• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA Dekolorisasi Air yang Men

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA Dekolorisasi Air yang Men"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Anonimus, 2008. Limbah Pabrik Tepung Tapioka Kian Mencemari

Lingkungan

Abbas, S.,A. Halim, dkk. 1985. Limbah Tanaman Ubi Kayu. Penerbit Kantor Muda

Urusan Peningkatan Produksi Pangan, Jakarta

Alfi, Rumidatul. 2006. Efektifitas Arang Aktif sebagai Adsorben pada

Pengolahan Air Limbah. Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor. Arifin. 2010. Dekolorisasi Air yang Mengandung Zat Warna Tekstil Dengan

Metode Koagulasi Poly Aluminium Chloride dan Adsorpsi Karbon Aktif. PT. Tirta Kencana Cahaya Mandiri. Tangerang

Badan Pengendalian Dampak Lingkungan, 1996. Teknologi Pengendalian Dampak

Lingkungan Industri Tapioka Indonesia. Bapedal

Ciptadi, W, 1985. Telaah Kualitas dan Kuantitas Limbah Industri Tapioka Serta

Cara Pengendaliannya di Daerah Bogor dan Sekitarnya. Fakultas Pasca Sarjana. IPB

Djaeni, A. 1987. Ilmu Gizi Jilid 2. Penerbit Dian Rakyat. Jakarta.

Departemen Perindustrian, 1986. Laporan Penelitian Teknologi Pengolahan Air

Buangan Industri Tapioka (Lanjutan). Balai Penelitian dan Pengembangan Industri Semarang

Direktorat Gizi Depkes RI. 1981

Efendi, Hefni, 2003. Telaah Kualitas Air. Penerbit Kanisius. Yogyakarta

Fardiaz, 2008. Polusi Air dan Udara. Penerbit Kanisius. Yogyakarta

Ginting, Perdana, 1992. Mencegah dan Pengendalian Pencemaran Industri.

Jakarta

Ginting, Perdana, 2008. Sistem Pengelolaan Lingkungan dan Limbah Industri.

Yrama Widya. Bandung

Hamid, Hamrad & Bambang, 2007. Pengawasan Industri dalam Pengendalian

Pencemaran Lingkungan. Granit. Jakarta

(2)

Haliday. 1990. Fisika. Jilid 2. Penerbit Erlangga. Jakarta.

Jannati, Deby. 2009. Karbon Aktif sebagai Filter Air. Koran Jakarta. Edisi Cetak :

653. Jakarta

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor : Kep- 51/MENLH/10/1995

Tentang Baku Mutu Limbah Cair Bagi Kegiatan Industri

Notoatmodjo, Soekidjo, 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan. Penerbit Rineka

Cipta. Jakarta

Nurhasan dan Pramudiyanto, 1995. Buku Panduan Penanganan Limbah Cair

Industri Kecil Tapioka

Nursita, (2005). Sifat Fisik dan Palabilitas Wafe Ransum Komplit untuk Domba

dengan Menggunakan Kulit Singkong. Skripsi Departemen Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor

Purba, Helenita, 1999. Gambaran Sistem Pembuangan Air Limbah Tapioka di

PT. Bumi Sari Prima Kabupaten Simalungun Sumatera Utara. Medan : USU

Rahayu. 2002. Studi Perbandingan Pengolahan Limbah Industri Tekstil Antara

yang Menggunakan Metode Flotasi dan yang Menggunakan Metode Adsorpsi Karbon Aktif. Universitas Terbuka. Lembaga Penelitian Pusat Studi Indonesia.

Sembiring, Meilita dan Tuti S. Sinaga, 2003. Arang Aktif ( Pengenalan dan Proses

Pembuatannya). Jurusan Teknik Industri Univeritas Sumatera Utara

Soeriaatmadja, R.E., 1984. Azas-azas Pengolahan Limbah Tapioka. Kantor

Menteri Kependudukan dan Lingkungan Hidup. Jakarta

Sugiharto. 1987. Dasar-dasar Pengolahan Air Limbah. Penerbit Universitas

Indonesia. Jakarta

Wardhana, Wisnu Arya, 2001. Dampak Pencemaran Lingkungan. Penerbit Andi.

Yogyakarta

Wijandi, S., 1976. Ilmu Pengetahuan Bahan Umbi-umbian. Departemen Teknologi

Hasil Pertanian IPB Bogor

(3)

Winarno, F.G, 1992. Kimia Pangan dan Gizi. Penerbit PT. Gramedia Pustaka

Utama. Jakarta

Yani, Anda. 2009. Pengaruh Penyerapan Prosedur Pengujian pada Temperatur

Ruang terhadap Nilai BOD. Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) USU. Medan.

Referensi

Dokumen terkait

atmosfir, maka kemungkinan untuk disimpan dengan menggunakan metode adsorpsi semisal karbon aktif menjadi sangat menarik. Material karbon aktif dapat dengan mudah untuk

Pemanfaatan Karbon Aktif Arang Batubara (KAAB) untuk Menurunkan Kadar Ion Logam Berat Cu 2+ dan Ag 2+ pada Limbah Cair Industri.. Adsorpsi Kadmium(II) Menggunakan Adsorben

Melihat dari potensi ampas teh sebagai bahan baku pembuatan karbon aktif, serta kemampuan adsorpsi karbon aktif yang tinggi, maka pada penelitian ini

Dibandingkan dengan karbon aktif - metanol,walaupun kedua pasangan memiliki panas adsorpsi yang sama, namun pasangan karbon aktif/ amonia memiliki keuntungan dari tekanan

Dibandingkan dengan karbon aktif - metanol,walaupun kedua pasangan memiliki panas adsorpsi yang sama, namun pasangan karbon aktif/ amonia memiliki keuntungan dari tekanan

Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi penyisihan, dosis dan waktu kontak optimum, dan isoterm adsorpsi yang saat menggunakan adsorben karbon aktif pelepah

Sedangkan penggunaan metode adsorpsi dengan adsorben karbon aktif pada pengolahan limbah warna congo red menggunakan karbon aktif berbahan ampas tahu diperoleh persen removal sebesar

Metode RSM sudah banyak digunakan untuk proses adsorpsi, seperti pada penelitian yang dilakukan oleh Meriatna, et.al., 2021 yang mengadsorpsi C ion Pb2+ menggunakan karbon aktif sekam