82  32.06  20.30  37.62  GGRM  59,500.00  60,200.00  60,900.00  58,900.00  58,300.00  11,475,914  21.07  628.00  9.79  23.69  INAF  200.00  203.33  206.67  198.33  196.67  709,844  11.89  5.49  26.79  9.11  KAEF  510.00  520.00  530.00  500.00  490.00  709,844  11.89  5.49  26.97  23.22  KLBF  3,875.00  3,891.67  3,908.33  3,841.67  3,808.33  3,004,593  27.71  43.00  26.47  22.53 

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

UNVR  23,600.00  24,166.67  24,733.33  23,316.67  23,033.33  6,604,058  16.50  152.00  17.82  38.82  * Seluruh revenue dalam juta rupiah. Kurs 1USD : Rp. 9200                   

(7)

7 EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REVENUE 1Q12 G (%) EPS 1Q12 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN  350.00  358.33  366.67  343.33  336.67                ASRI  510.00  515.00  520.00  500.00  490.00  674,670  63.37  17.58  97.97  7.25  BKSL  220.00  226.67  233.33  216.67  213.33  155,701  64.14  2.25  74.42  24.44  BSDE  1,200.00  1,226.67  1,253.33  1,156.67  1,113.33  800,109  28.85  15.15  63.96  19.80  COWL  240.00  246.67  253.33  236.67  233.33                CTRA  690.00  703.33  716.67  683.33  676.67  551,835  46.09  5.50  161.90  31.36  CTRP  710.00  713.33  716.67  703.33  696.67  178,652  82.38  12.00  140.00  14.79  CTRS  2,075.00  2,116.67  2,158.33  2,041.67  2,008.33  211,773  40.22  27.00  80.00  19.21  ELTY  69.00  70.00  71.00  68.00  67.00  400,654  ‐5.71  ‐1.19  ‐157.49  ‐14.50  KIJA  189.00  191.33  193.67  187.33  185.67  252,414  34.11  2.65  47.22  17.83  MDLN  440.00  451.67  463.33  431.67  423.33  295,136  132.90  11.18  24.08  9.84  KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI  960.00  983.33  1,006.67  943.33  926.67  591,625  ‐5.38  3.11  120.56  77.17  DGIK  85.00  86.67  88.33  83.67  82.33  245,518  ‐8.94  0.93  ‐51.30  22.85  PTPP  630.00  640.00  650.00  620.00  610.00  714,875  12.82  6.00  20.00  26.25  SSIA  1,080.00  1,096.67  1,113.33  1,066.67  1,053.33  882,957  ‐9.60  47.00  88.00  5.74  TOTL  520.00  526.67  533.33  516.67  513.33  344,424  ‐16.13  9.50  6.74  13.68  WIKA  1,050.00  1,060.00  1,070.00  1,040.00  1,030.00  1,748,654  13.50  15.77  4.30  16.65 

INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS  3,725.00  3,750.00  3,775.00  3,700.00  3,675.00  5,355,762  8.89  104.70  13.91  8.89  JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP  2,025.00  2,066.67  2,108.33  1,991.67  1,958.33  218,321  14.35  39.83  3.60  12.71  JSMR  5,850.00  5,883.33  5,916.67  5,783.33  5,716.67  1,469,043  ‐2.00  60.60  16.33  24.13  TELEKOMUNIKASI BTEL  179.00  181.00  183.00  177.00  175.00                EXCL  6,150.00  6,250.00  6,350.00  6,100.00  6,050.00  4,951,513  9.30  78.00  ‐12.30  19.71  ISAT  4,400.00  4,450.00  4,500.00  4,375.00  4,350.00  4,976,992  2.11  39.12  ‐92.15  28.12  TLKM  8,950.00  9,083.33  9,216.67  8,883.33  8,816.67  17,976,000  6.40  172.20  19.75  12.99  TRANSPORTASI GIAA  760.00  773.33  786.67  743.33  726.67  6,600,503  23.00  4.42  ‐44.19  43.03  MBSS  1,170.00  1,186.67  1,203.33  1,156.67  1,143.33                WINS  1,050.00  1,060.00  1,070.00  1,040.00  1,030.00  248,329  10.86  10.87  ‐12.76  24.15  KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY  1,840.00  1,853.33  1,866.67  1,813.33  1,786.67                BANK BBCA  7,750.00  7,866.67  7,983.33  7,666.67  7,583.33  4,468,468  16.14  95.00  14.40  20.39  BBKP  620.00  626.67  633.33  606.67  593.33  1,202,134  12.07  22.79  8.63  6.80  BBNI  3,850.00  3,875.00  3,900.00  3,825.00  3,800.00  3,496,902  20.95  83.00  23.80  11.60  BBRI  6,600.00  6,666.67  6,733.33  6,566.67  6,533.33  8,409,416  2.88  176.50  29.82  9.35  BBTN  1,330.00  1,353.33  1,376.67  1,313.33  1,296.67  1,080,769  22.38  35.00  25.00  9.50  BDMN  6,200.00  6,266.67  6,333.33  6,116.67  6,033.33  4,532,781  14.24  93.92  3.66  16.50  BJBR  930.00  950.00  970.00  910.00  890.00  1,596,957  18.20  27.87  3.95  8.34  BMRI  7,400.00  7,466.67  7,533.33  7,266.67  7,133.33  6,529,827  11.86  145.83  ‐9.98  12.69  BNGA  1,150.00  1,153.33  1,156.67  1,143.33  1,136.67  3,862,034  10.04  37.26  27.17  7.72 

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA  3,700.00  3,783.33  3,866.67  3,633.33  3,566.67  5,140,352  18.08  42.06  31.89  21.99  INTA  730.00  746.67  763.33  716.67  703.33  796,647  27.81  19.00  18.75  9.61  UNTR  22,550.00  22,866.67  23,183.33  22,016.67  21,483.33  15,027,273  18.80  409.00  4.87  13.78  PERDAGANGAN ECERAN MAPI  7,650.00  7,700.00  7,750.00  7,550.00  7,450.00  1,639,344  29.17  35.00  34.61  54.64  RALS  1,180.00  1,200.00  1,220.00  1,160.00  1,140.00  953,964  8.93  5.59  30.00  52.77 

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN  2,250.00  2,266.67  2,283.33  2,216.67  2,183.33  1,316,297  13.26  25.00  38.88  22.50  PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS  340.00  346.67  353.33  336.67  333.33                BNBR  50.00  50.00  50.00  50.00  50.00                * Seluruh revenue dalam juta rupiah. Kurs 1USD : Rp. 9200   

(8)

Corporate Action

8

EMITEN

JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE

PEMBAYARAN DIVIDEN KETERANGAN

SMRA  Rp. 23  27‐Jun‐12  2‐Jul‐12  16‐Jul‐12     LTLS  Rp. 30  27‐Jun‐12  2‐Jul‐12  16‐Jul‐12     ANTM  Rp. 90.99  27‐Jun‐12  2‐Jul‐12  16‐Jul‐12     APLN  Rp. 6  27‐Jun‐12  2‐Jul‐12  16‐Jul‐12     MBTO  Rp. 10  27‐Jun‐12  2‐Jul‐12  16‐Jul‐12     MAPI  Rp. 35  28‐Jun‐12  3‐Jul‐12  17‐Jul‐12     KLBF  Rp. 95  28‐Jun‐12  3‐Jul‐12  17‐Jul‐12     SMAR  Rp. 200  29‐Jun‐12  4‐Jul‐12  18‐Jul‐12     SCOO  Rp. 170  29‐Jun‐12  4‐Jul‐12  17‐Jul‐12     SMSM  Rp. 50  29‐Jun‐12  4‐Jul‐12  17‐Jul‐12     MBSS  Rp.43  29‐Jun‐12  4‐Jul‐12  18‐Jul‐12     JPFA  Rp. 75  4‐Jul‐12  9‐Jul‐12  23‐Jul‐12     KRAS  Rp. 15  5‐Jul‐12  10‐Jul‐12  24‐Jul‐12     CMNP  Rp. 18  5‐Jul‐12  10‐Jul‐12  24‐Jul‐12     ASRI  Rp. 6.13  5‐Jul‐12  10‐Jul‐12  24‐Jul‐12     TBLA  Rp. 6,5  5‐Jul‐12  10‐Jul‐12  24‐Jul‐12     SMMA  Rp. 1  6‐Jul‐12  11‐Jul‐12  25‐Jul‐12     INDY  Rp. 60  9‐Jul‐12  12‐Jul‐12  26‐Jul‐12     CTRS  Rp. 25  10‐Jul‐12  13‐Jul‐12  27‐Jul‐12     CTRP  Rp. 8  10‐Jul‐12  13‐Jul‐12  27‐Jul‐12     BRAM  Rp. 50  10‐Jul‐12  13‐Jul‐12  25‐Jul‐12     BRAU  USD. 0.00077  10‐Jul‐12  13‐Jul‐12  27‐Jul‐12     UNIC  Rp. 90  10‐Jul‐12  13‐Jul‐12  27‐Jul‐12     BATA  Rp. 1230  10‐Jul‐12  13‐Jul‐12  27‐Jul‐12     MTDL  Rp. 4  11‐Jul‐12  16‐Jul‐12  30‐Jul‐12     TSPC  Rp. 75  12‐Jul‐12  17‐Jul‐12  31‐Jul‐12     LMSH  Rp. 100  12‐Jul‐12  17‐Jul‐12  31‐Jul‐12     MRAT  Rp. 16,3  12‐Jul‐12  17‐Jul‐12  31‐Jul‐12     INTA  Rp. 22.5  12‐Jul‐12  17‐Jul‐12  31‐Jul‐12     ICBP  Rp. 169  13‐Jul‐12  18‐Jul‐12  31‐Jul‐12     AMFG  Rp. 80  13‐Jul‐12  18‐Jul‐12  1‐Aug‐12     IPOL  Rp. 1  16‐Jul‐12  19‐Jul‐12  2‐Aug‐12     WINS  Rp. 5  16‐Jul‐12  19‐Jul‐12  2‐Aug‐12     INDF  Rp. 175  17‐Jul‐12  20‐Jul‐12  3‐Aug‐12     BBNP  Rp. 17  17‐Jul‐12  20‐Jul‐12  3‐Aug‐12     SMGR  Rp. 330.89  17‐Jul‐12  20‐Jul‐12  16‐Aug‐12     MAYA  Rp. 27  17‐Jul‐12  20‐Jul‐12  3‐Aug‐12     FAST  Rp. 100  18‐Jul‐12  23‐Jul‐12  6‐Aug‐12     DILD  Rp. 3  18‐Jul‐12  23‐Jul‐12  6‐Aug‐12     SQBI  Rp. 11000  18‐Jul‐12  23‐Jul‐12  3‐Aug‐12     ULTJ  Rp. 10  19‐Jul‐12  24‐Jul‐12  7‐Aug‐12    GEMS  Rp. 5.75  20‐Jul‐12  25‐Jul‐12  8‐Aug‐12    ESTI  Rp. 1  23‐Jul‐12  26‐Jul‐12  9‐Aug‐12     BTON  Rp. 20  23‐Jul‐12  26‐Jul‐12  9‐Aug‐12     PNIN  Rp. 3  23‐Jul‐12  26‐Jul‐12  9‐Aug‐12     AMAG  Rp.   23‐Jul‐12  26‐Jul‐12  9‐Aug‐12     CFIN  Rp. 15  23‐Jul‐12  26‐Jul‐12  9‐Aug‐12     CTRA  Rp. 7  24‐Jul‐12  27‐Jul‐12  10‐Aug‐12     BMTR  Rp. 14  27‐Jul‐12  1‐Aug‐12  15‐Aug‐12     GGRM  Rp. 1000  30‐Jul‐12  2‐Aug‐12  16‐Aug‐12     MASA  Rp. 2  3‐Aug‐12  8‐Aug‐12  28‐Aug‐12     PLIN  Rp. 84.5  13‐Aug‐12  16‐Aug‐12  5‐Sep‐12     MFIN  Rp. 40,8  14‐Aug‐12  23‐Aug‐12  6‐Sep‐12    

(9)

Jadwal IPO

9

IPO

JUMLAH SA-

HAM

NOMINAL

HARGA

PENAWARAN

HARGA

JADWAL

KETERANGAN

Kobexindo Tractors 

272,500,000 

Rp. 100 

Rp. 400 

18‐Jun‐12 Tanggal Efektif 

12% 

  

   28/06/12 ‐ 02/07/12 Masa Penawaran 

  

  

  

  

3‐Jul‐12 Tanggal Penjatahan 

Underwiter :  

Ciptadana 

 

  

4‐Jul‐12 Distribusi Saham Elektronik 

 

  

4‐Jul‐12 Refund 

 

  

5‐Jul‐12 Listing 

  

  

  

  

    

Toba Bara      

Sejahtera 

210,681,000 

Rp. 200 

Rp. 1900 

28‐Jun‐12 Tanggal Efektif 

  

  

   28/06/12 ‐ 02/07/12 Masa Penawaran 

  

  

  

  

4‐Jul‐12 Tanggal Penjatahan 

Underwiter :  

Mandiri, Morgan Stanley, CLSA 

5‐Jul‐12 Distribusi Saham Elektronik 

 

  

5‐Jul‐12 Refund 

 

  

6‐Jul‐12 Listing 

  

  

  

  

    

MNC Sky Vision 

1,412,776,000 

Rp. 100 

Rp. 1520 

27‐Jun‐12 Tanggal Efektif 

  

  

   29/06/12 ‐ 03/07/12 Masa Penawaran 

  

