• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAMPAK KEBERADAAN KAMPUS UNIVERSITAS TRU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "DAMPAK KEBERADAAN KAMPUS UNIVERSITAS TRU"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

D A MP A K K E B E R A D A A N K A MP US UNIV E R S IT A S T R UNOJ O Y O

MA D UR A T E R H A D A P NIL A I T A NA H Y A NG A D A D I S E K IT A R NY A

A s ri P ratiwi A .S .R 1)

dan Ihs annudin P rog ram S tudi A g ribis nis

F akultas P ertanian Univers itas T runojoyo Madura e-mail: as ri_ pratiwi18@ yahoo.c om

1)

A B S T R A C T

D evelopment around the c ampus of Univers ity of T runojoyo Madura c ontinues to grow rapidly along with the inc reas ing number of s tudents in eac h year. It leads to a c ompetition for a piec e of land either. T he aims of this s tudy are to know the c ondition of the land us es after the development of life on the c ampus of UT M, to know the differenc es of land values in the c a mpus area of UT M and outs ide c ampus area (Non UT M), and to know the factors which affec t the land values around the c ampus area. T he A nalyzing data whic h us ed in this s tudy are des c riptive analys is , t-T es t analys is , and multiple linier reg res s ion analys is with dummy. T he res ults of this s tudy s how that the land us es around the c ampus of UT M are for ag ric ulture, res idential, boarding hous e, and bus ines s . T he highes t land value around the c ampus area is R p. 2.500.000/ M

2

, W hile the highes t land value outs ide c ampus area ( Non UT M) is R p. 850.000/M

2

. T he fac tors whic h affect the land values around the c ampus area are the dis tanc e of the land to the main road, the dis tanc e of the land to the c ampus of UT M, leg ality, topography, and the ground form.

K eywords : L and V alue, L and Us e, T he differenc e of L and V alue

P E ND A HUL U A N

J umlah populas i penduduk dunia pada bulan J uli 2015 terc atat s ebanyak 7.256.490.001 jiwa. Indones ia menduduki urutan keempat deng an jumlah penduduknya s ebanyak 255.993.674 jiwa atau s ekitar 3,5% dari kes eluruhan jumlah penduduk Dunia ( C IA ,2015). Meningkatnya jumlah penduduk menyebabkan kebutuhan akan tempat ting g al s erta s arana-pras ana pendukung untuk keg iatan s ehari-hari lainnya jug a ikut meningkat. S eiring deng anmening katnhya jumlah penduduk maka akan mening katkan pers aing an untuk mendapatkan s ebidang tanah baik untuk pemukiman maupun keg iatan ekonomi ( R ahayu, 2009). T anah didefinis ikan s ebag ai s umberdaya alam dimana s emua makhluk hidup meng g antungkan kehidupannya ( S uparmoko, 2002, dan S utawijaya, 2004) .

(2)

S etiawan (2006) , menyebutkan bahwa faktor yang paling mempeng aruhi nilai tanah dan bang unan pada s uatu property adalah faktor lokas i yang meliputi letak wilayah yang berada dalam pus at keramaian, tanah dan bang unan yang berada didataran tingg i, s erta tanah dan bang unan yang berada didekat pantai, s edangkan faktor yang kurang mempeng aruhi yaitu faktor topografi yang meliputi keadaan kountur tanah yang kurang rata, luas dan jenis tanah. Haug hwout dkk ( 2008), menjelas kan bahwa harg a property di daerah metropolitan New Y ork c enderung meningkat (10% -25% ), apalag i deng an adanya perbaikan dan renovas i perumahan dan fas ilitas . S ementara P ortnov dkk (2005), menjelas kan bahwa faktor ling kung an yang mempeng aruhi nilai s ebuah property di perumahan di Haifa, Is rael.

Univers itas T runojoyo Madura ( UT M) merupakan s atu-s atunya Univers itas Neg eri yang ada di Madura dan dis ahkan lang s ung oleh pres iden K H. A bdurahman W ahid dalam keputus an pres iden (keppres ) R I nomer 85 T ahun 2001. Dibang un diatas tanah s eluas 30 hektar di des a T elang K ec amatan K amal-B angkalan. Dalam perkembang annya s etiap tahun terjadi pening katan jumlah mahas is wa. P ada tahun 2015 terc atat jumlah s eluruh mahas is wa aktif di UT M s ebanyak 12.65 jiwa yang terdiri dari beberapa fakultas yaitu: F akultas P ertanian, F akultas E konomi, F akultas Hukum, F akultas T eknik, F akultas Ilmu S os ial dan IlmuB udaya, F akultas K eg uruan dan Ilmu P endidikan, dan yang terakhir F akultas Ilmu K eis laman deng an berbag ai prog ram diploma, s arjana dan pas c a s arjana.

B erdirinya kampus UT M ters ebut maka akan mempeng aruhi berbagai as pek kehidupan, s eperti as pek s os ial, budaya dan ekonomi s erta nilai tanah di des a T elang . P es atnya perkembang an bis nis rumah kontrakan/kos t, rumah makan, c ounter handphone,fotoc opy, warnet, laundry, beng kel, pertokoan dan lain-lain yang menjadi penyedia fas ilitas dan layanan bag i mahas is wa menyebabkan kenaikan nilai tanah di s ekitar kampus UT M. B erdas arkan informas i awal menyatakan bahwa s etiap tahun terjadi kenaikan nilai tanah, pada tahun 2010 harg a tanah di s ekitar kampus Univers itas T runojoyo Madura berkis ar antara R p.200.000/meter hingg a R p.500.000/ meter namun pada tahun 2015 harg anya naik menjadi R p.1.300.000/ meter hingg a R p.2.500.000/ meter. W alaupun harg a tanah s etiap tahun meng alami pening katan namun pembang unan dis ekitar kampus UT M ini tetap terus bertambah.

B erdas arkan latar belakang ters ebut penelitian ini bertujuan untuk meng etahui: ( 1) ; K ondis i pemanfaatan pertanahan s etelah berkembang nya kehidupan kampus UT M ( 2) perbedaan harg a tanah di kawas an kampus UT M dan Non UT M;( 3) faktor-faktor yang mempeng arui perubahan nilai tanah yang ada di s ekitar kampus UT M.

ME T O D E P E NE L IT IA N

T empat dan W ak tu P enelitian

(3)

berdirinya Univers itas T runojoyo Madura. P eng ambilan data dilakukan pada J anuari - F ebruari 2016.

J enis dan S umber Data

D alam penelitian ini jenis data yang dig unakan ada 2 yaitu data primer dan data s ekunder. D ata primer diperoleh s ecara lang s ung dari s umber as li deng an c ara: 1) O bs ervas i yang dig unakan untuk menjawab permas alahan pertama pada penelitian ini terkait deng an pengg unaan tanah dis ekitar kampus UT M. S elain itu, jug a dig unakan untuk mendapatkan informas i terkait variabel lokas i yang meliputi peng ukuran jarak bidang tanah ke jalan raya, jarak bidang tanah ke kampus UT M, jarak bidang tanah kepas ar, topog rafi, leg alitas , dan bentuk tanah s erta untuk melihat peng g unaan tanah di s ekitar UT M yang di ukur deng an alat bantuan google map. 2) W awancara ( interview) yang dilakukan s ec ara lang s ung deng an mengg unakan kuis ioner g una memperoleh informas i terkait deng an harg a tanah baik deng an res ponden baik di daerah s ekitar UT M dan non UT M.

S edang kan data s ekunder diperoleh dari dokumen dinas pemerintahan K abupaten B angkalan, s eperti B adan P us at S tatis tik (B P S ), B adan P ertanahan Nas ional (B P N), K antor P elayanan dan P erijinan T erpadu ( K P P T ) ,dan B adan P erenc anaan P embang unan D aerah ( B appeda).

Metode P enentuan S ampel

P enentuan res ponden dalam penelitian ini dilakukan s ec ara purpos ive s ampling ( s eng aja). banyaknya res ponden dalam penelitian ini ada lah 80 res ponden. 40 res ponden beras al dari s ekitar UT M dan 40 res ponden pada wilayah non UT M.

Menurut s anus i ( 2013), meng atakan bahwa untuk penelitian s ebab akibat minimal 30 res ponden s udah diangg ap mewakili jumlah populas i ya ng ada. R us lan ( 2008) , penentuan ukuran res ponden yang diambil pada mas ing -mas ing des a dapat dilakukan deng an menc ari nilai rata-rata meng g unakan pers amaan s ebag ai berikut:

S pl= n

X js ...( 1) N

D imana S pl = s ampel, n=jumlah res ponden, N=total res ponden, J s = bes ar s ampel

D ari rumus diatas dapat ditentukan jumalah res ponden mas ing -mas ing des a pada tabel 1.

T abel 1

J umlah res ponden mas ing -mas ing des a

D es a P opulas i penduduk J umlah res ponden

G ili anyar 3064 8

G ili timur 3191 8

pandabah 3621 10

buluh 5077 14

total 14.953 40

(4)

Metode A nalis is data

D alam penelitian ini ada 3 metode analis is yang dig unakan yaitu, analis is des kriptif, Uji-t independen dan analis is reg res i linier berg anda deng an meng g unakan s oftware S P S S 17.0.

A nalis is Des k riptif

A nalis is des kriptif digunakan untuk menjawab rumus an mas alah ya ng pertama. Menjelas kan kondis i pemanfaatan tanah yang terjadi s aat penelitian berlang s ung di s ekitar kampus UT M.

A nalis is des kriptif jug a dig unakan untuk menjelas kan faktor-faktor yang mempeng aruhi nilai tanah yang terjadi di daerah s ekitar UT M.

Uji-t Independen

Uji-t dua s ampel bebas (independent s ample t tes t) merupakan uji yang membanding kan rata-rata dari dua g rup s ampel yang tidak berhubung an s atu deng an yang lain.

D as ar peng ambilan keputus an

 J ika probabilitas > 0,05, maka H0 diterima  J ika probabilitas < 0,05, maka H0 ditolak. Hipotes is is :

H0 :T idak terdapat perbedaan yang s ig nifikakan antara nilai tanah di daerah s ekitar kampus UT M deng an daerah non UT M

H1 :T erdapat perbedaan yang s ig nifikakan antara nilai tanah di daerah s ekitar kampus UT M deng an daerah non UT M.

A nalis is R eg res i D eng an D ummy

R eg res i merupakan s alah s atu dari berbag ai mac am alat analis is ya ng bias anya dig unakan untuk melihat s eberapa jauh perubahan nilai variabel dependen, bila nilai variabel independen dirubah. Menurut S ug iono (2012) manfaat dari analis is reg res i yaitu untuk membuat keputus an apakah variabel independen yang dig unakan dapat menaikkan atau menurunkan variabel dependen. S eperti yang dipaparkan oleh S ireg ar (2005), bahwa reg res i merupakan analis is tentang hubungan antara variabel tak bebas atau penjelas ( dependen variable) deng an variabel bebas atau penjelas ( independent variable). s elain variabel dependen dan independen dalam analis is reg res i jug a terkadang ada yang dis ebut deng an variabel dummy. S antos o ( 2014), menyatakan bahwa variabel dummy merupakan variabel yang dig unakan untuk membuat kateg ori data yang bers ifat kualitatif ( nominal)

D alam penelitian ini yang menjadi variabel depe nden adalah harg a tanah, s edangkan variabel independennya adalah luas tanah, jarak bidang tanah deng an jalan raya, jarak bidang tanah deng an kampus UT M, jarak bidang tanah deng an pas ar, s tatus leg alitas tanah, bentuk tanah dan topog rafi tanah. S tatus leg alitas tanah, bentuk tanah, dan topografi tanah merupakan variabel dummy. D ari varibel-variabel diatas maka dapat dituliskan rumus s ebag ai berikut:

L nY = a+ L nb1X1+ L nb2X2+L nb3X3+ L nb4X4+ b5D5+ b6D6+ b7D7+ e...( 2) D imanaY = Harg a tanah ( R p/m

2

) , a= K ons tanta, X1= L uas tanah (m 2

(5)

( dummy) 1; datar, 0:lainnya, b1- b7= koefis ien reg res i, e= error.

