• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbedaan Pengaruh Penambahan Static Stretching Dan Swiss Ball Exercise Terhadap Peningkatan Fleksibilitas Trunk Pada Remaja

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perbedaan Pengaruh Penambahan Static Stretching Dan Swiss Ball Exercise Terhadap Peningkatan Fleksibilitas Trunk Pada Remaja"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4.2 Distribusi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin pada Siswa SD  Muhammadiyah Sidoarum Yogyakarta
Tabel 4.7 Hasil Uji Normalitas Data nilai sit and reach test kelompok I dan II  di SD Muhammadiyah Sidoarum Yogyakarta
Tabel 4.9 Hasil Paired Samples T-test untuk Uji Hipotesis I pada Siswa SD  Muhammadiyah Sidoarum Yogyakarta

Referensi

Dokumen terkait

Hasil uji hipotesis yang membandingkan nilai fleksibilitas dengan AKE sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok II (latihan Reciprocal Inhibition ) menggunakan

Hasil: Berdasarkan hasil paired sample t-test pada Kelompok I dan Kelompok II nilai p<0,05, yang menyatakan bahwa baik DNS maupun static stretching sama-sama berpengaruh

Berdasarkan tabel 4.7, distribusi responden berdasarkan pengukuran kekuatan otot perut dengan curl up test pada perlakuan kelompok II yaitu penambahan plank exercise pada

Hasil: Hasil uji hipotesis I menggunakan Paired Sample t-test diperoleh nilai p<0,05 (p = 0,000) yang berarti pemberian perlakuan sit-up exercise dapat

Berdasarkan hasil pengolahan data VAS sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok I menggunakan paired sample t-test diperoleh nilai p: 0,00 (p<0,05) maka Ha diterima

Hasil uji paired sampel t test pada kelompok II p= 0,00 (p<0,05) yang berarti bahwa pemberian penambahan core stability exercise berpengaruh terhadap fleksibilitas

Berdasarkan hasil pengolahan data Time Up and Go Test (TUGT) sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok II menggunakan paired sampel t-test diperoleh nilai p=

Berdasarkan hasil pengolahan data Time Up and Go Test (TUGT) sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok II menggunakan paired sampel t-test diperoleh nilai p=