• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kuis 6 Perpajakan 1 unci

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Kuis 6 Perpajakan 1 unci"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Kuis 6

Pajak

(2)

SOAL 1

Formulir Surat Pemberitahuan (SPT) 1770 S diperuntukkan bagi... A. WP OP yang menerima penghasilan dari satu pemberi kerja.

B. WP OP yang menerima penghasilan dari satu atau lebih pemberi kerja, penghasilan selain kegiatan usaha dan pekerjaan bebas, atau penghasilan yang dikenai PPh Final.

C. WP OP yang menerima penghasilan dari satu atau lebih pemberi kerja, penghasilan dari kegiatan usaha dan pekerjaan bebas, atau penghasilan yang dikenai PPh Final.

D. WP OP yang diizinkan menyelenggarakan pencatatan.

(3)

SOAL 2

Seorang WP menerima bunga tabungan bank senilai Rp

6.500.000,00 dan bunga pinjaman kepada tetangga senilai Rp 2.500.000,00 setiap bulan. PPh Final yang dikenakan atas WP tersebut adalah...

A. Rp 1.800.000,00 B. Rp 1.300.000,00 C. Rp 900.000,00 D. Rp 650.000,00

(4)

SOAL 3

Perbedaan antara PPh 28 dengan PPh 29 adalah...

A. PPh 28 menunjukkan utang kekurangan pembayaran PPh bagi WP OP, sedangkan PPh 29 bagi WP Badan.

B. PPh 28 menunjukkan sisa lebih pembayaran PPh bagi WP OP, sedangkan PPh 29 bagi WP Badan.

C. PPh 28 menunjukkan utang kekurangan pembayaran PPh, sedangkan PPh 29 menunjukkan sisa lebih pembayaran PPh.

D. PPh 28 menunjukkan sisa lebih pembayaran PPh, sedangkan PPh 29 menunjukkan utang kekurangan pembayaran PPh.

(5)

SOAL 4

Kredit pajak yang dapat diperoleh WP OP namun tidak terdapat pada WP Badan adalah...

A. Kredit PPh 21 B. Kredit PPh 22 C. Kredit PPh 23

D. Seluruh kredit pajak dapat diperoleh WP OP maupun Badan.

(6)

SOAL 5

Andi memiliki PPh Terutang senilai Rp 240 juta dan PPh Kurang Bayar 120 juta di tahun 2017. Tidak ada angsuran PPh 25 di tahun 2017. PPh 25 per bulan di tahun 2018, jika Andi tidak menggunakan perhitungan khusus PPh 25 adalah...

A. Rp 240 juta. B. Rp 120 juta. C. Rp 20 juta. D. Rp 10 juta.

(7)

SOAL 6

Berikut adalah penyebab yang membuat WP OP tidak menggunakan pajak yang dibayar sendiri WP dibagi dua belas seperti dalam form SPT 2017 dalam menghitung PPh 25 tahun 2018, kecuali….

A. Penghasilan dalam tahun 2017 terdapat penghasilan tidak teratur B. Penghasilan dalam tahun 2017 berdasarkan kontrak kerja atau

kondisi yang telah diketahui pada tahun 2017 tidak akan diterima lagi pada tahun 2018.

C. WP akan menerima penghasilan yang tidak teratur di tahun 2018 yang tidak diketahui sebelumnya.

D. Tidak ada jawaban yang benar

(8)

SOAL 7

Amir (TK/2) memiliki penghasilan netto (setelah dikurangi iuran pension dan dan biaya jabatan) setahun dari pemberi kerja sebesar 369 juta. Besar PPh 21 yang dipotong adalah:

A. Rp 3.687.500. B. Rp 3.775.000 C. Rp 3.875.000 D. Rp 6.291.167

(9)

SOAL 8

Amir (K/1) pada tahun fiscal 2017 memiliki penghasilan netto (setelah dikurangi iuran pensiun dan dan biaya jabatan) setahun dari pemberi kerja sebesar 570.500.000. Selain itu Amir menerima royalty Rp

17.000.000 netto setelah dipotong pajak 15% dan honor menjadi pengajar Rp 40.000.000 sebelum pajak. Pajak Amir pada tahun 2017 adalah.

A. Rp 112.100.000 B. Rp 113.000.000 C. Rp 131.000.000 D. Rp 131.900.000

(10)

SOAL 9

Tika (K/1) pada tahun fiscal 2017 memiliki penghasilan netto (setelah dikurangi iurang pension dan dan biaya jabatan) setahun dari pemberi kerja sebesar Rp 570.500.000 dan atas penghasilan ini telah dipotong pajak sebesar Rp 95.000.000. Selain itu Tika menerima royalty Rp 40.000.000 bruto dan dipotong pajak Rp 6.000.000 dan honor menjadi pembicara seminar di beberapa tempat Rp 100.000.000 dipotong pajak Rp 2.500.000.

Berapakan pajak terutang Tika 2017? A. Rp 95.000.000

B. Rp 101.000.000 C. Rp 103.500.000

(11)

SOAL 10

Melati (K/1) pada tahun fiscal 2017 memiliki penghasilan netto (setelah dikurangi iurang

pension dan dan biaya jabatan) setahun dari pemberi kerja sebesar Rp 570.500.000 dan atas penghasilan ini telah dipotong pajak sebesar Rp 95.000.000. Selain itu Melati menerima

royalty Rp 40.000.000 bruto dan dipotong pajak Rp 6.000.000 dan honor menjadi pembicara seminar di beberapa tempat Rp 100.000.000 dipotong pajak Rp 2.500.000. Kedua

penghasilan tersebut termasuk teratur karena terkait dengan buku best seller telah ditulis Melati dan seminar untuk menjelaskan buku tersebut.

Berapakah PPh 29 dan PPh 25 tahun 2018?

A. Pajak tambahan akhir tahun=0 dan angsuran = 0 karena telah dipotong pihak ketiga. B. Pajak tambahan akhir tahun Rp 6.000.000 dan angsuran = Rp 500.000

C. Pajak tambahan akhir tahun Rp 27.500.000 dan angsuran = Rp 2.291.667 D. Pajak tambahan akhir tahun Rp 33.500.000 dan angsuran = Rp 2.791.667

(12)

12

Dwi Martani - 081318227080

[email protected] atau [email protected] http://staff.blog.ui.ac.id/martani/

Dwi Martani - 081318227080

[email protected] atau [email protected]

http://staff.blog.ui.ac.id/martani/

Referensi

Dokumen terkait

Wajib Pajak orang pribadi dalam negeri yang ditunjuk sebagai pemotong Pajak Penghasilan atas penghasilan dari persewaan tanah dan/atau bangunan , adalah :. Akuntan, Arsitek,

• Selain dari usaha dan/atau pekerjaan bebas dengan jumlah penghasilan bruto tidak lebih dari Rp 60 juta setahun (pekerjaan dari satu atau lebih pemberi kerja)..

• Selain dari usaha dan/atau pekerjaan bebas dengan jumlah penghasilan bruto tidak lebih dari Rp 60 juta setahun (pekerjaan dari satu atau lebih pemberi kerja)... Suami Istri

Pajak penghasilan (PPh) pasal 21 adalah pajak penghasilan sehubungan dengan pekerjaan, jasa dan kegiatan yang dilakukan oleh Wajib Pajak Orang Pribadi, yaitu

Menjaga persaingan yang adil antara subjek pajak dalam negeri dan subjek pajak luar negeri dengan cara mengenakan beban pajak yang sama terhadap penghasilan yang sama

Perbedaan timbul terkait pengakuan pendapatan dan beban di laporan laba rugi atau perbedaan konsep penghasilan Penyesuaian diperlukan untuk menghitung penghasilan kena pajak

Objek pajak bagi BUT meliputi penghasilan oleh BUT sendiri dan penghasilan kantor pusat atas atas harta (paten) yang memiliki hubungan efektif dengan BUT.. Meliputi biaya

pekerjaan bebas dengan pembukuan atau norma, penghasilan lebih dari satu pemberi kerja, pengasilan lain dan penghasilan final (SPT 1770).. SPT