• Tidak ada hasil yang ditemukan

Akuntansi Perusahaan Manufaktur (1). pptx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Akuntansi Perusahaan Manufaktur (1). pptx"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

L/O/G/O

AKUNTANSI PERUSAHAAN

MANUFAKTUR

(2)

KAREKTERISTIK

Manufacturing Firm

(3)

ARUS FISIK PERUSAHAAN MANUFAKTUR

Bahan Baku

Tenaga Kerja

(4)

Masalah Khusus Perusahaan

Manufaktur

1.

Persediaan, dan

(5)

Persediaan (

Inventory

)

terdiri dari tiga macam, yakni:

1. Persediaan bahan baku (

raw materials

inventory

)

2. Persediaan barang dalam proses (

work in

process inventory

)

(6)

BIAYA PABRIKASI

BIAYA PRODUKSI BIAYA TENAGA

KERJA

LANGSUNG

BIAYA OVERHEAD PABRIKASI

BIAYA BAHAN

BAKU LANGSUNG

(7)

ARUS BIAYA PERUSAHAAN MANUFAKTUR

(8)

Biaya bahan baku (

raw materials cost

)

Biaya bahan baku (

raw materials cost

) yaitu

biaya untuk bahan-bahan yang digunakan

dan menjadi bagian dari produk jadi.

Mudah ditelusur karena secara fisik bahan

langsung ini akan menjadi barang jadi.

Contoh bahan baku adalah kayu bagi

(9)

Biaya tenaga kerja langsung

(direct

labor cost)

Biaya tenaga kerja langsung (

direct labor cost

)

adalah biaya untuk tenga kerja yang

menangani secara langsung proses produksi

atau yang dapat diidentifikasikan langsung

dengan barang jadi. Contoh buruh langsung

adalah tukang kayu dalam perusahaan

mebel atau pelinting rokok dalam

(10)

Biaya overhead pabrik

(overhead cost)

Biaya overhead pabrik (overhead cost) adalah biaya-biaya pabrik selain bahan baku dan tenga kerja

langsung. Biaya ini tidak dapat diidentifikasikan secara langsung dengan barang yang dihasilkan.

bahan pembantu (kadang-kadang disebut: bahan tidak langsung (indirect materials) misalnya perlengkapan pabrik (mur, baut dan pelitur dalam perusahaan mebel);

bahan pembantu (kadang-kadang disebut: bahan tidak langsung (indirect materials) misalnya perlengkapan pabrik (mur, baut dan pelitur dalam perusahaan mebel);

tenga kerja tidak langsung (indirect labor) yaitu tenaga kerja yang pekerjaannya tidak dapat diidentifikasikan secara langsung

dengan barang yang dihasilkan, misalnya gaji mandor;

tenga kerja tidak langsung (indirect labor) yaitu tenaga kerja yang pekerjaannya tidak dapat diidentifikasikan secara langsung

(11)

ALIRAN BIAYA PRODUKSI DALAM REKENING BUKU BESAR

Persediaan Bahan Baku

Gaji Dan Upah

Biaya Overhead Pabrik Yang Dibebankan

(12)

PROSES PENCATATAN

BUKTI TRANSAKSI

KARTU HARGA

POKOK PESANAN / PROSES

LAPORAN LABA/RUGI

JURNAL BUKU BESAR

(13)

PENJURNALAN

DISESUAIKAN DENGAN STRUKTUR

(14)

BIAYA PEMASARAN/PENJUALAN

BIAYA-BIAYA YANG MENJADI TANGGUNG JAWAB ATAU TIMBUL DI BAGIAN PEMASARAN.

JURNAL:

(15)

BIAYA ADMINISTRASI & UMUM

BIAYA-BIAYA YANG MENJADI TANGGUNG-JAWAB ATAU TIMBUL DI BAGIAN ADMINISTRASI UMUM

JURNAL:

(16)

Akuntansi Bahan Baku

Bahan Baku Langsung (BBL)

Bahan Baku Tidak Langsung (BBTL)/

Bahan Penolong/Bahan Pembantu

Transaksi yang terkait:

(17)

PEMBELIAN BAHAN BAKU

Akuntansi Bahan Baku

Persediaan Bahan Baku

Rp xxx

Kas/Utang Dagang

Rp xxx

Persediaan Bahan Penolong

Rp

xxx

(18)

Akuntansi Bahan Baku

PENGGUNAAN BAHAN BAKU

Persediaan Produk Dalam Proses (PDP)-BBB Rp xxx

Persediaan Bahan Baku Rp xxx

Biaya Overhead Pabrik (BOP) Sesungguhnya Rp xxx

Persediaan Bahan Penolong Rp xxx

(19)

Akuntansi Tenaga Kerja

Bahan Tenaga Kerja Langsung (BTKL)

Bahan Tenaga Kerja Tidak Langsung

(20)

PEMBAYARAN GAJI dan UPAH (BTKL)

Akuntansi Tenaga Kerja

PEMBAYARAN GAJI dan UPAH (BTKTL)

Persediaan Produk Dalam Proses (PDP)-BTKL Rp xxx

Kas/ Utang Gaji dan Upah Rp xxx

BOP Sesungguhnya Rp xxx

(21)

Akuntansi Overhead Pabrik

a. Pencatatan BOP yang dibebankan

berdasarkan tarif yang ditentukan

dimuka

(22)

“BOP Dibebankan”

dan “BOP sesungguhnya”

Biaya Overhead Pabrik Dibebankan adalah BOP yang

dihitung berdasarkan tarif yang telah ditentukan

perusahaan. Sedangkan BOP Sesungguhnya adalah BOP yang sesungguhnya terjadi pada periode produksi barang yang bersangkutan.

