Latar Belakang. Rumusan Masalah

Teks penuh

(1)
(2)

Latar Belakang

Sesungguhnya tubuh manusia adalah sebuah unit kesatuan yang segalanya saling berhubungan. Satu masalah kecil mungkin sekilas tampak tidak relevan, tetapi tidak jarang masalah kecil dapat berakhir pada penyakit yang serius. Kesehatan kita didukung oleh berbagai tindakan yang berlangsung secara biasa dalam 1 kehidupan kita sehari-hari, makan, minum, olah raga, beristirahat, tidur dan menjaga keadaan pikiran yang prima. Jika suatu masalah muncul dalam salah satu dari bidang ini, masalah itu akan mempengaruhi seluruh tubuh.

Hal yang kurang dipahami adalah tubuh kita memiliki kemampuan luar biasa untuk menyembuhkan diri sendiri. Banyak orang yang lebih mengandalkan keampuhan operasi atau obat-obatan untuk mendapatkan kesehatan, padahal hampir semua penyakit adalah akibat dari kebiasaan-kebiasaan buruk yang terakumulasi selama beberapa waktu. Dr. Hiromi menemukan bahwa jika sistem pencernaan seseorang bersih, tubuh orang tersebut dapat melawan penyakit jenis apapa pun dengan mudah. Sebaliknya, jika sistem pencernaan seseorang tidak bersih, orang tersebut akan rentan menderita suatu penyakit. Selanjutnya ditemukan satu kesamaan antara orang-orang yang memiliki karakteristik lambung dan usus yang baik adalah bahwa mereka menyantap banyak makanan segar yang mengandung banyak enzim dan tidak menerapkan gaya hidup yang mempercepat habisnya enzim seperti penggunaan alkohol dan tembakau, mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan tambahan makanan, lingkungan yang menyebabkan stres dan penggunaan obat-obatan. Dari hal ini didapatkan bahwa perlu dibentuk suatu gaya hidup yang meningkatkan dan bukannya menguras enzim di dalam tubuh.

Dalam buku “The Miracles of Enzyme” ini banyak diceritakan tentang cara hidup yang sehat dan benar yang berkebalikan dengan pemahaman yang dimiliki masyarakat selama ini. Kebiasaan yang selama ini dianggap baik dan menunjang kesehatan oleh kebanyakan orang tersebut dibahas kesalahan dan alasan-alasannya. Ternyata banyak pola pikir yang perlu dirubah dalam masyarakat kita untuk bisa mendapatkan tubuh yang sehat.

Rumusan Masalah

• Bagaimana peran enzim dalam menjaga kesehatan tubuh manusia?

• Apakah yang harus dilakukan (atau dihindari) oleh seseorang untuk menjaga kesehatan?

(3)

Tujuan

• Mengetahui peran enzim dalam menjaga kesehatan tubuh.

• Mengetahui hal-hal yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan.

Pembahasan

Enzim adalah sebuah istilah generik untuk katalis protein yang dibentuk didalam sel makhluk hidup. Dimana pun terdapat kehidupan, didalam tumbuhan maupun hewan, enzim selalu ada. Enzim ikut ambil bagian dalam seluruh aktivitas yang diperlukan untuk mempertahankan kehidupan, yaitu untuk sintesis dan penguraian, transportasi, ekskresi, detoksifikasi dan penyediaan energi. Makhluk hidup tidak akan dapat mempertahankan kehidupan tanpa adanya enzim.

Lebih dari 5000 jenis enzim vital ini diciptakan di dalam sel-sel tubuh kita dan kita juga memproduksi enzim dengan menggunakan enzim yang terdapat di dalam makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Alasan terdapat di dalam begitu banyaknya jenis enzim adalah karena setiap jenis memiliki karakteristik khusus dan fungsi yang unik. Contohnya enzim pencernaan amilase, yang terdapa dalam air liur, hanya beraksi terhadap karbohidrat. Lemak dan protein juga dicerna oleh enzim mereka masing-masing yang berbeda.