  

  

  

5‐Jul‐12 Tanggal Penjatahan 

Underwiter :  

Danareksa Sekuritas, MNC Securities 

6‐Jul‐12 Distribusi Saham Elektronik 

 

  

6‐Jul‐12 Refund 

 

  

9‐Jul‐12 Listing 

  

  

  

  

    

Global Teleshop 

111,112,000 

Rp. 100 

Rp. 1150 

28‐Jun‐12 Tanggal Efektif 

  

  

   02/07/12 ‐ 04/07/12 Masa Penawaran 

  

  

  

  

5‐Jul‐12 Tanggal Penjatahan 

Underwiter :  

Equator Securities, Lautandhana  

9‐Jul‐12 Distribusi Saham Elektronik 

 

  

9‐Jul‐12 Refund 

 

  

10‐Jul‐12 Listing 

  

  

  

  

    

BPD Jawa Timur 

2,983,537,000 

Rp. 250 

Rp. 430 

29‐Jun‐12 Tanggal Efektif 

  

  

   03/06/12 ‐ 06/07/12 Masa Penawaran 

  

  

  

  

10‐Jul‐12 Tanggal Penjatahan 

Underwiter :  

Bahana Securities, Mandiri Sekuritas 

11‐Jul‐12 Distribusi Saham Elektronik 

 

  

11‐Jul‐12 Refund 

 

  

12‐Jul‐12 Listing 

(10)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

Branch Office

Jakarta:

Thamrin

Gedung Jaya Lt. 2 Suite L02-05

Jl. M. H. Thamrin No. 12

Jakarta 10340

Phone : +62 21 3193 1811

Taman Palem

Ruko Mall Taman Palem No.32

Jl. Kamal Raya, Outer Ring Road Cengkareng

Jakarta 11730

Phone : +62 21 5437 6266

Latumenten

Jl. Latumenten Raya No. 7D

Jakarta 11330

Phone : +62 21 630 7012

Pantai Indah Kapuk

The Centro Metro Broadway

Blok A No. 28 Lt. 2

Jl. Pantai Indah Utara 2

Jakarta 14460

Phone : +62 21 3001 0315

Serpong:

Ruko Golden 8

Blok F No.6

Jl. Ki Hadjar Dewantara

Gading Serpong - Tangerang

Banten 15810

Phone : +62 21 2923 8930

Yogyakarta:

Ruko Gajah Mada Square Kav. E

Jl. Juminahan No 26

Yogyakarta 55212

Phone : +62 274 587 888

Solo:

Jl. Dr. Radjiman No. 314 Q

Surakarta 57141

Phone : +62 271 743 498

Makasar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71

Makassar 90157

Phone : +62 411 361 3122

Pontianak :

Jl. Jend Urip No. 7

Pontianak 78111

Phone : +62 561 767 839

Sampit :

Universitas Darwan Ali

Jl. Batu Berlian No. 10

Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992

Panin Bank Centre

3rd Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 726 3969

Fax

: +62 21 571 0895

CS

: +62 21 726 2757

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail :

[email protected]

First Asia Research Team :

Ivan Kurniawan ([email protected])

David Nathanael ([email protected])

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil dan pembahasan pada penelitian ini, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa korban meninggal pada kecelakaan sepeda motor yang masuk ke Instalasi

Pendidikan Lokasi Kelas 1 16110502010195 SUMARYANI Guru Kelas PAUD/TK TK NEGERI PEMBINA PAUD/TK/RA Triantama Hotel Kelas C 2 16110515610084 Yuli Saprianti Bahasa Indonesia SMP NEGERI

Secara singkat dapat dikatakan bahwa organisasi dalam arti statis merupakan wadah atau tempat kegiatan administrasi dan manajemen berlangsung dengan gambaran yang jelas

Prevalensi trichurosis pada sapi betina yang relatif lebih tinggi dibandingkan pada sapi jantan mungkin disebabkan oleh faktor manajemen peternak di

Berjanji akan mewujudkan target kinerja yang seharusnya sesuai lampiran perjanjian ini, dalam rangka mencapai target kinerja jangka menengah seperti yang telah

Peserta didik diminta untuk memusatkan perhatiannya mengamati, mendengarkan penjelasan guru, pada slide materi yang ditampilkan melalui google classroom:.. •

Hal ini dimungkinkan karena sebagai dosen tetap mengikuti ketentuan yang berlaku dan memiliki kompetensi kepribadian yang baik sedangkan nilai terendah berada pada aspek

HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian tindakan kelas pada siswa kelas IV & V SDN Inpres Banggai , peneliti beserta kolaborator mengadakan observasi pada proses