D alam analis is reg res i, harus memenuhi as ums i klas ik atau yang dis ebut deng an O rdinary L eas t S quare (O L S ) untuk mendapatkan nilai-nilai koefis iennya tidak bias (S antos o, 2014) . A s ums i klas ik ters ebut terdiri dari normalitas , linieritas , autokorelas i, multikolonieritas dan heterokidas tis itas dan autokorelas i. 1. Uji Normalitas , T ujuan dari uji normalitas adalah untuk meng etahui s uatu

data berdis tribus i normal atau tidak ( S antos o 2014) . Untuk peng ambilan keputus an deng an melihat tabel kolmog orov-s mimov, jika nilai s ig >0,05 maka data ters ebut dapat dikatakan berdis tribus i normal, s edangkan apabila nilai s ig < 0, 05 maka data ters ebut tidak berdistribus i normal.

2. Uji L inieritas , T ujuan dari uji untuk meng etahui s uatu data yang akan meng ukur korelas i antar variabel independen. A pabila variabel-variabel independen terbukti berkorelas i s ec ara kuat, maka dapat dinyatakan bahwa terdapat multikolinieritas pada variabel-variabel ters ebut. J ika V IF < 10 maka ( s is tematis ).K riteria peng anmbilan keputus an:

(6)

( mendekati 1) dan meningkat nilainya s ejalan deng an pening katan variabel bebas . S edangkan apabila nilai koefis ien determinan ( R

2

) s emakin kec il ( mendekati 0) maka variabel independen s ec ara kes eluruhan tidak bis a menjelas kan variabel independen dan variabel dinyatakan tidak layak.

2. Uji s ec ara s imultan ( uji F )

D ig unakan untuk melihat apakah variabel indepe nden s ec ara bers ama-s ama mempeng aruhi variabel dependen. D as ar peng ambilan keputus an apabila Fhitung < Ftabel maka variabel independen tidak berpengaruh s ec ara s imultan terhadap variabel dependen, s edangkan apabila Fhitung> Ftabel maka variabel independen berpeng aruh s ec ara s imultan terhadap variabel dependen. S elain membanding kan nilai Fhitung dan Ftabel dapat jug a mengg unakan nilai s ig . A pabila nilai s ig < 0.05 maka variabel independen berpeng aruh s ec ara s imultan terhadap variabel dependen.

3. Uji s ec ara pars ial ( uji t)

D ig unakan untuk melihat apakah variabel independen mempeng aruhi variabel dependen s ec ara pars ial. Das ar peng ambilan keputus an yaitu apabila thitung< tta bel maka variabel independen tidak berpeng aruh s ec ara pars ial terhadap variabel dependen, s edang kan apabila thitung > ttabel maka variabel independen berpeng aruh s ec ara pars ial terhadap variabel dependen, atau jug a bisa meng g unakan nilai s ig < 0.05 maka variabel independen berpeng aruh s ec ara pars ial terhadap variabel dependen.

HA S IL D A N P E MB A H A S A N

P eng g unaan T anah di D es a T elang

P eng embang an kawas an di K ec amatan K amal lebih dis ebabkan deng an adanya Univers itas T runojoyo Madura dan kawas an pelabuhan. S ebelum dibang unya jembatan s uramadu, bias anya ramai oleh aktifitas mas yarakat mas yarakat yang ing in menyebrang baik dari S urabaya-Madura dan s e baliknya. S ementara pus at pendidikan di K ec amatan K amal terletak di des a T elang . Meneurut B appeda K abupaten B angkalan 2015, Des a T elang merupakan kawas an des a terpadu deng an adanya kawas an pendidikan s ebes ar 21,35 Ha. J umlah bang unan di des a T elang menc apai 354 unit, rumah s emi permanen s ebanyak 34 unit dan kontemporer s ebanyak 25 unit deng an K D B rata-rata 85% deng an R T H > 20% ,R P 2K P /S P P IP (2014) . S edangkan jumlah perumahan yang tertulis pada buku laporan akhir B apedda K abupaten B angkalan 2015 pada B appeda dapat dilihat pada tabel 2:

T abel 2

Nama-Nama P erumahan

Nama L uas ( M

2 )

P erumahan T elang Indah 1.750

P erumahan P uri T elang 18.895

P erumahan G raha T runojoyo 3.900 T anah K avling s iap bangun 34.645

S umber:laporan A khir B apedda K abupaten B angkalan 2015.