Enzim bertanggung jawab atas seluruh fungsi makhluk hidup. Namun, sistem ini akan menjadi tidak efisien jika setiap enzim yang digunakan untuk suatu aktivitas tertentu diproduksi dalam bentuk finalnya dari pemulaan, tanpa memperdulikan kebutuhan tubuh yang terus berubah-ubah. Pada saat suatu organ atau bagian tubuh menggunakan persediaan enzimnya secara berlebihan, tubuh akan mengalami kesulitan mempertahankan homeostasis (keseimbangan sistem tubuh), memperbaiki sel-sel, dan menjaga sistem saraf, sistem endokrin, dan sistem kekebalan tubuh karena organ tersebut menghabiskan enzim pangkal. Oleh karena itu, mengakibatkan kurangnya enzim di area lain.

Walaupun dipercaya bahwa banyak jenis enzim dibentuk sebagai reaksi terhadap kebutuhan tubuh kita, masih tidak jelas bagaimana mereka dibentuk di dalam sel. Dr. Hiromi memiliki sebuah teori yang mungkin dapat memberi pencerahan akan proses tersebut. Beliau yakin akan adanya suatu enzim pangkal yaitu sejenis prototipe yang belum terspesialisasi selama belum diubah menjadi spesifik sebagai reaksi terhadap suatu kebutuhan tertentu, enzim pangkal ini memiliki potensi untuk berubah menjadi enzim jenis apa pun.

(4)

Enzim pangkal tidak diproduksi secara otomatis. Pada saat kita berhati-hati dalam memilih makanan dan menjalankan gaya hidup sehat yang tidak menguras enzim, saat itulah tubuh memproduksi enzim yang dibutuhkan oleh tubuh. Mengetahui bagaimana membatasi hilangnya enzim pangkal adalah cara untuk menyembuhkan penyakit dan menjalani hidup sehat dan umur panjang.

Berkenaan dengan peran enzim dalam menjaga kesehatan tubuh, ada hal-hal yang penting diperhatikan guna mengoptimalkan kerja enzim di dalam tubuh, serta meringankan kerja organ-organ tubuh. Kerja organ tubuh yang terlalu berat dapat membuat tubuh lama-kelamaan menjadi lemah, dan pada saat salah satu atau beberapa organ tubuh sudah tidak mampu lagi bekerja dengan, terjadi ketidakseimbangan dalam tubuh dan akibatnya timbullah penyakit. Di masyarakat telah berkembang berbagai macam persepsi tentang bagaimana cara hidup sehat, dengan mengkonsumsi makanan bernutrisi lengkap dengan tujuan memenuhi zat-zat gizi yang diperlukan tubuh. Namun menurut Dr. Shinya, masyarakat cenderung melihat baik tidaknya makanan hanya dari satu sisi, yaitu sisi kandungan gizi dan nutrisinya saja, dan kurang mempertimbangkan efek yang timbul saat bahan makanan tersebut masuk ke dalam tubuh dan bagaimana makanan tersebut dicerna oleh sistem tubuh. Misalnya saja susu dan daging yang dipercaya tinggi akan kandungan gizi dan penting untuk pertumbuhan, tetapi sebenarnya juga memiliki efek yang buruk bagi kesehatan.

Susu dianggap sebagai bahan makanan dengan kandungan vitamin lengkap, juga sebagai “darah putih” yang membantu kesehatan tubuh manusia. Setiap 100 gram susu terkandung panas sebesar 70.5 kilokalori, protein sebanyak 3.4 gram, lemak 3.7 gram, mengandung kalsium sebesar 125 miligram, sementara prosentase penyerapan dalam tubuh sebesar 98% – 100%. Didalam susu terkandung vitamin B2 dan vitamin A, selain protein juga terdapat macam-macam asam amino yang penting untuk pertumbuhan tubuh. Ada pun beberapa manfaat susu bagi tubuh seperti:

• Kandungan potassiumnya dapat menggerakan dinding pembuluh darah sehingga mampu menjaganya agar tetap stabil. Sehingga Anda jauh dari penyakit darah tinggi serta penyakit jantung.

