Interaksi Genotipe X Lingkungan Galur-galur Harapan Kedelai (Glycine Max (L))
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk karakter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, umur berbunga, jumlah polong berisi, jumlah polong hampa, bobot biji, jumlah
Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk karakter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, umur berbunga, jumlah polong berisi, jumlah polong hampa, bobot biji, jumlah
Menurut Sitepu, Rosmayati, Nuriadi (2014) korelasi komponen hasil (jumlah buku subur dan jumlah polong isi) menentukan bobot kering biji kedelai. Hasil penelitian
Hasil penelitian menunjukkan bahwa besaran nilai keragaman fenotipe yang luas terdapat pada karakter tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah polong per tanaman, bobot biji
Tinggi tanaman, jumlah cabang, berat 100 biji, dan umur berbunga pada 10 genotipe kedelai memiliki perbedaan signifikan antar genotipe.. Sedangkan pada polong isi, polong
Distribusi frekuensi variabel pengamatan jumlah polong isi, berat kering biji, jumlah buku subur dan bobot 100 biji per tanaman pada keempat kombinasi persilangan
lingkungan terjadi pada variabel pengamatan rata-rata bobot polong (g) dan jumlah polong per tanaman, sedangkan pada variabel panjang polong (cm), jumlah biji,
Hasil analisis ragam gabungan untuk umur berbunga, umur masak, tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah polong isi, bobot 100 biji, dan hasil biji menunjukkan bahwa