(7)

T abel 3

L uas W ilay ah P ertanian B erdas ark an J enis P eng g unaan T anah ( Ha)2013

P engg unaan T anah L uas ( Ha)

T anah K ering

- T eg al/ladang - P ekarang an

283,88 118,36 T anah s awah menurut jenis irig as i

- ½ teknis - T adah hujan

75 184,5

T ambak 301,30

J umlah total 661, 74

S umber:B P K K ec amatan K amal 2015

S elain dari s eg i pertanian, des a telang jug a s ang at memiliki pros pek yang bes ar dari s eg i ekonominya. B erdas arkan data obs ervas i keg iatan ekonomi dapat di kateg orikan s ebag ai berikut:

T abel 4

J umlah J enis Us aha Dari K ateg ori Us aha

K atag ori Us aha J enis Us aha J umlah

K uliner R umah Makan 1

C afe 4

W arung 20

J as a P rint & foto c opy 11

warnet 3

R ental P S 2

P otong-rambut 2

s alon 2

bengkel 2

Mini market 2

P otong rambut 2

D epo is i ulang air 2

T oko/kelontong an 20

T oko bus ana 1

L embag a bimbel 1

L aundry 5

C ounter 4

B ank 1

S umber:data P rimer diolah, 2016

(8)

T abel 5

S arana dan F as ilitas Umum

S arana dan fas ilitas umum J umlah

P endidikan 10

Mes jid 2

A T M 6

Halte 1

S umber:data P rimer diolah, 2016

K eters ediaan fas ilitas umum yang merupakan s arana penunjang s eng aja di bang un untuk memberikan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan hidup mas yarkat yang ada dis ekitarnya. Menurut A s tuti dkk ( 2015), daya beli tanah di s uatu wila yah atau z ona akan s emakin tingg i yang menyebabkan perubahan harg a tanah yang s emakin ting g i pula yang dis ebabkan karena wila yah ters ebut memiliki fas ilitas umum yang lengkap.

P erbedaan Nilai T anah di K aw as an K ampus UT M dan Non UT M

Untuk meng etahui perbedaan harg a tanah di kawas an kampus UT M dan Non UT M dilakukan deng an c ara membanding an nilai tanah melalui uji-t independen dimana s ampel dan perlakuan di s etiap wilayah itu berbeda. A dapun hipotes is nya adalah s ebag ai berikut:

H0 = tidak terdapat perbedaan yang s ig nifikan nilai di kawas an kampus UT M dan non UT M

H1 = T erdapat perbedaan yang s ig nifikan nilai tanah di kawas an kampus UT M dan non UT M

Untuk melihat s ig nifikas inya dapat dilihat pada nilai s ig dan t hitungnya. A pabila nilai B ila s ig > 0.05 maka Ho diterima B ila nilai s ig < 0.05 maka H1 diterima. S elain itu jug a bis a dilihat melalui nilai t hitung, apabila nilai t hitung< t tabel maka Ho diterima B ila nilai t hitung> t tabel maka H1 diterima.

Menurut G hoz ali ( 2013) , s ebelum meng analis is apakah terdapat perbedaan nilai rata-rata s ec ara s ig nifikan deng an melihat nilai t-tes t, terlebih dahulu harus meng etahui apakah varianc e dari kedua s ampel ters ebut s ama ( equal varianc e as s umed) ataukah berbeda (equal varianc es not as s umed) deng an c ara melihat nilai levene tes t.

A dapun hipotes is untuk meng etahui apakah varianc e populas i s ama atau tidak adalah s ebag ai berikut:

 H0 : varian populas i di s ekitar kampus UT M dan non UT M adalah s ama  H1 : populas i di s ekitar kampus UT M dan non UT M adalah berdeda D eng an kriteria peng ambilan keputus an:

J ika probabilitas > 0,05, maka menerima H0 J ika probabilitas <0, 05 maka H0 ditolak

S elanjuatnya melakukan uji t-independen deng an kriteria peng ambilan keputus an:

 J ika probabilitas > 0,05, maka H0 diterima  J ika probabilitas < 0,05, maka H0 ditolak.

(9)

T abel 6

P erbedaan Harg a T anah R ata-R ata

W ilayah Mean

W ilayah penelitian 1.325.625

W ilayah kontrol 201.575

S umber: D ata P rimer D iolah,( 2016)

D ari has il analis is diketahui bahwa rata-rata harg a tanah pada s ekitar UT M adalah R p 1.325.625 s edangkan di daerah non UT M hanya R p. 201.575. J elas terlihat adanya perbedaan yang s ang at jauh. Harg a tertingg i di daerah s ekitar UT M adalah R p 2.500.000 s edangkan harg a terendah adalah R p 400.000, s ementara harg a terting g i di daerah non UT M adalah R p. 850.000 dan terendah adalah R p 50.000.

T abel 7

Has il A nalis is Uji t-Independen

Item P eng ukuran Nilai

fhitung 43, 458

S ig 0,000

thitung 10, 707

tta bel 1, 990847036

S umber: D ata P rimer D iolah,( 2016)

Untuk melihat perbedaan ters ebut terjadi s ec aranyata atau tidak maka harus melihat has il output yang kedua (pada lampiran 1) . D ari has il output kedua dapat diketahui bahwa nilai Fhitung s ebes ar 43,458 dan s ig nifikans i s ebes ar 0,000 karena probabilitas < 0,05 maka H0 ditolak atau s ampel memiliki varianc e yang berbeda. D eng an demikian analis is uji t-independen harus meng g unakan as ums i E qual varianc es not as s umed. D iketehui nilai ttabel s ebes ar 1,990847036maka thitung> ttabel ( 10,707> 1,990847036) maka menerima H1. S edang kan apabila dilihat dari nilai s ig nya dapat dis impulkan menerima H1 jug a karena nilai s ig < 0,05 ( 0,000 < 0,05) . maka dapat dikatakan bahwa T erdapat perbedaan s ig nifikan nilai tanah di kawas an kampus UT M dan non UT M. Hal ini dis ebabkan karena tanah yang berada di s ekirar kampus memberikan aks es ibilitas yang lebih mudah untuk menjangkau ke tempat-tempat keg iatan ekonomi dan pendidikan, s elain itu tanah yang berada di daerah penelitian jug a memiliki pros pek nilai yang lebih ting g i karena terletak di dekat K ampus UT M, s ehing g a dapat dijadikan s ebag ai inves tas i jang ka panjang . A dhi dkk (2015), pernah melakukan penelitian tentang perbanding an di kec amatan c andis ari kota s emarang deng an membag i s uatu daerah menjadi 60 z ona , kemudian diketahui bahwa nilai tanah harg a terendah s ebes ar R p. 549.00,00 pada z ona 28 dan harg a tanah tertingg i s ebes ar R p. 24.575.000 pada z ona 30. P eng unaan tanah deng an harg a terendah terdapat di kelurahan karang anar g unung deng an dominas i peng g unaan tanah adalah s ebag ai pemukiman ( perkampung an) s edangkan harg a tanah teringg i terletak dis epanjang jalan s ultan ag ung deng an dominas i pengg unaan lahan adalah pemukiman, perdag ang an, jas a dan perkantoran.