• Kandungan yodium, seng dan leticin-nya dapat meningkatkan secara drastis keefisiensian kerja otak besar.

• Zat besi, tembaga dan vitamin A dalam susu mempunyai fungsi terhadap kecantikan, yaitu dapat mempertahankan kulit agar tetap bersinar.

(5)

• Kandungan tyrosine dalam susu dapat mendorong hormon kegembiraan dan membuat tidur seseorang menjadi lebih nyenyak.

• Kalsium susu dapat menambah kekuatan tulang, mencegah tulang menuyusut dan patah tulang.

• Kandungan magnesium dalam susu dapat membuat jantung dan sistem syaraf tahan terhadap kelelahan.

• Kandungan Seng pada susu sapi dapat menyembuhkan luka dengan cepat. • Kandungan vitamin B2 di dalam susu sapi dapat meningkatkan ketajaman

penglihatan.

Tetapi Dr. Hiromi Shinya tidak menyarankan konsumsi susu sapi dalam kunci hidup sehatnya karena:

• Tidak ada makanan lain yang sulit dicerna selain susu karena menggumpalnya kasein yang membentuk kira-kira 80% dari protein yang terdapat dalam susu langsung menggumpal menjadi satu begitu memasuki lambung sehingga sulit dicerna.

• Komponen susu yang dijual ditoko telah dihomogenisasi dan menghasilkan radikal bebas.

• Susu yang telah dipasteurisasi tidak mengandung enzim-enzim yang berharga, lemaknya telah teroksidasi dan kualitas proteinnya telah berubah akibat suhu yang tinggi dalam prosesnya.

• Susu yang banyak mengandung zat lemak teroksidasi mengacaukan lingkungan dalam usus, meningkatkan jumlah bakteri jahat dan menghancurkan keseimbangan flora bakteri dalam usus.

• Jika wanita hamil minum susu, anak-anak mereka cenderung lebih mudah terjangkit dermatitis atopik.

• Terlalu banyak minum susu sesungguhnya menyebabkan osteoporosis.

Selama ini, daging juga dianggap sebagai komponen penting untuk mendukung pertumbuhan. Astuti, 2008 menyatakan setiap 100 gram daging sapi mengandung protein 18,8 gram. Protein dari daging sapi ini disebut protein hewani yang mempunyai struktur asam amino yang mirip dengan manusia, tidak dapat

(6)

dibuat oleh tubuh (essensial), susunan asam aminonya relatif lebih lengkap dan seimbang.

Anak-anak yang sering memakan bahan pangan yang mengandung protein hewani akan terlihat tumbuh cepat, mempunyai daya tahan tubuh kuat, dan cerdas dibanding dengan anak yang jarang makan makanan berprotein tinggi. Tumbuh cepat ditandai dengan badannya berisi, segar dan lebih gemuk serta tinggi. Sedangkan mempunyai daya tahan tubuh kuat biasanya ditandai dengan jarang sakit-sakitan dan aktif atau banyak beraktifitas/lincah. Kemudian cerdas ditandai dengan pandai di sekolah dan cepat tanggap terhadap pertanyaan. (Astuti, 2008)

Berikut tiga manfaat konsumsi daging untuk menunjang kesehatan menurut Agustina, 2012:

• Daging mengandung sejumlah besar protein yang penting untuk tubuh. Protein dapat membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan di samping manfaat lain seperti perbaikan dan pembangunan jaringan tubuh, serta produksi antibodi yang akan melindungi tubuh dari infeksi, sehingga memperkuat sistem kekebalan tubuh. Intinya, karena daging mengandung semua asam amino esensial, mereka berada di peringkat teratas sebagai salah satu sumber protein terbaik.