BOP Sesungguhnya digunakan ketika menghitung biaya

produksi yang digunakan pada periode tertentu. Sedangkan BOP Dibebankan digunakan ketika

menghitung harga pokok produk yang bersangkutan.

BOP Sesungguhnya dimuat dalam jurnal yang mencatat

pemakaian biaya produksi pada periode tertentu.

(23)

a. Pencatatan BOP yang dibebankan berdasarkan tarif yang ditentukan dimuka

Persediaan Produk Dalam Proses (PDP)–BOP xxx

(24)

b. Pencatatan BOP yang sesungguhnya terjadi

BOP yang sesungguhnya terjadi selain biaya bahan penolong dan BTKTL)

Contoh: Biaya Depresiasi Mesin/ gedung Biaya Sewa gedung

Biaya Pemeliharaan Mesin / Gedung

BOP Sesungguhnya xxx - Gaji dan Upah - xxx Persediaan Bahan

Penolong - xxx

Biaya Listrik - xxx

(25)

a. Jika BOP dibebankan > BOP Sesungguhnya

BOP Dibebankan xxx

BOP Sesungguhnya - xxx

Selisih BOP - xxx

b. Jika BOP dibebankan < BOP sesungguhnya

BOP Dibebankan xxx

Selisih BOP xxx

-BOP Sesungguhnya - xxx

Menutup BOP (Membandingkan BOP

(26)

a. Jika BOP dibebankan > BOP Sesungguhnya

Selisih BOP

xxx

-HPP

- xxx

b. Jika BOP dibebankan < BOP Sesungguhnya

HPP

xxx

-Selisih BOP - xxx

(27)

Akuntansi Produk Jadi

Transaksi yang terkait:

(28)

1. PENGAKUAN PRODUK JADI

Akuntansi Overhead Pabrik

Persediaan Produk Jadi Rp xxx

Persediaan Produk Dalam Proses (PDB)-BBB Rp xxx

Persediaan Produk Dalam Proses (PDB)-BTKL Rp xxx

Persediaan Produk Dalam Proses (PDB)-BOP Rp xxx

2. PENJUALAN PRODUK JADI

Kas/Piutang Dagang Rp xxx Penjualan Rp xxx Harga Pokok PenjualanRp xxx

(29)

LATIHAN

Tn Budi memiliki sebuah perusahaan mebel “Satta Jaya”. Berikut transaksi-transaksi perusahaan “Berkah Jaya” (Perusahaan

Produksi Mebel) selama bulan Januari 2014:

3/1/14 Perusahaanmenerima pelunasan piutang dagang dari Tn. Ahmad untuk pembayaran pesanan no. A.05 sesuai

dengan faktur nomor 23/F/12/13 sebesar Rp. 7.500.000,-3/1/14 Perusahaan membayar biaya iklan untuk bulan Januari

2014 diharian Suara Merdeka sebesar Rp.

300.000,-3/1/14 Perusahaan membeli bahan bakar bensin 250 liter @ Rp. 6.500,- dan pelumas 20 liter @ Rp. 30.000,- pada SPBU Krasak.

(30)

5/1/14Perusahaan membayar utang dagang atas pembelian kayu jati sebanyak 0.75 meter pada bulan Desember 2013. (Harga perolehan kayu jati Rp. 25.000.000,- permeter)

6/1/14Perusahaan memakai kayu jati sebanyak 0.4 meter kubik untuk mengerjakan pesanan nomor A.10

(31)

20.000,-10/1/14 Pembayaran biaya tenaga kerja langsung untuk pesanan A.10 sebesar Rp. 3.000.000,-10/1/14 Dibebankan biaya overhead pabrik untuk

menyelesaikan pesanan nomor A.10 dengan tarif BOP 10% dari BB

15/1/14 Ditransfer pesanan A.10 ke gudang barang jadi

(32)

L/O/G/O

www.themegallery.com

(33)

L/O/G/O

Referensi

Dokumen terkait

menentukan harga pokok produk dimana biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya produksi baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya produksi tidak langsung

Biaya produksi adalah biaya yang digunakan dalam proses produksi yang terdiri dari bahan baku langsung, tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik.

Dalam proses produksi, perusahaan mengeluarkan biaya produksi seperti seperti bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya overhead pabrik dan biaya-biaya pabrikasi untuk menghasilkan

Dalam proses produksi topi dari Perusahaan JAKARDO mengeluarkan berbagai biaya diantaranya biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead

 Biaya Overhead Pabrik adalah biaya-biaya yang timbul dalam proses pengolahan, yang tidak dapat digolongkan dalam biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung.  Biaya-biaya

Biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung disebut dengan istilah biaya utama atau Prime Cost, sedangkan biaya overhead pabrik sering di sebut dengan istilah biaya

 Biaya Overhead Pabrik, adalah biaya yang dikeluarkan bagian produksi selain biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung, seperti biaya bahan penolong, gaji mandor, biaya tenaga

Harga pokok produksi adalah semua unsur biaya produksi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik dan unsur biaya non produksi biaya administrasi dan umum