• Tidak ada hasil yang ditemukan

laba Akuntansi Keuangan | Blog

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "laba Akuntansi Keuangan | Blog"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Laba

Pengakuan, Pengukuran dan pelaporan laba

perusahaan dan komponennya dianggap merupakan salah

satu tugas akuntansi yang penting bahkan yang paling

penting.

Pemakaian pelaporan keuangan yang harus

mengambil keputusan dalam hubungannya dengan

perusahaan hampir selalu berurusan dengan pengukuran

keberhasilan perusahaan dalam menggunakan sumber

yang terkait pada operasinya.

Apakah aktivitasnya sudah meningkat? Apakah hasil

yang kemungkinan besar akan dicapai pada tahun-tahun

mendatang? Dan masing banyak pertanyaan-pertanyaan

laun yang meningkat laba itu sendiri.

Laba sebagian besar dinyatakan sebagai keuntungan

atu kelebihan dari suatu jumlah yang biasanya dinilai

dengan uang. Kebanyakan tujuan perusahaan adalah

bagaimana mendapatkan laba tersebut secara optimal.

Oleh karena itu laba merupakan hal yang paling

penting dalam perusahaan, sehingga merupakan salah satu

(2)

Salah satu cara dalam perusahaan yang memproduksi

barang untuk meningkatkan laba adalah dengan

melakukan peningkatan penjualan untuk itu pembelian

akan meningkat, persediaanpun akan bertambah, sehingga

diperlukanlah penilaian atas persediaan yang lazim

dipergunakan dan sesuai dengan Standar Akuntansi

Keuangan.

1. Pengertian laba

Laba sangat penting bagi suatu perusahaan, karena

berhasil atau tidak suatu perusahaan pada umumnya

diukur dengan laba yang diperoleh.

Adapun pengertian laba itu sendiri menurut para ahli

ekonomi beraneka ragam, jelasnya penulis akan megutip

beberapa pendapat tentang laba tersebut:

Menurut Donald E. Kieso, Jerry J. Weygandt dan

Terry D. Warfield yang diterjemahkan oleh Emil Salim

(2002:40) menyatakan bahwa:

“Keuntungan adalah kenaikan ekuitas (aktiva bersih)

sebuah perusahaan yang ditimbulkan oleh transaksi

peripheral atau insedentil dan dari semua transaksi serta

kejadian lainnya dan situasi yang mempengaruhi

perusahaan selam suatu periode kecuali yang berasal dari

(3)

Selanjutnya C. Rollin Niswonger, Carl S. Warren,

James M. Reeve dan Philip E.Fees yang diterjemahkan

oleh Alfonsus Sirait dan Helda Gunawan (1999:2)

menyatakan sebagai berikut:

“Keuntungan atau laba selisih diantara jumlah yang

diterima dari pelanggan atas barang atau jasa yang

dihasilkan dengan jumlah yang dikeluarkan untuk

memberikan sumber daya dalam menghasilkan barang

atau jada tersebut.”

Dari pernyataan diatas ini dapat diketahui bahwa

penghasilan dapat dibagi dua yaitu:

1. Laba yang sudah direalisasi yaitu laba yang terjadi

dari transaksi penjualan

2. Laba yang belum direalisasi yaitu laba yang terjadi

karena pertambahan kekayaan sebagai akibat

kenaikan nilai aktiva dan belum terjadi transaksi.

Sedangkan menurut Standar Akuntansi Keungan

(2002:25) pengertian laba terdiri dari dua konsep yaitu:

1. “Pemeliharaan modal keuangan, dimana laba hanya

diperoleh kalau jumlah financial (uang) dari aktiva

bersih pada akhir periode melebihi financial atau uang

dari aktiva bersih pada awal perdiode, setelah

konstibusi dari perusahan memiliki selama satu

(4)

2. “Pemeliharaan modal fisik, dimana laba hanya

diperoleh kalau kapasitas produtif fisik (kemampuan

usaha) pada awal periode, setelah konstribusi dari para

pemilik selama satu periode.”

Berikut ini komponen unsur-unsur laba yang terdiri

dari:

a. Pendapatan yaitu arus masuk atau pemanbahan lain

atas aktiva suatu entitas atau penyelesaian

kewajiban-kewajibannya (kombinasi keduanya) yang berasal dari

penyerahan atau produksi barang, operasi utama atau

operasi inti yang berkelanjutan dari suatu entitas.

b. Beban yaitu arus keluar atau pemakaian lain aktiva

atau terjadinya kewajiban (kombinasi keduanya) yang

berasal dari penyerahan atau produksi barang,

pemberian jasa, atau pelaksanaan jasa atau

pelaksanaan aktivitas-aktivitas lain yang merupakan

operasi utama atau operasi init berkelanjutan dari

suatu entitas

c. Keuntungan yaitu kenaikan suatu entitas atau aktivitas

besih yang berasal dari transaksi peripheral atau

insidental pada suatu entitas dan dari transaksi lain

dan kejadian seta situasi lain yang mempengaruhi

entitas kecuali yang dihasilkan dari pendapatan atau

(5)

d. Kerugian adalah penurunan ekuitas (aktiva bersih)

yang berasal dari transaksi peripheral atau insedental

dari semua transaksi lain kejadian serta situasi lain

yang mempengaruhi entitas kecuali yang dihasilkan

Referensi

Dokumen terkait

Berapa banyak jumlah bahan baku yang dipergunakan untuk kepentingan proses produksi dalam satu periode, akan dapat diperkirakan oleh manajemen perusahaan dengan mendasarkan dan

Manfaat Rhizobacteria yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman secara tidak langsung yaitu dengan mengurangi keparahan penyakit melalui senyawa antibiosis, induksi

gabung menjadi satu dan kemudian di bakar di lahan kosong milik sekolah. Modifikasi model tempat sampah adalah salah satu alternatif yang dapat digunakan dalam

Disamping faktor ekonomi yang mendorong perempuan bekerja diluar rumah, diperkotaan tampak kecenderungan bahwa perempuan berperan sebagai pencari nafkah tambahan

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Association of Certified Fraud Examiner pada tahun 2012 menunjukkan bahwa Indonesia dan Malaysia menjadi dua negara yang menduduki

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh reputasi underwriter, reputasi auditor, Earning per Share (EPS), Current Rasio (CR), Return On Equity terhadap

Hal ini dapat menunjukkan bahwa tanaman pada kelas tingi awal a kurang mampu merespon ZPT yang diberikan dengan baik dan justru mampu hidup lebih baik jika

Gelombang Kelvin atmosfer merupakan gelombang yang merambat ke arah timur dan mempunyai pertubasi angin zonal dan geopotensial yang bervariasi dalam arah meridional mengikuti