INTERAKSI GENOTIPE LINGKUNGAN GALUR-GALUR HARAPAN KACANG PANJANG(Vigna sesquipedalis L. Fruwirth) BERPOLONG UNGU DI DUA LOKASI
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Umur berbunga, jumlah polong, panjang polong, jumlah biji per polong, bobot perpolong, bobot polong per tanaman, dan hasil polong per ha menunjukkan nilai yang berbeda nyata
Dengan demikian, apabila suatu lokasi mempunyai tanah dan iklim yang memungkinkan tanaman berproduksi tinggi, maka varietas dengan koefisien regresi tinggi akan
Penelitian bertujuan untuk mengetahui daya hasil dan ketahanan galur harapan Unibraw terhadap CABMV serta menyeleksi galur-galur yang berpeluang dilakukan uji
Untuk keragaman genotipe karakter agronomi kacang panjang hasil persilangan tiga genotipe adalah luas untuk variabel umur berbunga, umur panen polong kering, jumlah polong
Jumlah polong per tanaman, Jumlah polong berisi per tanaman, Bobot biji per tanaman (g), Bobot 1000 biji (g). Data diolah dengan analisis varians yang dilanjutkan dengan uji
Hasil penelitian menunjukkan Interaksi genotip x lokasi terjadi pada karakter tinggi tanaman, jumlah cabang, buku subur, polong isi, bobot 100 biji, umur masak,
Hasil penelitian menunjukkan Interaksi genotip x lokasi terjadi pada karakter tinggi tanaman, jumlah cabang, buku subur, polong isi, bobot 100 biji, umur masak,
Perbedaan penampilan galur kacang panjang di dua musim tanam hanya terdapat pada karakter umur awal berbunga. Hasil produksi dari delapan galur kacang panjang