F ak tor-F ak tor Y ang Mempeng aruhi Nilai T anah

(10)

deng andummy, deng an harg a tanah s ebag ai variabel dependen da n yang menjadi variabel indepe ndenya adalah luas tanah, jarak bidang tanah deng an jalan raya, jarak bidang tanah deng an UT M, jarak bidang tanah deng an pas ar,leg alitas tanah, topog rafi dan bentuk tanah. A nalis is regres i yang baik harus terbebas dari as ums i B L UE maka dari itu perlu melakukan uji as ums i klas ik.

Uji as ums i klas ik dig unakan untuk menentukan variabel apa s aja yang terbebas dari as ums i B L UE ( B es t L inier Unbias ed E s timator) . D alam melakukan uji as ums i klas ik dapat meng g unakan s oftware S P S S 17.0

1. Uji Normalitas

Uji normalitas merupakan uji yang dig unakan untuk meng etahui apakahvariabel dependen maupun variabel independen berdis tribus i s ec ara normal atau tidak. D alam penelitian ini uji normalitas dilihat dengan meng g unakan analis is kolmologrov s mimov (k-S ) . S ebuah variabel dikatakan berdis tribus i normal apabila nila i s ig nifikas inya > 0, 05. Model dalam penelitian ini nantinya adalah dalam bentuk L n, maka s ebelum melakukan uji as ums i klas ik s emua data dalam variabel ditrans formas ikan kedalam bentuk L n. Has il dari analis is kolmolog rov dari s etiap variabel bis a dilihat pada tabel.8 berikut ini.

T abel 8 Uji Normalitas Data

V ariabel S ig K eputus an

L n_ Y 0,575 Normal

L n_ X1 0,512 Normal

L n_ X2 0,079 Normal

L n_ X3 0, 525 Normal

L n_ X4 0,274 Normal

S umber: D ata P rimer D iolah,( 2016)

D ari tabel diatas diketahui bahwa nilai S ing dari mas ing mas ing variabel > 0, 05, maka dari itu s emua data s udah dapat dikatakan berdistribus i normal. 2. Uji L inieritas

Uji linieritas dig unakan untuk meng etahui apakah data yang dimiliki s es uai deng an g aris linier atau tidak. Has il dari uji linieritas dapat dilihat pada tabel 9berikut ini:

T abel 9 Uji L inieritas

Hubung an Nilai S ig K eputus an

L n_ Y  L n_ X1 0,103 L inear

L n_ Y  L n_ X2 0, 699 L inear

L n_ Y  L n_ X3 0,681 L inear

L n_ Y  L n_ X4 0,246 L inear

S umber: D ata P rimer D iolah,( 2016)

K riteria peng ambilan keputus an pada uji linieritas adalah s ebag ai berikut:  J ika S ig pada Deviation from liniearity > 0,05 maka hubung an antar

(11)

 J ika S ig pada Deviation from liniearity < 0,05 maka hubung an antar variabel tidak linear

D ari tabel ters ebut terlihat s emua hubung an variabel dependen dan independen linear, karena nilai S ig > 0,05.

3. Uji Multikolonieritas

Uji ini dig unakan untuk meng etahui apakah pada model reg res i ditemukan adanya korelas i antar variabel independen. Model reg res i yang baik s eharus nya tidak terjadi korelas i antar variabel dependen. D alam penelitian ini multikolieniritas dilihat dari nilai V IF ( varianc e-inflating fac tor), jika nilai V IF < 10 maka dapat dikatakan bebas multikolonieritas atau tingkat korelas i dapat ditolerans i. Has il dari uji Multikolonieritas dapat dilihat pada tabel 10 berikut ini:

T abel 10 Uji Multik olonieritas

Mode l Nilai V IF

( c ons tan)

L n_ X1 1,056

L n_ X2 4,381

L n_ X3 1, 754

L n_ X4 5,763

a. D ependent V ariabel : harg a tanah S umber: D ata P rimer D iolah,( 2016)

D ari tabel ters ebut dapat dilihat bahwa s emua variabel telah bebas dari multikolonieritas karena nilai V IF nya < 10.

4. Uji Heteros kedas tis itas

Uji heteros kedas tis itas dig unakan untuk meng etahui ada tidaknya penyimpang an model reg res i yang menyebabkan varian tidak s ama dari s uatu peng amatan ke peng amatan lainnya. Untuk mendeteks i heteros kedas tis itas meng g unakan uji g letjer. A dapun nilai s ig dari uji g letjer ini dapat dilihat pada tabel 11 berikut:

T abel 11

Uji Heteros k edas tis itas V ariabel Nilai S ig

L n_ X1 0, 091 L n_ X2 0, 879 L n_ X3 0, 059 L n_ X4 0, 468

S umber: D ata P rimer D iolah,( 2016)

(12)

5. Uji A utokorelas i Maka peng ujian hipotes is yang dilakukan adalah s ebag ai berikut : a. K oefis ien D eterminas i ( R

2 )

