Penerapan Sanksi Pidana Di Bidang Lingkungan Hidup Menurut UUPLH
Teks penuh
Dokumen terkait
Penentuan ajaran bahwa korporasi dapat dijadikan pelaku atas suatu tindak pidana lingkungan hidup terdapat dalam Pasal 116 ayat (1) UUPPLH 2009, disebutkan bahwa, “Apabila
Penelitian ini berjudul "Proses Pembuktian dan Pertanggungjawaban Pidana Korporasi dalam Tindak Pidana Lingkungan Hidup (Studi Kasus Pencemaran Sungai Belumai Kabupaten
Hal ini tak terkecuali bagi tindak pidana penganiayaan yang diancam dengan pidana perampasan kemerdekaan (pidana penjara) disamping pidana denda. Tindak pidana
Pemberian sanksi pidana denda dirasa kurang efektif, karena dibeberapa peraturan dalam tindak pidana khusus tidak ada pidana pengganti denda bagi korporasi
Kategori tindak pidana yang diancam dengan sanksi pidana sampai dengan 1 (satu) tahun harus diprioritaskan untuk diterapkan diversi, tindak pidana yang diancam
Selain orang perseorangan atau individu yang dapat dikelompokkan sebagai subyek yang melakukan tindak pidana lingkungan adalah badan usaha, sebagaimana ditetapkan
merusak lingkungan hidup diatur melalui redaksional konstruksi norma sebagai berikut: 1 Korporasi dapat dijatuhi sanksi pidana denda dan/atau sanksi pidana tambahan berupa perbaikan
Pasal 531 Kitab UndangUndang Hukum Pidana mengatur tentang Perbuatanseseorang yang meninggalkan orang lain yang membutuhkan pertolongan, dapat diancam pidana sebagaimana terdapat dalam: