• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penelitian Sosiologi di Pasar Tradisiona (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Penelitian Sosiologi di Pasar Tradisiona (1)"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

Laporan Penelitian Sosiologi

di Pasar Tradisional

Disusun oleh

:

1.Wahyu Kurniawan

2.Eko Nur R.

3.Kuntoro Basuki

4.Miftakhur Rohmah

5.Ummu Hayati

6.Yufika Dwi R.

XI IPS 4

(2)

KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-nya sehingga kami dapat menyusun laporan ini dengan baik dan tepat pada waktunya. Dalam laporan ini kami membahas mengenai observasi pasar..

Laporan ini dibuat dengan berbagai observasi dan beberapa bantuan dari berbagai pihak untuk membantu menyelesaikan tugas selama mengerjakan laporan ini. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan ini.

Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada laporan ini. Oleh karena itu kami mengundang pembaca untuk memberikan saran serta kritik yang dapat

membangun kami. Kritik konstruktif dari pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan laporan.

Akhir kata semoga laporan ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

(3)

BAB 1

PENDAHULUAN

Latar Belakang (Keadaan Objek Kajian)

Pasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha menjual barang, jasa dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang. Barang dan jasa yang dijual menggunakan alat pembayaran yang sah seperti uang fiat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari perekonomian. Ini adalah pengaturan yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk item pertukaran. Persaingan sangat penting dalam pasar, dan memisahkan pasar dari perdagangan. Dua orang mungkin melakukan perdagangan, tetapi dibutuhkan setidaknya tiga orang untuk memiliki pasar, sehingga ada persaingan pada satu dari dua belah pihak.

Pasar bervariasi dalam ukuran, jangkauan, skala geografis, lokasi jenis dan berbagai komunitas manusia, serta jenis barang dan jasa yang diperdagangkan.

Terdapat banyak jenis-jenis pasar, salah satu diantaranya adalah pasar tradisional. Pasar tradisional merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta ditandai dengan adanya transaksi penjual pembeli secara langsung dan biasanya ada proses tawar-menawar, bangunan biasanya terdiri dari kios-kios atau gerai, los dan dasaran terbuka yang dibuka oleh penjual maupun suatu pengelola pasar.

Kebanyakan pasar tradisional menjual kebutuhan sehari-hari seperti bahan-bahan makanan berupa ikan, buah, sayur-sayuran, telur, daging, kain, pakaian barang elektronik, jasa dan lain-lain. Selain itu, ada pula yang menjual kue-kue dan barang-barang lainnya. Pasar seperti ini masih banyak ditemukan di Indonesia, dan umumnya terletak dekat dengan permukiman warga agar memudahkan pembeli untuk mencapai pasar. Pasar tradisional masuk kedalam kelompok pasar persaingan sempurna.

Selain itu, terdapat juga pasar yang lebih modern di era globalisasi ini. Seperti pasar swalayan. Semakin berkembangnya. Teknologi juga membuat manusia untuk menciptakan kembali berbagai jenis pasar. Namun pasar tradisional dan pasar swalayan mempunyai

perbedaan. Dalam pasar swalayan tidak terjadi tawar menawar, karena harga dari suatu barang telah ditentukan.

(4)

BAB II

Dasar Proses Terbentuknya Kelompok Sosial

Faktor Geografis : Tempat tinggal yang dekat Faktor Kepentingan : Tujuan yang sama

Klasifikasi kelompok sosial yang ditemukan

1) Kelompok dagang masuk ke dalam kelompok informal.

(5)

BAB III

Informasi Narasumber Yang Diwawancarai

Narasumber : Ibu Kasinem (Penjual Pakaian)

Waktu dan Tanggal : Pukul 09.15 , Minggu 6 September 2015 Tempat Wawancara : Pasar Pundong

Tanya Jawab

Kami :Assalamualaikum wr.wb

Penjual : Waalaikumsallam wr.wb

Kami : Maaf bu mengganggu waktunnya

sebentar, kami diberi tugas dari sekolah untuk mewawancarai beberapa pedagang dipasar yang ada di Pasar Pundong.

Penjual : Silahkan Nak, dari sekolah mana?

Kami : Lalu kenapa ibu memilih berjualan dipasar Pundong? Kenapa tidak dipasar lain?

Penjual : Karena pasar ini pasar yang paling dekat dengan rumah dik.

Kami : Mulai dari jam berapa ibu berjualan, apakah ibu bekerja menjual pakaian ini

(6)

Kami : Organisasi apa yang ibu ikuti dipasar ini?

Penjual : Ibu Cuma ikut Koperasi simpan pinjam dipasar ini dik.

Kami : Apakah koperasi simpan pinjam ini wajib diikuti oleh semua pedagang

dipasar ini bu?

Penjual : Tidak dik, koperasi simpan pinjam ini tidak wajib. Tetapi yang boleh ikut

hanyalah pedagang yang menetap.

Kami : Terimakasih Bu, semoga daganganya laris.

(7)

BAB IV

Kegiatan Yang Terdapat Pada Objek Kajian

- Tawar-menawar - Jual-beli

- Ngobrol

TUJUAN

Tujuan kami membuat proposal yang berisi mengobservasi Pasar Pundong ini adalah bertujuan untuk mengerjakan salah satu tugas analisa dan riset pasar yang di berikan oleh guru pengajar kami. Selain itu untuk lebih memahami betapa pentingnya sebuah pasar bagi pedagang dan konsumen yang melakukan transaksi jual beli.

BAB V

Lampiran

(8)
(9)
(10)
(11)

Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini.

Terima Kasih pada semua pihak yang membantu dalam menyelesaikan makalah ini juga sumber-sumber yang telah membantu kami dalam

melengkapi materi makalah ini.

Referensi

Dokumen terkait

1) Pasar persaingan sempurna merupakan suatu pasar dimana produk yang di jual bersifat homogen serta banyak penjual dan pembeli namun mereka tidak

Pasar persaingan sempurna adalah sebuah jenis pasar dengan jumlah penjual dan pembeli yang sangat banyak dan produk yang dijual bersifat homogeny ( Serupa

Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar di mana terdapat satu atau beberapa penjual yang menguasai pasar atau harga, serta satu atau beberapa pembeli

Pengetahuan sempurna tentang harga dan kualitas antara penjual dan pembeli Dalam pasar persaingan sempurna, pembeli sepenuhnya akan melihat harga dan kualitas yang

Pasar modern tidak banyak berbeda dari pasar tradisional, namun pasar jenis ini penjual dan pembeli tidak bertransakasi secara langsung melainkan pembeli melihat

Dalam persaingan sempurna ini pembeli dan penjual berjumlah banyak. Artinya, jumlah pembeli dan jumlah penjual sedemikian besarnya, sehingga masing-masing pembeli

 pasar dimana pada kosndisi pasar persaingan sempurna ini terdapat banyak penjual dan pembeli dan mereka sudah sama-sama mengetahui keadaan pasar.atau pasar dengan jumlah penjual

Diantara persaingan monopoli dan persaingan sempurna, terdapat pasar yang dinamakan dengan persaingan oligopoli. Pasar oligopoly adalah terdapat beberapa penjual