Perbedaan Pengaruh Penambahan Static Stretching Dan Swiss Ball Exercise Terhadap Peningkatan Fleksibilitas Trunk Pada Remaja
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil uji hipotesis yang membandingkan nilai fleksibilitas dengan AKE sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok II (latihan Reciprocal Inhibition ) menggunakan
Hasil: Berdasarkan hasil paired sample t-test pada Kelompok I dan Kelompok II nilai p<0,05, yang menyatakan bahwa baik DNS maupun static stretching sama-sama berpengaruh
Berdasarkan tabel 4.7, distribusi responden berdasarkan pengukuran kekuatan otot perut dengan curl up test pada perlakuan kelompok II yaitu penambahan plank exercise pada
Hasil: Hasil uji hipotesis I menggunakan Paired Sample t-test diperoleh nilai p<0,05 (p = 0,000) yang berarti pemberian perlakuan sit-up exercise dapat
Berdasarkan hasil pengolahan data VAS sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok I menggunakan paired sample t-test diperoleh nilai p: 0,00 (p<0,05) maka Ha diterima
Hasil uji paired sampel t test pada kelompok II p= 0,00 (p<0,05) yang berarti bahwa pemberian penambahan core stability exercise berpengaruh terhadap fleksibilitas
Berdasarkan hasil pengolahan data Time Up and Go Test (TUGT) sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok II menggunakan paired sampel t-test diperoleh nilai p=
Berdasarkan hasil pengolahan data Time Up and Go Test (TUGT) sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok II menggunakan paired sampel t-test diperoleh nilai p=