(13)

tanah.S edang kan s is anya 21,3 % dijelas kan oleh variabel lain yang tidak dimas ukkan ke dalam model.

b. Uji S imultan ( uji F )

Untuk meng etahui ada atau tidaknya peng aruh antara variabel independen terhadap variabel dependen s ec ara bers ama-s ama (s imultan) dig unakan uji f. D ari has il output S P S S dapat dilihat pada tabel A NO V A . nilai ftabel s ebes ar 2, 3127dan nilai fhitung s ebes ar 21.615s erta nilai S ig s ebes ar 0, 000 < 0,05. hal ini berarti variabel luas tanah, jarak bidang tanah deng an jalan raya, jarak bidang tanah deng an UT M, jarak bidang tanah deng an pas ar, leg alitas , topografi dan bentuk tanah berpeng aruh s ec ara s imultan ( bers ama-s ama) terhadap nilai tanah yang berada di s ekitar kampus UT M karena nilai fhitung> ftabel ( 21,615> 2,3127) .

c . Uji t ( Uji S ec ara P ars ial)

Untuk meng etahui ada atau tidaknya peng aruh dari mas ing -mas ing variabel independen s ec ara individu ( s endiri-s endiri), maka meng g unakan uji t. D eng an taraf s ig nifikan 0,05 dan nilai df ( n-k)= (40-8) = 32, maka diketahui nilai t tabel s ebes ar 2,0369 apabila dibanding kan deng an nilai t-hitung , maka has il yang didapatkan s ebag ai berikut :

1. L uas T anah

B erdas arkan has il output S P S S 17.0 diketahui bahwa nilai thitung pada variabel luas tanah s ebes ar 0, 012 deng an nilai s ig 0, 991. D eng an nilai ttabel s ebes ar 2,0369. Maka dapat dilihat bahwa nilai thitung (0, 012) < ttabel (2, 0369) . Hal ini berarti luas tanah s ec ara pars ial tidak berpeng aruh terhadap nilai tanah di s ekitar UT M. Hal ini dikarenakan pada umumnya mas yarakat mengg unakan tanah dis ekitar UT M digunakan untuk membangun us aha deng an pola bag unan vertikal atau berting kat s ehingg a tidak terlalu membutuhkan tanah yang luas untuk membuat us aha terutama untuk kos .

G ambar 1.

B ang unan k os berting k at

Hal ini berkebalikan deng an penelitian yang dilakukan oleh R ahayu ( 2009), dimana has il penelitiannya menyatakan bahwa variabel luas tanah merupakan s alah s atu elemen yang menunjukkan ting kat alternatif yang bis a di pilih oleh pemilik oleh-orang -orang yang meng uas ai tanah, s emakin luas tanah s emakin banyak alternatif peng g unaan tanah dalam berbag ai bidang kepenting an, mis alnya perdag ang an, indus tri, ataupun perumahan.

2. J arak B idang T anah deng an J alan R aya

(14)

s ig 0, 001. D eng an nilai ttabel s ebes ar 2,0369. Maka dapat dilihat bahwa nilat thitung ( 3,493) > ttabel ( 2, 0369). Hal ini berarti jarak bidang tanah deng an jalan raya kabupaten s ec ara pars ial berpeng aruh terhadap nilai tanah di s ekitar UT M.

B idang tanah yang dekat deng an jalan raya akan memudahkan aks es menuju ke berbag ai keg iatan ekonomi, s ehing g a biaya trans portas i yang dibutuhkan s emakin s edikit. Hal ini s es uai deng an apa yang dis ebutkan oleh rahayu (2009), lokas i tanah yang jauh dari jalan umum akan menyebabkan s emakin jauhnya jarak yang ditempuh dan s emakin tingg inya biaya trans portas i yang di perlukan, hal ters ebut akan mempungaruhi turunnya utilitas properti s ehing g a nilainya jug a akan menurun

V ariabel jarak bidang tanah deng an jalan raya deng an nilai koefis ien s ebes ar-0, 386 meng has ikan nilai neg atif, s emakin jauh dari jalan raya maka harg anya akan menurun atau perubahan jarak s ebes ar 1% akan menurunkan nilai tanah s ebes ar 38,6% /M

2

deng an as ums i bahwa luas tanah, jarak bidang tanah deng an UT M, jarak bidang tanah deng an pas ar, leg alitas , topog rafi dan bentuk tanah adalah tetap (c eteris paribus ).

3. J arak B idang T anah D eng an UT M

B erdas arkan has il output S P S S 17.0 diketahui bahwa nilai thitung pada variabel jarak bidang tanah deng an UT M s ebes ar 2,370 nilai s ig 0,024. D eng an nilai ttabel s ebes ar 2,0369. Maka dapat dilihat bahwa nilat thitung ( 2,370) > ttabel ( 2,0369) . Hal ini berarti jarak bidang tanah deng an UT M s ec ara pars ial berpeng aruh terhadap nilai tanah di s ekitar UT M.

B erdirinya kampus UT M di des a telang membawa dampak pos itif terhadap nilai tanah yang ada dis ekitarnya. B erbag ai jenis us aha mulai dibang un di s ekitar kampus UT M untuk memenuhi kebutuhan hidup mahas is wa. Hal ters ebut s ejalan deng an penelitian R ahayu (2009) , yang meng atakan bahwa variabel jarak tanah ke kampus memiliki peng aruh yang s ig nifikan deng an arah yang hubung an neg atif terhadap nilai tanah per meter pers eg inya.

V ariabel jarak bidang tanah dengan UT M deng an nilai koefis ien s ebes ar -0.282 meng has ikan nilai neg atif terhadap nilai tanah yang artinya s emakin jauh deng an kampus UT M maka harg anya s emakin rendah. Nilai koefis ien ters ebut jug a menunjukkan bahwa s etiap tambahan jarak ke kampus UT M s ebes ar 1% maka akan menurunkan nilai tanah s ebes ar 28,2% /M

2

dan s ebaliknya. deng an as ums i bahwa luas tanah, jarak bidang tanah deng an jalan, jarak bidang tanah deng an pas ar, leg alitas , topog rafi dan bentuk tanah adalah tetap ( c eteris paribus ) . jarak bidang tanah deng an pas ar.

4. J arak K e P as ar

B erdas arkan has il output S P S S 17.0 diketahui bahwa nilai thitung pada V ariabel jarak bidang tanah deng an pas ar s ebes ar 1.289, nilai s ig 0,207. Deng an nilai tta bel s ebes ar 1, 993464. Maka dapat dilihat bahwa nilat thitung ( 1, 289) < ttabel ( 2,0369) . Hal ini berarti jarak bidang tanah deng an pas ar s ec ara pars ial tidak berpeng aruh s ec ara s ig nifikan terhadap nilai tanah di s ekitar UT M.

(15)

5. L eg alitas T anah

B erdas arkan has il output S P S S 17.0 diketahui bahwa nilai thitung pada leg alitas tanah s ebes ar 7,162 nilai s ig 0, 000. D eng an nilai ttabel s ebes ar 2,0369. Maka dapat dilihat bahwa nilai thitung (7,162) > ttabel (2,0369). Hal ini berarti leg alitas tanah s ec ara pars ial berpeng aruh terhadap nilai tanah di s ekitar UT M.

L eg alitas s ang at penting s ebag ai bukti kepemilikan tanah s ec ara hukum. P ada penelitian R os tining s ih dkk ( 2013), jug a menyatkan bahwa 100% res ponden menyatakan lokas i adalah faktor paling dan 70% responden menyatakan bahwa s ertifikat tanah merupakan faktor penting . T anah di s ekitar UT M memang s ang at memiliki pros pek s ebag ai peng embang an us aha meng ing at jumlah mahas is wa yang s emkin banyak s etiap tahunnya. L uas tanah yang s udah memiliki s ertifikat hak milik berdas arkan data B P N B ang kalan 2015 adalah 3843709 M

2 .

D ari total 40 res ponden hanya 20% yang belum memiliki s ertifikat. D alam artian res pondenters ebut belum memiliki s ertifikat res mi terbaru yang di keluarkan oleh B P N daerah B angkalan akan tetapi, hanya memiliki s urat yang dikeluarkan pada tahun 1985 yang bias a dis ebut patok D atau koher( dalam bahas a lokal). S urat tanah yang dimiliki ters ebut tidak s ah dimata hukum neg ara. S ehingg a res ponden ters ebut diang g ap belum memiliki s ertifikat,

V ariabel leg alitas , nilai koefis ien s ebes ar 0.704 meng has ikan nilai pos itif, hal ini berarti perubahan pening katan leg alitas s ebes ar 1% akan mening katkan nilai tanah s ebes ar 70,4% /M

2

deng an as ums i bahwa luas tanah, jarak bidang tanah deng an jalan, jarak bidang tanah deng an UT M, jarak bidang tanah deng an pas ar, topog rafi dan bentuk tanah adalah tetap ( ceteris paribus ).

6. T opog rafi T anah

B erdas arkan has il output S P S S 17.0 diketahui bahwa nilai thitung pada variabel topog rafi tanah s ebes ar 3.460 nilai s ig 0, 002. Deng an nilai ttabel s ebes ar 2, 0369. Maka dapat dilihat bahwa nilai thitung ( 3.460) > ttabel ( 2,0369). Hal ini berarti topog rafi tanah s ec ara pars ial berpeng aruh terhadap nilai tanah di s ekitar UT M.

T anah yang memiliki topog rafi datar akan lebih mudah untuk dibang un. R ata-rata topog rafi tanah dari res ponden adalah datar B erbeda deng an tanah yang memiliki topog rafi yang landai atau berbukit. T opografi landai c enderung berpotens i akan banjir apabila mus im peng hujan, s ehingg a nilai tanahnya akan menurun.

G ambar 2.

K eadaan topog rafi D atar dan L andai

V ariabel topog rafi tanah deng an pas ar deng an nilai koefis ien s ebes ar 0, 704 meng has ikan nilai pos itif, hal ini berarti perubahan topog rafi s ebes ar 1% akan menaikkan nilai tanah s ebes ar 70,4% /M

2

(16)

harg anyas emakin ting g i deng an as ums i bahwa luas tanah, jarak bidang tanah deng an jalan, jarak bidang tanah deng an UT M, jarak bidang tanah deng an pas ar, leg alias dan bentuk tanah adalah tetap ( c ateris paribus ) .

7. B entuk tanah

B erdas arkan has il output S P S S 17.0 diketahui bahwa nilai t hitung pada variabel bentuk tanah s ebes ar 2,813 nilai s ig 0,008. D eng an nilai ttabel s ebes ar 2, 0369. Maka dapat dilihat bahwa nilai thitung ( 2, 813) > ttabel ( 2,0369). Hal ini berarti bentuk tanah s ec ara pars ial berpeng aruh terhadap nilai tanah di s ekitar UT M.

B entuk tanah tanah akan mempeng aruhi bentuk bang unan yang akan di bang un diatas nya yang akan dijadikan s ebag ai penentu arah muka bang unan. Hal ters ebut s ejalan deng an penelitian yang dilakukan oleh R os itanings ih dkk ( 2013), meng atakan bahwa faktor bentuk tanah yang paling diminati pembelian properti di s urabaya adalah bentuk tanah pers eg i panjang mis alnya deng an ukuran 10x20,12x24, 15x30.

V ariabel bentuk tanah deng an pas ar deng an nilai koefis ien s ebes ar -0.260 meng has ikan nilai neg atif, hal ini berarti perubahan bentuk (s elain pers eg i panjang ) s ebes ar 1% akan menurunkan nilai tanah s ebes ar 26, 0% /M

2

deng an as ums i bahwa luas tanah, jarak bidang tanah deng an jalan, jarak bidang tanah deng an UT M, jarak bidang tanah deng an pas ar, leg alias dan topog rafi adalah tetap (c eteris paribus )

P E NUT UP

B erdas arkan has il dan pembahas an, maka dapat dis impulkan bahwa peng g unaan tanah di s ekitar kampus Univers itas T runojoyo Madura s ebag ian bes ar mas ih dig unakan s ebag ai kos dan pemukiman. T erdapat perbedaan s ig nifikan nilai tanah kawas an UT M dan non UT M. F aktor-faktor yang mempeng aruhi nilai tanah terhadap keberadaan kampus UT M s ec ara s ignifikan adalah variabel jarak bidang tanah deng an jalan raya utama, jarak bidang tanah deng an kampus UT M dan leg alitas tanah, topog rafi tanah, dan bentuk tanah. S ementara variabel yang tidak s ig nifikan adalah luas tanah, jarak deng an pas ar. D A F TA R P US TA K A

A dhi, Hendra Ibnu, Dkk. 2015. P emetaan Z ona Nilai T anah Untuk Menentukan Nilai J ua l O bjek P ajak (Njop) Meng g unakan S is tem Informas i G eog rafis . J urnal G eodes i Undip 4(3) : 66-77.

A s tuti, A nas tas ia, D kk. 2015.A nalis is P eng aruh P erubahan Nilai J ual T anah T erhadap Z ona Nilai T anah. J urnal G eodes i Undip 4 ( 1): 72-84.

C entral Intellig enc e A g enc y ( C IA ) . 2015. T he W orld F ac tbook.https ://www.c ia.g ov. D iaks es tangg al 26 Oktober 2015.

G hoz ali, Imam. 2013. A plikas i A na lis is Multivariat deng an P rogram IMB S P S S 21. S emarang: B adan P enerbit Univers itas Diponog oro.

(17)

P ortnov, B oris A . 2005. F ac tors A ffecting Hous ing Modific ations and Hous ing P ric ing : A C as e S tudy of F our R es idential Neig hborhoods in Haifa Is rael. J R R 27( 4): 372-407

R ahayu, Heffy C hris tya. 2009. A nalis a Nilai T anah T erhadap L ing kung an K ampus P oliteknik P as ir P eng araian. J urnal A P T E K 1( 1) : 61-69

R os tining s ih, S ilvia. 2013. A plikas i S is tem P endukung K eputus an B idang P roperti D i S urabaya D eng an Metode Hold’s Double E xponential S moothing D an T rend L inear. S eminar Nas ional ke-8Univers itas K ris ten P etra.

S antos o, S ing g ih. 2014. S tatis tik P arametrik: kons ep dan aplikas i deng an S P S S . J akarta: P T . E lex Media K omputindo.

S arjono, Haryadi dan W inda J . 2011. S P S S V s L is rel s ebuah peng antar, A plikas i Untuk ris et. S alemba empat. J akarta

S etiawan, Ikhs an. 2006.F aktor-F aktor Y ang Mempeng aruhi P erubahan Nilai T anah D an B ang unan P ada S uatu P roperti (K as us : P erumahan G alaxi B umi P ermai, S urabaya) . J urnal NE UT R O N 6( 2): 137-154

S ireg ar, S yafaruddin. 2005. S tatis tik T erapan untuk P enelitian. J akarta: P T G ramedia W idias arana Indones ia.

S ug iono. 2009. Metode P enelitian B is nis . B andung: A lfabeta.

S uparmoko. M.2002. buku pedoman P enilaian E konomi;S umberdaya A lam & L ing kung an.Y og yakarta: B P F E .

S utawijaya, A ndrian. 2004. A nalis is F aktor-F aktor Y ang Mempeng aruhi Nila i T anah S ebag ai Das ar P enilaian Nilai J ual O byek P ajak ( Njop) P B B Di K ota S emarang . J urnal E konomi P embangunan9( 1): 65-78.

Gambar

Tabel 2 Nama-Nama  Perumahan
Tabel 4  J umlah J enis Usaha Dari Kategori Usaha
Tabel 7 Hasil Analisis Uji t-Independen
Tabel 8 Uji Normalitas Data
+5

Referensi

Dokumen terkait

Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah membuat sistem bantu aplikasi untuk menentukan anggota kelas unggulan dengan memanfaatkan data tes IQ siswa MAN 2

Setelah itu pengguna tinggal memilih button yang tersedia untuk masuk ke menu utama.Setelah pengguna memasukkan nama ke menu login, akan muncul tampilan menu utama,

Tentu, pada tataran realita tidak mungkin akan kita dapati praksis yang sesuai dengan teori yang berasas tersebut. Jika setiap orang tetap akan memaksakan pengaplikasian di

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi volume minyak atsiri daun sirih hijau (Piper Betle L.) yang diinkorporasi ke dalam patch berbasis

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian sembelit pada ibu post partum 3 hari di Desa Margorejo

sebagai berikut: sebuah struktur yang sangat organik dengan minimal formalisasi; spesialisasi pekerjaan yang tinggi berdasar pendidikan formal; para spesialis akan memiliki

General Manager, Manajer Pemasaran, dan Kepala Bengkel mengatakan bahwa kemudahan pelanggan untuk beralih ke perusahaan pesaing itu sulit karena para pelanggan yang sudah

Meski ada perubahan kewenangannya yang luar biasa namun masih ada kewenangan-kewenangan yang masih perlu dibanggakan oleh MPR seperti Pasal 3 Ayat 1 berbunyi: