• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB XIV Pengungkapan Lap Keuangan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "BAB XIV Pengungkapan Lap Keuangan"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

Pengungkapan Laporan

Keuangan

(2)

Tujuan umum pelaporan keuangan adalah

menyediakan informasi keuangan yang

bermanfaat untuk membantu pengambilan

keputusan ekonomi. Agar hal tersebut dapat

dicapai diperlukan suatu pengungkapan

yang jelas mengenai data akuntansi dan

informasi lain yang relevan.Pada bagian ini

akan di jelaskan beberapa hal yang

berkaitan

dengan

pengungkapan

(3)

PENGERTIAN DAN JENIS PENGUNGKAPAN

(4)

Tiga konsep pengungkapan yang umumnya di usulkan :

 Pengungkapan yang cukup (adequate)  Wajar (fair)

(5)

Yang paling umum digunakan dari tiga konsep diatas adalah pengungkapan yang cukup (adequate)

pengungkapan ini mencakup pengungkapan minimal yang harus dilakukan agar laporan keuangan tidak menyesatkan.Wajar dan lengkap merupakan konsep yang bersifat positif

 Pengungkapan secara wajar menunjukan tujuan etis

agar dapat memberikan perlakuan yang sama yang bersifat umum bagi semua pemakai laporan keuangan.

 Pengungkapan yang lengkap mensyaratkan perlunya

(6)

Penolakan terhadap penambahan jumlah data keuangan yang perlu diungkapkan di dasarkan pada alasan sebagai berikut (Hendriksen dan Breda 1992)

 Pengungkapan akan membantu para pesaing dan

merugikan para pemegang saham

 Serikat pekerja /karyawan akan memperoleh

keuntungan dalam tawar menawar upah dan gaji

 Seringkali dinyatakan bahwa investor tidak dapat

(7)

 Salah satu alasan yang cukup kuat adalah bahwa

seringkali sumber informasi keuangannya bias menyediakan informasi dengan biaya yang lebih rendah mengenai apa yang disajikan dalam

laporan keuangannya.

 Kurangnya pengetahuan mengenai kebutuhan

(8)

Kepada siapa informasi di ungkapkan? FASB dlm SFAC No 1 menyatakan:

Pelaporan keuangan harus memberikan informasi yang berguna bagi investor potensial dan kreditor dan pengguna lainnya dalam rangka pengambilan keputusan investasi rasional,kredit dan keputusan sejenis lainnya.

(9)

Keputusan mengenai apa yang akan di ungkapkan dan seberapa banyak informasi yang perlu disajikan sangat di pengaruhi oleh tujuan pelaporan keuangan FASB menyebutkan :

(10)

Informasi yang perlu di ungkapkan dalam laporan keuangan:

A. Pengungkapan data kuantitatif

Dalam memilih criteria untuk menentukan data kuantitatif yang material dan relevan untuk investor dan kreditor tekanannya ditujukan pada informasi keuangan atau data lainnya yang bisa dipergunakan dalam model keputusan

B. Pengungkapan informasi kualitatif

(11)

Pada umumnya terdapat lima macam informasi kualitatif yang perlu diungkapkan terhadap setiap pos dan jumlah yang tercantum dalam laporan keuangan yaitu:

a. Ketidak pastian (Contingencies)

Yaitu peristiwa-peristiwa yang kemungkinan akan terjadi dimasa yang akan datang dan mempengaruhi secara material keadaan keuangan perusahaan.

b. Dasar penilaian dan kebijakan akuntansinya

Seperti metode penilaian persediaan perlu diungkapkan dalam laporan keuangan.

c. Perubahan akuntansi

(12)

d. Keterikatan dengan suatu perjanjian dan kontrak

Yaitu pengungkapan mengenai adanya

pembatasan pembatasan atau keterikatan dari satu atau lebih aktiva terhadap hutang/kontrak.

e. Peristiwa-peristiwa kemudian setelah tanggal

neraca

Penjelasan tentang suatu kejadian/peristiwa

(13)

METODE PENGUNGKAPAN (DISCLOSURE)

Metode yang umum digunakan dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

a. Bentuk dan susunan laporan yang formal b. Terminologi dan penyajian yang terinci

c. Informasi sisipan d. Catatan kaki

e. Ikhtisar tambahan dan skedul-skedul f. Komentar dalam laporan auditor

g. Pernyataan direktur utama atau ketua dewan

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini mencerminkan keadaan dari kondisi perusahaan, apabila pihak manajemen tidak bisa mengolah informasi dengan baik, maka pihak-pihak berkepentingan yang menggunakan

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan