• Tidak ada hasil yang ditemukan

URGENSI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENGGUNA JASA MOTORCYCLE TAXI PERSPEKTIF HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN DAN TEORI MASHLAHAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "URGENSI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENGGUNA JASA MOTORCYCLE TAXI PERSPEKTIF HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN DAN TEORI MASHLAHAH"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

para pelaku usaha yaitu perusahaan jasa angkutan udara, semua ini sudah diatur dalam Pasal 19 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen, yang

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pertanggung-jawaban dari pihak penyedia jasa angkutan taksi terhadap penumpang apabila terjadi kerugian selama

Tanggung jawa Perusahaan pengangkutan seperti isi Pasal 193 (1) UULLAJ adalah perusahaan angkutan umum bertanggung jawab atas kerugian yang diderita oleh pengirim

Sesuai Pasal 3 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, tujuan dari pengangkutan adalah “ terwujudnya lalu lintas dan angkutan jalan

Perusahaan aplikasi dan pengemudi (driver) ojek online menjalankan upaya perlindungan hukum represif. Tanggung jawab hukum penyedia jasa transportasi ojek online

Perlindungan hukum yang diberikan terhadap pengguna jasa angkutan udara di Indonesia adalah hal utama yang harus menjadi tujuan utama peraturan perundang – undangan tentang

2.2.2 Akibat hukum bagi perusahaan pengangkut apabila terjadi kecelakaan terhadap Penumpang angkutan umum Menurut Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan