Kabut di Ujung Pelangi: Identitas dan Potensi Konflik Keagamaan di Sitiarjo Malang
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Artikel ini akan membahas dua hal yakni: (1) potensi konflik sosial dalam masyarakat transmigran, terutama antara transmigran lokal dan transmigran pendatang; dan (2)
Inilah yang manjadi pemicu konflik yang sangat sensitif dari para warga sekitar lokasi dan para tokoh masyarakat yang merasa tidak mengetahui adanya izin itu,
Bagi masyarakat lokal, kehadiran KFCP justru menciptakan polarisasi di tingkat akar rumput (Widiyanto; 2012). Ada yang pro terhadap kehadiran proyek, yakni mereka
Suku Baduy ternyata memiliki tiga lapisan masyarakat yakni suku baduy Dalam yang disebut dengan Baduy Tangtu, Baduy Luar yang disebut dengan Panamping, dan Baduy
Konflik yang terjadi antara pengurus ta’mir masjid imam muslim dengan masyarakat jika merujuk pada teori otoritas Dahrendorf, maka dapat disimpulkan bahwa pengurus ta’mir
Bagi masyarakat lokal, kehadiran KFCP justru menciptakan polarisasi di tingkat akar rumput (Widiyanto; 2012). Ada yang pro terhadap kehadiran proyek, yakni mereka
Terdapat beberapa opsi rekomendasi kebijakan yang harus diperhatikan yakni pemerintah diharapkan memperhatikan kondisi stratifikasi sosial dalam komunitas nelayan dengan
Fenomena penggunaan sosial media sudah menjadi hal yang biasa di banyak kalangan akan tetapi sebagai masyarakat muslim yang memiliki pegangan utama dalam berkehidupan