• Disamping kaya akan nutrisi, daging merupakan sumber terbaik dari zat besi, seng dan selenium.

Zat besi dalam hemoglobin memiliki fungsi penting dalam membantu mengangkut oksigen ke berbagai bagian tubuh. Sedangkan seng, membantu dalam pembentukan jaringan dan metabolisme. Sementara selenium memecah lemak dan bahan kimia dalam tubuh.

• Vitamin merupakan nutrisi penting yang dapat dipenuhi melalui asupan makanan.

Kebutuhan Vitamin A, B dan D ternyata bisa Anda temukan dalam daging. Manfaat vitamin tersebut tidak hanya mempromosikan kesehatan mata, gigi dan tulang kuat tetapi juga mendukung kerja sistem saraf pusat sehingga mempromosikan kesehatan mental juga. Tidak hanya itu, konsumsi daging juga dapat membuat kulit menjadi lebih sehat.

Tetapi Dr. Hiromi tidak sepakat dengan hal tersebut dan menyatakan bahwa asupan tinggi protein tersebut berbahaya bagi kesehatan karena:

(7)

1. Racun Dalam Daging Tempat Berkembang Biaknya Sel-Sel Kanker. Setiap sel mengandung DNA (deoxyribonucleic acid atau asam deoksiribonukleat), suatu zat kimia yang berisi peta tubuh dan fungsi-fungsinya. Produk sampingan beracun dari pencernaan lemak dan protein hewani yang berlebihan dapat merusak DNA dan mengubah sel-sel menjadi sel kanker. Sel-sel kanker mulai berkembang biak dengan sendirinya. Darah kita mengandung sel-sel darah merah, sel-sel darah putih dan limfosit. Sel-sel darah putih dan limfosit menyerang musuh-musuh seperti bakteri dan virus., menghancurkan mereka atau menjadikan mereka tidak berbahaya lagi. Jika sel-sel ini rusak, mekanisme pertahanan garis depan tubuh akan berhenti berfungsi serta dapat berakhir dengan infeksi dan munculnya sel-sel abnormal atau sel-sel-sel-sel kanker.

2. Protein Menyebabkan Reaksi Alergi

Protein yang belum diuraikan menjadi nutrisi memasuki peredaran darah melalui dinding usus sebagai zat yang tidak dikenal. Hal ini sering terjadi pada anak-anak yang masih kecil. Tubuh bereaksi terhadapnya sebagai zat yang tidak dikenal dan menimbulkan reaksi alergi. Alergi protein seperti ini paling sering disebabkan oleh susu dan telur. Mengkonsumsi protein hewani secara berlebihan dan reaksi alergi yang dihasilkannya adalah penyebab meningkatnya kasus-kasus dermatitis atopik, kaligata, penyakit kolagen, kolitis ulserativa dan penyakit crohn.

3. Kelebihan Protein Menyebabkan Kerja Hati dan Ginjal Lebih Berat. Protein berlebih dalam tubuh harus diuraikan dan disingkirkan melalui urine dan menimbulkan beban yang sangat berat bagi hati dan ginjal.

4. Konsumsi Protein yang Berlebihan Menyebabkan Defisiensi Kalsium dan Osteoporosis.

Saat asam amino dibentuk dalam jumlah besar, darah menjadi dan membutuhkan kalsium untuk menetralisirnya. Dengan demikian, konsumsi protein yang berlebihan menyebabkan berkurangnya kalsium. Terlebih lagi, kadar fosfor dalam daging sangatlah tinggi dan darah harus menjaga rasio kalsium dengan fosfor antara 1:1 dan 1:2. Makanan yang meningkatkan jumlah fosfor akan menyebabkan tubuh mengambil kalsium dari gigi dan tulang untuk menjaga keseimbangan tersebut. Juga jika seseorang memiliki banyak fosfor dan kalsium dalam tubuh, fosfor dan kalsium itu bersenyawa

(8)

membentuk kalsium fosfat. Tubuh tidak dapat menyerap senyawa ini, maka senyawa inipun dikeluarkan, menambah semakin berkurangnya kalsium sehingga tubuh rentan terhadap osteoporosis. Inilah sebabnya masyarakat di negara-negara yang memiliki kebiasaan makan kaya protein hewani menderita osteoporosis : tulang-tulang yang keropos akibat penipisan jumlah kalsium.

