KETIDAKSESUAIAN PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN NO. 53 TAHUN 2012 DENGAN UNDANG-UNDANG NO. 5 TAHUN 1999 T E S I S OLEH : OLEH :
Teks penuh
Garis besar
Dokumen terkait
8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen menyebutkan bahawa pelaku usaha periklanan dilarang memproduksi iklan yang mengelabui konsumen mngenai kualitas, kuantitas, bahan,
dilakukan oleh pelaku usaha.44 Pengertian Praktik Monopoli menurut Pasal 1 huruf b Undang Undang Nomor 5 Tahun 1999, adalah : “Pemusatan kekuatan ekonomi oleh satu atau lebih
Berdasarkan ketentuan pasal 6 tersebut, diskriminasi harga dilarang apabila pelaku usaha membuat suatu perjanjian dengan pelaku usaha lain yang mengakibatkan pembeli
8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen menyebutkan bahawa pelaku usaha periklanan dilarang memproduksi iklan yang mengelabui konsumen mngenai kualitas, kuantitas, bahan,
Di dalam Pasal 4 Undang – Undang Nomor 5 Tahun 1999 dinyatakan bahwa “Pelaku usaha dilarang membuat perjanjian dengan pelaku usaha lain untuk secara bersama-sama
Pasal 13 ayat 1 UU No.5/1999 menyebutkan bahwa “ pelaku usaha dilarang membuat perjanjian dengan pelaku usaha lain yang bertujuan untuk secara bersama – sama menguasai pembelian
Dalam Pasal 23 disebutkan, pelaku usaha dilarang bersekongkol dengan pihak lain untuk mendapatkan informasi kegiatan usaha pesaingnya yang diklasifikasikan sebagai rahasia
Sebagaimana dalam pasal 13 a Undang-undang No 40 Tahun 1999 tentang pers disebutkan bahwa perusahaan pers dilarang memuat iklan yang berakibat merendahkan martabat suatu agama dan atau