• Tidak ada hasil yang ditemukan

ETIKA INFORMASI DAN PLAGIARISME dalam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ETIKA INFORMASI DAN PLAGIARISME dalam"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ETIKA INFORMASI DAN PLAGIARISME

Saat menempuh pendidikan kita diharuskan untuk menuangkan segala ilmu yang kita terima dalam bentuk karya, dan kita membutuhkan inspirasi untuk membuat karya tersebut, inspirasi bisa kita dapat darimana saja bisa dari orang lain dan juga bisa dari situasi disekitar kita, setelah kita mendapatkan inspirasi munculah untuk ide karya kita, karya bisa berbentuk apa saja, bisa gambar, video, musik, buku, dan cerita.

Dalam membuat suatu karya kita juga memerlukan suatu referensi, fungsi dari referensi bisa menambah inspirasi dan mendukung isi dari karya kita, dengan adanya referensi yang jelas pun karya kita akan diakui dan tanpa adanya referensi yang jelas, karya kita akan diragukan kebenarannya, sebuah karya yang referensinya kurang jelas atau tidak memiliki referensi biasa disebut sebagai isu atau berita yang belum tentu benar, saat kita ingin mengambil referensi untuk karya kita, kita harus berhati-hati supaya tidak terjadi ”plagiarisme”

Dalam bahasa latin, Plagi artinya menculik, kita mengerti bahwa arti dari plagiarisme adalah mencuri, mengambil, menggunakan karya tanpa izin pemiliknya. Satu saja kalimat yang kita kutip untuk karya kita tanpa menuliskan sumbernya di daftar pustaka, kita sudah dikatakan melakukan plagiasi, dan orang yang melakukan plagiasi disebut plagiat.

(2)

penulis tidak bisa memadukan antara pemikirannya dengan pemilik sumber referensi.

Referensi

Dokumen terkait