5. Kelebihan Protein Dapat Menyebabkan Kekurangan Energi

Energi dalam tubuh besar dibutuhkan untuk mencerna makanan. Protein yang berlebih tidak dapat dicerna sepenuhnya dan karena itu tidak diserap sehingga menyebabkan pembusukan didalam usus dan timbulnya poduk-produk sampingan yang beracun. Energi dalam jumlah yang sangat besar dibutuhkan untuk menghilangkan racun dari zat-zat ini. Pada saat energi dalam jumlah besar digunakan, sejumlah radikal bebas terbentuk. Radikal bebas bertanggung jawab atas terjadinya proses penuaan, kanker, penyakit jantung dan aterosklerosis.

6. Kelebihan Protein Mungkin Ikut Menjadi Penyebab ADHD Pada Anak-Anak

Penelitian beberapa tahun belakangan ini menunjukkan adanya peningkatan jumlah anak-anak yang memiliki rentang perhatian pendek yang cenderung mengalami ledakan-ledakan kemarahan. Makanan dan nutrisi dapat menimbulkan dampak besar pada tingkah laku anak dan kemampuannya untuk beradaptasi secara sosial. Ada kecenderungan anak-anak baik di rumah maupun disekolah untuk mengkonsumsi makanan olahan. Makanan-makanan ini banyak mengandung zat tambahan, bahkan Makanan-makanan olahan cenderung menyebabkan tubuh bersifat asam. Protein hewani dan gula pun semakin banyak dikonsumsi sementara sayuran dihindari. Protein hewani dan gula membutuhkan lebih banyak kalsium dan magnesium sehingga menyebabkan defisiensi kalsium dalam tubuh. Defisiensi kalsium mengganggu sistem saraf dan ikut menjadi penyebab kegelisahan dan iritabilitas (sifat lekas marah)

7 kunci emas Dr. Shinya untuk Hidup Sehat

1. Menu Makan Yang Baik

(9)

a. 85% - 90% makanan nabati, yang terdiri dari:

• 50% biji-bijian utuh, beras merah, pasta yang terbuat dari gandum utuh, sereal, roti yang terbuat dari gandum utuh, kacang-kacangan (kacang kedelai, kacang merah, kacang garbanzo, lentil, kacang pinto, kacang dara, kacang hitam, kacang putih dan kacang merah muda. • 30% sayuran hijau dan kuning serta umbi-umbian, termasuk kentang,

wortel, ubi jalar, ubi bit serta sayuran laut. • 5%-10% buah-buahan, biji dan kacang.

b. 10%-15% protein hewani (tidak lebih dari 85-115 gram per hari) • Ikan jenis apapun, tetapi sebaiknya ikan kecil karena ikan besar

mengandung banyak merkuri. • Unggas : ayam, kalkun, bebek

• Sapi, domba muda harus dibatasi atau dihindari • Telur

• Susu kedelai, keju kedelai, susu beras, susu almond. 2. Air Yang Baik

• Air sangat penting bagi kesehatan. Minumlah air yang memiliki kekuatan reduksi yang besar, yang belum terpolusi oleh zat-zat kimia. • Mengkonsumsi air yang baik seperti air mineral atau air sadah, yang

mengandung banyak kalsium dan magnesium menjaga tubuh pada pH basa yang optimal.

• Orang dewasa sebaiknya minum setidaknya 6-10 gelas air per hari. • Minumlah 1-3 gelas air setelah bangun tidur di pagi hari.

• Minumlah 2-3 gelas air sekitar 1 jam sebelum waktu makan 3. Pembuangan yang Teratur

• Mulailah suatu kebiasaan harian untuk menyingkirkan polutan dari usus dan untuk secara teratur membersihkan sistem anda,

• Jangan gunakan obat pencahar.

• Jika pergerakan usus anda lambat atau untuk menyingkirkan racun dari hati, pertimbangkan untuk menggunakan enema kopi. Enema kopi lebih baik untuk detoksifikasi seluruh tubuh karena tidak melepaskan radikal bebas ke dalam aliran darah seperti halnya beberapa metode detoksifikasi yang lain 4. Olah Raga Secukupnya

(10)

• Olah raga yang sesuai dengan usia dan kondisi fisik penting untuk kesehatan, tetapi olah raga secara berlebihan dapat melepaskan radikal bebas dan membahayakan tubuh.

• Olah raga yang bagus : Berjalan kaki (4 km), renang, tenis, bersepeda, golf, penguatan otot, yoga, bela diri dan aerobik.

5. Istirahat yang Cukup

• Tidur pada waktu yang sama setiap malam dan dapatkan 6-8 jam tanpa terputus.

• Jangan makan atau minum 4-5 jam sebelum waktu tidur, jika lapar atau haus, makanlah sepotong kecil buah 1 jam sebelum tidur, karena buah cepat dicerna.

• Lakukanlah tidur singkat setelah makan siang selama lebih kurang 30 menit.

6. Pernapasan dan Meditasi • Lakukan meditasi

• Berpikir positif

• Tarik napas dalam-dalam dari perut 4 atau 5 kali per jam. Membuang napas harus 2 kali lebih panjang dari menarik napasnya, dengan menarik napas panjang membantu menyingkirkan racun dan radikal bebas dari dalam tubuh.

• Kenakan pakaian longgar yang tidak menyesakkan nafas. • Dengarkan tubuh anda dan perlakukan diri anda baik-baik 7. Kebahagian dan Cinta

• Kebahagian dan cinta akan meningkatkan faktor enzim tubuh • Saling menghargai sesama

• Tertawalah • Menyanyilah • Menarilah

• Hiduplah dengan penuh gairah dan hadapi hidup, pekerjaan dan orang-orang yang anda cintai dengan sepenuh hati.

Kebiasaan makan yang dianjurkan:

• Kunyahlah Makanan dengan Baik ; kunyahlah setiap suap makanan sebanyak 30-70 kali, mengunyah seperti ini akan mengeluarkan sekresi aktif air

(11)

liur yaitu enzim yang berikatan baik dengan cairan lambung, air empedu dan membantu proses pencernaan.

• Makanlah biji-bijian utuh yang ditanam secara organik jika memungkinkan ; Kacang polong mengandung lebih banyak protein daripada daging dan banyak unsur lain termasuk vitamin, mineral dan selenium.

• Konsumsilah hanya daging hewan yang bersuhu tubuh lebih rendah dari suhu tubuh manusia; Hewan yang bersuhu tubuh tinggi seperti sapi dan ayam tidaklah baik karena lemaknya akan membeku didalam aliran darah manusia. Sebaiknya santaplah ikan, karena minyak ikan berbentuk cair didalam tubuh kita dan bahkan melancarkan aliran dalam arteri, bukan menyumbatnya.

• Hindari makan atau minum sebelum tidur pada malam hari ; makanlah 4-5 jam sebelum tidur pada malam hari. Saat lambung kosong, tersedia asam keras berkadar tinggi yang membunuh bakteri helicobacter pylori juga bakteri jahat lainnya sehingga menciptakan lingkungan usus yang seimbang yang kondusif bagi penyembuhan diri, ketahanan dan kekebalan tubuh. Membatasi cairan dan makanan sebelum tidur juga membantu mencegah masalah aliran balik asam dan sleep apnea.

• Minumlah 8-10 gelas air yang baik setiap hari;

• Konsumsilah karbohidrat berkualitas; Karbohidrat mudah dicerna dan diserap sebagai sumber energi langsung. Karbohidrat yang berkualitas mengandung serat makanan, vitamin dan mineral, semua unsur yang membantu metabolisme sel secara efisien, aliran darah dan penyingkiran hasil buangan.

• Konsumsilah minyak ikan ; kandungan minyak ikan (omega 3) dapat menurunkan trigliserida darah sehinga mengurangi terjadinya penyumbatan. • Kurangilah ketergantungan pada obat dengan mengubah menu makanan

dan berolah raga selagi mungkin; Ketergantungan pada obat, termasuk obat yang didapat dari resep dokter bisa berbahaya bagi keehatan karena obat membebani hati dan ginjal. Banyak kondisi kronis seperti arthritis, encok, diabetes dan osteoporosis dapat diatasi dengan diet dan berolahraga.

• Konsumsilah makanan berserat tinggi agar pembuangan lancar dan mencegah penyakit yang berhubungan dengan usia.

(12)

• Minumlah suplemen secukupnya ; mengkonsumsi makanan alami yang seimbang dan tersinkronisasi dengan bioritme tubuh sangatlah penting. Namun penambahan suplemen nutrisi mikro dapat meminimalkan timbulnya penyakit yang berhubungan usia. Namun mengkonsumsi terlalu banyak suplemen dapat mengakibatkan pengaruh negatif terhadap sistem kekebalan tubuh, meningkatkan radikal bebas dan menyebabkan perubahan pada lemak yang terdapat dalam hati, jantung dan ginjal.

Kesimpulan

• Pada prinsipnya kesehatan jangka panjang adalah hasil dari tingkah laku dan kebiasaan-kebiasaan yang sehat. Memperbaiki gaya hidup sehari-hari jauh lebih penting daripada mengandalkan keampuhan operasi atau obat-obatan. Hanya tubuh yang dapat menyembuhkan dirinya sendiri, sedangkan dokter hanya menciptakan ruang bagi terjadinya penyembuhan tersebut.

• Enzim pangkal tidak diproduksi secara otomatis. Pada saat kita berhati-hati dalam memilih makanan dan menjalankan gaya hidup sehat yang tidak menguras enzim, saat itulah tubuh memproduksi enzim yang dibutuhkan oleh tubuh. Mengetahui bagaimana membatasi hilangnya enzim pangkal adalah cara untuk menyembuhkan penyakit dan menjalani hidup sehat dan umur panjang. • Sebagian besar penyakit disebabkan oleh kebiasaan, bukan keturunan. Oleh

sebab itu perlu diterapkan kebiasaan hidup yang baik, seperti pemilihan makanan yang baik dan mudah untuk dicerna tubuh, olahraga dan meditasi serta kegiatan positif yang menimbulkan perasaan bahagia.

• Sebaiknya melihat baik tidaknya suatu makanan tidak hanya dari satu sisi, yaitu kandungan gizinya yang bermanfaat saja, namun harus dilihat secara keseluruhan. Karena beberapa makanan yang dianggap sehat oleh orang banyak ternyata tanpa disadari memberi efek yang buruk bagi tubuh.

(13)

DAFTAR PUSTAKA

Agustina, Dewi. 2012. Pentingnya Mengonsumsi Daging Merah. http://www.tribunnews.com/2012/ 01/28/pentingnya-mengonsumsi-daging-merah. Diakses tanggal 10 Maret 2012.

Anonymous. 2010. Kandungan dan Manfaat Susu Sapi. http://healthiskesehatan.blogspot.com/2011 /01/kandungan-dan-manfaat-susu-sapi.html. Diakses tanggal 13 Maret 2012.

Astuti, Susilo. 2008. Manfaat Daging Sapi Bagi Tubuh Manusia. http://cybex.deptan.go.id/penyuluha n/manfaat-daging-sapi-bagi-tubuh-manusia. Diakses tanggal 10 Maret 2012.

Figur

Memperbarui...

Related subjects :